Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Edisi : XXXVI/ 16 Des 2012 HARI MINGGU ADVEN : III “Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia yang lebih berkuasa daripadaku akan datang dan membuka tali.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Edisi : XXXVI/ 16 Des 2012 HARI MINGGU ADVEN : III “Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia yang lebih berkuasa daripadaku akan datang dan membuka tali."— Transcript presentasi:

1 Edisi : XXXVI/ 16 Des 2012 HARI MINGGU ADVEN : III “Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia yang lebih berkuasa daripadaku akan datang dan membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak “ “Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia yang lebih berkuasa akan membaptis kamu dengan Roh Kudus” SELAMA MISA/IBADAT, HANDPHONE MOHON DIMATIKAN ! Bacaan Minggu Adven III, 16 Des 2012 Bacaan Minggu Adven IV, 23 Des 2012 : Bacaan I : Zef 3:14-18a Bacaan I : Mi 5:1-4a II : Flp 4: 4-7 II : Ibr 10:5-10 Mzm 12: 2-3, 4bcd, 5-6Mzm 79:2ac, 3b, 15-16,18-19 Bacaan Injil Luk 3:10-18 Bacaan Injil Luk 1:39-45 KATEKESE : KOMPENDIUM KATEKISMUS GEREJA KATOLIK PERAYAAN MISTERI KRISTEN “SAKRAMEN PERTOBATAN” 304. Dosa-dosa apa yang harus diakukan? Semua dosa berat yang belum diakukan yang disadari melalui pemeriksaan batin yang teliti harus dibawa ke dalam Sakramen Tobat. Pengakuan dosa berat merupakan satu- satunya cara untuk mendapatkan pengampunan dari Allah Mengapa dosa-dosa ringan juga dapat menjadi objek pengakuan Sakramental? Pengakuan dosa-dosa ringan juga sangat dianjurkan oleh Gereja, bahkan walaupun hal ini tidak mutlak perlu, karena bisa membantu kita untuk membentuk suara hati yang benar dan melawan kecendrungan jahat. Hal ini dapat membantu kita untuk disembuh- kan oleh Kristus dan berkembang maju dalam hidup Roh Apa buah Sakramen Pertobatan ini? Buah Sakramen Tobat ini ialah: berdamai kembali dengan Allah karena itu juga berarti pengampunan dosa, dan berdamai kembali dengan Gereja, serta Pemulihan keadaaan rahmat jika keadaan itu sudah hilang karena dosa, penghapusan hukuman kekal karena dosa-dosa berat dan penghapusan, paling sedikit untuk sebagian hukuman sementara sebagai akibat dosa. Sakramen ini juga memberikan kedamaian, ketenangan suara hati, penghiburan rohani, dan bertambahnya kekuatan rohani untuk berjuang dalam kehidupan Kristen Dalam kasus tertentu, dapatkah Sakramen ini dilaksanakan dengan pengakuan umum dan absolusi umum? Dalam kasus kebutuhan yang amat mendesak (seperti dalam bahaya maut), bisa dilaku- kan upacara rekonsiliasi umum dengan pengakuan umum dan absolusi umum, sejauh norma-norma Gereja dipatuhi dan ada intensi secara pribadi untuk mengakukan dosa- dosa berat jika hal itu memungkinkan Apa itu indulgensi? Indulgensi ialah penghapusan hukuman sementara di hadapan Allah sebagai akibat dari dosa-dosa yang kesalahannya sudah diampuni. Umat Kristen yang setia bisa men- mendapatkan indulgensi ini bagi dirinya sendiri, atau bagi orang-orang yang sudah meninggal dengan syarat-syarat tertentu. Indulgensi ini diberikan melalui petugas Gereja, sebagai penyalur rahmat penebusan, membagikan kekayaan rahmat Kristus dan Para Santo-Santa. Sekilas INFO Buletin INFOKOM akan terbit pada HARI RAYA NATAL 2012, sebagai : EDISI SPECIAL NATAL. Bagi umat yang ingin menyampaikan ucapan“SELAMAT NATAL dan TAHUN BARU 2013” dapat langsung menghubungi Bpk. Heru atau kepada Sdri. Angel. Besarnya biaya tidak ditentukan, Melainkan sebagai kebersamaan kita semua untuk membantu INFOKOM. Terimakasih Pada waktu itu orang banyak bertanya kepada Yohanes : “Jika demikian, apakah yang harus kami perbuat?” Jawabnya : “Barangsiapa mempunyai dua helai baju, hendaklah ia membaginya dengan yang tidak punya, dan barangsiapa mempunyai makanan, hendaklah ia berbuat juga demikian.” Ada datang juga pemungut- pemungut cukai untuk dibaptis dan mereka bertanya kepadanya :”Guru, apakah yang harus kami perbuat?” Jawabnya : “Jangan menagih lebih banyak dari pada yang telah ditentukan bagimu.” Dan prajurit-prajurit bertanya juga kepadanya : “Dan kami, apakah yang harus kami perbuat?” Jawab Yohanes kepada mereka : “Jangan merampas, dan jangan memeras dan cukupkanlah dirimu dengan gajimu.” Tetapi karena orang banyak sedang menanti dan berharap, dan semuanya bertanya dalam hatinya tentang Yohanes, kalau-kalu ia adalah Mesias, Yohanes menjawab dan berkata kepada semua orang itu : “Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia yang lebih berkuasa dari padaku akan datang dan membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak. Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus dan dengan api. Alat penampi sudah di tangan-Nya untuk membersihkan tempat pengirikan-Nya dan untuk mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung-Nya, tetapi debu jerami itu akan dibakar-Nya dalam api yang tidak terpadamkan.” Dengan banyak nasihat lain Yohanes memberitakan Injil kepada orang banyak. RENUNGAN : Bertindak melampaui batas bukan merupakan sebuah tindakan tercela, jika kita tahu tujuan akhir dan hasil yang diperoleh sebanding dengan resikonya. Saya berani bertindak melampaui batas dan menyatakan pendapat, jika itu menyangkut kebenar

2 “ Aku membaptis engkau, dalam nama Bapa, dan Putra, dan RohKudus” PENGUMUMAN GEREJA 1. Petugas Liturgi Minggu depan, 23 Desember 2012 dari OMK  Lektor: Sdri. Siska  Mazmur: Sdri. Leonita  Dirigen: Sdri. Retno  Kolektan : Sdr. Wiwin dan Sdri. Angel  Dekorasi: OMK  Petugas Misdinar Minggu, 23 Des 2012: Silva, Anggita, Tika, dan Okta TATA PERAYAAN LITURGI. 16 DESEMBER Lagu Pembukaan: Mazmur: Alleluya: Pujian: Syukur: Persembahan: Bapa Kami: - 8.Lagu Penutup: 721 “Bertobatlah, sebab Kerajaan Allah sudah dekat” an, saya berani menunjukannya dihadapan setiap orang. Jangan takut mengambil resiko dan menyampaikan kebenaran dengan kekuatan kewibawaan. Kekuatan kewibawaan yang kita miliki adalah sesuatu yang hebat. Gunakan dengan bijaksana dalam mengutarakan kebenaran, maka kita akan takjub terhadap dukungan yang akan mengalir. Yohanes Pembaptis berani bertindak melampaui batas dan menyatakan pendapat karena menyangkut kebenaran dan iman. Dia tahu dan sadar bahwa perkataannya bisa mendatangkan malapetaka bagi dirinya sendiri, ketika ia menjawab pertanyaan para pemungut cukai : “Jangan menagih lebih banyak daripada yang telah ditentukan bagimu.” Kepada para prajurit ia menjawab : “Jangan merampas dan jangan memeras, cukupkanlah dirimu dengan gajimu.” Yang sungguh mengagumkan pada Yohanes Pembaptis ialah pribadinya yang penuh inspirasi dan keberanian menghalau rintangan dalam pewartaanya tentang kekuasaan dan kewibawaan Yesus. Yohanes Pembaptis tidak pernah mengorbankan kebenaran dalam perkataan, apalagi dalam setiap tindakannya, tetapi tetap setia pada komitmen, yaitu mempersiapkan jalan bagi Yesus, Mesias dan sang Juruselamat kita. Amin. Tentang Yohanes Pembaptis ; “Mempersiapkan jalan bagi kedatangan Mesias” Siapakah Yohanes Pembaptis itu? Yohanes Pembaptis bukan sembarang tokoh. Dialah tokoh suci yang mempesona semua orang. Mereka datang meminta nasehat, mencari kejernihan batin ditempat ia tinggal, yakni di padang gurun. Mereka datang kepadanya supaya dibaptis dan dengan tindakan itu orang mengungkapkan diri bertobat dan siap mendapat pengampunan dosa. Yohanes juga tampil sebagai seorang nabi yang diutus oleh Allah sendiri untuk “Mendahului” dan “Mempersiapkan jalan” bagi kedatangan Sang Juruselamat yaitu Yesus Kristus. Dia adalah orang yang berseru-seru di padang gurun meminta agar orang yang mendengar mempersiapkan jalan bagi Tuhan dan meluruskan jalan bagi-Nya. Tokoh yang sedemikian mengesankan ini ternyata malah memberitakan kedatangan orang yang lebih berkuasa. Membungkuk untuk membuka tali kasut-Nya pun ia tidak pantas. Ungkapan membungkuk melepaskan tali kasut bukan hanya berarti penghormatan kepada Yesus yang dihadapinya, melainkan suatu bentuk pengakuan bahwa dirinya tidak layak untuk melakukan hal yang membuat Yesus melepaskan haknya. Apa yang dimaksud dengan hak Yesus? Tidak lain dan idak bukan ialah membawakan baptisan dalam Roh Kudus dan mendekatkan kembali ke-Ilahi-an kepada manusia. Yohanes Pembaptis hendak mengatakan bahwa yang dijalankannya ialah membaptis dengan air. Itulah yang bisa dilakukannya untuk menyadarkan orang banyak supaya bertobat dan mendapat pengampunan dosa dari Allah. Yohanes Pembaptis ditampilkan dalam bacaan Injil Lukas hari ini sebagai seorang nabi yang menyerukan kepada semua orang untuk menyiapkan jalan bagi mereka agar dapat kembali lewat jalan yang lebar, lurus, rata bersama dengan Dia yang akan menuntun kembali kepada Allah. Sebagai umat yang dikasihi Allah, kitapun dibimbing oleh Yohanes Pembaptis untuk menyiapkan jalan bagi kedatangan Sang Juruselamat yaitu Yesus Kristus, melalui pertobatan. 2. PENGAKUAN DOSA DI GEREJA KATOLIK STASI NATAR Dilaksanakan pada hari Senin, 17 Desember 2012, mulai pukul wib (jam 4 sore) bertempat di Gereja Katolik Stasi Natar. 3. JADWAL LATIHAN KOOR UNTUK PERAYAAN NATAL Akan dilaksanakan kembali setelah perayaan Liturgi hari ini, Minggu, 16 Desember 2012, bersama koor gabungan Stasi Natar, bertempat di Gereja Katolik Stasi Natar 4. PENERIMAAN SAKRAMEN KRISMA Bagi umat Stasi Natar yang belum menerima SAKRAMEN KRISMA/Sakramen Penguatan supaya segera mendaftarkan diri kepada Pengurus Stasi, untuk dilakukan pendataan, 5. KOLEKTE HARI MINGGU, 9 Desember 2012 :  Kolekte 1: Rp ,-  Kolekte 2 : Rp ,-  Sekolah Minggu: Rp --  Parkir: Rp ,- Daharan Romo : Hari Senin, 17 Desember 2012 : Kel. Bpk. Rupinus Turnip dari Lingk. St. Stefanus-Branti Hari Minggu, 23 Desember 2012 : Kel. Bpk. Pasaribu dari Lingk. St. Stefanus-Branti. Hari Selasa, 25 Desember 2012 : HARI NATAL : Kel. Bpk. SARWOKO - Jambon 6. KEGIATAN LATIHAN JELANG PESTA NATAL Diberitahukan kepada adik-adik Bina Iman dan OMK, setelah perayaan Liturgi hari ini, Minggu, 16 Desember 2012, untuk latihan persiapan menjelang pesta Natal.


Download ppt "Edisi : XXXVI/ 16 Des 2012 HARI MINGGU ADVEN : III “Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia yang lebih berkuasa daripadaku akan datang dan membuka tali."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google