Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

MODUL 1 STRUKTUR DNA BIOLOGI DASAR Dr. Djoko Agus Purwanto, Apt., MSi.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "MODUL 1 STRUKTUR DNA BIOLOGI DASAR Dr. Djoko Agus Purwanto, Apt., MSi."— Transcript presentasi:

1

2 MODUL 1 STRUKTUR DNA BIOLOGI DASAR Dr. Djoko Agus Purwanto, Apt., MSi

3 DNA (Deoksiribonucleic Acid) Rantai DNA memiliki lebar Å,Å panjang satu unit nukleotida 3,3 Å Jumlah pasangan basa per sel sebanyak 6 x 10 9 Jumlah sel dalam tubuh Jadi total ukuran panjang DNA dalam tubuh manusia adalah : ( 3,3 x m) x ( 6 x 10 9 ) x (10 13 ) = 2.0 × meters = 70 kali jarak bumi ke Matahari

4 STRUKTUR DNA DNA terbentuk dari NUKLEOTIDA Double strand, komplementer, arah pembacaan yg berlawanan Satu NUKLEOTIDA terdiri dari fosfat, gula deoksiribose dan basa DNA. Basa DNA : Adenin (A) Timin (T) Guanin (G) Cytosin (C) G = C dan A = T

5 Basa DNA 2’-deoksiribose Fosfat 1’ 2’ 5’ 4’ 3’ DGTP

6 DATP

7 5’ 3’ DCTP

8 Gambar DNA dilihat dengan mikroskop elektron

9 GC : 3 ikatan hidrogen AT : 2 ikatan hidrogen

10 Urutan 5’-3’ CAG

11 Pembacaan 5’  3’ Double heliks putar kanan

12 Double helix DNA Putar kanan

13 Perubahan DNA dari double strand menjadi single strand Denaturasi Renaturasi

14 Pengaruh temperatur pada single/ double strand DNA

15 Dogma Central Crick & Watson Replikasi Transkripsi Translasi Reverse Transkripsi

16 REPLIKASI DNA Teori Konservative Teori Semikonservative Teori Dispersive SYNTHESIS DNA Replikasi semikonservative Replikasi semikonservative (untuk perbanyakan DNA) (untuk perbanyakan DNA) Unscheduled DNA Synthesis Unscheduled DNA Synthesis (untuk perbaikan DNA) (untuk perbaikan DNA)

17

18

19 REPLIKASI KONSERVATIF Induk menghasilkan 1 anak, induk dan anak BERBEDA

20 REPLIKASI SEMIKONSERVATIF Induk pisah menjadi 2, masing2 pisahan membentuk anak induk dan anak SAMA

21 REPLIKASI DISPERSIF Induk menghasilkan anak yang berselang seling dengan induk, induk dan anak SAMA

22 Enzim yang berperan membuka double heliks DNA 1. Helicase : membuka double heliks 2. SSBP (Single Strand Binding Protein) : menjaga single strand agar tidak ter-anneal lagi. Helicase SSBP SINTESIS DNA

23 3’ 5’ 3’ 5’ 3’ TERBENTUKNYA FRAGMEN OKASAKI Arah sintesis berlawanan dengan arah membuka DNA Fragmen OKASAKI

24 Penyambungan Fragment OKASAKI Dihubungkan dengan enzim ligase

25 SYNTHESIS DNA Replikasi semikonservative Replikasi semikonservative (untuk perbanyakan DNA) (untuk perbanyakan DNA) Unscheduled DNA Synthesis (untuk perbaikan DNA) Unscheduled DNA Synthesis (untuk perbaikan DNA) -Endonuklease : memotong bagian DNA yg rusak -Endonuklease : memotong bagian DNA yg rusak -Eksonuklease : menghancurkan bagian DNA yg rusak -Eksonuklease : menghancurkan bagian DNA yg rusak (+ 10 nukleotida) (+ 10 nukleotida) -Polimerase : mensintesis DNA baru berdasarkan -Polimerase : mensintesis DNA baru berdasarkan cetakan (template) strand yg lain. cetakan (template) strand yg lain. -Ligase : menyambung ujung DNA yang telah -Ligase : menyambung ujung DNA yang telah disintesis disintesis

26 MODUL 2 BIOSINTESIS PROTEIN BIOLOGI DASAR

27 Biosintesis Protein Transkripsi DNA ke RNA - RNA polimerase mengurai untai DNA secara transien (sekejap) - Hanya satu strand DNA yang ditranskrip - mRNA disintesis dari DNA template (strand anti sense). - Transkripsi RNA adalah proses conservative sedang replikasi DNA adalah proses semiconservative

28 - Adenin (A) pada template akan membentuk ikatan dengan urasil (U) - Cytsosin ( C )akan membentuk ikatan dengan Guanin ( G ) dan sebaliknya -Urutan pembentukannya dari 5’ --> 3’ pada leading strand - Transkripsi dimulai dari pembentukan kompleks yang stabil antara RNA polimerase dan kontrol sekuen (promoter) -Sintesis mRNA dikatalisa oleh RNA polimerase -Sintesis mRNA dihentikan oleh Transcription terminators. - Ada 2 transcription terminator yaitu rho-dependent dan rho independent terminator. - Pada saat mRNA akan melepaskan diri dari DNA rho bergerak sepanjang RNA dari 5’ menuju 3’ terminal

29

30

31

32

33

34

35

36

37

38 MODUL 3 MUTASI BIOLOGI DASAR

39 MUTASI 1. Mutasi DNA a. Point Mutation - Transisi (bs.purin diganti bs. Purin A  G) (bs.pirimidin diganti pirimidin T  C) - Transversi (bs. Purin diganti bs.pirimidin dan sebaliknya A  T/C, C  G/A)

40 b. Insersi dan delesi Insersi : penambahan pasangan basa DNA Delesi : penghilangan pasangan basa DNA c. Inversi Penghilangan bagian dari heliks DNA diikuti dengan insersi pada posisi yang sama tetapi urutannya terbalik (C:G menjadi G:C) ( A:T menjadi T:A)

41 2. Mutasi pada tingkat GEN a. Silent Mutation Merubah kodon tetapi tidak merubah asam amino (genotip berbeda, fenotipnya sama) TTA --> leu berubah menjadi TTG --> leu b. Missense mutation Merubah kode asam amino GGA --> gly berubah menjadi AGA --> arg

42 c. Nonsense mutation Merubah kodon menjadi kodon terminasi maka sintesis asam amino terhenti TTA --> leu berubah menjadi TGA--> stop d. Frameshift mutation Insersi atau delesi sehingga perubahan pembacaan total insersi G GGA GCT CTA TTA --> GGG AGC TCT ATT A gly ala leu leu gly ser ser ileu

43 3. MUTASI PADA TINGKAT KROMOSOM a. Delesi : Hilangnya suatu fragmen DNA dalam satu kromosom b. Insersi : Bertambahnya suatu fragmen DNA dalam suatu kromosom c. Duplikasi : fragmen DNA/gen yang diperbanyak menjadi 2 atau lebih baik dalam satu kromosom atau pada kromosom lain. D. Translokasi : berpindahnya suatu fragmen DNA dari suatu tempat pada kromosom ke tempat lain. E. Inversi : sepasang fragmen DNA atau gen yang bertukar tempat dalam kromosom.

44

45

46

47

48 4. Mutasi pada tingkat organisme a. Lethal mutation Mutasi yang menyebabkan kematian sel atau organisme b. Auxotrophic mutant Mutan yang kehilangan kemampuan men- sintesis protein tertentu. Contoh E. Coli yang tidak dapat mensintesis triptopan. Kebalikannya = Prototroph

49 C. Conditional-lethal mutant mutan yang dapat hidup pada kondisi tertentu saja misalnya suhu kurang dari 30 o C. Lethal, auxotroph dan conditional-lethal mutant dapat merupakan produk gen termutasi yang tidak terinaktifasi total, mungkin penurunan fungsi atau justru penaikan fungsi Mutan dapat kembali menjadi wild-type melalui second site reversion.

50 MODUL 4 PEMBELAHAN SEL BIOLOGI DASAR

51

52

53 MITOSIS

54

55

56

57

58

59

60

61

62

63

64

65

66

67

68

69

70

71

72 Sekian


Download ppt "MODUL 1 STRUKTUR DNA BIOLOGI DASAR Dr. Djoko Agus Purwanto, Apt., MSi."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google