Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

SUMARNI TJOKROMIDJOYO

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "SUMARNI TJOKROMIDJOYO"— Transcript presentasi:

1 SUMARNI TJOKROMIDJOYO
TES KEMAMPUAN ABSTRAKSI Oleh SUMARNI TJOKROMIDJOYO WIDYAISWARA MADYA PPMKP CIAWI-BOGOR

2 MENENTUKAN MOTIF SESEORANG
Riset telah membuktikan bahwa pemikiran seseorang dapat diperiksa untuk menunjukan hal-hal tertentu yang berkaitan dengan pola perilaku yang tampak dengan motif-motif tertentu. Orang dengan motif tertentu cenderung berperilaku dalam cara tertentu pula. Seseorang yang mempunyai motif prestasi, motif sahabat atau motif kuasa akan berperilaku dalam cara yang dapat diramalkan. Semakin tinggi motif tersebut semakin mantap perilaku yang diamati.

3 Thematic Apperception Test (T.A.T)
Test evaluasi kepribadian metode abstraksi. Diciptakan Henry Murray (1935). Mengetahui need dan motif seseorang. Model test dengan 6 gambar yang memiliki nilai rangsang tertentu. Need dan motif dapat diketahui dari apa yang dipro-yeksikan seseorang dari tulisannya (karangan).

4 Tugas ............menguji daya imaginasi
Tulislah cerita khayal menurut Imaginasi saudara terhadap gambaran situasi yang terjadi dalam sebuah gambar yang telah tersedia. Membuat cerita khayal dilakukan secara berurutan terhadap 6 gambar & pembuatan cerita khayal untuk setiap gambar disedia- kan waktu selama 5 menit.

5 Petunjuk menulis cerita :
Apa yang sedang terjadi ? Siapa orang ini ? Apa yang memungkinkan pada kejadian ini ?, atau apakah yang telah terjadi sebelumnya ? Apa yang difikirkan ? Apa yang dirasakan ? Apa yang diharapkan ?. Siapa yang menghendaki ?. Apa yang akan terjadi pada akhirnya ?

6

7

8

9

10

11

12 KATEGORI CERITA KHAYAL
KHAYAL = Imagery Kerja Bukan kerja Unrelated Imagery (U.I) Prestasi Achievement Imagery (A.I) Rutin Task Imagery (T.I)

13 Metode scoring T.A.T. Kriteria untuk menilai cerita dalam T.A.T.
1. Kriteria dapat tidaknya sesuatu digolongkan sebagai sebuah cerita yang mengandung imagery tertentu ( kategori A.I ; T.I dan U.I) 2. Sub kategori yang diterapkan didalam cerita untuk mengukur kekuatan dari motif tersebut. Untuk menilai sebuah cerita tidak bisa dilakukan secara serentak.

14 DAFTAR SKORING KATEGORI & SUB KATEGORI CERITA KHAYAL BERPRESTASI
KATEGORI DAN SUB KATEGORI CERITA KE JML 1 2 3 4 5 6 Khayal Berprestasi (AI) - Khayal Rutin (TI) Khayal Bukan Kerja (UI) -1 -2 Kebutuhan (N) Aktifitas (Act) Antisipasi Keberhasilan (Sa) Antisipasi Kegagalan (Fa) Hambatan Dalam Diri (BP) Hambatan Luar (BW) Bantuan (H) Perasaan Positif (F+) Perasaan Negatif (F-) Thema (Th) Total n Ach 7 17 Nilai rata-rata satu cerita = Jumlah total nilai : jumlah cerita.

15 Standar Hasil Nilai Cerita
Arti nilai 6 cerita (tanpa sub kategori) : 5 – 6 Tinggi. Sedang. Rendah Arti nilai rata-rata 1 cerita (dengan sub kategori) : 7 – 11 Tinggi. Sedang. Rendah

16 Kriteria untuk mengukur n-Ach
Adanya usaha dalam mencapai sukses dengan kompetisi terhadap suatu standar yang ditentukan. Adanya usaha atau keinginan untuk berhasil dalam menemukan sesuatu yang baru atau unik dimana hal tsb sebelumnya belum ada. Adanya usaha untuk mencapai tujuan tertentu dalam jangka panjang. 4. Kalau sebuah cerita dapat digolongkan dalam salah satu kriteria ini dapat dikategorikan sebagai cerita yg mengandung A.I. (nilai 1.)

17 Bila cerita yang dibuat menggambarkan suasana kerja, atau hal yang berhubungan dengan situasi kerja, dan tidak bertujuan untuk tercapainya suatu goal yang bersifat prestasi, maka cerita tersebut digolongkan menjadi cerita yang berkualitas Khayalan kerja rutin Task Imagery (T.I). Nilai 0 Bila cerita yang dibuat tidak menggambarkan situasi kerja yang ditujukan pada suatu tujuan atau goal yang bersifat prestasi, maka cerita tersebut digolongkan dalam cerita yang mengandung kualitas khayalan yang tidak berhubungan dengan kerja Unrelated Imagery (U.I). Nilai – 1.

18 10 sub kategori untuk menilai cerita kualitas A.I :
1. Need (N) Ditulis suatu keinginan/ kebutuhan utk capai suatu tujuan yg bersifat prestatif (baik) 2. Activity (Act) tindakan Dituliskan bagaimana cara tindakan atau tingkah laku seseorang dalam mencapai suatu tujuan prestasi. 3. Success anticipation (Sa) Dalam mencapai suatu tujuan dituliskan kemungkinan-kemungkinan akan berhasil 4. Failure anticipation (Fa) Dalam mencapai suatu tujuan dituliskan kemungkinan-kemungkinan akan gagal 5. World Block (Bw) Hambatan lingkungan Dalam mencapai suatu tujuan yang bersifat prestatif dituliskan adanya hambatan yang datangnya dari lingkungan.

19 10 sub kategori untuk menilai cerita kualitas A.I :
6. Personal Block (Bp) Dalam mencapai tujuan yang bersifat prestatif dituliskan adanya hambatan yang berasal dari diri orang bersangkutan. 7. Help (H) bantuan Dituliskan bentuk bantuan yang dicari atau diperoleh dalam usahanya mencapai goal yang diinginkan. 8. Positive Feelings (Fe +) Yaitu perasaan senang bila seseorang telah berhasil mencapai suatu goal prestasi. 9. Negative Feelings (Fe -) Yaitu perasaan sedih atau tidak senang atau kecewa bila seseorang tidak berhasil capai suatu prestasi / goal. 10. Thema (Th) Bila dalam membuat cerita seseorang menjadikan tujuan sukses tertentu sebagai “ Central Point dari ceritanya.

20 Ciri-ciri cerita khayal kerja Prestasi (A.I)
Gambaran isi cerita Kata yang mendukung Berkompetisi, melebihi hasil kerja yg lebih baik dari orang lain. Bersaing, melebihi hasil kerja yang baik dari diri sendiri. Melakukan sesuatu pekerjaan secara kreatif, khas, unik, lain dari yang lain dan baru. Giat dalam pekerjaan yang lebih baik, jangka panjang. Sukses, bonafid, juara, prestasi Lebih baik, membangun Memperluas, memajukan Mendirikan, lebih berhasil

21 Ciri-ciri cerita khayal kerja rutin ...
Gambaran isi cerita Kata yang mendukung Menceritakan tentang situasi/ suasana kerja sehari-hari, biasanya tidak ada peningkatan. Menceritakan bahwa pekerjaan yang dilakukan memang sudah merupakan tanggung jawabnya dan merupakan peningkatan. Melakukan, memeriksa Mengatasi, membahas Meneliti, memerintah Memecahkan masalah Membicarakan, mendiskusikan, menasehati

22 CIRI-CIRI CERITA KHAYAL BUKAN KERJA (U.I.)
Gambaran isi cerita Kata yang mendukung Mengadakan/ memelihara/ memperbaiki tata hubung- an yg bersahabat dengan orang lain. Merisaukan perpisahan dengan orang lain. Merindukan pertemuan Breprestasi hanya karena ikut dlm kegiatan orang lain. Berjalan-jalan, duduk- duduk Mengenang, menikmati Merenung, santai, tamasya Pesta, rekreasi, tidur Menonton, dll

23 Pengertian kategori cerita khayal
Apabila AI > TI maupun UI Digolongkan sebagai manusia achievement oriented (Manusia karya/prestasi) Homo Sapiens/ Insan kamil. Apabila TI > AI Digolongkan sebagai manusia job oriented (manusia pekerja rutin) Homo Faber. Apabila UI > AI maupun TI Digolongkan sebagai people oriented (manusia bersenang-senang dan bermain) Homo Ludens.

24 POLA BERPIKIR ORANG BERTUJUAN PRESTASI
Tujuan = A I H Jelas, spesifik. 2. Berarti bagi diri. 3. Lebih baik 4. Realistik 5. Menantang 6. Dapat diukur 7. Berbasis waktu N Bw Act Bp Fa Sa F + F -

25 MOTIF BERSAHABAT Sudah ada sejak lahir dimana manusia butuh bantuan dan kasih sayang dari orang lain untuk kedamaian. Manusia lahir dan mati sendirian, tapi diantara lahir dan mati dia tidak bisa sendirian n-Aff diperlukan untuk memperluas relasi dalam rangka pencapaian tujuan. Karena dalam tingkah lakunya orang tsb akan mencari bentuk hubungan yang intim/ akrab/ santai/ harmonis dengan orang lain, dan akan merupakan kebahagiaan yg tak dapat diganti apapun. Ia akan memikirkan persoalan orang lain seperti pada diri sendiri.

26 Ciri motif bersahabat (n-Aff) Tinggi
Perbuatan. Mengadakan, memperbaiki/ memelihara tata hubungan yang erat dengan orang lain. Merisaukan perpisahan dengan orang lain. Merindukan pertemuan dengan orang lain. Berpartisipasi dalam kegiatan yang bersahabat dan bersuka ria dengan orang lain. Menyenang-nyenangkan orang lain.

27 Ciri motif bersahabat (n-Aff) Tinggi
Pemikiran. Mengadakan, memperbaiki/ memelihara tata hubungan yang erat dengan orang lain. Merisaukan perpisahan dengan orang lain. Merindukan pertemuan dengan orang lain. Berpartisipasi dalam kegiatan yang bersahabat dan bersuka ria dengan orang lain. Menyenang-nyenangkan orang lain.

28 MOTIF BERKUASA (n-Pow)
Setelah manusia beranjak dewasa dan kebutuhannya menjadi semakin meningkat maka timbul keinginan untuk menguasai. Tingkah laku yang diperlihatkan oleh orang tsb ingin menguasai/ mengendalikan/ memerintah orang lain seenaknya sendiri. Memberi nasehat/ pertolongan kepada orang seseorang tanpa diminta sehingga baginya manusia dan persahabatan itu hanyalah suatu alat belaka sebab kekuasaan atas orang menjadi tujuan utamanya.

29 Ciri motif berkuasa (n-Pow) Tinggi
Pemikiran. Mempengaruhi orang lain secara keras atau lembut. Memberikan pertolongan, nasehat, bantuan atau dukungan kepada orang lain tanpa diminta. Mengawasi orang lain dengan mengatur tingkah lakunya atau keadaan hidupnya. Membuat orang lain menjadi terkesan Menimbulkan perasaan positif dan negatif pada orang lain Merisaukan kedudukan/ reputasi orang lain.

30 Ciri motif berkuasa (n-Pow) Tinggi
Perbuatan. Aktif menjalankan politik atau suatu organisasi Peka terhadap struktur atau pengaruh antar pribadi dalam kelompok/ organisasi. Mengoleksi benda-benda atau memasuki organisasi-organisasi bergengsi. Mencoba membantu orang lain tanpa diminta.

31 MOTIF BERPRESTASI (n-Ach)
Motif yang membuat manusia maju. Orang yang akan berusaha mewujudkan khayalan dan cita-cita sebagai titik berat dan tujuan utama dirinya. Selalu berusaha untuk mencapai suatu prestasi dan selalu menginginkan keadaan yang lebih baik, karena suatu tindakan diukur dengan prestasi yang dicapai. Persahabatan dan kekuasaan merupakan alat bantu dalam pencapaian tujuan berprestasi..

32 MOTIF PRESTASI TINGGI Memikul tanggung jawab pribadi untuk tindakan-tindakannya sendiri. Mencari (gunakan) umpan balik atas hal-hal yang berkaitan dengan tindakan-tindakannya sendiri. Menggunakan resiko sedang atas tindakan pribadinya (memilih perilaku yang menantang tetapi dapat dicapai secara realistik. Berusaha melakukan sesuatu dengan cara yang kreatif dan inovatif.

33 Ciri motif berprestasi (n-Ach) Tinggi
Pemikiran. Menyaingi, menyamai, mengatasi atau melebihi hasil karya orang lain yang lebih baik. Menyaingi, memenuhi atau melebihi ukuran hasil karya sendiri yang baik. Melakukan sesuatu yang khas, lain daripada yang lain secara kreatif dan inovatif.. Giat bersibuk diri dalam upaya-upaya mencapai karir diri jangka panjang.

34 Ciri motif berprestasi (n-Ach) Tinggi
Perbuatan. Bertanggung jawab secara pribadi atas segala perbuatan. Mengambil resiko sedang dan wajar. Menggunakan umpan balik/ pengalaman dari hasil perbuatan dirinya atau orang lain Melakukan segala sesuatu secara kreatif dan inovatif.

35 Motif berprestasi (n-Ach) dapat ditingkatkan melalui tindakan nyata yaitu :
Mulut …….untuk bicarakan karya-karya prestatif hidung …..untuk mencium karya-karya prestatif Mata …… untuk melihat karya-karya prestatif. Tangan ….untuk mengerjakan karya-karya prestatif Otak …… untuk memikirkan karya-karya prestatif Telinga … untuk memdengar karya-karya prestatif Kaki ……. untuk memcapai karya-karya prestatif


Download ppt "SUMARNI TJOKROMIDJOYO"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google