Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

 Suwardjono Bab 2Bidang Pengetahuan dan Profesi Akuntansi 4/9/2015 Transi 1 Bab 2 Bidang Pengetahuan dan Profesi Akuntansi.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: " Suwardjono Bab 2Bidang Pengetahuan dan Profesi Akuntansi 4/9/2015 Transi 1 Bab 2 Bidang Pengetahuan dan Profesi Akuntansi."— Transcript presentasi:

1  Suwardjono Bab 2Bidang Pengetahuan dan Profesi Akuntansi 4/9/2015 Transi 1 Bab 2 Bidang Pengetahuan dan Profesi Akuntansi

2  Suwardjono Bab 2Bidang Pengetahuan dan Profesi Akuntansi 4/9/2015 Transi 2 Tujuan Pembelajaran Menjelaskan tujuan pelaporan keuangan Menjelaskan arti penting PABU Membedakan makna PABU dan standar akuntansi Menyebut dan menjelaskan hal-hal yang diatur standar Menggambar dan menjelaskan pengertian struktur akuntansi Menjelaskan lingkup akuntansi sebagai profesi dan bidang studi Menjelaskan aspek-aspek pendidikan profesi Menjelaskan perbedaan antara sarjana ekonomi jurusan akuntansi, akuntan, akuntan publik, dan akuntan publik bersertifikat. Mencapai kemampuan dan kompetensi peserta untuk:

3  Suwardjono Bab 2Bidang Pengetahuan dan Profesi Akuntansi 4/9/2015 Transi 3 Arti Penting Tujuan Pelaporan Keuangan: Pengarah dalam penentuan standar atau pedoman pelaporan Investor dan kreditor dianggap pihak dominan yang dituju informasi. Penentu bentuk, isi, dan susunan laporan keuangan

4  Suwardjono Bab 2Bidang Pengetahuan dan Profesi Akuntansi 4/9/2015 Transi 4 Siapa dituju oleh informasi? Dalam perekayasaan yang sekarang banyak dianut, investor dan kreditor merupakan pihak yang dituju. Alasan: Mereka adalah pengambil keputusan yang dominan dalam sistem ekonomi pasar bebas.

5  Suwardjono Bab 2Bidang Pengetahuan dan Profesi Akuntansi 4/9/2015 Transi 5 Kepentingan Investor dan Kreditor terhadap Perusahaan Kondisi keuangan Profitabilitas Likuiditas Solvensi Aliran kas masa datang Kinerja manajemen

6  Suwardjono Bab 2Bidang Pengetahuan dan Profesi Akuntansi 4/9/2015 Transi 6 Karena investor dan kreditor menjadi fokus, tujuan pelaporan adalah menyediakan informasi tentang: Posisi keuangan Kemampuan melaba (earning power) Kemampuan menciptakan aliran kas Kinerja manajemen Pertanggungjawaban manajemen

7  Suwardjono Bab 2Bidang Pengetahuan dan Profesi Akuntansi 4/9/2015 Transi 7 Akuntansi sebagai Bahasa Bisnis Salah satu penentu keefektifan berbahasa adalah adanya pedoman bersama yang disepakati. Pedoman penyusunan laporan keuangan diperlukan agar tujuan penyampaian informasi tercapai secara efektif. Gramatika atau kaidah bahasa merupakan analogi untuk pedoman penyusunan laporan keuangan. Pedoman penyusunan laporan keuangan terefleksi dalam prinsip akuntansi berterima umum terutama standar akuntansi.

8  Suwardjono Bab 2Bidang Pengetahuan dan Profesi Akuntansi 4/9/2015 Transi 8 beberapa penjahit pakaian prajurit penjahit itu wanita dan masih muda beberapa penjahit tua menjahit pakaian prajurit wanita yang masih muda beberapa penjahit pakaian prajurit penjahit itu wanita dan masih muda beberapa penjahit pakaian prajurit penjahit itu wanita dan masih muda Arti Penting Kaidah Bahasa dalam Komunikasi Tanpa kaidah Dengan kaidah Penjahit pakaian prajurit wanita muda pesan/berita Penjahit pakaian prajurit wanita muda pesan/berita kaidah DM Menyusun pesan atas dasarMenginterpretasi pesan atas dasar

9  Suwardjono Bab 2Bidang Pengetahuan dan Profesi Akuntansi 4/9/2015 Transi 9 Statemen Keuangan Prinsip Akuntansi Berterima Umum terutama Standar Akuntansi Arti Penting PABU dalam Komunikasi Akuntansi Manajemen Sistem Informasi Akuntansi Investor Kreditor Pemerintah Pelanggan Masyarakat umum menyusun dan menyajikan sesuai dengan Menganalisis dan menginter- pretasi sesuai dengan Kesamaan interpretasi terhadap pesan Tujuan pelaporan keuangan tercapai

10  Suwardjono Bab 2Bidang Pengetahuan dan Profesi Akuntansi 4/9/2015 Transi 10 P A B U Seperangkat konsep, standar, prosedur, metoda, konvensi, dan praktik yang sehat yang dipilih atau didukung berlakunya serta dijadikan pedoman umum di wilayah (negara) tertentu.

11  Suwardjono Bab 2Bidang Pengetahuan dan Profesi Akuntansi 4/9/2015 Transi 11 Standar Akuntansi Pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh badan yang berwenang mengenai konsep, prinsip, dan metoda yang ditetapkan sebagai pedoman utama praktik akuntansi. Definisi Pengukuran/penilaian Pengakuan Penyajian Yang dipedomani dalam standar:

12  Suwardjono Bab 2Bidang Pengetahuan dan Profesi Akuntansi 4/9/2015 Transi 12 Di Indonesia: Dewan Standar Akuntansi yang berada di bawah Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Di Amerika: Financial Accounting Standards Board (FASB) yang merupakan badan independen terhadap American Institute of Certified Public Accountants (AICPA). Governmental Accounting Standards Board (GASB) yang menyusun standar akuntansi untuk badan-badan kepemerintahan dan nonprofit. Siapa menyusun standar? BAPEPAM dan SEC merupakan penyusun standar secara de jure.

13  Suwardjono Bab 2Bidang Pengetahuan dan Profesi Akuntansi 4/9/2015 Transi 13 Definisi (definition): Makna yang dilekatkan pada elemen, pos, dan istilah yang digunakan dalam pelaporan keuangan. Untuk menentukan apakah suatu objek dapat dimasukan dan diakui sebagai elemen atau pos tertentu.

14  Suwardjono Bab 2Bidang Pengetahuan dan Profesi Akuntansi 4/9/2015 Transi 14 Pengukuran (measurement): Penentuan kos suatu elemen atau pos pelaporan keuangan yang terlibat dalam suatu transaksi. Penilaian (valuation): Penentuan dasar dan jumlah rupiah untuk dilekatkan pada elemen atau pos pada tanggal pelaporan. Dasar: kos, kos pengganti, nilai likuidasi, harga pasar

15  Suwardjono Bab 2Bidang Pengetahuan dan Profesi Akuntansi 4/9/2015 Transi 15 Pengakuan (recognition): Pencatatan suatu kos ke dalam sistem akuntansi sehingga kos tersebut mempengaruhi atau terefleksi dalam laporan keuangan. Pengungkapan (disclosure): Cara menyajikan elemen, pos, objek, atau hal yang perlu diungkapkan: Melalui badan statemen keuangan utama Melalui penjelasan atau catatan Melalui media pelaporan lainnya

16  Suwardjono Bab 2Bidang Pengetahuan dan Profesi Akuntansi 4/9/2015 Transi 16 Prinsip-prinsip akuntansi (accounting principles): semua konsep, ketentuan, prosedur, metoda, teknik, yang secara teoretis atau praktis tersedia. Ketentuan/praktik yang tidak diatur dalam standar akuntansi meliputi: peraturan pemerintah atau badan lain, kebiasaan, dan konvensi. Pengertian dan Pembentuk PABU Prinsip Akuntansi Berterima Umum terutama Standar Akuntansi Standar akuntansi (accounting standards) Praktik-praktik sehat (sound practices) Dipilih oleh badan penyusun standarDipilih oleh penyaji laporan keuangan

17  Suwardjono Bab 2Bidang Pengetahuan dan Profesi Akuntansi 4/9/2015 Transi 17 Struktur Akuntansi: Komponen-komponen dan saling-hubungannya yang menggambarkan bagaimana pelaporan keuangan dalam suatu negara tersusun dan beroperasi. Penggambaran pengertian akuntansi secara luas sebagai teknologi, bidang studi, dan profesi. Penguasaan pengetahuan akuntansi menjadi bekal untuk memasuki bidang pekerjaan yang sesuai dengan minat seseorang. Basis untuk mengembangkan kurikulum dan kompetensi pembelajar akuntansi.

18  Suwardjono Bab 2Bidang Pengetahuan dan Profesi Akuntansi 4/9/2015 Transi 18 Statemen Keuangan Prinsip Akuntansi Berterima Umum terutama Standar Akuntansi Struktur Akuntansi Manajemen Sistem Informasi Akuntansi Investor Kreditor Pemerintah Pelanggan Masyarakat umum menyusun dan menyajikan sesuai dengan Kesamaan interpretasi terhadap pesan Tujuan pelaporan keuangan tercapai Proses Perekayasaan Pelaporan Rerangka Konseptual Menganalisis dan menginter- pretasi sesuai dengan Mengaudit apakah laporan keuangan menyajikan secara wajar sesuai dengan Auditor Independen Laporan Auditor

19  Suwardjono Bab 2Bidang Pengetahuan dan Profesi Akuntansi 4/9/2015 Transi 19 Mata kuliah yang dapat diturunkan dari struktur akuntansi: Akuntansi Keuangan Teori Akuntansi Pengauditan Akuntansi Kos Akuntansi Manajemen Manajemen Kos Sistem Pengendalian Manajemen Sistem Akuntansi Sistem Informasi Manajemen Akuntansi Pajak Akuntansi Kepemerintahan Analisis Laporan Keuangan

20  Suwardjono Bab 2Bidang Pengetahuan dan Profesi Akuntansi 4/9/2015 Transi 20 Bidang Profesi Akuntansi Publik Akuntansi Swasta Akuntansi Pemerintah Akuntansi Pendidikan

21  Suwardjono Bab 2Bidang Pengetahuan dan Profesi Akuntansi 4/9/2015 Transi 21 Gelar atau sebutan yang diberikan kepada mereka: yang memenuhi syarat sebagaimana diatur dalam UU No. 34 tahun 1954 yang telah memiliki gelar Sarjana Jurusan Akuntansi dan telah menempuh pendidikan profesi akuntan sebagaimana diatur dalam SK Mendiknas No. 036/U/1993 Akuntan (de jure):

22  Suwardjono Bab 2Bidang Pengetahuan dan Profesi Akuntansi 4/9/2015 Transi 22 Sebutan generik yang ditujukan untuk akuntan yang menjalankan praktik akuntansi publik (terutama pengauditan). Untuk dapat menjalankan praktik akuntan publik, seorang akuntan harus memenuhi persyaratan yang diatur dengan keputusan Menteri Keuangan. Akuntan publik: Sebutan yang diberikan untuk mereka yang telah menempuh pendidikan profesi akuntansi dan lulus ujian sertifikasi akuntan publik. Akuntan Publik Bersertifikat:

23  Suwardjono Bab 2Bidang Pengetahuan dan Profesi Akuntansi 4/9/2015 Transi 23 Arah dan Penjenjangan Pendidikan Akuntansi S1 S3 S2 Program Studi Akuntansi Program Profesi Akuntansi Pengawasan Prakitk Akuntansi Sertifikasi Departemen Pendidikan Nasional Departemen Pendidikan Nasional Ijin Praktik Akuntan publik (APB) Akuntan manajemen (AMB) Akuntan pemerintah Departemen Keuangan

24  Suwardjono Bab 2Bidang Pengetahuan dan Profesi Akuntansi 4/9/2015 Transi 24 Jasa Kantor Akuntan Publik: Jasa audit Jasa konsultasi pajak Jasa konsultasi manajemen Assurance service lain-lain

25  Suwardjono Bab 2Bidang Pengetahuan dan Profesi Akuntansi 4/9/2015 Transi 25 Jangan lupa mengerjakan: Tugas, pertanyaan diskusi, dan latihan/soal. Sudahkah anda fasih menggunakan program Excel?


Download ppt " Suwardjono Bab 2Bidang Pengetahuan dan Profesi Akuntansi 4/9/2015 Transi 1 Bab 2 Bidang Pengetahuan dan Profesi Akuntansi."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google