Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Oleh : Nur Anisah, SE., MSA., Ak STIE PGRI Dewantara Jombang 2013.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Oleh : Nur Anisah, SE., MSA., Ak STIE PGRI Dewantara Jombang 2013."— Transcript presentasi:

1 Oleh : Nur Anisah, SE., MSA., Ak STIE PGRI Dewantara Jombang 2013

2 Apa itu AKUNTANSI?  Sebagai aktivitas jasa : memberikan informasi kuantitatif untuk mengambil keputusan mengenai penggunaan sumber daya didalam kesatuan bisnis atau bukan bisnis.  Sebagai suatu disiplin ilmu analisis : mengidentifikasi sejumlah besar kejadian dan transaksi yang merupakan ciri dari aktivitas ekonomi  Sebagai suatu sistem informasi : mengumpulkan dan mengkomunikasikan informasi ekonomi mengenai suatu perusahaan bisnis kepada pihak yang berkepentingan

3 Tiga Karakteristik  identifikasi, pengukuran dan komunikasi informasi keuangan mengenai  kesatuan ekonomi kepada  pihak yang berkepentingan

4 Definisi Akuntansi menurut AICPA (Accounting Institute of Certified Public Accountant) no. 4: Akuntansi adalah suatu kegiatan jasa. Fungsinya adalah menyediakan data kuantitatif yang bersifat keuangan, dari kesatuan usaha ekonomi yang dapat digunakan dalam pengambilan keputusan-keputusan ekonomi

5  Pelaporan keuangan meliputi laporan keuangan dan cara lain untuk melaporkan informasi. Pelaporan keuangan terdiri dari laporan keuangan + prospektus, peramalan manajemen, penjelasan mengenai dampak lingkungan & sosial yang diakibatkan. Pelaporan keuangan memiliki arti yang lebih luas dari laporan keuangan.  Laporan keuangan merupakan unsur utama pelaporan keuangan terdiri dari neraca, laporan rugi laba, laporan perubahan modal, dan laporan perubahan posisi keuangan laporan arus kas.

6 Laporan keuangan adalah suatu penyajian terstruktur dari posisi keuangan dan kinerja keuangan suatu entitas Laporan keuangan menyajikan informasi mengenai entitas yang meliputi:  Asset  Liabilitas  Ekuitas  Pendapatan dan beban termasuk keuntungan dan kerugian  Kontribusi dari dan distribusi kepada pemilik dalam kapasitasnya sebagai pemilik  Arus kas.

7 Pada PSAK 1 (Revisi 1998) Komponen laporan keuangan lengkap meliputi: Neraca Laporan laba rugi Laporan perubahan ekuitas Laporan arus kas Catatan atas laporan keuangan

8 PSAK No. 1 (Revisi 2009) yang disahkan pada tanggal 15 Desember 2009 dan mulai efektif berlaku untuk periode tahun buku yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari Laporan Keuangan meliputi :  Laporan posisi keuangan pada akhir periode  Laporan laba rugi komprehensif selama periode  Laporan perubahan ekuitas selama periode  Laporan arus kas selama periode  Catatan atas laporan keuangan, berisi ringkasan kebijakan akuntansi penting dan informasi penjelasan lain

9  perubahan pada laporan laba rugi, dimana sebelumnya hanya mensyaratkan laporan laba rugi, sekarang harus menyajikan laporan laba rugi komprehensif  PSAK 1 (Revisi 1998) tidak mensyaratkan adanya laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan ketika entitas menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara restrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan, atau ketika entitas mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

10 Laporan laba rugi adalah total pendapatan dikurangi beban, tidak termasuk komponen- komponen pendapatan komprehensif lain. Laporan laba rugi komprehensif termasuk didalamnya laporan laba rugi dan pendapatan komprehensif.

11  Perubahan dalam surplus revaluasi (lihat PSAK 16 (Revisi 2007): Aset Tetap dan PSAK 19 (Revisi 2009): Aset Tidak Berwujud )  Keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti yang diakui sesuai dengan PSAK 24: Imbalan Kerja  Keuntungan dan kerugian yang timbul dari penjabaran laporan keuangan dari entitas asing (lihat PSAK 10 (Revisi 2009): Pengaruh Perubahan Nilai Tukar Valuta Asing )  Keuntungan dan kerugian dari pengukuran kembali aset keuangan yang dikategorikan sebagai ‘tersedia untuk dijual’ (lihat PSAK 55 (Revisi 2006) : Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran )  Bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai arus kas (lihat PSAK 55 (Revisi 2006) : Instrumen Keuangan : Pengakuan dan Pengukuran )

12 Memberikan informasi yang berguna bagi investor dan kreditur yang ada dan yang potensial serta pemakai lainnya dalam  pengambilan keputusan rasional mengenai investasi, kredit dan keputusan lainnya.  Menilai arus kas masa depan  Menggambarkan sumber daya ekonomi dari sebuah perusahaan, klaim terhadap sumber daya serta perubahannya

13 Mengapa membutuhkan standar?  Agar dapat dibandingkan dengan laporan keuangan perusahaan yang berbeda.  Untuk mengurangi penyimpangan (bias), salah penafsiran (misinterpretation), ketidaktepatan (inexactness) dan arti mendua (ambiguity)

14  Securities and Exchange Commission (SEC)  American Institute of Certified Public Accountants (AICPA)  Financial Accounting Standard Board (FASB)  Government Accounting Standards Board (GAS)

15 International Accounting Standards Board (IASB) Menghasilkan International Financial Reporting Standards (IFRS)

16 DSAK : Dewan Standar Akuntansi Keuangan Menetapkan PSAK : Pernyataan Standar Akuntansi (PSAK)  Berbasis IFRS  Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (ETAP)

17


Download ppt "Oleh : Nur Anisah, SE., MSA., Ak STIE PGRI Dewantara Jombang 2013."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google