Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

1. Irfan Rizky Pratama 2. Maya Sulviana 3. Bella Karunia Ramdhani 4. Teza Julieta 5. Laras Anggraeni.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "1. Irfan Rizky Pratama 2. Maya Sulviana 3. Bella Karunia Ramdhani 4. Teza Julieta 5. Laras Anggraeni."— Transcript presentasi:

1 1. Irfan Rizky Pratama 2. Maya Sulviana 3. Bella Karunia Ramdhani 4. Teza Julieta 5. Laras Anggraeni

2  USG adalah kepanjangan dari Ultrasonography yang artinya adalah alat yang prinsip dasarnya menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi yang tidak dapat didengar oleh telinga kita

3 1. Konfirmasi kehamilan 2. Mengukur usia kehamilan 3. Ancaman keguguran Pertumbuhan dan perkembangan janin 4. Ancaman keguguran 5. Hamil ganda/kembar 6. Ukuran cairan ketuban 7. Kelainan posisi janin 8. Jenis kelamin bayi

4  Tidak Terjadi Efek Samping  Bisa Mendeteksi Kanker Payudara

5  Tidak 100% Akurat Dikarenakan akurasi/ketepatan pemeriksaan USG tidak 100%, melainkan 80%. Artinya, kemungkinan ada kelainan bawaan/kecacatan pada janin yang tidak terdeteksi atau interpretasi kelamin janin yang tidak tepat.

6 1.Atur posisi alat pada ruang tindakan. 2.Siapkan accessories yang diperlukan. 3.Sipakan bahan operasional (Jelly,Kertas Tisseu,Kertas Printer.dll ). 4.Hubungkan alat dengan catu daya. 5.Hidupkan stabilizer. 6.Hidupkan alat dengan menekan tombol ON/OFF ke Posisi ON. 7.Aktifkan tombol-tombol lain yang diperlukan. 8.Lakukan pemanasan secukupnya. 9.Masukan data pasien. 10.Tentukan fungsi atau Mode sesuai jenis pemeriksaan.

7 11.Oleskan Jelly secukupnya pada objek. 12.Lakukan pemeriksaan. 13. Setelah temukan Objek tekan tombol FREEZE. 14. Lakukanpengkuran Objek dengan Trac Ball/Cliper. 15.Lakukan pemotretan / recording apabila diperlukan. 16.Setelah selesai kembalikan Tombol ON / OFF ke OFF. 17.Matikan stabilizer. 18.Bersihkan Probe dari Jelly. 19.Posisikan Alat pada posisi semula.

8

9

10 suatu alat diagnostik mutahir untuk memeriksa dan mendeteksi tubuh dengan menggunakan medan magnet dan gelombang frekuensi radio, tanpa operasi, penggunaan sinar X ataupun bahan radioaktif.

11  Deteksi dini kelainan otak dan syaraf tulang belakang  Deteksi dini dari kasus-kasus stroke  Deteksi kelainan otot sendi dan sumsum tulang  Deteksi dini kelainan organ reproduksi wanita  Pemeriksaan saluran empedu (MRCP)  Pemeriksaan pembuluh darah (MRA)

12  Beberapa faktor kelebihannya adalah kemampuan dalam membuat potongan koronal, sagital, aksial dan oblik tanpa banyak memanipulasi posisi tubuh pasien sehingga sangat sesuai untuk diagnostik jaringan lunak.

13 a.MRI yang memiliki kerangka terbuka (open gantry) dengan ruang yang luas. b. MRI yang memiliki kerangka (gantry) biasa yang berlorong sempit.

14

15

16

17 1.Alat – alat yang bersifat fero-magnetik tdk boleh dibawa ke ruang MRI 2.Screening dan pemberian informasi kepada pasien dilakukan dengan cara mewawancarai pasien, untuk mengetahui apakah ada sesuatu yang membahayakan pasien bila dilakukan pemeriksaan MRI 3.Transfer pasien menuju ruang MRI

18 4. Kenyamanan pasien perlu diperhatikan karena dapat merancukan pemeriksaan. 5.Persiapan console yaitu memprogram identitas pasien se-perti nama, usia dan lain-lain. 6.Pemilihan coil yang tepat. 7.Memilih parameter yang tepat. 8.Penentuan center magnet (land marking patient)

19  Adalah suatu alat untuk mengatur jumlah cairan atau obat yang di masukkan ke dlam sirkulasi darah pasien secara langsung melalui vena.

20  - Alarm control  - pump sistem  - sensor tetesan  - kontrol gelembung udara  - pengatur jumlah tetesan  - display sistem

21  Basic Time Volume = Hours Rate Time Calculated Using IV Tubing Only Volume/ ( gtt/min x 60) = Hours calibration

22 1. Pompa volume besar Pompa volume besar dapat memompa solusi nutrisi yang cukup besar untuk memberi makan pasien. Bervolume besar pompa biasanya menggunakan beberapa bentuk pompa peristaltik. Klasik, mereka menggunakan komputer yang dikendalikan rol mengompresi tabung silikon-karet melalui mana obat mengalir. Bentuk lain yang umum adalah seperangkat jari yang menekan tabung secara berurutan.

23 2. Pompa volume kecil Digunakan untuk infus hormon, seperti insulin, atau obat-obatan lain, seperti opiat. Pompa volume kecil biasanya menggunakan alat yang dikendalikan komputer memutar baling baling yang didorong pada jarum suntik.

24 Improvisasi medis klasik untuk pompa infus adalah untuk menempatkan manset tekanan darah di sekitar kantong cairan. Setara medan adalah untuk menempatkan tas di bawah pasien. Tekanan pada tas menetapkan tekanan infus. Tekanan sebenarnya dapat membaca-out pada indikator manset itu. Masalahnya adalah bahwa aliran bervariasi secara dramatis dengan tekanan darah pasien (atau berat), dan tekanan yang diperlukan bervariasi dengan rute administrasi, berpotensi menyebabkan risiko ketika dicoba oleh seorang individu tidak terlatih dalam metode ini.

25 1. Bersertifikat untuk tidak memiliki titik tunggal kegagalan 2. Baterai 3. Anti aliran bebas 4. Tekanan turun 5. Udara yang masuk 6. Tekanan naik

26

27


Download ppt "1. Irfan Rizky Pratama 2. Maya Sulviana 3. Bella Karunia Ramdhani 4. Teza Julieta 5. Laras Anggraeni."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google