Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ELEKTRONIKA Bab 7. Pembiasan Transistor DR. JUSAK.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ELEKTRONIKA Bab 7. Pembiasan Transistor DR. JUSAK."— Transcript presentasi:

1 ELEKTRONIKA Bab 7. Pembiasan Transistor DR. JUSAK

2 ELEKTRONIKA – STMIK STIKOM SURABAYA Bias Pembagi Tegangan 2

3 ELEKTRONIKA – STMIK STIKOM SURABAYA Bias Pembagi Tegangan 3

4 ELEKTRONIKA – STMIK STIKOM SURABAYA Bias Pembagi Tegangan Gambar di samping adalah rangkaian ekivalen dari rangkaian bias pembagi tegangan. Seperti terlihat, bias pembagi tegangan sebenarnya adalah rangkaian bias emiter yang tersamar. Karena itu rangkaian bias pembagi tegangan menjaga arus emiter pada posisi tetap, dan karena itu titik Q tidak mudah bergeser dan tidak tergantung pada arus basis (seperti kita pelajari pada rangkaian bias emiter pada Bab sebelumnya). 4

5 ELEKTRONIKA – STMIK STIKOM SURABAYA Bias Pembagi Tegangan 5

6 ELEKTRONIKA – STMIK STIKOM SURABAYA Contoh Kasus 6

7 ELEKTRONIKA – STMIK STIKOM SURABAYA Contoh Kasus 7

8 ELEKTRONIKA – STMIK STIKOM SURABAYA Contoh 1. 8

9 ELEKTRONIKA – STMIK STIKOM SURABAYA Analisis Akurat untuk Rangkaian Bias Pembagi Tegangan 9

10 ELEKTRONIKA – STMIK STIKOM SURABAYA Analisis Akurat untuk Rangkaian Bias Pembagi Tegangan 10

11 ELEKTRONIKA – STMIK STIKOM SURABAYA Contoh 2 Perhatikan rangkaian di samping: a. Apakah rangkaian tersebut merupakan rangkaian pembagi tegangan kaku? b. Tentukan nilai akurat dari arus emiter. 11

12 ELEKTRONIKA – STMIK STIKOM SURABAYA Garis Beban dan Titik Q 12

13 ELEKTRONIKA – STMIK STIKOM SURABAYA Garis Beban dan Titik Q 13

14 ELEKTRONIKA – STMIK STIKOM SURABAYA Contoh 3. 14

15 ELEKTRONIKA – STMIK STIKOM SURABAYA Bias Emiter dengan Dua Catu Daya Gambar di samping merupakan rangkaian bias emiter dengan dua catu daya. Yang mana catu negatif membias maju dioda emiter, sedangkan catu daya positif membias balik diode kolektor. Dengan menggunakan desain rangkaian semacam ini, arus basis akan sangat kecil sekali, mendekati 0V sehingga dapat diabaikan. 15

16 ELEKTRONIKA – STMIK STIKOM SURABAYA Bias Emiter dengan Dua Catu Daya 16

17 ELEKTRONIKA – STMIK STIKOM SURABAYA Bias Emiter dengan Dua Catu Daya 17

18 ELEKTRONIKA – STMIK STIKOM SURABAYA Contoh 4 Pada rangkaian di bawah, tentukan nilai tegangan kolektor pada masing-masing stage dari rangkaian! 18

19 ELEKTRONIKA – STMIK STIKOM SURABAYA Bias Umpan Balik Emiter Rangkaian bias basis merupakan rangkaian terburuk jika digunakan untuk membuat titik Q yang tetap. Hal ini terjadi, karena arus kolektor akan berubah apabila penguatan arus berubah. Sekarang kita bicarakan rangkaian bias umpan balik emiter. Tujuannya adalah untuk menstabilkan titik Q. Rangkaian bias umpan balik emiter ditunjukkan oleh gambar di samping. 19

20 ELEKTRONIKA – STMIK STIKOM SURABAYA Bias Umpan Balik Emiter 20

21 ELEKTRONIKA – STMIK STIKOM SURABAYA Bias Umpan Balik Emiter 21

22 ELEKTRONIKA – STMIK STIKOM SURABAYA Bias Umpan Balik Emiter 22

23 ELEKTRONIKA – STMIK STIKOM SURABAYA Bias Umpan Balik Emiter Terlihat bahwa variasi 3:1 dari penguatan arus, membawa perubahan besar pada arus kolektor. 23

24 ELEKTRONIKA – STMIK STIKOM SURABAYA Bias Umpan Balik Kolektor Perhatikan gambar rangkaian bias umpan balik kolektor di samping. Bias umpan balik kolektor bertujuan untuk menstabilkan titik Q. Idenya adalah memberi umpan balik tegangan ke basis untuk menetralkan setiap perubahan pada arus kolektor. Misalkan terjadi penambahan terhadap arus kolektor, yang berarti pengurangan terhadap tegangan kolektor. Pengurangan tegangan kolektor ini berakibat penurunan arus basis yang menyebabkan penurunan terhadap arus kolektor. 24

25 ELEKTRONIKA – STMIK STIKOM SURABAYA Bias Umpan Balik Kolektor 25

26 ELEKTRONIKA – STMIK STIKOM SURABAYA Bias Umpan Balik Kolektor Terlihat pada gambar di atas, perubahan penguatan arus 3:1 membawa sedikit perubahan pada titik Q dibanding dengan rangkaian bias umpan balik emiter. 26

27 ELEKTRONIKA – STMIK STIKOM SURABAYA Bias Umpan Balik Kolektor dan Emiter Penggabungan rangkaian bias umpanbalik kolektor dan emiter merupakan langkah awal menuju bias yang lebih stabil bagi rangkaian transistor. Dari rangkaian ini hasilnya hanya sedikit yang lebih baik. Penggabungan rangkaian ini memang menolong, tetapi tidak cukup bagi kinerja yang diperlukan untuk produksi masal. 27

28 ELEKTRONIKA – STMIK STIKOM SURABAYA Bias Umpan Balik Kolektor dan Emiter 28


Download ppt "ELEKTRONIKA Bab 7. Pembiasan Transistor DR. JUSAK."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google