Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

BAB 1 MENGENAL SIMULASI.  Definisi 1 (Banks 1998) Simulasi adalah tiruan dari proses dunia nyata atau sistem. Simulasi menyangkut pembangkitan proses.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "BAB 1 MENGENAL SIMULASI.  Definisi 1 (Banks 1998) Simulasi adalah tiruan dari proses dunia nyata atau sistem. Simulasi menyangkut pembangkitan proses."— Transcript presentasi:

1 BAB 1 MENGENAL SIMULASI

2  Definisi 1 (Banks 1998) Simulasi adalah tiruan dari proses dunia nyata atau sistem. Simulasi menyangkut pembangkitan proses serta pengamatan dari proses untuk menarik kesimpulan dari sistem yang diwakili.

3  Definisi 2 (Nailor (1966) dalam Rubinstein & Melamed (Melamed 1998)). Simulasi adalah tehnik numerik untuk melakukan eksperimen pada komputer, yang melibatkan jenis matematika dan model tertentu yang menjelaskan prilaku bisnis atau ekonomi pada suatu periode waktu tertentu.

4  Definisi 3 Menurut Borowski & Borwein (Borwein 1989) Simulasi adalah tehnik untuk membuat konstruksi model matematika untuk suatu proses atau situasi, dalam rangka menduga secara karakteristik atau menyelesaikan masalah berkaitan dengannya dengan menggunakan model yang diajukan.

5 Simulasi mempelajari atau memprediksi sesuatu yang belum terjadi dengan cara meniru atau membuat model sistem yang dipelajari dan selanjutnya mengadakan eksperimen secara numerik dengan menggunakan komputer.

6 Pendekatan Simulasi lebih mudah bila di mulai dengan membangun model percobaan dari suatu system dgn memperhatikan 3 unsur, yaitu :  System  Entities  Attributes

7 Hospital Unit Barak Pasien Unit di luar Barak Pasien Unit Rotgen Dokter Perawat Jumlah Tempat Tidur Jumlah ruang Jumlah Klinik Jumlah Ruang Jumlah Mesin X-Ray Jumlah Mesin Bantuan Jumlah Dokter umum Jumlah dokter spesialis Jumlah Dokter Gig i Jumlah Perawat Pria Jumlh Perawat Wanita

8  Cara Mempelajari Sistem SISTEM Eksperimen dengan sistem sebenarnya Eksperimen dengan model Model Matematik Model Fisik SIMULASISolusi Analitis

9  Pilihan tepat. Simulasi memungkinkan kita menguji setiap aspek dari perubahan yang diinginkan tanpa menempatkan objek yang dipelajari pada posisi dimaksud. Simulasi dapat digunakan untuk menguji kekuatan rancang bangun gedung. Dalam hal pembangunan jembatan, misalnya jembatan dapat disimulasikan sebelum benar-benar memulai pembangunan riil di lapangan. Hasil simulasi memungkinan kita memilih ukuran yang tepat.

10  Pengaturan waktu. Dalam simulasi kita bisa mengatur waktu yaitu mempercepat atau memperlambat suatu proses yang memungkinkan kita mengamatinya secara keseluruhan.  Mencari penyebab. Melalui simulasi kita dapat melihat mengapa suatu fenomena muncul. Mengapa suatu proses tidak berjalan sebagaimana mestinya.

11  Mencari penyebab. Melalui simulasi kita dapat melihat mengapa suatu fenomena muncul. Mengapa suatu proses tidak berjalan sebagaimana mestinya.  Eksplorasi kemungkinan Dengan mengatur nilai-nilai dalam simulasi, kita dapat mempelajari atau mengeksplorasi kemungkinan-kemungkinan pengembangan tanpa banyak mengeluarkan biaya.

12  Pemahaman Sistem Simulasi memungkinkan kita memiliki pemahaman yang lebih baik tentang hubungan antara variabel-variabel yang mempengaruhi suatu sistem yang lebih baik tentang antara variabel yang mempengaruhi suatu sistem yang kompleks. Simulasi tidak sekedar menduga bagaiman suatu sistem akan beroperasi, tetapi lebih menunjukkan bagaimana sustu sistem beroperasi

13  Model Simulasi Statik vs. Dinamik Model statik: representasi sistem pada waktu tertentu. Waktu tidak berperan di sini. Contoh: model Monte Carlo. Model dinamik: merepresentasikan sistem dalam perubahannya terhadap waktu. Contoh: sistem conveyor di pabrik.  Model Simulasi Deterministik vs. Stokastik Model deterministik: tidak memiliki komponen probabilistik (random). Model stokastik: memiliki komponen input random, dan menghasilkan output yang random pula.

14  Model Simulasi Kontinu vs. Diskrit Model kontinu: status berubah secara kontinu terhadap waktu, mis. gerakan pesawat terbang. Model diskrit: status berubah secara instan pada titik-titik waktu yang terpisah, mis. jumlah customer di bank.  Model Simulasi discrete-event: Pemodelan sistem dalam perubahannya terhadap waktu di mana variabel-variabel status berubah secara instan pada titik-titik waktu yang terpisah. Model yang akan dipelajari adalah diskrit, dinamik, dan stokastik.

15  Sangat sulit (kompleks) pada saat diimplementasikan.  Perlu biaya sangat besar jika langsung diimplementasikan.  Perlu data dalam jumlah yang sangat besar (sulit dan mahal untuk memperoleh data).  Sangat berbahaya (beresiko tinggi) pada saat diimplementasikan.  Perlu waktu yang lama untuk menyelesaikannya.  Model sangat rumit dengan banyak variabel dan komponen yang saling berinteraksi.  Hubungan antar variabel tidak linear  Model memiliki variate acak  Output dari model akan divisualisasikan sebagai animasi komputer 3D.

16 Diskusikan contoh masalah/kasus berikut ini,termasuk ke dalam jenis alasan apa sehingga memerlukan simulasi:  Membuat mesin roda berjalan (conveyer belt)untuk kebutuhan pabrik,  Membuat ramalan cuaca,  Membuat dan menguji coba obat baru,  Proses pemilu, proses penghitungan suara, proses sensus penduduk,  Mengetahui:kekuatan untuk menahan benturan pada sebuah mobil,  Mengetahui:kekuatan untuk menahan panas pada lapisan pelindung pesawat ulang alik,  Mengetahui:waktu peluruhan radio aktif,  Mengetahui:lama ketahanan suatu bangunan,  Mengetahui:kapan kadaluwarsa suatu makanan.


Download ppt "BAB 1 MENGENAL SIMULASI.  Definisi 1 (Banks 1998) Simulasi adalah tiruan dari proses dunia nyata atau sistem. Simulasi menyangkut pembangkitan proses."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google