Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ORDO SIPHONAPTERA/APHANIPTERA (PINJAL) Ciri-ciri: Parasit obligat (larva hidup bebas), jantan & betina menghisap darah.Parasit obligat (larva hidup bebas),

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ORDO SIPHONAPTERA/APHANIPTERA (PINJAL) Ciri-ciri: Parasit obligat (larva hidup bebas), jantan & betina menghisap darah.Parasit obligat (larva hidup bebas),"— Transcript presentasi:

1 ORDO SIPHONAPTERA/APHANIPTERA (PINJAL) Ciri-ciri: Parasit obligat (larva hidup bebas), jantan & betina menghisap darah.Parasit obligat (larva hidup bebas), jantan & betina menghisap darah. Bentuk tubuh amat sesuai dengan tubuh inang:Bentuk tubuh amat sesuai dengan tubuh inang: - tubuh pipih lateral - tubuh pipih lateral - pasangan kaki ketiga panjang - pasangan kaki ketiga panjang Tidak bersayapTidak bersayap Panjang tubuh 1-6 mmPanjang tubuh 1-6 mm Tubuh berwarna coklat mahoni, lapisan kitin tebal.Tubuh berwarna coklat mahoni, lapisan kitin tebal.

2 Kepala: Tidak dapat digerakkan, bertaut erat pada prothorax. Tidak dapat digerakkan, bertaut erat pada prothorax. Mata tunggal, mata majemuk (-) Mata tunggal, mata majemuk (-) Antena 3 segmen, tersembunyi dalam suatu lekukan. Antena 3 segmen, tersembunyi dalam suatu lekukan. Mulut untuk menusuk dan menghisap, maksila memilikiMulut untuk menusuk dan menghisap, maksila memiliki lacinia untuk memotong jaringan inang, palpus maksila dan labium untuk menghisap cairan darah.

3 Pipi terdapat sebaris duri: genal ctenidium/combPipi terdapat sebaris duri: genal ctenidium/comb.

4 Thorax: * Terdiri atas tiga segmen, prothorax kecil terdapat sebaris duri: pronotal ctenidium. * Tiga pasang kaki kokoh

5 Abdomen: Terdiri atas 10 segmen, pada tergum terdapat duri- duri yang berjajar.Terdiri atas 10 segmen, pada tergum terdapat duri- duri yang berjajar. Segmen ke-10 terdapat duri yang berfungsi sebagai alat sensori: sensilium/pygidium.Segmen ke-10 terdapat duri yang berfungsi sebagai alat sensori: sensilium/pygidium. Jantan pada sternum ke-9 terdapat organ penjepit: clasper organ, berbentuk huruf L.Jantan pada sternum ke-9 terdapat organ penjepit: clasper organ, berbentuk huruf L. Betina pada sternum ke-7 terdapat kantung: spermatecaBetina pada sternum ke-7 terdapat kantung: spermateca

6 KLASIFIKASI Ordo: Siphonaptera Super Famili: Pulicidea Famili: 1. Pulicidae - Pulex irritans (manusia) - Pulex irritans (manusia) - Echidnophaga gallinacea (unggas) - Echidnophaga gallinacea (unggas) - Ctenocephalides felis (kucing, anjing) - Ctenocephalides felis (kucing, anjing) - Ctenocephalides canis (anjing, kucing) - Ctenocephalides canis (anjing, kucing) Super Famili: Ceratophylloidea Famili: 2. Ceratophyllidae - Nosophyllus fasciatus (tikus) - Nosophyllus fasciatus (tikus) - Ceratophyllus gallinae (ayam) - Ceratophyllus gallinae (ayam)

7 Fore distitarsomere, male (originals): phallosome (original). Famili : 3. Leptopsyllidae Species Leptopsylla segnis (rodensia)

8 SIKLUS HIDUP : Termasuk metamorfosis lengkap (Holometabolous) Telur, menetas pd hr ke 4 – Larva stadium 1 (L1) – L2 – L3 – pd keadaan lembab dan hangat berubah menjadi pupa dalam waktu 2 minggu – pinjal dewasa Setelah 3-4 minggu

9 Without Ctenidia Frons (forehead) angled anteriorly : Echidnophaga Frons rounded anteriorly : Pulex With Ctenidia Pronotal ctenidium only : Ceratophyllus Both genal & pronotal ctenidia : Ctenocephalides Spilopsyllus Genal ctenidium horisontal : Ctenocephalides Head length less than twice height. Spine 1 of genal ctenidium shorter than spine 2 : C. canis Head length twice height. Spine 1 of genal ctenidium equal to spine 2 : C. felis Genal ctenidium oblique, with 4- 6 elements : Spilopsyllus Key to the differentiation of fleas of veterinary importance

10

11 X. cheopis C. felis

12 Tungau (mite) Morfologi * Tdk ada segmentasi * Tdk memiliki mata * Mulut terdiri dari : –Celicera –Palpus –Hypostome

13 SIKLUS HIDUP : Termasuk metamorfosis lengkap Betina bertelur – larva dengan 3 pasang kaki ↓ nimfa - 4 psg kaki - 3 instar (proto,deuto,tritonimfa) ↓ dewasa

14

15 SUB ORDO ASTIGMATA Tddr famili : 1. PSOROPTIDAE 2. SARCOPTIDAE 3. KNEMIDOKOPTIDAE – Knemidokoptes PSOROPTIDAE terdiri dari: 1.Psoroptes 2.Chorioptes 3.Otodectes SARCOPTIDAE tddr : 1.Sarcoptes 2.Notoedres KNEMIDOCOPTIDAE Genus : Knemidocoptes

16

17 PSOROPTES Spesies : P. bovis, P. ovis, P. Cuniculi Morfologi : - Oval, panjang 750 mµ - Telur bercahaya, 250 mµ - Larva 300 mµ - Pd jantan tdpt copulatory sucker, pd betina tdpt copulatory tubercle - Kaki ke-3 dan 4 lebih pendek dan kokoh Siklus hidup : - Telur hingga dewasa perlu waktu ± 11 hr - Betina oviposisi ± 76 butir selama 10 hari - Dewasa meninggalkan host 7 hr akan mati - Telur tahan hingga 20 hr

18 Bagian ventral Psoroptes ovis jantan

19

20 Psoroptes cuniculi

21 CHORIOPTES Spesies : C. bovis pd kaki kuda, sapi, kambing, domba Morfologi : Tubuh lebih bulat Alat mulut lebih pendek melebar Kaki ke-3 < 4 Siklus Hidup - Dewasa bertelur pada suhu 32-33°C - Telur menetas ± 5 hari ↓ Larva Larva (seperti Psoroptes) (seperti Psoroptes)

22

23 OTODECTES -Pd telinga anjing, kucing - SH : secara umum mirip Psoroptes

24 Familia SARCOPTIDAE SARCOPTES -Kaki sangat pendek -Pasangan kaki posterior tdk terlihat dr dorsal -Ada bristel (bulu keras pd tbh, yang membedakan dgn Notoedres)

25 Sarcoptes scabiei

26 Siklus Hidup - Betina dikulit (lobang) - Lorong ditemukan feses & telur (sendiri) - Telur dalam 3 – 4 hari menetas Larva - 3 pasang kaki - Bergerak di permukaan kulit hari ganti kulit Protonimfa - 4 pasang kaki - Ditemukan di folikel rambut - Deutonimfa Dewasa hari matang telur - Bertelur 1-3 butir/hari selama periode reproduksi (± 2 bulan)

27 NOTOEDRES Morfologi - Bag dorsal tbh ada spina kecil dan tajam - Pedicel panjang Species : N. cati

28 SIKLUS HIDUP : - Betina membuat lubang di stratum corneum - Betina membuat lubang di stratum corneum - Telur diletakkan bergerombol (± 60 butir) - Telur diletakkan bergerombol (± 60 butir) - Larva ditemukan dilubang bawah kulit/bergerak - Larva ditemukan dilubang bawah kulit/bergerak ke permukaan kulit ke permukaan kulit - Siklus telur – dewasa 17 hari - Siklus telur – dewasa 17 hari - Dewasa bertelur 4-5 hari selama 2-3 minggu - Dewasa bertelur 4-5 hari selama 2-3 minggu rata-rata 3-4 butir/hari rata-rata 3-4 butir/hari

29 SUB ORDO PROSTIGMATA 1.Famili Demodecidae 2.Famili Trombiculidae F. Demodecidae DemodexMorfologi: - Bentuk tubuh panjang (0,25 mm) - Bentuk tubuh panjang (0,25 mm) - Abdomen memanjang runcing di posterior - Abdomen memanjang runcing di posterior - Bag. mulut: sepasang palpi, chelicera, hypostome - Bag. mulut: sepasang palpi, chelicera, hypostome

30 SIKLUS HIDUP : - Berkembang pd folikel rambut dan kelenjar cebacea - Nimfa td dr 3 instar - Pd kondisi lembab dapat hidup selama 21 hr

31 Demodex foliculorum

32 2. FAMILIA TROMBICULIDAE TROMBICULA & LEPTOTROMBIDIUM Morfologi: - Tubuh bulat - Mempunyai sepasang sensilae Siklus Hidup: - Telur bulat minggu matang (Deutonim) - Larva menyerang vertebrata/manusia

33 Familia : Knemidocoptidae Genus : Knemidocoptes Spesies : K. mutans, K. pilae, K. gallinae, K. jamaicensis Ciri-ciri : K. mutans (parasit unggas) 1. Ukuran tubuh : 0,25-0,5 mm 2. Tubuh bulat (globose) 3. Kaki pendek, tumpul, ruas kaki terakhir berambut pendek 4. Garis-garis terputus pada bagian atas badan seperti sisik, tanpa spina pada dorsal tubuh 5. Sepasang bulu panjang pada bagian belakang 6. Hanya jantan yang memiliki sucker pada 4 pasang kaki

34 Siklus Hidup : Betina meletakkan telur pada terowongan dibawah sisik kaki sebanyak butir, menetas dalam waktu 3-8 hari, larva akan membuat terowongan baru, nimpha menuju permukaan kulit menjadi dewasa 4-6 hari setelah telur menetas Knemidokoptes

35 K mutans

36 LEG SUCKER PADA FAMILI SARCOPTIDAE DAN PSOROPTIDAE GENUSJANTANBETINA Sarcoptes Notoedres Knemidokoptes++++_--- Psoroptes Chorioptes Otodectes


Download ppt "ORDO SIPHONAPTERA/APHANIPTERA (PINJAL) Ciri-ciri: Parasit obligat (larva hidup bebas), jantan & betina menghisap darah.Parasit obligat (larva hidup bebas),"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google