Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Istilah Graph KETERHUBUNGAN Suatu graph G disebut terhubung jika untuk setiap 2 simpul dari graph terdapat jalur yang menghubungkan 2 simpul tersebut.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Istilah Graph KETERHUBUNGAN Suatu graph G disebut terhubung jika untuk setiap 2 simpul dari graph terdapat jalur yang menghubungkan 2 simpul tersebut."— Transcript presentasi:

1

2 Istilah Graph KETERHUBUNGAN Suatu graph G disebut terhubung jika untuk setiap 2 simpul dari graph terdapat jalur yang menghubungkan 2 simpul tersebut. A B C D E F G

3 Istilah-istilah Graph Jarak antara 2 simpul adalah panjang jalur terpendek antara kedua simpul tersebut. Diameter suatu graph terhubung G adalah maksimum jarak antara simpul-simpul G. A B C D E F G

4 Matriks Penyajian GRAPH Dua cara penyajian graph, yaitu : Matriks Adjacency dan Matriks Incidence Matriks adjacency dari Graph G tanpa ruas sejajar adalah matriks berukuran (N x N), yg bersifat: 1 bila ada ruas (V i, V j ) a ij = 0 dalam hal lain. Jika terdapat ruas sejajar maka jumlah ruas sejajar yg ditulis.

5 Atau secara pasangan {(1,2),(1,3),(1,4), (1,5),(2,3),(3,4),(3,5),(4,5)}

6 Matriks Penyajian GRAPH Matriks incidence dari Graph G tanpa self-loop adalah: 1 bila ruas c j berujung di simpul V i m ij = 0 dalam hal lain

7

8 GRAPH BERARAH (DIGRAPH) Suatu graph berarah (directed graph, disingkat digraph) terdiri atas 2 himpunan : – Himpunan V, anggotanya disebut simpul. – Himpunan A, merupakan himpunan pasangan terurut, yang disebut ruas berarah atau arkus/ Graph berarah seperti di atas ditulis D(V,A). Ruas pada graph berarah merupakan tanda panah yang menunjukkan arah ruas. Sebuah arkus a=(u,v) digambarkan sebagai garis yang dilengkapi dengan tanda panah mengarah dari simpul u ke simpul v. Simpul u disebut titik pangkal, sedangkan simpul v disebut terminal dari arkus.

9 Digraph ini memiliki himpunan V dan A sbb: V = {1,2,3,4} A={(1,4),(2,1),(2,1),(2,2),(2,3),(2,4),(4,3)}

10

11 Latihan Soal 1.Apa bedanya sortir internal dan sortir eksternal, dan jelaskan cara kerja merge sort (sortir gabung) 2.Jelaskan perbedaan natural merge dan balanced merge. 3.Sebutkan tiga teknik utama dalam melakukan sortir. 4.Mana dari ketiga teknik tersebut yang paling cepat melaksanakan sortir secara ascending jika data yang diberikan terurut secara descending ? 5.Teknik sortir yang mana yang ketika proses pensortiran dilaksanakan mencari elemen terkecil terlebih dulu ?

12 Latihan Soal 6.Apa maksud dari istilah-istilah : (a) size, (b) multigraph, (c) self-loop, (d) simple graph dan (e) derajat dari suatu graph ? 7.Apa maksud dari istilah-istilah : (a) walk, (b) trail, (c) cycle, (d) acylic dan (e) diameter dari suatu graph ? 8.Apa maksud dari istilah-istilah : (a) matriks adjacency, (b) matriks incidence dan (c) digraph?

13 TREE (Pohon) Pohon atau tree adalah salah satu bentuk graph terhubung yang tidak mengandung sirkuit. Karena merupakan graph terhubung, maka pada pohon selalu terdapat path atau jalur yang menghubungkan setiap dua simpul dalam pohon.

14 Sifat Utama Pohon Berakar (Rooted Tree) 1.Jika pohon mempunyai simpul sebanyak n, maka banyaknya ruas atau edge adalah (n-1). 2.Mempunyai simpul khusus yang disebut “root,” yang merupakan simpul yang memiliki derajat keluar >= 0, dan derajat masuk = 0. 3.Mempunyai simpul yang disebut sebagai “daun” atau “leaf,” yang merupakan simpul berderajat keluar 0, dan berderajat masuk = 1. 4.Setiap Simpul mempunyai tingkatan atau level, yang dimulai dari root yang levelnya = 0, sampai dengan level n pada daun paling bawah.

15 Sifat Utama Pohon Berakar (Rooted Tree) 5.“Simpul yang mempunyai level sama disebut “bersaudara” atau “brother” atau “siblings”. 6.Pohon mempunyai ketinggian atau kedalaman atau “height,” yang merupakan level tertinggi Pohon mempunyai berat atau bobot atau “weight,” yang merupakan banyaknya daun pada pohon.

16 BINARY TREE (Pohon Binar) Sebuah pohon binar T didefinisikan terdiri atas sebuah himpunan hingga elemen yang disebut simpul (node), sedemikian sehingga : a)T adalah hampa (disebut pohon null) atau; b)T mengandung simpul R yang dipilih (dibedakan dari yang lain), disebut “akar” atau “root” dari T, dan simpul sisanya membentuk 2 pohon binar (subpohon kiri dan subpohon kanan dari akar R) T1 dan T2 yang saling lepas.

17 Pohon Binar Lengkap Suatu pohon binar T dikatakan lengkap atau complete, bila setiap tingkatnya, kecuali mungkin tingkat yang terakhir, mempunyai semua simpul yang mungkin, yakni 2 r simpul untuk tingkat ke-r, dan bila semua simpul pada tingkat terakhir muncul di bagian kiri pohon.

18 Pohon Binar Lengkap

19 Pohon-2 Pohon binar T dikatakan pohon-2 atau pohon binar yang dikembangkan (extended binary tree) bila setiap simpul mempunyai 0 atau 2 anak. Simpul dengan 2 anak disebut simpul internal, sedangkan simpul tanpa anak disebut simpul eksternal. Dalam diagramnya, seringkali diadakan pembedaan antara simpul internal dan eksternal. Simpul internal digambar sebagai lingkaran, sedangkan simpul eksternal sebagai bujur sangkar.

20 Pohon-2

21 Sebuah pemakaian penting dari pohon-2 adalah untuk menyajikan suatu ekspresi aritmetik yang mengandung operasi binar. Di sini simpul eksternal menyajikan operand (variabel) sedangkan simpul internal menyajikan operator yang bekerja terhadap ke dua subpohonnya.

22 Penyajian Pohon Binar dalam Memori Tiap simpul mencatat tiga jenis informasi, yaitu: INFO, LEFT dan RIGHT INFO merupakan seluruh informasi utama pada simpul tersebut. LEFT merupakan alamat ke anak kiri (sub pohon kiri) RIGHT merupakan alamat ke anak kanan (sub pohon kanan) Suatu variabel ROOT digunakan untuk mencatat alamat simpul akar (root).

23 Penyajian Binary Tree Coba buatkan tabel untuk menyajikan pohon binar berikut.


Download ppt "Istilah Graph KETERHUBUNGAN Suatu graph G disebut terhubung jika untuk setiap 2 simpul dari graph terdapat jalur yang menghubungkan 2 simpul tersebut."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google