Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Summary Dengan nilai NPV sekitar 31 Triliyun, IRR sebesar 23,18%. Dari segi suplai dan bahan baku PT. X didukung banyak sumber bahan baku dari seluruh.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Summary Dengan nilai NPV sekitar 31 Triliyun, IRR sebesar 23,18%. Dari segi suplai dan bahan baku PT. X didukung banyak sumber bahan baku dari seluruh."— Transcript presentasi:

1 Summary Dengan nilai NPV sekitar 31 Triliyun, IRR sebesar 23,18%. Dari segi suplai dan bahan baku PT. X didukung banyak sumber bahan baku dari seluruh penjuru pulau jawa sehingga untuk kebutuhan bahan baku sebesar ton pack per tahun sangat mudah diperoleh karena mengingat kapasitas suplai bahan baku dari luar sebesar 7 – 8 kali lipat. Maka perusahaan ini layak untuk beroperasi untuk 5 tahun kedepan

2 Background Industri rokok di Indonesia merupakan industri yang layak untuk investasi. Hal ini dikarenakan banyaknya konsumen rokok yang cukup banyak dan menjajikan di Indonesia hal ini terbukti dari pasar yang terus kian meningkat dari tahun ke tahunnya dengan pertumbuhan sebesar 4% sampai dengan 8,3% per tahunnya. Pada saat ini pabrik rokok ini mempunyai kapasitas sebesar >2 miliar per tahun. Dengan kapasitas sebesar ini maka perusahaan ini mampu memenuhi permintaan pasar pada saat ini yang mencapai 227,8 miliar batang per tahun .

3 MARKETING ANALYSIS

4 PROYEKSI PENJUALAN Tahun Penjualan 2011 1.438.823.529 2012
2013 2014 2015

5 Estimasi Biaya Pemasaran
Jenis Biaya Pemasaran 2011 2012 2013 2014 2015 Media Televisi Rp Rp Rp Rp Rp Media Cetak Rp Rp Rp Rp Rp Sponsorship Rp Rp Rp Rp Rp Discount Rp Rp Rp Rp Rp Bonus karyawan Rp Rp Rp Rp Rp Bonus Outlet Resmi Rp Rp Rp Rp Rp Total Biaya Rp Rp Rp Rp Rp

6 Laba Bersih Tahun Laba Bersih 2011 9.593.539.600.000 2012
2013 2014 2015

7

8 RAW MATERIAL AND SUPPLIES

9 Proyeksi Kebutuhan Bahan Baku
Nama Bahan 2011 2012 2013 2014 2015 Tembakau 14389 Kg 12732 Kg 14797 Kg 15853 Kg 19412 Kg Kertaspembungkus rokok Lembar Lembar Lembar Lembar Lembar Kertas pembungkus filter Filter Filter Filter Filter Filter Filter Alumunium Foil Foil Foil Foil Foil Foil Plastik pembungkus Plastik Plastik Plastik Plastik Plastik     Kardus Kardus Kardus Kardus kardus Kardus

10 Proyeksi Ketersediaan Bahan Baku
Nama Bahan 2011 2012 2013 2014 2015 Tembakau Kg Kg Kg Kg Kg Kertas pembungkus rokok Lembar Lembar Lembar Lembar Lembar Kertas pembungkus filter Filter Filter Filter Filter Filter Filter Alumunium Foil Foil Foil Foil Foil Foil Plastik pembungkus Plastik Plastik Plastik Plastik Plastik   Kardus Kardus Kardus Kardus Kardus Kardus

11 Dasar Perhitungan Material
Nama Bahan Harga a.       Tembakau 2000 / Kg b.      Kertas pembungkus rokok 200 / Lembar c.       Kertas pembungkus filter 800 / Lembar e.       Filter 400 /Filter f.       Alumunium Foil 1200 / Lembar g.      Plastik pembungkus 100 / Plastik i.        Kardus 300 / Kardus

12 REKAPITULASI BIAYA TAHUNAN
Nama Bahan 2011 2012 2013 2014 2015 Tembakau Rp Rp Rp Rp Rp Kertas pembungkus rokok Rp Rp Rp Rp Rp Kertas pembungkus filter Rp Rp Rp Rp Rp Filter Rp Rp Rp Rp Rp Alumunium Foil Rp Rp Rp Plastik pembungkus Rp Rp Rp Kardus Rp Rp Rp Rp Rp Total Biaya Rp Rp Rp Rp Rp

13 Location, Site, Environment

14 Location Saat ini PT. X beroperasi di MM2100 Cibitung alasan pemilihan lokasi operasi disini adalah :

15 Dasar Pemilihan Lokasi
Kemudahan untuk mendapatkan akses bahan baku dan bahan pendukung lainnya. Jauh dari penduduk sehingga, tidak menimbulkan dampak lingkungan ke penduduk. Untuk karyawan yang berada diluar lokasi ini, disediakan bus karyawan di lokasi tertentu sebagai sarana angkutan untuk menuju ke lokasi pekerjaan Bebas macet, lokasi yang ada saat ini hanya khusus untuk kawasan industri dan tidak adanya pusat bisnis disini. Sehingga kawasan ini cocok untuk kegiatan distribusi

16 Analisis Mengenai Dampak Lingkungan
Aspek Medis Menggunakan bahan baku tembakau yang rendah nikotin. Aspek Pengolahan Limbah Limbah yang dihasilkan tidak mengganggu lingkungan Limbah yang dihasilkan dari proses alam dan ramah lingkungan. Proses operasional limbah rokok dapat dijual ke vendor lain sehingga menambah aspek ekonomis

17 ASPEK TEKNIS DAN TEKNOLOGI

18 REKAPITULASI PENDAPATAN TAHUNAN
2011 2012 2013 2014 2015

19 COMPANY SITE 5 Hectares

20 Rencana Produksi Tahun Jumlah Produksi 2011 1.582.705.882 2012
2013 2014 2015

21 Flow Process Filter Maker Cigarette MAKER Cigarettes PACKER BALLER
Laser Perforations Foil Mentholations Filter Maker Cigarette MAKER Cigarettes PACKER BALLER Product: Filter Plug Key Materials: Acetate Tow Plug Wrap Plasticizer Product: Cigarette Stick Key Materials: Cut Filler Cigarette paper Tipping paper Filter Rod Product: Packed Cigarettes Key Materials: Cigarette Stick Alu foil Inner frame Blank Carton Slof OPP Tear tape Product: Balled Cigarettes Key Materials: Packed Cigarettes Shipping Case Baler paper

22 Material Process Cut Filler or Blends Cigarette Pack
Slof / Display Cartons Shipping Case Bale

23 Kapasitas Pabrik

24 Teknologi Dalam 1 Hari PT. X Mampu memproduksi 31500000 batang rokok.
- 3 mesin: Protos 100 Asal Mesin: Germany Kapasitas : batang per menit - 2 mesin: Protos 70 Asal Mesin: Germany Kapasitas : batang per menit - 1 mesin: Protos 80 Asal Mesin: Germany Kapasitas : batang per menit

25 Teknologi - 3 mesin: F550 Asal Mesin: Germany
Kapasitas : 550 pak per menit - 2 mesin: GD X2 Asal Mesin: Italy Kapasitas : 350 pak per menit - 1 mesin: F350 Asal Mesin: Germany Kapasitas : 350 pak per menit

26 Proyeksi Biaya Maintenance 5 Tahun Ke Depan
2011 2012 2013 2014 2015 Ruangan Produksi Rp Rp Rp Rp Rp Ruangan Penunjang Produksi Gudang Bahan Baku Rp Rp Rp Rp Rp Gudang Produk Jadi Gudang Distribusi Rp Rp Rp Rp Rp Quality Control Rp Rp Rp Rp Rp Workshop Ruangan non produksi Masjid Rp Rp Rp Rp Rp Klinik Kantin Pos Satpam Penampungan Limbah Rp Rp Rp Rp Rp Bangunan Penunjang Rp Rp Rp Rp Rp Kantor Total Biaya Maintenance Rp Rp Rp Rp Rp

27 Biaya Operasi Tahun Biaya Operasi 2011 106.784.400.000 2012
2013 2014 2015

28 Biaya Operasi

29 Organisasi Dan Overhead Cost

30 Organisasi Organisasi Direktur Utama Direktur Operasional
Direktur Teknik Direktur Pemasaran General Manajer Manajer Kepala Divisi Engineering Staff Satpam Office Boy Sopir Kenek Organisasi

31 Jumlah Tenaga Kerja Langsung Jumlah Tenaga Kerja tak Langsung
Overhead Cost Tahun 2011 2012 2013 2014 2015 Jumlah Tenaga Kerja Langsung Rp Jumlah Tenaga Kerja tak Langsung Rp Total Biaya Overhead Rp

32 Overhead Cost

33 Human Resources

34 Jumlah tenaga kerja langsung
Akivitas Jumlah Tenaga Kerja Penerimaan bahan 10 Pra pengolahan bahan baku 9 Proses pengolahan utama ( Produksi ) 20 Pengisian bahan 1 Pengemasan / Pengepakan 6 Gudang produk 8 Gudang bahan pembantu dan kemasan Laboratorium Sumber energi 3 Teknisi Jumlah tenaga kerja langsung 89

35 Jumlah tenaga kerja tak langsung
Kepala Divisi 8 Engineering 4 Staff 30 Satpam 2 Office Boy 45 Sopir 10 Kenek 3 Jumlah tenaga kerja tak langsung 103

36 Rencana Rekruitmen

37 Training Program Training Center (PETC)
suatu fasilitas yang terpadu, yang meliputi ruang kelas, bengkel ( workswhop ), Aspek teknis Outsourcing / Lembaga pendidikan Asosiasi profesi

38 Proyeksi Biaya SDM Dan Sosial
Tahun 2011 2012 2013 2014 2015 Biaya Perekrutan Media Televisi Rp Rp Rp Rp Rp Media Cetak Rp Rp Rp Rp Rp Pelatihan Pelatihan Teknis Pelatihan Administrasi Rp Rp Rp Rp Rp Pelatihan Kewirausahaan Rp Rp Rp Rp Rp Pelatihan Keterampilan Rp Rp Rp Rp Rp Biaya Sosial Program CSR Rp Rp Rp Rp Rp Program Bimbingan Anak Program Pustaka Rp Rp Rp Rp Rp Total Biaya Estimasi Rp Rp Rp Rp Rp

39 Proyeksi Biaya SDM Dan Sosial

40 Implementation Planning and budgeting

41 Implentation Planning and budgeting
Perencanaan kedepan, PT. X mempunyai perencanaan untuk membuka perkebunan tembakau di indonesia. Dengan tujuan pangsa pasar ekspor. PT. X berencana untuk membuka perkebunan tembakau di daerah makassar tepatnya di daerah mamuju dengan luas hektar dan diharapkan dapat menghasilkan ton dalam sekali panen. Alasan utama dipilihnya daerah ini adalah tanahnya yang relatif subur dan harga tanhnya masih relatif tidak terlalu mahal ( Berkisar antara Rp – Rp m2) serta kemudahan akses untuk mendapatkan tenaga kerja dan curah hujan turun lebih banyak

42 Jadwal Proyek Tahap pertama adalah dengan mengurus perizinan kepada pemerintah daerah setempat. Tahap Kedua Perekruitan Karyawan Tahap Ketiga Transfer teknologi/ desiminasi untuk memperlancar hasil delivery and receiving system yang belum mantap serta untuk menunjang proses mulai dari penanaman tembakau sampai dengan masa panen kelak

43 Tahap akhir dari tahap proyek kedepan adalah Optimalisasi dengan dukungan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) tepat guna (bahan tanaman, pengendalian OPT, Konservasi Tanah dan Air dan lain-lain).

44 FINANCIAL ANALYSIS

45 Rekapitulasi Biaya Tahunan
2011 2012 2013 2014 2015 Operasi + Pemeliharaan + Bahan Baku + Biaya Overhead Rp Rp Rp Rp Rp Biaya Pemasaran Rp Rp Rp Rp Rp Asuransi Rp Depresiasi Rp Total Biaya Rp Rp Rp Rp Rp

46 Rekapitulasi Pendapatan Tahunan
2011 2012 2013 2014 2015 Pendapatan Penjualan Rp Rp Rp Rp Rp Pendapatan Diluar Operasi Rp Rp Rp Rp Rp Total Pendapatan Rp Rp Rp Rp Rp

47 Proyeksi Rekapitulasi Pendapatan Tahunan Dan Biaya Tahunan

48 NPV. IRR. Payback Period. B/C Ratio
Cash Flow 2010 2011 2012 2013 2014 2015 Biaya Awal Investasi - Modal Kerja Rp Pendapatan Rp Rp Rp Rp Rp Biaya Tahunan Operasi + Pemeliharaan + Bahan Baku + Biaya Overhead Rp Rp Rp Rp Rp Biaya Pemasaran Rp Rp Rp Rp Rp Asuransi Rp Depresiasi Rp Total Biaya Rp Rp Rp Rp Rp Laba Rp Rp Rp Rp Rp Pajak Rp Rp Rp Rp Rp Laba Bersih Rp Rp Rp Rp Rp Net Cash Flow -Rp Rp Rp Rp Rp Rp B/C Ratio 1,23 Suku Bunga 15 % Pay Back Period 52 Bulan IRR 23,18% NPV Rp

49 EVALUASI KELAYAKAN FINANSIAL
Bungan Bank ( MARR ) : 15 % Dari hasil Perhitungan diperoleh hasil gambaran kelayakan investasi dengan B/C Ratio > 1, NPV> 0 dan IRR > MARR. Dengan demikian investasi usaha tesebut masih layak secara ekonomi untuk sampai 5 tahun kedepan. Untuk 5 tahun kedepan B/C ratio =1, 23 NPV sebesar Rp Dan IRR= 23,18 % maka secara umum, perusahaan tersebut masih layak secara Finansial.

50 Evaluasi Kelayakan Ekonomi

51 Tabel Pengaruh Positif PT. X Terhadap Perekonomian
Sektor Pendapatan Pertanian Tembakau Rp Pengecer Rp Percetakan Rp Transportasi Rp Outlet Rp Rumah Tangga Rp Cukai Rp Iklan Rp Total Rp

52 Tabel Pengaruh Negatif PT. X Terhadap Perekonomian
Sektor Kerugian Kesehatan Rp Polusi Udara Rp Estetika Lingkungan Rp Perubahan Tata Guna Lahan Rp Ekologi Rp Moral Rp Lain - lain Rp Total Rp

53 Evaluasi Kelayakan Ekonomi
Secara analisis kelayakan ekonomi, terutama pada kondisi saat ini, Hadirnya PT. X akan menguntungkan perekonomian. Karena Penerimaan Pemerintah dari Cukai Tembakau Output Perekonomian Naik Pendapatan Masyarakat Naik Menciptakan Lapangan Kerja Baru Penurunan konsumsi rokok berlangsung lambat karena permintaannya inelastis


Download ppt "Summary Dengan nilai NPV sekitar 31 Triliyun, IRR sebesar 23,18%. Dari segi suplai dan bahan baku PT. X didukung banyak sumber bahan baku dari seluruh."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google