Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PASCA PRODUKSI TOPIK 2 PROGRAM ACARA TELEVISI DAN DRAMA TELEVISI TUJUAN INSTRUKSIONAL MATERI PERKULIAHAN BUKU REFERENSI QUIZ LINLS KE INTERNET.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PASCA PRODUKSI TOPIK 2 PROGRAM ACARA TELEVISI DAN DRAMA TELEVISI TUJUAN INSTRUKSIONAL MATERI PERKULIAHAN BUKU REFERENSI QUIZ LINLS KE INTERNET."— Transcript presentasi:

1 PASCA PRODUKSI TOPIK 2 PROGRAM ACARA TELEVISI DAN DRAMA TELEVISI TUJUAN INSTRUKSIONAL MATERI PERKULIAHAN BUKU REFERENSI QUIZ LINLS KE INTERNET

2 TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM Setelah mengikuti perkuliahan ini, diharapkan mahasiswa bisa memahami format atau jenis program acara televisi serta pengertian dan jenis drama televisi

3 TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS 1.Mahasiswa dapat memahami serta menjelaskan pengertian program acara televisi 2.Mahasiswa dapat memahami serta menjelaskan jenis program acara televisi 3.Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan pengertian drama televisi 4.Mahasiswa memahami dan menjelaskan jenis drama televisi

4 2.1 Pengertian Program Acara Sebuah perencanaan sebuah konsep acara televisi yang menjadi landasan dalam desain produksi dengan berbagai kriteria sesuai dengan tujuan dan target pemirsa televisi Program acara televisi sama maknanya dengan format acara televisi (sinonim) Program Acara Televisi secara umum dibagi menjadi 3 jenis diantaranya :  Program Acara Drama (Fiksi)  Program Acara Non Drama (Non Fiksi)  Program Acara Berita dan Olahraga

5 Setiap perencanaan program acara televisi mengacu pada ketiga jenis tersebut, tergantung dengan tujuan dan target pemirsa yang dituju 2.2 Jenis Program Acara Televisi Secara umum Program Acara Televisi terdiridari tiga jenis diantaranya : 1.Program Acara Televisi Kategori Fiksi : Sebuah format acara televisi yang diproduksi melalui imajinasi atau daya khayalan dengan proses perekayasaan dari peristiwa yang terjadi atau dikreasikan secara ulang

6  Pengkisahan yang digunakan merupakan interpretasi dari kisah kehidupan yang diwujudkan dalam suatu runutan cerita melalui berbagai adegan yang direkayasa  Perekayasaan cerita dengan menggabungkan beberapa kisah nyata (realita kehidupan nyata) dengan daya imajinasi atau daya khayal kreatornya (penulis cerita dan Sutradara) Contoh dari program ini adalah : Sinetron Jaka Tingkir (SCTV) Sinetron Mesteri Gunung Merapi (INDOSIAR) Sinetron Wiro Sableng (RCTI)

7 2.Program Acara Televisi Kategori Non Fiksi : Sebuah format acara televisi yang diproduksi melalui imajinasi dari realitas kehidupan sehari-hari dan tanpa adanya perekayasaan dan pengkreasian secara ulang  Pengkisahan yang digunakan merupakan interpretasi dari realita kehidupan yang dikemas menarik tanpa ada perekayasaan  Penciptaannya bukan merupakan runutan cerita tetapi hasil kreatifitas pengemasan kreatornya dari realita kehidupan nyata Contoh dari program ini adalah : Akhirmya Datang Juga (TRANS TV)

8 Deal or No Deal (RCTI) Spontan (SCTV) 3.Program Acata Televisi Kategori Berita : Sebuah format acara televisi yang diproduksi berdasarkan informasi dari fakta peristiwa kehidupan sehari-hari yang terjadi dimasyarakat  Perencanaan program ini merupakan bentuk penyajian informasi yang mengutamakan nilai- nilai faktual dan aktual  Informasi yang disajikan merupakan berita terkini yang disajikan secara cepat dan bersifat independen

9 Contoh dalam program ini adalah : Liputan 6 (SCTV) Seputar Indonesia (RCTI) Reportase (TRANS TV) Lensa Peristiwa (INDOSIAR) Metro Hari Ini (METRO TV) 2.3 Pengertian Drama Televisi Suatu cerita fiksi atau imajinasi yang bercerita tentang realita kehidupan dan perilaku manusia sehari-hari melalui proses perekayasaan kreatornya Sedangkan Televisi menunjukkan tempat penayangan tentang drama tersebut

10 Menurut Aris toteles : Cerita yang termasuk kategori drama adalah jenis tragedi dan komedi 2.4 Jenis Drama Televisi Cerita Drama Televisi dapat dibagi : 1.Drama Tragedi : Suatu cerita yang diakhir ceritanya (ending) berakhir dengan duka lara atau kematian, kematian bisa dari salah atau kedua tokoh utama (Peran Utama) Contoh dalam cerita ini adalah : Romeo dan Juliet

11 Titanic Gosh 2.Drama Komedi Suatu cerita yang dalam ceritanya diwarnai dengan kelucuan atau adegan humor bisa dari aktor/peran utama atau peran pembantu atau dari figuran dan situasi Contoh dalam cerita ini adalah : Bajai Bang Jupri (TRANS TV) MandraGade (SCTV) Cintaku di Rumah Susun (INDOSIAR)

12 3. Drama Misteri Suatu cerita yang dalam ceritanya diwarnai dengan suasana yang menakutkan, tegang dan sesekali kelucuan  Misteri Kriminal Kekuatan cerita ditekannkan pada kasus kriminal yang diwarnai dengan pembunuhan oleh peran utama, sehingga peran utama mengalami ketakutan dari jilmaan orang yang dibunuhnya (bales dendam) Contoh dalam cerita ini adalah : Serial TV misteri Serial Simanis Jembatan Ancol

13  Misteri Horor Kekuatan cerita ditekannkan pada kasus peran dari roh halus atau mahkluk yang menakutkan, cerita diwarnai dengan ketegangan dari datangnya roh halus hingga menimbulkan ketakutan Contoh dalam cerita ini adalah : Serial TV Misteri Serial Disini Ada Setan  Misteri Mistik Kekuatan cerita ditekankan pada kasus hal-hal yang bersifat klenik, misalnya perdukunan, Benda mempunyai kekuatan, sehingga tokoh utama percaya pada hal tersebut

14 Contoh dalam cerita ini adalah : Dunia Lain Ekspedisi Alam Gaib 4.Drama Laga (Action) Suatu cerita yang dalam ceritanya diwarnai dengan suasana perkelaian atau pertempuran, sehingga terlihat menegangkan akibat adegan yang berbahaya  Action Modern : Cerita lebih banyak ditekankan pada adegan yang menegangkan dengan perkelaian, setting dikemas suasana modern

15 Contoh dalam cerita ini adalah : Deru Debu Gejolak Jiwa  Action Tradisional : Cerita lebih banyak ditekankan pada adegan yang menegangkan dengan perkelaian, setting dikemas dengan suasana tradional atau klasik Contoh dalam cerita ini adalah : Mesteri Gunung Berapi Jaka Tingkir

16 5. Melodrama Suatu cerita dimana ceritanya diwarnai dengan mendramatisir tentang kesedihan, terkesan mendayu-dayu, inti cerita penonton diarahkan untuk bersimpati pada peran protagonis Contoh dalam cerita ini adalah : Tersanjung Bidadari yang terkoyak 6. Drama Sejarah Suatu cerita dimana ceritanya diwarnai kisah- kisah sejarah peristiwa masa lalu, baik berkisar masalah tokoh maupun peristiwanya

17 Contoh dalam cerita ini adalah : Soerabaya 45 Janur Kuning Penjelasan terperinci lihat Diktat Produksi Program Acra Televisi Kategori Fiksi Lihat Internet dengan situs SEKIAN PERKULIAHAN TOPIK 2 TERIMA KASIH

18 TUGAS Bacalah Buku Diktat Produksi Program Acara Televisi Kategori Fiksi Tulisan Teguh Imanto Bab II untuk memeperdalam pengertian dari materi slide yang telah dibahas di atas Beri tanda khusus untuk mengingat pokok pikiran dari materi yang ada Lanjutkan dengan menjawab latihan soal pada halaman berikutnya

19 QUIZ Terangkan apa yang dimaksud dengan Program Acra Televisi ? Ada berapa Jenis Program Televisi ? Apa yang dimaksud dengan Drama Televisi ? Ada berapa jenis Program Drama Televisi ? SELAMAT BEKERJA


Download ppt "PASCA PRODUKSI TOPIK 2 PROGRAM ACARA TELEVISI DAN DRAMA TELEVISI TUJUAN INSTRUKSIONAL MATERI PERKULIAHAN BUKU REFERENSI QUIZ LINLS KE INTERNET."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google