Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Program Studi S1, Jurusan Manajemen & Akuntansi STIE Pasundan Bandung.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Program Studi S1, Jurusan Manajemen & Akuntansi STIE Pasundan Bandung."— Transcript presentasi:

1 Program Studi S1, Jurusan Manajemen & Akuntansi STIE Pasundan Bandung

2 Definisi Riba Menurut istilah teknis, Riba adalah pengambilan tambahan dari harta pokok atau modal baik dalam transaksi jual beli maupun pinjam meminjam secara batil.

3 Jenis-jenis Riba Riba Utang-Piutang - Riba Qardh Suatu manfaat atau tingkat kelebihan tertentu yang di isyaratkan terhadap yang berutang. - Riba Jahiliyyah Utang di bayar lebih dari pokoknya karena si peminjam tidak mampu membayar utangnya pada waktu yang di tetapkan.

4 Riba Jual Beli - Riba Fadhl Pertukaran antar barang sejenis dengan kadar atau takaran yang berbeda, sedangkan barang yang dipertukarkan itu termasuk dalam jenis barang ribawi. - Riba Nasi’ah Penangguhan penyerahan atau penerimaan jenis barang yang dipertukarkan dengan jenis barang lainnya.

5 Dua alasan pembenaran pengambilan riba  1. Dalam keadaan darurat, bunga halal hukumnya.  2. Hanya bunga yg berlipat ganda saja yg di larang, sedang suku bunga yang wajar dan tidak menzalimi diperbolehkan.

6 Perbedaan antara investasi dengan membungakan uang  1. Investasi mengandung resiko karena berhadapan dengan unsur ketidakpastian, dengan demikian tingkat return-nya tdk pasti dan tidak tetap.  2. Membungakan uang, kegiatan usaha yang kurang mengandung resiko karena perolehan return-nya pasti dan tetap.

7 Perbedaan antara utang uang dan utang barang  1. Utang uang, utang yang terjadi karena pinjam meminjam uang tidak boleh ada tambahan kecuali ada alasan yg jelas seperti biaya materai, notaris dll.  2. Utang barang, utang yang terjadi karena pembiayaan pengadaan barang harus jelas dlm satu kesatuan utuh yg disebut harga jual. Sekali harga jual disepakati selamanya tidak boleh berubah naik karena akan termasuk dalam katagori riba fadl.

8 Perbedaan antara bunga dan bagi hasil BUNGABAGI HASIL Penentuan bunga dibuat pada waktu akad dengan asumsi harus selalu untung Penentuan besarnya nisbah/rasio bagi hasil dibuat pada waktu akad dengan berpedoman pada kemungkinan untung dan rugi Besarnya persentase berdasarkan pada jumlah uang / modal yang di pinjamkan Besarnya rasio / nisbah bagi hasil berdasarkan pada jumlah keuntungan yang diperoleh

9 BUNGABAGI HASIL Pembayaran bunga tetap seperti yang di janjikan tanpa pertimbangan apakah proyek yang di jalankan oleh pihak nasabah untuk atau rugi Bagi hasil bergantung pada keuntungan proyek yg di jalankan, bila usaha merugi, kerugian akan di tanggung bersama oleh kedua belah pihak Jumlah pembayaran bunga tdk meningkat sekalipun jumlah keuntungan berlipat atau keadaan ekonomi sedang “Booming” Jumlah pembagian laba meningkat sesuai dengan peningkatan jumlah pendapatan Eksistensi bunga diragukan Tidak ada yang meragukan keabsahan bagi hasil

10 Dampak negatif riba  1. Dampak Ekonomi Dengan rendahnya tingkat penerimaan peminjam dan tingginya biaya bunga akan menjadikan peminjam tidak pernah keluar dari ketergantungan, terlebih lagi bila bunga atas utang dibungakan. 2. Sosial Masyarakat Siapapun orangnya tdk bisa memastikan besok atau lusa apa yg akan terjadi, begitupun juga berusaha memiliki dua kemungkinan (berhasil atau gagal).

11 “Cobaan hidup terjadi karena Tuhan punya alasan yang tepat untuk kamu, jangan berhenti dan menyerah, kamu harus terus melangkah”. “Orang yang senantiasa menjaga lisannya dari kata-kata yang menyakiti perasaan, hatinya senantiasa dijaga Tuhan dari penderitaan”.

12 WASALLAM MUALAIKUM WRWB TERIMA KASIH


Download ppt "Program Studi S1, Jurusan Manajemen & Akuntansi STIE Pasundan Bandung."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google