Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Teknik Pemrograman Terstruktur Array dan String 1/12 Array dan String.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Teknik Pemrograman Terstruktur Array dan String 1/12 Array dan String."— Transcript presentasi:

1 Teknik Pemrograman Terstruktur Array dan String 1/12 Array dan String

2 Teknik Pemrograman Terstruktur Array dan String 2/12 Outline Konsep array dalam bahasa C Array berdimensi satu Array multidimensi (Dimensi 2 dan dimensi 3) String dan character Struct dan union Array dan function Contoh program

3 Teknik Pemrograman Terstruktur Array dan String 3/12 ARRAY(LARIK) Larik adalah kumpulan nilai-nilai data bertipe sama dalam urutan tertentu yang menggunakan sebuah nama yang sama. Nilai-nilai data di suatu larik disebut dengan elemen larik yang letak urutannya ditunjukkan oleh suatu subscript atau suatu index yang dimulai dengan index nol. Macam-macam larik : –Array dimensi satu (one dimensional array) yang mewakili suatu vektor. –Array dimensi dua (two dimensional array) mewakili bentuk suatu matrik atau tabel. –Array dimensi tiga (three dimensional array) mewakili suatu bentuk ruang atau berdimensi lebih dari tiga. Array Dimensi 1 Dideklarasikan dengan menyebutkan jumlah dari elemennya yang dituliskan diantara tanda ‘[ ]’. Contoh:int X[5]; Berarti variabel X bertipe integer dan merupakan larik dimensi satu. Contoh larik berdimensi Satu: #include main(){ float X[3] = {5,3,7}, Total = 0; int I; for(I=0;I<=2;I++) Total = Total + X[I]; printf(‘Total = %.2f \n”,Total); } Output:Total = 15.00

4 Teknik Pemrograman Terstruktur Array dan String 4/12 Array Dimensi 2 Pendeklarasian larik dimensi dua: int X[3][4];  berarti akan membentuk matrik 3 X 4 int X[2][3]={1,2,3,4,5,6}  matrik 2X3 atau larik tidak berukuran seperti: int X[ ][4] ={1,2,3,4,5,6,7,8}  matrik 2X4 Contoh larik dimensi dua: #include main(){ int I,J; float X[3][4] = { 12.34, 34.56, 56.78, 78.90, 23.45, 45.67, 67.89, 89.01, 34.56, 56.78, 78.90, 90.12}; /*Menampilkan dalam bentuk matrik*/ for(I=0;I<3;I++){ for(J=0;J<3;J++) printf(“%8.2f”, X[I][J]); printf(“\n”); } printf(“\n”);} Output:

5 Teknik Pemrograman Terstruktur Array dan String 5/12 Larik String Hubungan antara nilai larik string dengan nilai larik karakter Contoh 1: #include main() { int I,J; char Hari[7][10] = {“Minggu”, “Senin”, “Selasa”, “Rabu”, “Kamis”, “Jum’at”, “Sabtu” }; for(I=0;I<7;I++) { for(J=0;J<10;J++) printf(“%c”, Hari[I][J]); printf(“\n”); } } Output1: Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum’at Sabtu StringCharacter Nilai string tunggalLarik karakter dimensi satu Larik string dimensi satuLarik karakter dimensi dua Larik string dimensi duaLarik karakter dimensi tiga Larik string dimensi NLarik karakter dimensi N + 1

6 Teknik Pemrograman Terstruktur Array dan String 6/12 String Konstanta string, seperti :"I am a string" merupakan array bertipe karakter. Direpresentasikan dengan menggunakan Double quote dan diakhiri dengan karakter khusus null “\0'‘. Konstanta string sering digunakan dalam menampilkan output dari suatu program dengan menggunakan keyword printf, contoh : printf("Hello, world\n"); Contoh String 1: #include void main(){ char text_1[100], text_2[100], text_3[100]; char *ta, *tb; char message[] = "Hello, I am a string; what are you?"; int i; printf("Original message: %s\n", message); // copy the message to text_1 the hard way i=0; while ((text_1[i] = message[i]) != '\0' ) i++; printf("Text_1: %s\n", text_1); //use explicit pointer arithmetic ta=message; tb=text_2; while ( ( *tb++ = *ta++ ) != '\0' ); printf("Text_2: %s\n", text_2); printf("\n\nSelesai"); } Output: Original message: Hello, I am a string; what are you? Text_1: Hello, I am a string; what are you? Text_2: Hello, I am a string; what are you?

7 Teknik Pemrograman Terstruktur Array dan String 7/12 Library standard “string'' terdiri dari beberapa function yang sangat berguna untuk manipulasii. Berikut beberapa contoh fungsi untuk manipulasi string: –char *strcpy(s,ct) -> menyalin string ct ke string s, termasuk :\0''; dan mengembalikan s –char *strncpy(s,ct,n) -> menyalin n buah karakter dari string ct ke string s, dan mengembalikan s –char *strncat(s,ct)-> menggabungkan string ct keakhir string s dan mengembalikan s –char *strncat(s,ct,n)-> menggabungkan n buah karakter dari string ct ke akhir string s, diakhiri dengan “\0”, dan mengembalikan s – int strcmp(cs,ct) -> membandingkan string cs dan string ct; mengembalikan 0 jika cs=ct, >0 jika cs>ct, <0 jika cs mengembalikan pointer ke urutan pertama dari string ct atau Null jika tidak ada –size_t strlen(cs)-> mengembalikan panjang string cs (s dan t merupakan char*, cs dan ct merupakan konstanta char*.

8 Teknik Pemrograman Terstruktur Array dan String 8/12 Array sebagai parameter Adakalanya array diberikan kedalam fungsi sebagai parameter. Dalam C++ tidak memungkinkan untuk pass by value satu blok memory sebagai parameter kedalam suatu fungsi. Untuk menggunakan array sebagai parameter maka yang harus dilakukan saat pendeklarasian fungsi adalah spesifikasi tipe array pada argumen Contoh: void procedure (int arg[]) Contoh function : #include void printarray(int arg[], int length){ int n; for ( n=0; n

9 Teknik Pemrograman Terstruktur Array dan String 9/12 Struct dan union Data structures Struct merupakan suatu struktur data yang menggabungkan beberapa data dengan berbagai tipe data yang memiliki ukuran yang berbeda (heterogen) di kelompokan dalam satu deklarasi unik dan saling berkaitan. Syntax: struct model_name { type1 element1; type2 element2; type3 element3;.. } object_name; dimana : –model_name adalah nama untuk model tipe stukturnya dan parameter optional –object_name merupakan identifier yang valid untuk objek struktur. –Diantara kurung kurawal { } berupa tipe dan sub- identifier yang mengacu ke elemen pembentuk struktur. Jika pendefinisian stuktur menyertakan parameter model_name (optional), maka parameter tersebut akan menjadi nama tipe yang valid ekuivalen dengan struktur.

10 Teknik Pemrograman Terstruktur Array dan String 10/12 Sangat penting untuk membedakan antara structure model, dan structure object. model adalah type, dan object adalah variable. Struct dapat dideklarasikan secara bertingkat, yaitu salah satu field struct bertipe struct lainnya (nested Structure). Selain itu struct juga dapat digabungkan dengan array, struct yang field-nya berupa array atau array yang setiap elemennya berupa structure.

11 Teknik Pemrograman Terstruktur Array dan String 11/12 Referensi Abdul Kadir, Pemrograman Dasar Turbo C untuk IBM PC Jilid 1 dan 2, Andi Offset, Jakarta Jogiyanto H.M, Konsep Dasar Pemrograman Bahasa C, Andi Offset, Yogyakarta aut/classes/C_Tutor/http://maven.smith.edu/~thieb aut/classes/C_Tutor/

12 Teknik Pemrograman Terstruktur Array dan String 12/12 Kesimpulan Array digunakan untuk mendeklarasikan banyak data dengan nama dan tipe yang sama Array terbagi atas array dimensi 1, array dimensi 2, array dimensi 3 Struct digunakan untuk mendeklarasikan data yang saling berkait dan bertipe berbeda (berupa record)


Download ppt "Teknik Pemrograman Terstruktur Array dan String 1/12 Array dan String."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google