Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PILAR KEPEMIMPINAN #7 MENGEMBANGKAN PERSAHABATAN Kita semua memerlukan seseorang untuk diajak berbicara. Tidak ada orang yang bisa hidup sendiri. Kita.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PILAR KEPEMIMPINAN #7 MENGEMBANGKAN PERSAHABATAN Kita semua memerlukan seseorang untuk diajak berbicara. Tidak ada orang yang bisa hidup sendiri. Kita."— Transcript presentasi:

1 PILAR KEPEMIMPINAN #7 MENGEMBANGKAN PERSAHABATAN Kita semua memerlukan seseorang untuk diajak berbicara. Tidak ada orang yang bisa hidup sendiri. Kita semua memerlukan seseorang untuk diajak berbicara. Tidak ada orang yang bisa hidup sendiri.

2 2 Keberhasilan suatu kehidupan tergantung dari dukungan dan bantuan orang lain  Henry Ford : “Kawan terbaik saya adalah orang yang dapat membuat saya menjadi orang terbaik”.  Peliharalah persahabatan; jangan remehkan suatu persahabatan. Perlihara komunikasi dengan telepon, surat, SMS, fax, , atau kunjungan dan kartu ucapan atau hadiah.  Persahabatan yang baik selalu didasari oleh rasa hormat terhadap sesama.Oleh karena itu, hargailah diri Anda dan kawan Anda.  Untuk menjadi seorang kawan sejati, memerlukan kesabaran yang tinggi. Kita harus bisa mengabaikan kegagalan orang lain.  Henry Ford : “Kawan terbaik saya adalah orang yang dapat membuat saya menjadi orang terbaik”.  Peliharalah persahabatan; jangan remehkan suatu persahabatan. Perlihara komunikasi dengan telepon, surat, SMS, fax, , atau kunjungan dan kartu ucapan atau hadiah.  Persahabatan yang baik selalu didasari oleh rasa hormat terhadap sesama.Oleh karena itu, hargailah diri Anda dan kawan Anda.  Untuk menjadi seorang kawan sejati, memerlukan kesabaran yang tinggi. Kita harus bisa mengabaikan kegagalan orang lain.

3 3  Pepatah Cina Kuno: “Jangan gunakan kapak untuk mengusir seekor lalat dari dahi seorang kawan”.  George Elliot: “Persahabatan adalah perasaan aman de- ngan seseorang tanpa harus diutarakan, tidak perlu menggunakan pikiran atau kata-kata untuk saling menarik perhatian”.  Untuk mendapatkan seorang kawan, lebih baik dengan memperhatikan mereka, dari pada mencoba menarik perhatian mereka.  Persahabatan bukan hanya dengan melakukan sesuatu untuk orang lain, tetapi dengan memberikan perhatian ke- pada orang lain, yang memang diperlukan oleh setiap orang.  Peribahasa Swedia : “Bagilah rasa bahagia Anda, maka kebahagiaan itu akan menjadi dua kali lebih banyak, dan bagilah kesedihan Anda, maka kesedihan pun akan ber- kurang setengahnya”.

4 4  Kedewasaan adalah tahapan dalam hidup. Kita tidak perlu selalu saling bertatapan (bertentangan) dengan seseorang, tetapi berjalanlah sambil bergandeng tangan.  Kita mungkin saja tak sependapat dengan orang lain tentang suatu masalah, tetapi kita masih bisa bertoleransi.  Kita memerlukan seseorang untuk diajak berbicara dari hati ke hati. Mereka akan mengetahui rahasia kita, harapan kita, dan impian kita. Itulah persahabatan yang sesungguhnya.  Orang yang memerlukan orang lain adalah orang yang paling beruntung di dunia. Sebaliknya orang yang tidak memerlukan orang lain di sisinya adalah orang yang paling tersiksa dalam hidupnya.  Kedewasaan adalah tahapan dalam hidup. Kita tidak perlu selalu saling bertatapan (bertentangan) dengan seseorang, tetapi berjalanlah sambil bergandeng tangan.  Kita mungkin saja tak sependapat dengan orang lain tentang suatu masalah, tetapi kita masih bisa bertoleransi.  Kita memerlukan seseorang untuk diajak berbicara dari hati ke hati. Mereka akan mengetahui rahasia kita, harapan kita, dan impian kita. Itulah persahabatan yang sesungguhnya.  Orang yang memerlukan orang lain adalah orang yang paling beruntung di dunia. Sebaliknya orang yang tidak memerlukan orang lain di sisinya adalah orang yang paling tersiksa dalam hidupnya.

5 5  Saya pergi mencari seorang kawan, Tetapi, tidak satu pun yang ada di luar sana, Saya pergi ke luar untuk menjadi kawan, Dan kawan-kawan ada di mana-mana!  Goethe (penyair): “Dunia akan terasa kosong bila kita hanya memikirkan gunung-gunung, sungai-sungai dan kota-kota; tetapi dengan mengetahui bahwa ada sese- orang yang berfikiran dan mempunyai perasaan yang sama (dengan kita) – meskipun jauh, tetapi dekat di hati – akan membuat dunia ini seperti taman yang berpenghuni”  Pilihlah kawan seperti apa adanya, bukan karena apa yang mereka miliki.  Hanya sedikit orang yang bisa menghormati kesuksesan seorang kawan tanpa adanya rasa iri.  Saya pergi mencari seorang kawan, Tetapi, tidak satu pun yang ada di luar sana, Saya pergi ke luar untuk menjadi kawan, Dan kawan-kawan ada di mana-mana!  Goethe (penyair): “Dunia akan terasa kosong bila kita hanya memikirkan gunung-gunung, sungai-sungai dan kota-kota; tetapi dengan mengetahui bahwa ada sese- orang yang berfikiran dan mempunyai perasaan yang sama (dengan kita) – meskipun jauh, tetapi dekat di hati – akan membuat dunia ini seperti taman yang berpenghuni”  Pilihlah kawan seperti apa adanya, bukan karena apa yang mereka miliki.  Hanya sedikit orang yang bisa menghormati kesuksesan seorang kawan tanpa adanya rasa iri.

6 6  George Washington: “Bergaullah dengan orang yang berkualitas tinggi untuk meningkatkan reputasi Anda; karena sendirian jauh lebih baik daripada bergaul dengan orang-orang yang bersikap buruk”.  Sebagai pemimpin keluarga jadikan suami atau isteri Anda sebagai kawan terbaik. Mereka adalah aset terbesar dalam hidup ini.  Jagalah keharmonisan rumah tangga Anda dengan hal- hal berikut ini: 1.Berikanlah senyum kepada pasangan Anda – dengan bebas, sering kali, dan penuh cinta kasih. 2.Katakanlah hal-hal yang baik. Hargailah usaha, komitmen, cinta dan kerja kerasnya. 3.Ucapkanlah kata-kata yang penuh dorongan bila pasangan Anda menghadapi kesulitan atau rutinitas.  George Washington: “Bergaullah dengan orang yang berkualitas tinggi untuk meningkatkan reputasi Anda; karena sendirian jauh lebih baik daripada bergaul dengan orang-orang yang bersikap buruk”.  Sebagai pemimpin keluarga jadikan suami atau isteri Anda sebagai kawan terbaik. Mereka adalah aset terbesar dalam hidup ini.  Jagalah keharmonisan rumah tangga Anda dengan hal- hal berikut ini: 1.Berikanlah senyum kepada pasangan Anda – dengan bebas, sering kali, dan penuh cinta kasih. 2.Katakanlah hal-hal yang baik. Hargailah usaha, komitmen, cinta dan kerja kerasnya. 3.Ucapkanlah kata-kata yang penuh dorongan bila pasangan Anda menghadapi kesulitan atau rutinitas.

7 7 4.Berikanlah tanda cinta berupa catatan kecil atau kartu. 5.Berikanlah rasa nyaman bila “dia” memerlukannya. 6.Berikanlah hadiah secara teratur. 7.Berikanlah bantuan bila itu dapat meringankan bebannya. 8.Berikan dan tegaskanlah cinta Anda dengan ucapan dan sentuhan.  Ingat! Anda adalah pimpinan dalam keluarga atau rumah tangga. Praktekkan pilar-pilar kepemimpinan ini. 4.Berikanlah tanda cinta berupa catatan kecil atau kartu. 5.Berikanlah rasa nyaman bila “dia” memerlukannya. 6.Berikanlah hadiah secara teratur. 7.Berikanlah bantuan bila itu dapat meringankan bebannya. 8.Berikan dan tegaskanlah cinta Anda dengan ucapan dan sentuhan.  Ingat! Anda adalah pimpinan dalam keluarga atau rumah tangga. Praktekkan pilar-pilar kepemimpinan ini.

8 8 BAGAIMANA CARA MENCARI KAWAN ? 1.Jadilah orang yang disukai. Berlatihlah untuk menjadi orang yang disukai. 2.Ambillah inisiatif untuk dikenal. Begitu ada kesempat- an, perkenalkan dirimu terlebih dahulu. 3.Pastikan Anda mengetahui nama seseorang dengan benar dan pastikan juga bahwa ia mengetahui nama Anda. Sapalah seseorang dengan namanya. Lihatlah mata seseorang sewaktu berbicara. 4.Jangan mengharapkan kesempurnaan kawan Anda. Terimalah perbedaan-perbedaan dan keterbatasan- nya. 1.Jadilah orang yang disukai. Berlatihlah untuk menjadi orang yang disukai. 2.Ambillah inisiatif untuk dikenal. Begitu ada kesempat- an, perkenalkan dirimu terlebih dahulu. 3.Pastikan Anda mengetahui nama seseorang dengan benar dan pastikan juga bahwa ia mengetahui nama Anda. Sapalah seseorang dengan namanya. Lihatlah mata seseorang sewaktu berbicara. 4.Jangan mengharapkan kesempurnaan kawan Anda. Terimalah perbedaan-perbedaan dan keterbatasan- nya.

9 9 Seorang kawan adalah seseorang yang mengetahui siapa Anda, mengerti apa yang telah terjadi dalam diri Anda, menerima Anda apa adanya, dan selalu mengharapkan Anda untuk terus berkembang. Seorang kawan adalah seseorang yang mengetahui siapa Anda, mengerti apa yang telah terjadi dalam diri Anda, menerima Anda apa adanya, dan selalu mengharapkan Anda untuk terus berkembang. 5. Temukanlah sisi baik untuk dihargai dalam diri seseorang. G.K. Chesterton: “Seseorang yang benar-benar hebat adalah seseorang yang bisa membuat siapa saja merasa hebat”. 6. Berlatihlah untuk melakukan percakapan. Buatlah orang lain untuk mulai berbicara. Bila memimpin pertemuan (rapat) buatlah agenda yang berisi isu-isu yang akan dibi- carakan, agar Anda tidak kehabisan bahan pembicaraan. 7. Berlatihlah untuk selalu bersikap sopan dalam setiap kesempatan. Berlatihlah untuk selalu tidak menyinggung /menyakiti perasaan seseorang. Seorang kawan adalah seseorang yang mengetahui siapa Anda, mengerti apa yang telah terjadi dalam diri Anda, menerima Anda apa adanya, dan selalu mengharapkan Anda untuk terus berkembang. Seorang kawan adalah seseorang yang mengetahui siapa Anda, mengerti apa yang telah terjadi dalam diri Anda, menerima Anda apa adanya, dan selalu mengharapkan Anda untuk terus berkembang. 5. Temukanlah sisi baik untuk dihargai dalam diri seseorang. G.K. Chesterton: “Seseorang yang benar-benar hebat adalah seseorang yang bisa membuat siapa saja merasa hebat”. 6. Berlatihlah untuk melakukan percakapan. Buatlah orang lain untuk mulai berbicara. Bila memimpin pertemuan (rapat) buatlah agenda yang berisi isu-isu yang akan dibi- carakan, agar Anda tidak kehabisan bahan pembicaraan. 7. Berlatihlah untuk selalu bersikap sopan dalam setiap kesempatan. Berlatihlah untuk selalu tidak menyinggung /menyakiti perasaan seseorang.

10 10  Charles Kingsley : “Merupakan suatu berkah bagi setiap manusia untuk mempunyai seorang kawan yang dapat kita percaya sepenuhnya; yang mengetahui apa yang terbaik dan terburuk dalam diri kita, yang mengasihi kita meskipun kita banyak membuat kesalahan; yang akan berbicara dengan jujur, sementara yang lainnya memuji dihadapan kita tetapi menertawakan di belakang punggung kita; yang akan memberi nasihat pada waktu kita berhasil, tetapi akan membuat kita senang dalam kesedihan dan kesusahan, ketika orang-orang lain meninggalkan kita sendirian untuk berjuang”.

11 11 BAGAIMANA MEMBINA PERSAHABATAN 1. Kembangkanlah sikap menerima. Terimalah kawan apa adanya. Menerima dengan syarat hanya akan menghan- curkan orang. Ingatlah,Tuhan menerima kita apa adanya. 2. Kembangkanlah rasa saling tertarik. Ada beberapa orang yang akan Anda rasa cocok dengan Anda. 3. Kembangkanlah komitmen. Bila Anda menginginkan per- sahabatan yang langgeng, tunjukkanlah komitmen Anda. 4. Kembangkan keterbukaan dengan segala risikonya. Bu- anglah kepura-puraan Anda. Kepura-puraan pun memiliki risiko, yang mungkin lebih parah akibatnya. 5. Kembangkanlah rasa menghargai dan kegembiraan. Per- sahabatan memberikan dua kali kegembiraan dan membagi kesedihan. 1. Kembangkanlah sikap menerima. Terimalah kawan apa adanya. Menerima dengan syarat hanya akan menghan- curkan orang. Ingatlah,Tuhan menerima kita apa adanya. 2. Kembangkanlah rasa saling tertarik. Ada beberapa orang yang akan Anda rasa cocok dengan Anda. 3. Kembangkanlah komitmen. Bila Anda menginginkan per- sahabatan yang langgeng, tunjukkanlah komitmen Anda. 4. Kembangkan keterbukaan dengan segala risikonya. Bu- anglah kepura-puraan Anda. Kepura-puraan pun memiliki risiko, yang mungkin lebih parah akibatnya. 5. Kembangkanlah rasa menghargai dan kegembiraan. Per- sahabatan memberikan dua kali kegembiraan dan membagi kesedihan.

12 12 BAGAIMANA MENOLAK SEORANG KAWAN  Tidaklah benar bahwa kita bisa berkawan dengan siapa saja, dan berbahaya bila kita membuka diri kepada orang yang salah. 1.Belajarlah untuk bisa berdiri sendiri. Mereka yang siap untuk berkawan juga akan siap untuk berdiri sendiri. Orang ini mempunyai pendirian dan tidak terganggu oleh popularitas atau keinginan untuk diterima masyarakat. 2.Belajarlah untuk berkata TIDAK. Ingat, orang lain dapat mempengaruhi hidup kita secara positif atau negatif. 3.Belajarlah untuk menjauhi hal-hal di bawah ini: a. Tukang gosip. Bila mereka tidak setia kepada orang lain, berarti mereka juga tidak setia kepada Anda.  Tidaklah benar bahwa kita bisa berkawan dengan siapa saja, dan berbahaya bila kita membuka diri kepada orang yang salah. 1.Belajarlah untuk bisa berdiri sendiri. Mereka yang siap untuk berkawan juga akan siap untuk berdiri sendiri. Orang ini mempunyai pendirian dan tidak terganggu oleh popularitas atau keinginan untuk diterima masyarakat. 2.Belajarlah untuk berkata TIDAK. Ingat, orang lain dapat mempengaruhi hidup kita secara positif atau negatif. 3.Belajarlah untuk menjauhi hal-hal di bawah ini: a. Tukang gosip. Bila mereka tidak setia kepada orang lain, berarti mereka juga tidak setia kepada Anda.

13 13 b. Orang yang mudah marah. Jangan berasosiasi dengan orang yang pemarah atau mudah tersinggung karena kita tidak akan mendapat keuntunganapa pun dari sana. Oleh karena itu, lebih baik Anda mencari orang lain. c. Orang yang tidak setia. Kesetiaan merupakan satu kebajikan terbesar dalam suatu persahabatan. Berikan dan berharaplah untuk mendapatkan kesetiaan ini dari orang lain. d. Tidak pernah puas. Perhatikanlah orang yang selalu mengeluh dan bersikap buruk dalam setiap situasi. e. Menuruti kata hati sendiri. Jauhilah orang yang hanya memikirkan diri sendiri. f. Tidak bermoral. Bersama kawan seperti ini, berarti akan membawa diri Anda ke arah kehancuran. b. Orang yang mudah marah. Jangan berasosiasi dengan orang yang pemarah atau mudah tersinggung karena kita tidak akan mendapat keuntunganapa pun dari sana. Oleh karena itu, lebih baik Anda mencari orang lain. c. Orang yang tidak setia. Kesetiaan merupakan satu kebajikan terbesar dalam suatu persahabatan. Berikan dan berharaplah untuk mendapatkan kesetiaan ini dari orang lain. d. Tidak pernah puas. Perhatikanlah orang yang selalu mengeluh dan bersikap buruk dalam setiap situasi. e. Menuruti kata hati sendiri. Jauhilah orang yang hanya memikirkan diri sendiri. f. Tidak bermoral. Bersama kawan seperti ini, berarti akan membawa diri Anda ke arah kehancuran.

14 14 KESIMPULANKESIMPULAN  BANGUNLAH SIKAP BERSAHABAT DENGAN SETIAP ORANG YANG ANDA PIMPIN, DENGAN MEMBERI PERHATIAN YANG TULUS IKHLAS TERHADAP KEPENTINGAN DAN KEBUTUHAN MEREKA.  BANGUNLAH LINGKARAN PERSAHABATAN DENGAN SEJUMLAH ORANG TERPILIH YANG DAPAT ANDA PERCAYA SEPENUHNYA.  PEMIMPIN TAK BISA HIDUP DAMAI TANPA BERSAHABAT DENGAN ORANG-ORANG YANG DIPIMPINNYA.  BANGUNLAH SIKAP BERSAHABAT DENGAN SETIAP ORANG YANG ANDA PIMPIN, DENGAN MEMBERI PERHATIAN YANG TULUS IKHLAS TERHADAP KEPENTINGAN DAN KEBUTUHAN MEREKA.  BANGUNLAH LINGKARAN PERSAHABATAN DENGAN SEJUMLAH ORANG TERPILIH YANG DAPAT ANDA PERCAYA SEPENUHNYA.  PEMIMPIN TAK BISA HIDUP DAMAI TANPA BERSAHABAT DENGAN ORANG-ORANG YANG DIPIMPINNYA.


Download ppt "PILAR KEPEMIMPINAN #7 MENGEMBANGKAN PERSAHABATAN Kita semua memerlukan seseorang untuk diajak berbicara. Tidak ada orang yang bisa hidup sendiri. Kita."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google