Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pemrograman Web/TI/ AK 045216/2 sks Minggu 11 XML.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pemrograman Web/TI/ AK 045216/2 sks Minggu 11 XML."— Transcript presentasi:

1 Pemrograman Web/TI/ AK /2 sks Minggu 11 XML

2 Pemrograman Web/TI/ AK /2 sks XML Apakah XML XML vs HTML XML Struktur DTD XLST

3 Pemrograman Web/TI/ AK /2 sks Apakah XML ? eXtensible Markup Language adalah meta-language yang menerangkan tentang isi dari suatu document (self describing data) Java = Portable Program XML = Portable Data XML tidak menerangkan tag-set atau gramar dari XML itu sendiri Menggunakan DTD ( Document Type Definition ) untuk menerangkan data XML bukan pengganti HTML

4 Pemrograman Web/TI/ AK /2 sks XML vs HTML ? Kenapa tidak HTML ?, karena HTML : Tidak memberikan “informasi” tentang isi dari sebuah halaman page Tampilan tidak bisa di parsing, dan tidak bisa digunakan kembali Terbatas hanya untuk melakukan format tampilan pada web browser

5 Pemrograman Web/TI/ AK /2 sks Aplikasi XML Konfigurasi File : –Arsitektur J2EE Media untuk pertukaran data B2B transaksi –Electronics Bussines Order (ebXML) –Financial Exchange (IFX) –Messaging Exchange (SOAP)

6 Pemrograman Web/TI/ AK /2 sks XML Element XMLElements Menggunakan building block yang sama seperti HTML : Element,Attribute dan Value Sebuah element mengandung tag pembuka dan tag penutup : Contoh : Lion Lion, maka : animal adalah element, class adalah attribute dan mammals adalah nilai dari attribute

7 Pemrograman Web/TI/ AK /2 sks Aturan XML Dokumen XML harus “well-formed” yang artinya harus memenuhi aturan2 sebagai berikut : –Harus mempunya sebuah root element yang berisikan element2 lainnya. – Semua elemen harus diakhiri dengan tag penutup, Contoh : Lion –Element tidak boleh overlaping

8 Pemrograman Web/TI/ AK /2 sks Aturan XML –XML bersifat case sensitive –Untuk nilai harus berada dalam kutip satu (‘) atau kutip dua (“) –Simbol2 special harus dideklarasikan pada DTD

9 Pemrograman Web/TI/ AK /2 sks Aturan XML Pendeklarasian file sebagai sebuah file XML : Penulisan komentar pada file xml :

10 Pemrograman Web/TI/ AK /2 sks DTD DTD berfungsi untuk menjelaskan spesifikasi dan aturan terhadap element2 dan atrributes yang harus di miliki oleh sebuah xml dokument. Kumpulan dari aturan2 tersebut disebut dengan SCHEMA SCHEMA tidak wajib dimiliki, tetapi di perlukan untuk memastikan konsistensi dokumen

11 Pemrograman Web/TI/ AK /2 sks DTD Mendefinisikan elemen pada DTD : : element animal hanya boleh memiliki satu elemen lion. : element picture tidak mempunyai elemen lain. : element animal dapat berisikan element lainnya. Mendefinisikan element yang berisikan text

12 Pemrograman Web/TI/ AK /2 sks DTD Mendefinisikan element yang mempunyai beberapa element Berdasarkan aturan diatas maka element harus mempunyai element nama dan weight : lion 350 pounds

13 Pemrograman Web/TI/ AK /2 sks DTD Mendefinisikan element dengan beberapa pilihan element Berdasarkan aturan diatas maka element animal harus mempunyai elemen name dan weight atau hanya punya element picture. Pendefinisian Unit pada element :

14 Pemrograman Web/TI/ AK /2 sks Attribute Terkadang penggunaan attribute dapat lebih berarti dari pada memecah element menjadi sub-sub element. Kedua element ini berarti sama : – 80 – lion 80 Attribute harus dideklarasikan juga pada DTD untuk dapat di pergunakan –

15 Pemrograman Web/TI/ AK /2 sks Attribute Mendefinisikan Attribute wajib (Required Attribute) : Berarti : element populasi harus mempunyai attribute year yang bernilai 2000 atau Mendefinisikan Attribute default (Default Attribute) :

16 Pemrograman Web/TI/ AK /2 sks Attribute Mendefinisikan Attribute default (Default Attribute) : Invalid : 80 Valid : 80 Mendefinisikan Unique Attribute :

17 Pemrograman Web/TI/ AK /2 sks Deklarasi DTD Internal : - animal is the root element - The DTD berada dalam kurung “ [ ]” brackets pada “DOCTYPE” Eksternal :


Download ppt "Pemrograman Web/TI/ AK 045216/2 sks Minggu 11 XML."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google