Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Web Services Erick Kurniawan, S.Kom, M.Kom. Apa itu Web Services? •Adalah service yang mempertukarkan data dalam format XML •Tersedia dan diakses melalui.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Web Services Erick Kurniawan, S.Kom, M.Kom. Apa itu Web Services? •Adalah service yang mempertukarkan data dalam format XML •Tersedia dan diakses melalui."— Transcript presentasi:

1 Web Services Erick Kurniawan, S.Kom, M.Kom

2 Apa itu Web Services? •Adalah service yang mempertukarkan data dalam format XML •Tersedia dan diakses melalui Internet / intranet •Operating System & Programming Language Independent •Antar muka yang mendeskripsikan koleksi yang diakses dalam jaringan menggunakan standar XML untuk pertukaran pesan •Web Services mengerjakan tugas yang spesifik

3 Apa itu Web Services? •Web service mempertukarkan data antara •Service requestor (aplikasi yang menggunakan data/service) dan service provider (server penyedia data/service) melalaui service registry (yang berisi kumpulan service-service) •Menggunakan teknologi XML-RPC atau SOAP, atau HTTP POST/GET

4 Apa itu Web Services?

5 •Web service berbeda dengan model aplikasi terdistribusi tradisional seperti CORBA dan RMI dimana method yang dipanggil dieksekusi melalui jaringan •Tetapi web service menyediakan method yang akan menghasilkan result berupa data XML (bukan data biner) •Web service dapat dipanggil/digunakan melalui web, aplikasi desktop, ataupun aplikasi mobile

6 Websites vs Web Services •Website: •Memiliki web interface (rich interface) •Ditujukan untuk berinteraksi langsung dengan user •Dijalankan pada web browser •Merupakan aplikasi front-end •Bersifat human-centric: user merupakan faktor utama

7 Websites vs Web Services •Web Services: •Tidak memiliki interface yang bagus •Dibuat untuk berinteraksi langsung dengan aplikasi yang lain yg berbeda OS / Arsitektur sekalipun, bukan dengan user •back-end application •Application-centric: komunikasi terjadi antar aplikasi

8 Web Services •Web service harus ”self-describing”: jika kita membuat web service, kita harus juga mempublikasikan public interface ke service tersebut •Minimalnya, service harus memiliki human- readable documentation sehingga developer lain dapat mengintegrasikan aplikasinya dengan web service yang kita buat

9 Web Services •Jika kita membuat SOAP service, kita juga wajib membuat public interface yang ditulis dalam XML sehingga dapat digunakan untuk mengidentifikasikan semua method yang public, argumen-argumennya dan juga return valuenya •Web service harus ”discoverable”. Jika kita membuat web service, harus ada mekanisme sederhana agar service dan public method yang kita buat dapat dikenal dan ditemukan oleh aplikasi lain

10 Kelebihan Web Services •Interoperability (platform dan aplikasi) •Dapat mempublikasikan service dan method sehingga mudah digunakan •Mendukung reusable-components

11 Web Services Layer •Service Transport: •Bagian ini bertanggung jawab untuk mengirim message antar aplikasi. •Protokol yang ada: Hyper Text Transfer Protocol (HTTP), Simple Mail, Transfer Protocol (SMTP), File Transfer Protocol (FTP)

12 Web Services Layer •XML messaging dan encoding: •Bagian ini bertanggung jawab untuk mengencode message dalam format XML sehingga message dapat dimengerti dan dipertukarkan. •Protokol yang ada: XML-RPC dan SOAP

13 Web Services Layer •Service description: •Bagian ini bertanggung jawab untuk mendeskripsikan public interface sesuai dengan web service yang spesifik. •Bagian ini dihandle melalui Web Service Description Language (WSDL) dan XML Schema

14 Web Services Layer •Service discovery: •Bagian ini bertanggung jawab untuk memusatkan services ke dalam common registry dan menyediakan kemudahan untuk mempublikasikan interface dan kemudahan dalam pencarian method. •Bagian ini dihandle oleh Universal Description, Discovery, and Integration (UDDI)

15 Security •Penggunaan HTTP dan BEEP (Block Extensible Exchange Protocol) •Security: Confidentiality: apakah web service menjamin dokumen XML conficidental? •Solusinya dilakukan enkripsi XML yang distandarisasi oleh W3C di dilakukan dengan menggunakan SSL dimana masing- masing komponen dalam web service harus dienkripsi sendiri-sendiri

16 Authentication •Apakah web service bisa menjamin bahwa user yang connect itu authorized? •Menggunakan HTTP Authentication •SOAP Security Extensions : SOAP DSIG (Digital Signature) •Menggunakan Security Assertion Markup Language (SAML) •Menggunakan XKMS (XML Key Management Service) yaitu service untuk mendistribusikan dan mengatur public keys dan certificates

17 Service Requestor •Service requestor adalah kosumen dari web services. Pengembangan service requestor: •Mengidentifikasi dan menemukan service yang relevan sesuai dengan aplikasi yang ada. •Biasanya dilakukan dengan pencarian terhadap UDDI Business Directory yang berisi service-service yang ada •Setelah mendapatkan service yang diinginkan, langkah selanjutnya adalah mencari service description

18 Service Requestor •Jika service itu adalah SOA, maka kita akan menemukan WSDL document. Jika service itu adalah XML-RPC, maka kita akan menemukan human-readable instruction untuk integrasi •Membuat client application. Contohnya, kita membuat XML-RPC atau SOAP client sesuai dengan bahasa pemrograman yang kita sukai •Jalankan client application yang kita buat dan invoke the web service

19 Service Provider •Service provider adalah penyedia dari satu atau lebih web service. Pengembangan service provider: •Pengembangan fungsi-fungsi utama dari service. Biasanya ini merupakan bagian yang paling sulit, seperti misalnya koneksi database, EJB, COM, dll •Kembangkan sebuah service wrapper untuk fungsi-fungsi utama tersebut dalam bentuk XML-RPC atau SOAP service wrapper

20 Service Provider •Kita harus menyediakan service description. Jika kita membuat SOAP service kita harus membuat file WSDL. •Jika kita membuat XML-RPC service, kita harus membuat human-readable instructions untuk integrasi •Deploy the service. Kita dapat menyesuaikan dengan kebutuhan, apakah diinstal atau berjalan dalam server standalone atau diintegrasikan dengan web server yang telah ada

21 Service Provider •Kita harus mempublikasikan keberadaan dan spesifikasi service yang telah kita buat. Biasanya dapat dilakukan dengan cara mempublikasikan ke global UDDI directory atau private UDDI directory

22 XML-RPC •Adalah mekanisme pengiriman method / function dalam format XML melalui HTTP dalam jaringan Internet •Client menentukan prosedur dan parameter yang diinginkan ke dalam XML request, sedangkan server akan meresponse entah itu fault atau benar dalam XML response •Dikembangkan tahun 1998 oleh UserLand Software (http://www.xmlrpc.com)

23 SOAP •Simple Object Access Protocol •SOAP merupakan protokol komunikasi berbasis XML yang memperbolehkan aplikasi saling bertukar informasi melalui HTTP •SOAP juga merupakan protokol untuk mengakses web service •SOAP merupakan format untuk mengirimkan message antar Internet, bersifat platform independent, language independent, dan merupakan standar W3C

24 SOAP •Elemen-elemen XML dalam SOAP: •Elemen wajib: Envelope yang mengidentifikasi XML dokumen sebagai SOAP message •Opsional elemen: Header yang berisi informasi header •Elemen wajib: Body yang berisi informasi call dan response •Elemen opsional: Fault yang berisi informasi error yang terjadi

25 SOAP •SOAP Envelope menggunakan namespace •Default namespace untuk SOAP encoding dan data types adalah

26 SOAP •SOAP’s Syntax Rules: •SOAP harus dibuat dengan menggunakan sintaks XML •SOAP harus menggunakan SOAP Envelope namespace •SOAP harus menggunakan SOAP Encoding namespace •SOAP tidak boleh mengandung DTD •SOAP tidak boleh mengadung XML Processing Instruction

27 DEMO •Demo simple Web Services (C#) •Demo koneksi Web Services dan Database (C# & SQL Server)


Download ppt "Web Services Erick Kurniawan, S.Kom, M.Kom. Apa itu Web Services? •Adalah service yang mempertukarkan data dalam format XML •Tersedia dan diakses melalui."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google