Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

1 PERTEMUAN 7 Pemrograman Visual Presented by : Sity Aisyah, M.Kom Blog : yeshasalsabila.blogspot.com.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "1 PERTEMUAN 7 Pemrograman Visual Presented by : Sity Aisyah, M.Kom Blog : yeshasalsabila.blogspot.com."— Transcript presentasi:

1 1 PERTEMUAN 7 Pemrograman Visual Presented by : Sity Aisyah, M.Kom Blog : yeshasalsabila.blogspot.com

2 2 Pokok Bahasan :  Procedure  Function  Koleksi Objek dan Array

3 3 PROCEDURE Seringkali kita menuliskan beberapa kode yang sama berulang - ulang, yang sangat memboroskan memory dan membuat ukuran file kita semakin membengkak. Untuk mengatasi hal tersebut dapat dilakukan penghematan penulisan terhadap kode yang sering berulang dengan cara menggunakan sebuah/beberapa prosedur dan atau fungsi yang memang disediakan oleh Visual Basic. Berikut penjelasan mengenai procedure dan function tersebut.  PROSEDUR (PROCEDURE) Dalam kenyataan seringkali program yang harus ditulis cukup panjang, sehingga kesalahan yang mungkin dibuat oleh seorang programmer semakin besar.

4 4 Untuk mengatasi masalah tersebut dapat dilakukan dengan memecah program tersebut menjadi bagian-bagian kecil (rutin) tetapi tetap logis. Rutin-rutin kecil tersebut akan membuat penelusuran dan perawatan program menjadi lebih mudah dan terstruktur. Rutin-rutin kecil tersebut sering disebut dengan nama prosedur. Dalam Visual Basic terdapat 2 macam prosedur yaitu : 1) Prosedur umum (general purpose procedure) merupakan prosedur yang ditemukan di dalam daftar Drop Down pada jendela kode. 2) Prosedur Kejadian (event procedure), prosedur yang berisi kode yang dijalankan ketika suatu kejadian dari kontrol di bangkitkan.

5 5 Sedangkan prosedur-prosedur yang ditambahkan dalam sebuah program tersebut disebut subprogram. Ada 2 jenis subprogram dalam Visual Basic yaitu prosedur subrutin (subroutine procedures) dan prosedur fungsi (function procedures). I. Subrutin Subrutin merupakan prosedur umum (general purpose procedure) yang ditulis dan ditambahkan dalam program. Format penulisan sebuah subrutin adalah sebagai berikut.

6 6 Contoh : Keterangan : -Pernyataan [Public|Private] menentukan ruang lingkup (scope) procedure. Sebuah procedure dengan scope public bisa digunakan dalam lingkup project. Sedangkan procedure dengan scope private hanya bisa digunakan dalam lingkup form saja. - dibuat sebagai pengenal procedure saat di- ‘panggil’. Aturan penamaan sebuah procedure sama dengan aturan penamaan sebuah variabel. Nama sebuah procedure dibuat unik, tidak boleh ada yang sama.

7 7 - merupakan serangkaian nilai dan tipe data yang dipakai oleh procedure untuk mengerjakan ‘tugas’- nya atau sering disebut sebagai paramater. Sebuah procedure bisa saja tidak memakai argumen sama sekali. Untuk menggunakan sebuah procedure, maka procedure tersebut harus di ‘panggil’ pada bagian tertentu dari kode program. Procedure subrutin di-‘panggil’ dg pernyataan : Contoh :

8 8 II. Function Subrutin dan Fungsi sebenarnya mirip yaitu prosedur umum (general purpose procedure) yang ditulis dan ditambahkan dalam program. Bedanya Fungsi mengembalikan nilai sedangkan Subrutin tidak. Format penulisan sebuah Fungsi adalah sebagai berikut : Contoh :

9 9 Keterangan : -Pernyataan [Public|Private] menentukan ruang lingkup (scope) function. Sebuah function dengan scope public bisa digunakan dalam lingkup project. Sedangkan function dengan scope private hanya bisa digunakan dalam lingkup form saja. - dibuat sebagai pengenal function saat di-‘panggil’. Aturan penamaan sebuah function sama dengan aturan penamaan sebuah variabel. Nama sebuah function dibuat unik, tidak boleh ada yang sama. - merupakan serangkaian nilai dan tipe data yang dipakai oleh function untuk mengerjakan ‘tugas’-nya atau sering disebut sebagai paramater. Sebuah function bisa saja tidak memakai argumen sama sekali. -Pernyataan As pada function menentukan tipe data nilai yang akan dikembalikan (return value) setelah ‘tugas’-nya selesai.

10 10 Untuk menggunakan sebuah function, maka function tersebut harus di ‘panggil’ pada bagian tertentu dari kode program. Function subrutin di-‘panggil’ dg pernyataan : Keterangan : ReturnVal – merupakan nilai pengembalian (return value). Contoh :

11 11 Perbedaan Prosedur dan Fungsi Ada tiga perbedaan antara function dan procedure : 1.Umumnya anda dapat memanggil suatu function dengan mengikutkan nama function sisi kanan dari statement atau ekspresi. (returnvalue = function()). 2.Function memiliki type data seperti suatu variabel. Ini menentukan type yang dari nilai yang dikembalikan. 3.Nilai kembali dimasukkan ke nama function itu sendirinya, dan suatu function dapat menjadi bagian dari suatu ekspresi yang panjang.

12 12 Koleksi Objek Objek-objek yang digunakan dalam form biasanya berdiri sendiri. Dengan demikian jika anda ingin mengubah property ke semua objek tersebut, hal tersebut menyebabkan listing menjadi panjang. Untuk itu digunakan koleksi dan array yang dapat menghemat penulisan listing program. Koleksi adalah suatu kumpulan komponen yang dapat berfungsi sejalan. Hal ini sangat berguna saat akan mendefinisikan sebuah proses yang menyangkut kontrol- kontrol yang ada pada form.

13 13 Cara Mengakses Koleksi Objek  Koleksi Sementara Dapat dilakukan dengan mengklik kontrol-kontrol pada form yang akan dijadikan sebagai satu group koleksi sambil menekan tombol Ctrl. Koleksi sementara biasanya digunakan untuk memindahkan objek secara bersamaan hanya pada saat tersebut.  Koleksi dengan Controls Untuk mempermudah koleksi semua objek dalam satu form digunakan property controls. Sintaknya : [Objek].controls Dimana [objek] lebih umum dinyatakan sebagai nama form yang kontrol-kontrolnya dijadikan koleksi proses.

14 14 ARRAY Array adalah sebuah variabel memori yang berisi beberapa data sejenis. Data-data tersebut disimpan dengan nomor urut tertentu yang disebut index. Jika X adalah variabel array, maka bisa digambarkan sebagai berikut: Pendefinisian variabel array : Dim nama_variabel (index) As tipe_variabel Index (jumlah elemen pada array) selalu dimulai dari 0. Jika diinginkan nilai awal bisa diubah dengan perintah option base pada bagian declaration. Contoh : Dim hari(6) As String ‘7 index : 0, 1, 2, …, 6 Dim bulan(11) As String ’12 index : 0, 1, 2, …, 11 Option Base 1 Dim hari(7) ‘index : 1, 2, …, 7 Tanpa Option Base cara yang sama adalah : Dim bulan(1 to 12) ’index : 1, 2, …, 12

15 15 Array Multi Dimensi Array berdimensi 2 terdiri dari baris dan kolom, contohnya pada tabel atau matrik. Pendefinisiannya adalah sebagai berikut : Index (jumlah elemen pada array) selalu dimulai dari 0. Jika diinginkan nilai awal bisa diubah dengan perintah option base pada bagian declaration. Contoh : Dim hari(6) As String ‘7 index : 0, 1, 2, …, 6 Dim bulan(11) As String ’12 index : 0, 1, 2, …, 11 Option Base 1 Dim hari(7) ‘index : 1, 2, …, 7 Tanpa Option Base cara yang sama adalah : Dim bulan(1 to 12) ’index : 1, 2, …, 12

16 16 Praktek : Modul Praktikum 7


Download ppt "1 PERTEMUAN 7 Pemrograman Visual Presented by : Sity Aisyah, M.Kom Blog : yeshasalsabila.blogspot.com."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google