Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Mata Kuliah MPTI & MPSI PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI TEKNIK INFORMATIKA.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Mata Kuliah MPTI & MPSI PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI TEKNIK INFORMATIKA."— Transcript presentasi:

1 Mata Kuliah MPTI & MPSI PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI TEKNIK INFORMATIKA

2 BAB III METODE PENELITIAN

3 mETODE PENELITIAN REKAYASA PENELITIAN REKAYASA INFORMASI OR REKAYASA PRODUK BERTUJUAN UNTUK MENGHASILKAN KARYA PENELITIAN YANG BERSIFAT MASAL DAN BERCIRI INDUSTRIAL REKAYASA PRODUK DAPAT BERUPA REKAYASA PERANGKAT KERAS MAUPUN PERANGKAT LUNAK PERANGKAT LUNAK UTILITAS, REAL TIME, DAN IPTEK, EMBEDED, KECERDASAN BUATAN, BISNIS, KOMPUTER PRIBADI, PEMERINTAHAN DAN PEMBELAJARAN

4 PENELITIAN REKAYASA INFORMASI PENELITIAN INI LEBIH DITEKANKAN PADA SISTEM INFORMASI MANAJEMEN YANG BERSIFAT UNIK BAGI SUATU INSTITUSI SEHINGGA TIDAK BERSIFAT MASAL. PENELITIAN INI TIDAK BERHENTI PADA PEMBANGUNAN PERANGKAT LUNAK SAJA, NAMUN JUGA PERANGKAT KERAS, TEKNOLOGI JARINGAN, KONVERSI SISTEM, PELATIHAN DAN PEMELIHARAAN.

5 TUJUAN UTAMA PENELITIAN REKAYASAN INFORMASI MEWUJUDKAN SUATU SISTEM YANG MAMPU MENUNJANG PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN OLEH PIHAK- PIHAK YANG BERKEPENTINGAN DARI INSTITUSI TERSEBUT

6 BENTUK REKAYASA INFORMASI SISTEM INFORMASI : Suatu sistem dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, proses manajemen dan kebutuhan informasi untuk mengambil keputusan (example : SI Akuntasi, SI Penjualan, SI Distribusi, SI Pemasaran. SI Perencanaan Strategi dll )SISTEM INFORMASI : Suatu sistem dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, proses manajemen dan kebutuhan informasi untuk mengambil keputusan (example : SI Akuntasi, SI Penjualan, SI Distribusi, SI Pemasaran. SI Perencanaan Strategi dll ) DECISION SUPPORT SYSTEM : Mendukung manager dalam mengatasi masalah-masalah semi terstruktur ( example : Inventory Control, Production Scheduling, Variance Analysis- Overall Budget, Merger dan Akuisis). DSS banyak menggunakan RUMUS, FORMULA, MODEL MATEMATIK dan STATISTIKDECISION SUPPORT SYSTEM : Mendukung manager dalam mengatasi masalah-masalah semi terstruktur ( example : Inventory Control, Production Scheduling, Variance Analysis- Overall Budget, Merger dan Akuisis). DSS banyak menggunakan RUMUS, FORMULA, MODEL MATEMATIK dan STATISTIK

7 BENTUK REKAYASA INFORMASI OFFICE AUTOMATION (OA) : Merupakan sistem elektronik formal maupun informal penunjang komunikasi maupun transfer informasi antarpersonal yang berada dalam organisasi maupun yang berada diluar organisasi (example : ViCon, Fax, Image Storage and Retrieval)OFFICE AUTOMATION (OA) : Merupakan sistem elektronik formal maupun informal penunjang komunikasi maupun transfer informasi antarpersonal yang berada dalam organisasi maupun yang berada diluar organisasi (example : ViCon, Fax, Image Storage and Retrieval) EXPERT SYSTEM(ES) / SISTEM PAKAR : Merupakan sistem berbasi komputer yang berfungsi seakan-akan sebagai seorang ahli yang memberikan nasihat bagi penyelesaian suatu masalah. Bangunan dasarnya adalah KNOWLEDGE BASE SYSTEM and INFERENCE ENGINE yang biasanya CERDASEXPERT SYSTEM(ES) / SISTEM PAKAR : Merupakan sistem berbasi komputer yang berfungsi seakan-akan sebagai seorang ahli yang memberikan nasihat bagi penyelesaian suatu masalah. Bangunan dasarnya adalah KNOWLEDGE BASE SYSTEM and INFERENCE ENGINE yang biasanya CERDAS

8 METODE REKAYASA SISTEM METODE REKAYASA SISTEM menggunakan PENDEKATAN SISTEM METODE REKAYASA SISTEM menggunakan PENDEKATAN SISTEM PENDEKATAN SISTEM BERTITIK TOLAK PADA TUJUN YANG HENDAK DICAPAI. DATA YANG DIKUMPULKAN DIPERGUNAKAN SEBAGAI PENUNJANG SELURUH PROSES SEJAK AWAL HINGGA DIPEROLEHNYA SPESIFIKASI SISTEM (LOGIKA REFLEKTIF = INDUKTIF & DEDUKTIF) PENDEKATAN SISTEM BERTITIK TOLAK PADA TUJUN YANG HENDAK DICAPAI. DATA YANG DIKUMPULKAN DIPERGUNAKAN SEBAGAI PENUNJANG SELURUH PROSES SEJAK AWAL HINGGA DIPEROLEHNYA SPESIFIKASI SISTEM (LOGIKA REFLEKTIF = INDUKTIF & DEDUKTIF)

9 PENDEKATAN CLEAN ROOM Metode Rekayasa Sistem kebenaran merupakan hal yang sangat penting dalam Rekayasa Teknologi Informasi dan memberikan jaminan kebenaran hasil proses sistem maka digunakanlah pendekatan CLEAN ROOM, Clean Room menekankan kokohnya Spesifikasi dan Desain serta Verifikasi formal terhadap masing-masing elemen model desain resultan dengan menggunakan pembuktian kebenaran secara matematis dan statistik (PRESSMAN, 2002)

10 PERKEMBANGAN METODE REKAYASA SISTEM METODE KONVENSIONAL SDLC ( SYSTEM DEVELOPMENT LIFE CYCLE) yang berorientasi HASIL, disempurnakan dengan penambahan TOOLS mulai dari tahap PERENCANAAN hingga PENGUJIAN SISTEM. JENISNYA AL : Metode Rekayasa Berorientasi Proses,Obyek, Data, Working Model, Gabungn

11 METODE REKAYASA BERORIENTASI PROSES Pada tahun 1970 an Rekayasa Berorientasi Obyek disebut juga Structure System Analys and Design Method (SSADM), Modern Structure Analys and Design (YOURDON) yang terdiri dari : 1.Structured Programming : bukan top-down programming melainkan pemrograman yang didasarkan pada logika yang tersusun melalui tiga struktur kontrol : SEQUENCE, SELECTION and ITERATION. Metode ini disebut juga GOTO LESS programming.

12 2. Structured Analysis : Merupakan Teknik sistem dengan memanfaatkan model aliran data (data flow : Fisik dan Logik) 3.Structured Design : Merupakan Teknik penyusunan modul program secara top-down berdasarkan proses hingga tersusun hirarkhi modul, terkadang disebut pula FUNCTIONAL DECOMPOSITION

13 METODE REKAYASA BERORIENTASI DATA Pada tahun 1980 an Metode Rekayasa Berorientasi data merupakan metode yang didasarkan pada penggambaran dunia nyata dalam bentuk entitas dengan atribut-atributnya serta hubungan antara entitas satu dengan yang lain. Metode ini menggunakan ERD

14 METODE REKAYASA BERORIENTASI WORKING MODEL Metode ini menggunakan PROTOTYPE untuk merekayasa suatu sistem. Metode ini dapat menggambarkan secara cepat sistem yang akan direkayasa dan memungkinkan untuk diciptakannya sistem sementara agar segera dapat mengatasi masalah masalah kecil yang mendesak, pada tahapan berikutnya akan diikuti dengan penyempurnaan dan perlengkapan sistem sesuai tahapan SDLC

15 METODE REKAYASA BERORIENTASI OBYEK Dari Tahun 1990 an Populer Metode Rekayasa Berorientasi Obyek : melihat suatu sistem sebagai kumpulan objek yang saling berhubungan dengan cara untuk mencapai tujuan. Objek dapat berupa BENDA, MAHLUK HIDUP, PERISTIWA dsb yang UNIK, mempunyai ATRIBUT dan METHOD yang akan memperoses atribut yang ada.

16 ALAT ALAT REKAYASA SISTEM Saat ini cukup banyak alat yang tersedia untuk mempermudah rekayasa sistem informasi atau produk yang terbagi berdasarkan : PROCESS MODELING : Alat Process Modeling antara lain FLOW CHART, FLOW OF DOCUMENT, DATA FLOW DIAGRAM, STRUCTURED CHART, HIPO DIAGRAM, PSEUDOCODE, NASSI-SHNEIDERMAN CHART, WARNIER-ORR DIAGRAM, MICHEAL JACKSON DIAGRAM, DATA NAVIGATION DIAGRAM, FUNCTIONAL DECOMPOSITION, ACTION DIAGRAM, HOST CHART, dsb

17 DATA MODELING : Alat data Modeling al ERD, NETWORK DIAGRAM, HIERACHICAL DIAGRAM, TABLE NORMALIZATION, atau gabungannya. OBJEK MODELING : Alat Objek Modeling al OBJECT DIAGRAM, yang dapat dibangun dengan Oracle Designer (2000) Microsoft Visual Studio – Enterprise Tools (modeler) WORKING MODELING : Alat Working Modeling al EXCELERATOR, EASYCASE, ORACLE DESIGNER. MICROSOFT VISUAL STUDIO – ENTERPRISE TOOLS

18 ALAT YANG KAPATABEL Antara Lain : 1.PEMODELAN PROSES PADA SISTEM digunakan DATA FLOW DIAGRAM 2.ENTITY RELATIONSHIP DIAGRAM yang ditindak lanjuti dengan UJIA NORMALITAS untuk PEMODELAN BASIS DATA 3.OBJECT DIAGRAM untuk PEMODELAN OBJEK 4.BAGAN DIALOG untuk DESAIN INPUT - OUTPUT

19 ANALISA KEBUTUHAN Analisa Kebutuhan merupakan suatu penjelasan tentang apa saja KEBUTUHAN PENGGUNA dalam mengimlementasikan suatu sistem yang berisi suatu uraian lengkap tentang BUSINESS KNOWLEDGE and BUSINESS FUNCTION (PROSES BISNIS)Analisa Kebutuhan merupakan suatu penjelasan tentang apa saja KEBUTUHAN PENGGUNA dalam mengimlementasikan suatu sistem yang berisi suatu uraian lengkap tentang BUSINESS KNOWLEDGE and BUSINESS FUNCTION (PROSES BISNIS) ANALISA KEBUTUHAN MELIPUTI :ANALISA KEBUTUHAN MELIPUTI : METODE PEMILIHAN SAMPEL METODE PENGUMPULAN DATA

20 METODe pemilihan sampel MENGURAIKAN TENTANG : 1.BATASAN POPULASI DAN SAMPEL PENELITIAN 2.JUMLAH SAMPEL PENELITIAN 3.METODE PENARIKAN SAMPEL

21 METODE PENGUMPULAN DATA 1.Data Sekunder: Data yang bersumber dari hasil penelitian orang lain yang dibuat untuk tujuan berbeda tapi bisa dimanfaatkan Data yang bersumber dari hasil penelitian orang lain yang dibuat untuk tujuan berbeda tapi bisa dimanfaatkan Data sekunder dapat diperoleh dengan cepat dan tanpa biaya besar, misalnya dari perpustakaaan, pusat data dan informasi, toko buku, dsb Data sekunder dapat diperoleh dengan cepat dan tanpa biaya besar, misalnya dari perpustakaaan, pusat data dan informasi, toko buku, dsb 2.Data Primer: Data yang dikumpulkan oleh peneliti langsung dari sumber utamanya Data yang dikumpulkan oleh peneliti langsung dari sumber utamanya Pengumpulan data primer memerlukan waktu dan biaya, biasanya dari wawancara, observasi, kuesioner dan eksperimen Pengumpulan data primer memerlukan waktu dan biaya, biasanya dari wawancara, observasi, kuesioner dan eksperimen

22 PERANCANGAN PENELITIAN Merupakan suatu penjelasan tentang variabel penelitian (konseptual maupun operasional), skala pengukuran,kisi-kisi penelitian dan bentuk sajian kuesioner, jika melakukan PERANCANGAN SISTEM penjelasan tentang PEMODELAN PROSES, PEMODELAN DATA, OBJEK MODELING, WORKING MODELING menggunakan TEKNIK UML atau BPMN serta PEMODELAN USER INTERFACE

23 GOoD JOB FOR YOU TERIMA KASIH


Download ppt "Mata Kuliah MPTI & MPSI PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI TEKNIK INFORMATIKA."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google