Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

4/12/20151 MASALAH NAKER & PENGANGGURAN DI NSB POKOK BAHASAN 4 MENGUKUR ANGKATAN KERJA (DALAM DEMOGRAFI)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "4/12/20151 MASALAH NAKER & PENGANGGURAN DI NSB POKOK BAHASAN 4 MENGUKUR ANGKATAN KERJA (DALAM DEMOGRAFI)"— Transcript presentasi:

1 4/12/20151 MASALAH NAKER & PENGANGGURAN DI NSB POKOK BAHASAN 4 MENGUKUR ANGKATAN KERJA (DALAM DEMOGRAFI)

2 4/12/ LABOR FORCE PARTICIPATION RATE * LFPR singkatan dan terjemahan dari  Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) TPAK adalah ukuran yang menunjukkan jumlah Angkatan Kerja dlm suatu kelompok umur, sebagai persentase penduduk dlm kelompok umur tsb. Ukuran ini juga dpt merupakan TPAK total dari seluruh penduduk dlm usia kerja Biasa disebut TINGKAT AKTIVITAS UMUM

3 3 4/12/2015 RUMUS UNTUK MENGHITUNG TPAK (DEMOGRAFI) RRUMUS UNTUK MENGHITUNG TPAK  ANGKATAN KERJA X 100% = TENAGA KERJA

4 4/12/ GENERAL ACTIVITY RATE GENERAL ACTIVITY RATE (TINGKAT AKTIVITAS UMUM) DARI ANGKATAN KERJA. GENERAL ACTIVITY RATE (TINGKAT AKTIVITAS UMUM) DARI ANGKATAN KERJA. UKURAN INI MENUNJUKKAN TINGKAT AKTIVITAS UNTUK SELURUH PENDUDUK DLM USIA KERJA (MAN POWER) UKURAN INI MENUNJUKKAN TINGKAT AKTIVITAS UNTUK SELURUH PENDUDUK DLM USIA KERJA (MAN POWER) DI INDONESIA,ANGKA INI DIPEROLEH DARI MEMBAGI “LABOR FORCE” DGN SELURUH PENDUDUK UMUR TAHUN. DI INDONESIA,ANGKA INI DIPEROLEH DARI MEMBAGI “LABOR FORCE” DGN SELURUH PENDUDUK UMUR TAHUN. KONSEP “ACTIVITY RATE” LAZIM DIGUNAKAN OLEH PBB,SEDANG YANG LAIN ADA YANG MENGGUNAKAN “PARTICIPATION RATE” KONSEP “ACTIVITY RATE” LAZIM DIGUNAKAN OLEH PBB,SEDANG YANG LAIN ADA YANG MENGGUNAKAN “PARTICIPATION RATE”

5 4/12/ AGE-SEX SPECIFIC ACTIVITY RATE  ASSAR  SINGKATAN DAN TERJEMAHAN DARI : TINGKAT AKTIVITAS MENURUT UMUR DAN JENIS KELAMIN, MERUPAKAN UKURAN YG PALING BANYAK DIGUNAKAN.  UKURAN INI MERUPAKAN “BASIC RATE” YANG DIPELAJARI DAN DIPROYEKSIKAN DALAM ANALISIS TENTANG “ECONOMICALLY ACTIVE POPULATION”

6 4/12/20156 RUMUS (LAKI-LAKI) RUMUS UNTUK MENGHITUNG ASSAR KHUSUS LAKI-LAKI (SEBAGAI MISAL) AK. LAKI2 MENURUT KLP UMUR X100% JLH SELURUH LAKI2 KLP UMUR JLH SELURUH LAKI2 KLP UMUR PERHITUNGAN INI DPT DILAKUKAN UNTUK BERBAGAI KARAKTERISTIK DARI ANGKATAN KERJA, SEPERTI : PERHITUNGAN INI DPT DILAKUKAN UNTUK BERBAGAI KARAKTERISTIK DARI ANGKATAN KERJA, SEPERTI : A). TINGKAT PENDIDIKAN A). TINGKAT PENDIDIKAN B). STATUS PERKAWINAN B). STATUS PERKAWINAN C). TINGKAT PENDAPATAN Rmh Tangga C). TINGKAT PENDAPATAN Rmh Tangga

7 4/12/ SEX SPECIFIC ACTIVITY RATE SSAR  SINGKATAN DAN TERJEMAHAN DARI TINGKAT ACTIVITAS MENURUT JENIS KELAMIN. UKURAN INI DIPAKAI UNTUK MENGHITUNG SECARA TERPISAH ANTARA TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA LAKI2 DGN TPAK PEREMPUAN  (PERHITUNGAN DILAKUKAN SATU PER SATU SECARA TERPISAH)

8 4/12/20158 KEGUNAAN SSAR UKURAN INI BIASANYA DIPAKAI UNTUK MELIHAT  POLA TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA DLM SUATU DAERAH ATAU NEGARA.UKURAN INI BIASANYA DIPAKAI UNTUK MELIHAT  POLA TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA DLM SUATU DAERAH ATAU NEGARA. DILIHAT DARI POLANYA BIASANYA, ANGKA SSAR MENUNJUKKAN TINGKAT AKTIVITAS UNTUK PENDUDUK LAKI2 LEBIH TINGGI DIBANDINGKAN PENDUDUK PEREMPUAN.DILIHAT DARI POLANYA BIASANYA, ANGKA SSAR MENUNJUKKAN TINGKAT AKTIVITAS UNTUK PENDUDUK LAKI2 LEBIH TINGGI DIBANDINGKAN PENDUDUK PEREMPUAN. JIKA TERBALIK, MAKA PENJELASANNYA DICARI DARI ASPEK SOSIO-KULTURALJIKA TERBALIK, MAKA PENJELASANNYA DICARI DARI ASPEK SOSIO-KULTURAL

9 4/12/ RUMUS (MISALNYA) UNTUK LAKI-LAKI RUMUS UNTUK MENGHITUNG TINGKAT ACTIVITAS AK. LAKI2 (TERPISAH) ANGKATAN KERJA LAKI2 X 100% TENAGA KERJA LAKI2

10 4/12/ CRUDE ACTIVITY RATE CAR ADALAH SINGKATAN DAN TERJEMAHAN DARI TINGKAT AKTIVITAS KASAR.CAR ADALAH SINGKATAN DAN TERJEMAHAN DARI TINGKAT AKTIVITAS KASAR. UKURAN INI MENUNJUKKAN JUMLAH PENDUDUK YANG AKTIF SECARA EKONOMI, DIBAGI JUMLAH SELURUH PENDUDUK, YANG DINAYATAKAN DLM PERSEN (%)UKURAN INI MENUNJUKKAN JUMLAH PENDUDUK YANG AKTIF SECARA EKONOMI, DIBAGI JUMLAH SELURUH PENDUDUK, YANG DINAYATAKAN DLM PERSEN (%)

11 4/12/ FAKTOR YANG MEMPENGARUHI CRUDE ACTIVITY RATE FAKTOR YANG PALING BERPENGARUH THD CRUDE ACTIVITY RATE INI ADALAH KOMPOSISI UMUR PENDUDUK SUATU DAERAH/NEGARA PARA ANALIS DAN PEMBUAT KEBIJAKAN BIASANYA MENGGUNAKAN DATA INI UNTUK MELIHAT JUMLAH RELATIF ORANG DLM ANGKATAN KERJA, TANPA MEMPERHITUNGKAN FAKTOR2 YANG MEMPENGARUHINYA.

12 4/12/ UNEMPLOYMENT RATE UNEMPLOYMENT RATE ATAU TINGKAT PENGAGGURAN PENDUDUK ADALAH ANGKA YANG MENUNJUKKAN BERAPA BANYAK JUMLAH DARI ANGKATAN KERJA YG SEDANG AKTIF MENCARI PEKERJAAN JADI PENGERTIAN MENGANGGUR DI SINI  ADALAH MEREKA YG AKTIF MENCARI PEKERJAAN

13 4/12/ RUMUS NYA JUMLAH ORANG YANG MENCARI PEKERJAAN, DIBAGI DENGAN JUMLAH ANGKATAN KERJA,KALI 100 % JLH PENCARI KERJA X 100% = JLH ANGKATAN KERJA

14 4/12/ PENDUDUK YG SEDANG MENCARI PEKERJAAN PENGERTIAN PENDUDUK YANG SEDANG MENCARI PEKERJAAN YANG JUGA DISEBUT PENGANGGUR  ADALAH : PENGERTIAN PENDUDUK YANG SEDANG MENCARI PEKERJAAN YANG JUGA DISEBUT PENGANGGUR  ADALAH : MEREKA YANG TIDAK BEKERJA DAN SEKARANG INI SEDANG AKTIF MENCARI PEKERJAAN, MENURUT REFERENSI WAKTU TERTENTU. MEREKA YANG TIDAK BEKERJA DAN SEKARANG INI SEDANG AKTIF MENCARI PEKERJAAN, MENURUT REFERENSI WAKTU TERTENTU. TERMASUK MEREKA YANG PERNAH BEKERJA, ATAU SEKARANG SEDANG DIBEBAS TUGASKAN, TETAPI SEDANG MENCARI PEKERJAAN (PENGANGGURAN TERBUKA) TERMASUK MEREKA YANG PERNAH BEKERJA, ATAU SEKARANG SEDANG DIBEBAS TUGASKAN, TETAPI SEDANG MENCARI PEKERJAAN (PENGANGGURAN TERBUKA)

15 4/12/ FULLY EMPLOYED FULLY EMPLOYED ADALAH KONDISI DARI ANGKATAN KERJA YANG BEKERJA PENUH (DISEBUT JUGA TINGKAT BEKERJA PENUH) RUMUS UNTUK MENGHITUNG FE INI : JUMLAH ORANG YG BEKERJA DIKURANGI JUMLAH MEREKA YG UNDEREMPLOYED, DIBAGI ANGKATAN KERJA, KALI 100%

16 4/12/ UNDEREMPLOYED UNDEREMPLOYED ADALAH KONDISI DARI ANGKATAN KERJA YANG TIDAK BEKERJA SECARA PENUH, KARENA BERBAGAI HAL. UNDEREMPLOYED ADALAH KONDISI DARI ANGKATAN KERJA YANG TIDAK BEKERJA SECARA PENUH, KARENA BERBAGAI HAL. RUMUSNYA : JUMLAH ORANG YANG UNDEREMPLOYED DIBAGI DENGAN JUMLAH ANGKATAN KERJA, KALI 100% RUMUSNYA : JUMLAH ORANG YANG UNDEREMPLOYED DIBAGI DENGAN JUMLAH ANGKATAN KERJA, KALI 100%

17 4/12/ DEPENDENCY RATIO (DR) DEPENDENCY RATIO ADALAH ANGKA YANG MENUNJUKKAN PERBANDINGAN ANTARA PENDUDUK YANG DIANGGAP MEMPUNYAI AKTIVITAS KONSUMTIF (0-14) DAN 65 KE ATAS, DENGAN PENDUDUK USIA PRODUKTIF (15 – 64) YANG HARUS MENANGGUNG BEBAN KONSUMSINYADEPENDENCY RATIO ADALAH ANGKA YANG MENUNJUKKAN PERBANDINGAN ANTARA PENDUDUK YANG DIANGGAP MEMPUNYAI AKTIVITAS KONSUMTIF (0-14) DAN 65 KE ATAS, DENGAN PENDUDUK USIA PRODUKTIF (15 – 64) YANG HARUS MENANGGUNG BEBAN KONSUMSINYA

18 4/12/ KONSEP PENGANGGURAN DI BAGIAN AWAL TELAH DISINGGUNG, BHW YANG DIMAKSUD DENGAN PENGANGGUR ADALAH BAGIAN DARI ANGKATAN KERJA YG SEKARANG INI TIDAK BEKERJA, TETAPI SEDANG AKTIF MENCARI PEKERJAAN KONSEP INI SERING DIMAKNAI SEBAGAI PENGANGGURAN TERBUKA

19 4/12/ MASALAH SETENGAH MENGANGGUR UNDEREMPLOYMENT ATAU SETENGAH MENGANGGUR, SEBENARNYA TERLETAK DI ANTARA “FULLY EMPLOYMENT” DAN SAMA SEKALI MENGANGGUR. MENURUT ILO ; UNDEREMPLOYMENT ADALAH PERBEDAAN ANTARA JUMLAH PEKERJAAN YANG BETUL2 DIKERJAKAN SESEORANG, DLM PEKERJAANNYA – DENGAN JUMLAH PEKERJAAN YANG SECARA NORMAL MAMPU DAN INGIN IA KERJAKAN

20 4/12/ VARIAN  UNDEREMPLOYMENT KONSEP UNDEREMPLOYMENT INI DAPAT DIBAGI LAGI MENJADI : 1. VISIBLE UNDEREMPLOYMENT : ADALAH SESEORANG YG BEKERJA TIDAK TETAP (PART TIME) DILUAR KEINGINNYA SENDIRI ATAU, BEKERJA DALAM WAKTU YG LEBIH PENDEK DARI BIASANYA  SETENGAH MENGANGGUR KENTARA

21 4/12/ UNDEREMPLOYMENT 2. INVISIBLE UNDEREMPLOYMENT : SETENGAH MENGANGGUR TIDAK KENTARA, ADALAH JIKA SESEORANG YG BEKERJA SECARA PENUH (FULL TIME) TETAPI PEKERJAANNYA ITU DIANGGAP TDK MENCUKUPI (INCOME RENDAH) ATAU PEKERJAAN TSB TDK MEMUNGKINKAN IA MENGEMBANGKAN SELURUH KEMAMPUANNYA (KEAHLIANNYA)

22 4/12/ DISGUISED UNEMPLOYMENT DALAM ANGKATAN KERJA, MEREKA INI DIMASUKKAN KE DALAM KEGIATAN BEKERJA, TETAPI SEBETULNYA MEREKA ADALAH PENGANGGUR (JIKA DILIHAT DARI SISI PRODUKTIFITAS NYA). CONTOH ; PETANI SAWAH, PEKERJA PADAT KARYA,

23 4/12/ PENGANGGURAN FRIKSIONAL ADALAH JENIS PENGANGGURAN YANG TERJADI AKIBAT PINDAHNYA SESEORANG DALAM PEKERJAANNYA, DARI PEKERJAAN YG SATU KE PEKERJAAN YG LAIN. LAMA WAKTU MENUNGGU UNTUK MENDAPATKAN PEKERJAAN YG BARU ITULAH  TERJADI MASA MENGANGGUR  FRIKSIONAL

24 4/12/ PENUTUP SAMPAI DI SINI PERTEMUAN KE 4 INI AKAN DILANJUTKAN MINGGU DEPAN, SEBELUM UTS TERIMA KASIH

25 fisip11.web.unair.ac.id 4/12/201525


Download ppt "4/12/20151 MASALAH NAKER & PENGANGGURAN DI NSB POKOK BAHASAN 4 MENGUKUR ANGKATAN KERJA (DALAM DEMOGRAFI)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google