Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

FINAL CONTROL OPERATION  SIGNAL CONVERSION  ACTUATOR  FINAL CONTROL ELEMENT.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "FINAL CONTROL OPERATION  SIGNAL CONVERSION  ACTUATOR  FINAL CONTROL ELEMENT."— Transcript presentasi:

1 FINAL CONTROL OPERATION  SIGNAL CONVERSION  ACTUATOR  FINAL CONTROL ELEMENT

2 PROCESS CONTROL SYSTEM

3 Signal Conversion Actuator FCE

4 SIGNAL CONVERSION  ANALOG ELECTRICAL SIGNAL  Current (4 – 20) mA  Voltage (0 – 5) V  DIGITAL ELECTRICAL SIGNAL  4-bit word  PNEUMATIC SIGNAL  Pressure (3 – 15) psi

5 ANALOG ELECTRICAL SIGNAL  RELAY  ON/OFF CONTROL  Electromechanical Relay  Solid State Relay (SCR, TRIAC)  AMPLIFIER  PROPORTIONAL CONTROL  Motor control  Heat control  Light-level control  MOTOR CONTROL  Control motor speed

6 Contoh Soal 4.1 Sebuah penguat magnetik (magnetic amplifier) memerlukan input sebesar tegangan 5 – 10 volt. Besarnya input tegangan ini ditentukan oleh sinyal kontrol yang besarnya 4 – 20 mA. Rancang suatu signal conversion system yang dapat digunakan untuk keperluan ini. Magnetic Amplifier 5 – 10 V 4– 20 mA Controller Signal Conversion System Jawab : Current to Voltage Converter Current Voltage Voltage Amplifier Voltage Signal Conditioning

7 Inverting Amplifier Summing Amplifier Current to Voltage Converter V in

8 Latihan Soal 1 Sebuah sinyal kontrol 4 – 20 mA yang dibebani oleh tahanan sebesar 100  akan digunakan untuk menghasilkan suatu sinyal penggerak motor (motor drive signal) sebesar 20 – 40 V. Bila tersedia sebuah penguat daya dengan penguatan 10 dan sanggup menghasilkan tegangan sebesar 0 – 100 V, rancang suatu signal conversion system yang dapat digunakan untuk keperluan ini.

9 DIGITAL ELECTRICAL SIGNAL  ON/OFF CONTROL  0 atau 1 (1-bit word)  Change speed  Move up and down  SMOOTH CONTROL  N-bit word  Valve positioning  Digital to Analog Converter (DAC)

10 Contoh Soal 4.2 Sebuah sinyal digital 4–bit word akan digunakan untuk mengontrol 2-  resistive heater. Output panas (daya disipasi) yang dihasilkan oleh pemanas ini tergantung pada inputnya yang berupa tegangan sebesar (0–24) volt. Untuk itu dipakai sebuah 10-volt DAC, sebuah penguat dan sebuah unity gain high-current amplifier. a).Hitung daya disipasi minimum dan maksimumnya. b).Berapa perubahan daya disipasi yang terjadi untuk setiap perubahan LSB (Least Significant Bit). Jawab : DACA1A1 A 2 = 1 (0 – 24)V 4-bit word V 01 P out ViVi V 02 Heater 2- 

11 minimum V i = 0000 maksimum V i = bit N = 16

12

13 Latihan Soal 2 Sebuah motor yang dikendalikan oleh sinyal digital dapat menghasilkan kecepatan putar sebesar 200 rpm per volt. Kecepatan putar minimum terjadi bila inputnya 5 volt dan kecepatan maksimum terjadi bila inputnya 10 volt. Bila digunakan 5-bit, 15 volt reference DAC, tentukan : a).Minimum speed word dan maximum speed word b).Speed change per LSB change

14 PNEUMATIC SIGNAL  Pneumatic Amplifier  Pressure (low)  Pressure (high)  Flapper/Nozzle System  Mechanical (distance)  Pressure  Current-to-Pressure Converter  (4 – 20) mA  (3 – 15) psi

15 Pneumatic Amplifier

16 Flapper/Nozzle System

17 Signal pressure versus gap distance

18 Current to pressure converter (I/P)

19 ACTUATOR  ELECTRICAL ACTUATOR  Solenoid  Electrical Motor DC Motor AC Motor Induction Motor Stepper Motor  PNEUMATIC ACTUATOR  HYDRAULIC ACTUATOR

20 SOLENOID Electrical signal  Translational movement

21 Solenoid used to change gears

22 DC MOTOR Electrical signal  Rotational movement

23

24 Starting torque Speed control Starting torque Speed control

25 AC MOTOR

26 INDUCTION MOTOR

27 STEPPER MOTOR

28

29 PNEUMATIC ACTUATOR

30

31 HYDRAULIC ACTUATOR

32 Latihan Soal 3 Sebuah stepper motor mempunyai step sebesar 7,5 o. Hitung kecepatan putar (rpm) yang dihasilkan bila mendapat input berupa pulsa-pulsa dengan laju 2000 pps.

33 Latihan Soal 4 Suatu sistim hidrolik menggunakan piston-piston berdiameter 2 cm dan 40 cm. Berapa gaya yang harus diberikan pada piston yang lebih kecil agar piston yang lebih besar dapat mengangkat beban bermassa 500 kg.

34 Latihan Soal 5 Suatu pneumatic actuator yang mendapat input 9-psi diinginkan dapat membuka feed hopper yang memerlukan gaya sebesar 30 lb. Berapa luas diafragma yang diperlukan ?

35 FINAL CONTROL ELEMENT MECHANICAL –Solid Material Hopper Valve –Paper Thickness ELECTRICAL –Motor Speed Control –Temperature Control FLUIDS VALVE –Control-Valve Principles –Control-Valve Types –Control-Valve Sizing

36 Mechanical final control element – Hopper valve

37 Mechanical final control element – Movable roller

38 Electrical final control element – Motor  Motor Speed Control  Load, supply voltage level, magnetic field

39 Electrical final control element – Motor (Intermediate) FCE

40 Electrical final control element – Electrical heater FCE

41 CONTROL-VALVE PRINCIPLES p2p2 p1p1 Constriction constant : - Valve size - Geometrical structure - Fluid Bernoulli :

42 Contoh Soal 4.6 Pada suatu pipa berdiameter 5 cm terdapat control-valve dengan constriction constant sebesar 0,009 m 3 /s per kPa ½. Pada saat terbuka penuh (maksimum) hitung kecepatan fluida yang mengalir bila beda tekanan (pressure-drop) pada control-valve tersebut adalah 1,1 psi (1 psi = 6,895 kPa). Jawab :

43 Stem position, S Flow rate, Q Control-Valve Characteristic

44 CONTROL-VALVE TYPES

45

46

47 Q1Q1 Q2Q2 Q3Q3 Q4Q4 Equal percentage ?

48

49 Contoh Soal 4.7 Suatu equal percentage valve mempunyai debit maksimum sebesar 50 m 3 /s dan debit minimum sebesar 2 m 3 /s. Bila full travel dari stem adalah 3 cm, hitung debitnya pada saat stem position 1 cm (1-cm opening). Jawab :

50 CONTROL-VALVE SIZING QDebit [gallons per minute, gpm] CvCv Flow coefficient of control-valve pp Pressure drop [psi] SGSG Specific gravity C v ( valve capacity, correction factor) adalah banyaknya debit air dalam gallon per minute yang mengalir melalui control valve dalam keadaan terbuka penuh (fully open) bila diberi beda tekanan sebesar 1 psi.

51 Valve Size [inches]CVCV ¼0,3 ½ ½ Control-Valve Size and Flow Coefficient

52 Contoh Soal 4.8 Cairan ethyl alcohol dengan berat jenis sebesar 0,8 akan dipompa dengan tekanan maksimum sebesar 50 psi. Jawab : a) Hitung kapasitas dari suatu control-valve yang mampu mengalirkan cairan ini dengan debit sebesar 150 gpm b) Tentukan ukuran control valve yang sesuai Ukuran control-valve = 1½ in = 3,8 cm

53 FLUID CONTROL EXAMPLE

54

55 Latihan Soal 6 Tentukan ukuran control valve yang sesuai untuk memompa cairan dengan debit sebesar 600 gpm dengan perbedaan tekanan maksimum 55 psi. Berat jenis cairan adalah 1,3.

56 Latihan Soal 7 Sebuah equal percentage control valve mempunyai rangeability sebesar 32. Bila debit maksimum adalah 100 m 3 /hr, hitung debitnya pada bukaan 2/3 dan bukaan 4/5.

57 Latihan Soal 8 Tinggi air yang akan dikontrol adalah 20 m dan debit output yang melalui control valve pada keadaan normal adalah 65 m 3 /hr, seperti terlihat pada gambar di bawah ini. Tentukan ukuran control valve yang sesuai.

58 Latihan Soal 9 Pada latihan soal 8 di atas, valve actuator mempunyai rangeability sebesar 30 dan maximum stem travel sebesar 5 cm. Pada keadaan normal control valve dibuka separuh. Tentukan debit minimum, debit maksimum dan stem opening untuk debit sebesar 100 m 3 /hr.

59 Latihan Soal 10 Sebuah quick opening valve berubah dari tertutup penuh ke terbuka penuh dalam 5 putaran poros. Porosnya digerakkan oleh stepper motor dengan 3,6 o per step melalui reducer 10:1. Bila laju pulsa input maksimum pada stepper motor adalah 250 pps, hitung waktu tercepat yang dibutuhkan untuk membuka control valve dari tertutup penuh menjadi terbuka penuh.

60 Latihan Soal 11 Sebuah control valve beroperasi dari sinyal kontrol 3 – 15 psi. Agar diperoleh debit sebesar 40 gpm, nyatakan besarnya sinyal input (dalam psi dan %) bila control valvenya adalah : a). Linier dari 0 ke 90 gpm b). Equal percentage dengan R = 30 dan Q min = 15 gpm


Download ppt "FINAL CONTROL OPERATION  SIGNAL CONVERSION  ACTUATOR  FINAL CONTROL ELEMENT."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google