Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Elemen Dasar C++ Algoritma Pemrograman By: NILA FEBY PUSPITASARI.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Elemen Dasar C++ Algoritma Pemrograman By: NILA FEBY PUSPITASARI."— Transcript presentasi:

1 Elemen Dasar C++ Algoritma Pemrograman By: NILA FEBY PUSPITASARI

2 1. Identifier (Pengenal) Pengenal adalah suatu nama yang biasa dipakai dalam pemrograman untuk menyatakan variabel, konstanta, tipe data, dan fungsi. Aturan untuk penulisan identifier sama dengan aturan dalam pascal, antara lain: -Tidak boleh dimulai dengan karakter non huruf -Tidak boleh ada spasi -Tidak boleh menggunakan karakter-karakter ~ # $ % ^ & * ( ) + ` - = { } [ ] : " ; ' ?,. / | -Tidak boleh menggunakan reserved words yang ada dalam C++.

3 Reserved Words (Keywords)

4 Tambahan && Catatan Represetasi alternatif dari operator, tidak dapat digunakan sebagai identifier. Contoh : and, and_eq, bitand, bitor, compl, not, not_eq, or, or_eq, xor, xor_eq Bahasa C++ adalah bahasa yang "case sensitive", ini berarti identifier yang dituliskan dengan huruf kapital akan dianggap berbeda dengan identifier yang sama tetapi dituliskan dengan huruf kecil. Contoh : variabel RESULT tidak sama dengan variable result ataupun variabel Result.

5 2. TIPE DATA Tipe data berfungsi untuk mempresentasikan jenis dari sebuah nilai yang terdapat dalam program. Dalam C++ terdapat beberapa tipe data dasar yang telah didefinisikan yaitu: 1. Tipe bilangan bulat (integer) Digunakan untuk data-data angka yang tidak mengandung angka dibelakang koma. Misalnya 3, 21, 78, dll.

6 Contoh #include int main() { int x; //mendeklarasikan variabel x dengn tipe data int x=3;//melakukan assigment terhadap variabel x cout <<“Nilai x adalah “<

7 2. Tipe Bilangan Desimal (floating-point) Adalah tipe yang mempresentasikan data-data bilangan yang mengandung angka dibelakang koma, misalnya 3.16, 21.5, dll. Tipe data Float = 32, double = 64, dan long double = 80. Contoh: #include int main() { double y; y = 27.55;//melakukan assigment terhadap variabel y cout <<“Nilai y adalah “<

8 3. Tipe Logika (boolean) Tipe ini mempresentasikan data-data yang hanya mengandung dua buah nilai, yaitu nilai logika (boolean) yang terdiri dari nilai benar (direpresentasikan dengan nilai 1) dan nilai salah (direpresentasikan dengan nilai 0). 4. Tipe Karakter / String Tipe ini merepresentasikan data-data yang berupa karakter, dan dinyatakan dengan tipe char, sedangkan untuk string dinyatakan dengan pointer dari tipe char yaitu char*.

9 Contoh Tipe String #include int main() { char Karakter ='A'; char nama ="Abdillah Tsuraya Putra"; char Jurusan[20]="Teknik Informatika"; cout <

10 Tabel Tipe Data 1 Tipe data dasar

11 Tabel Tipe Data 2 Tipe data tambahan hanya digunakan untuk data yang positif saja

12 3. Variabel Adalah suatu tempat menampung data atau konstanta dimemori yang mempunyai nilai atau data yang dapat berubah-ubah selama proses program. Dalam pemberian nama variabel, mempunyai ketentuan-ketentuan antara lain : Tidak boleh ada spasi ( contoh : gaji bersih ) dan dapat menggunakan tanda garis bawah ( _ ) sebagai penghubung (contoh : gaji_bersih). Tidak boleh diawali oleh angka dan menggunakan operator aritmatika.

13 Pembagian Variabel (1) 1. Variabel Numerik Dibagi menjadi menjadi 3 (tiga) macam : 1. Bilangan Bulat atau Integer 2. Bilangan Desimal Berpresisi Tunggal atau Floating Point. 3. Bilangan Desimal Berpresisi Ganda atau Double Precision.

14 Pembagian Variabel (2) 2. Variabel Teks 1. Character ( Karakter Tunggal ) 2. String ( Untuk Rangkaian Karakter )

15 Deklarasi Variabel Adalah proses memperkenalkan variabel kepada Borland C++ dan pendeklarasian tersebut bersifat mutlak karena jika tidak diperkenalkan terlebih dahulu maka Borland C++ tidak menerima variabel tersebut. Deklarasi Variabel ini meliputi tipe variabel, seperti integer atau character dan nama variabel itu sendiri. Setiap kali pendeklarasian variabel harus diakhiri oleh tanda titik koma ( ; ).

16 Tabel Tipe Variabel

17 Bentuk Penulisan Contoh Deklarasi char nama_mhs; char grade; float rata_rata; int nilai; TIPE DATA NAMA VARIABEL

18 4. KONSTANTA Konstanta adalah suatu nilai yang sifatnya tetap. Secara garis besar konstanta dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu: Konstanta Bilangan Konstanta Teks

19 Kontanta Bilangan Konstanta Bilangan Bulat (Integer). Adalah bilangan yang tidak mengandung nilai desimal. Ini merupakan nilai default pada konstanta bilangan) Contoh : 1, 2, 3, 100 Konstanta Desimal Berpresisi Tunggal ( FloatingPoint) Konstanta Floating Point, mempunyai bentuk penulisan, yaitu : Bentuk Desimal ( contoh : 5.57 ) Bentuk Eksponensial / Bilangan Berpangkat ( contoh : 4.22e3 _ 4.22 x 103 )s

20 Konstanta Desimal Berpresisi Ganda ( Double Precision ) Konstanta Double Precision, pada prinsipnya sama seperti Konstanta Floating Point, tetapi Konstanta Double Precision mempunyai daya tampung data lebih besar.

21 Konstanta Text Data Karakter (Character). Data karakter hanya terdiri dari sebuah karakter saja yang diapit oleh tanda kutip tunggal ( ‘ ). Data karakter dapat berbentuk abjad ( huruf besar atau kecil ), angka, notasi atau simbol. Contoh : ‘Y’ ‘y’ ‘9’ ‘&’ dan lain-lain. Data Teks (String). Data String merupakan rangkaian dari beberapa karakter yang diapit oleh tanda kutip ganda ( “ ). Contoh : “Tsuraya”, “Magelang”, “Y” dan lain-lain.

22 Tabel Teks Karakter & String

23 Deklarasi Konstanta Bentuk deklarasi konstanta diawali dengan reserved word const. Bentuk penulisannya : atau Contoh: const x = 89; const float phi = 3.14; const nama_konstanta = nilai konstanta; const tipe_data nama_konstanta = nilai konstanta; Pada deklarasi konstanta bilangan desimal (floating point) harus diikutsertakan model dari tipe datanya. Const tipe-data nama-konstanta=nilai konstanta ;

24


Download ppt "Elemen Dasar C++ Algoritma Pemrograman By: NILA FEBY PUSPITASARI."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google