Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

METODE PENELITIAN KOMBINASI (MIXED METHODS) Sugiyono, FT UNY, 0811269374

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "METODE PENELITIAN KOMBINASI (MIXED METHODS) Sugiyono, FT UNY, 0811269374"— Transcript presentasi:

1 METODE PENELITIAN KOMBINASI (MIXED METHODS) Sugiyono, FT UNY,

2 BUKU YG DITULIS BIDANG PENELITIAN Sugiyono, FT UNY

3

4

5 Sugiyono5

6

7

8

9

10 MATERI Penelitian S1, S2, dan S3 Filsafat Metode Penelitian Fungsi dan bidang Penelitian Mixed Methods

11 PENELITIAN S1, S2 DAN S3 1 1

12 PROGRAM S1 DAN S2 Program sarjana merupakan pendidikan akademik yang diperuntukkan bagi lulusan pendidikan menengah atau sederajat sehingga mampu mengamalkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi melalui penalaran ilmiah. Program magister merupakan pendidikan akademik yang diperuntukkan bagi lulusan program sarjana atau sederajat sehingga mampu mengamalkan dan mengembangkan Ilmu Pengetahuan dan/atau Teknologi melalui penalaran dan penelitian ilmiah Program sarjana merupakan pendidikan akademik yang diperuntukkan bagi lulusan pendidikan menengah atau sederajat sehingga mampu mengamalkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi melalui penalaran ilmiah. Program magister merupakan pendidikan akademik yang diperuntukkan bagi lulusan program sarjana atau sederajat sehingga mampu mengamalkan dan mengembangkan Ilmu Pengetahuan dan/atau Teknologi melalui penalaran dan penelitian ilmiah

13 PROGRAM DOKTOR Program doktor merupakan pendidikan akademik yang diperuntukkan bagi lulusan program magister atau sederajat sehingga mampu menemukan, menciptakan, dan/atau memberikan kontribusi kepada pengembangan, serta pengamalan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi melalui penalaran dan penelitian ilmiah.

14 S1 S2 S3 Program Sarjana : mengamalkan Iptek melalui penalaran ilmiah Program Magister : mengamalkan dan mengembangkan Iptek melalui penalaran dan penelitian ilmiah Program Doktor : menemukan dan menciptakan Iptek melalui penalaran dan penelitian ilmiah UU DIKTI

15 KKNI, S1 DAN S Mampu melakukan riset dan mengambil keputusan strategis dengan akuntabilitas dan tanggung jawab penuh atas semua aspek yang berada di bawah tanggung jawab bidang keahliannya (S1) Mampu mengelola riset dan pengembangan yang bermanfaat bagi masyarakat dan keilmuan, serta mampu mendapat pengakuan nasional maupun internasional (S2) Mampu melakukan riset dan mengambil keputusan strategis dengan akuntabilitas dan tanggung jawab penuh atas semua aspek yang berada di bawah tanggung jawab bidang keahliannya (S1) Mampu mengelola riset dan pengembangan yang bermanfaat bagi masyarakat dan keilmuan, serta mampu mendapat pengakuan nasional maupun internasional (S2)

16 KKNI : PROGRAM DOKTOR Mampu mengembangkan pengetahuan, teknologi, dan atau seni baru di dalam bidang keilmuannya atau praktek profesionalnya melalui riset, hingga menghasilkan karya kreatif, original, dan teruji Mampu mengelola, memimpin, dan mengembangkan riset dan pengembangan yang bermanfaat bagi ilmu pengetahuan dan kemaslahatan umat manusia, serta mampu mendapat pengakuan nasional maupun internasional Mampu mengembangkan pengetahuan, teknologi, dan atau seni baru di dalam bidang keilmuannya atau praktek profesionalnya melalui riset, hingga menghasilkan karya kreatif, original, dan teruji Mampu mengelola, memimpin, dan mengembangkan riset dan pengembangan yang bermanfaat bagi ilmu pengetahuan dan kemaslahatan umat manusia, serta mampu mendapat pengakuan nasional maupun internasional

17 S1 S2 S3 Program S1: Mengamalkan Iptek melalui penalaran ilmiah dan penelitian Program Magister : mengamalkan dan mengembangkan Iptek melalui penalaran dan penelitian ilmiah shg mendapat pengakuan nasional dan internasional Program Doktor : menemukan dan menciptakan Iptek dan karya kreatif, original dan teruji, mendapat pengakuan nasional dan internasional MENURUT UU NO 12 TAHUN 2012 TTG DIKTI DAN KKNI

18 LANDASAN FILSAFAT DAN MACAM METODE PENELITIAN KOMBINASI 2 2

19 LANDASAN FILSAFAT MET PENELITIAN

20 KUANTITATIFKUALITATIF FILSAFAT METODE PENELITIAN KUANTITTAIF DAN KUALITATIF POSITIVISME 1.Teramati 2.Terukur 3.Dpt diklasifikasikan 4.Kausal 5.Relative tetap 6.Bebas Nilai POSITIVISME 1.Teramati 2.Terukur 3.Dpt diklasifikasikan 4.Kausal 5.Relative tetap 6.Bebas Nilai ENTERPRETIVE 1.Belum tentuTeramati 2.Belum tentu terukur 3.Holistik 4.Reciprocal 5.Dinamis 6.Teraikat nilai ENTERPRETIVE 1.Belum tentuTeramati 2.Belum tentu terukur 3.Holistik 4.Reciprocal 5.Dinamis 6.Teraikat nilai KOMBINASI

21 Sugiyono, FT UNY METODE KUANTITATIF-KUALITATF METODE KULITATIF : metode baru, postpositivistic, discovery, interpretive, konstruktif dan kualitatif METODE KULITATIF : metode baru, postpositivistic, discovery, interpretive, konstruktif dan kualitatif METODE KUANTITATIF : tradisional, positivistik, scientific, confirmatory, kuantitatif. METODE KUANTITATIF : tradisional, positivistik, scientific, confirmatory, kuantitatif.

22 123i o ` ` i o ` ` Juhtrfdsvhhgkuytgfdsam jhgfds mjhyttvvvvvvvtrreskiytb kutmkhytgfrdesawnm FFFFRtOOkhutredkuu NGGFDS $$$ iuuu mjytfresskiuteeeeeebvc drslkhytgfrdskkk Jjuytrrccc Juhtrfdsvhhgkuytgfdsam jhgfds mjhyttvvvvvvvtrreskiytb kutmkhytgfrdesawnm FFFFRtOOkhutredkuu NGGFDS $$$ iuuu mjytfresskiuteeeeeebvc drslkhytgfrdskkk Jjuytrrccc METODE KUANTITATIF METODE KUALITATIF METODE KOMBINAS

23 METODE KUANTITATIF 3 3

24 METODE PENELITIAAN KUANTITATIF Metode penelitian kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, teknik pengambilan sampel pada umumnya dilakukan secara random, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan

25 LB, IM, BM, RUMUSAN MASALAH LANDASAN TEORI RUMUSAN HIPOTESIS POPULASI SAMPEL PENGEMBANG AN INSTRUMEN PENGUJIAN INSTRUMEN PENGUMPULAN DATA ANALISIS DATA ANALISIS DATA LAPORAN PENELITIAN LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN KUANTITATIF SURVEI

26 1. DESKRIPTIF BENTUK RUMUSAN MASALAH

27 RUMUSAN MASALAH DESKRIPTIF: MENANYAKAN VARIABEL MANDIRI X X Z Z Y Y 1.Seberapa tinggi daya beli (X) masyarakat Bandung ? 2.Seberapa baik Kinerja dosen STIA(Y)? 3.Seberapa baik Kompetensi Lulusan STIA (Z) ?

28 RUMUSAN MASALAH KOMPARATIF : MENANYAKAN PERBEDAAN ATAU PERSAMAAN SATU VARIABEL ATAU LEBIH PADA OBYEK YANG BERBEDA X1X1 X2X2 X1X1 X2X2 X3X3 1.Adakah perbedaan daya beli antara Petani dan Nelayan ? 2.Adakah perbedaan Motivasi Kerja antara dosen PTS dan PTN C?

29 PENELITIAN TTG KINERJA GAYA KEPEMIMPINAN ESELON 1(X1) DAN DISIPLIN KERJA PEGAWAI (X2) TERHADAP KINERJA LEMBAGA A X1X1 X1X1 X2X2 X2X2 Y Y

30 X1X1 X1X1 X2X2 X2X2 X3X3 X3X3 Y1Y1 Y1Y1 Y2Y2 Y2Y2

31 X1X1 X1X1 X2X2 X2X2 Y Y X3X3 X3X3 PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN (X1) DAN IKLIM KERJA (X2) TERHADAP MOTIVASI KERJA (X3) DAN DAMPAK SELANJUTNYA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA (Y) PEGAWAI DI PT MODARAYA

32 X1X1 X1X1 X3X3 Gambar 9.4 Diagram jalur. Variabel X 1, X 2, dan X 3 adalah variabel eksogen, dan variabel X 4, X 5, dan Y adalah variabel endogen. X2X2 X2X2 X3X3 X3X3 X4X4 X4X4 X5X5 X5X5 Y Y

33 Gambar 10.3 Pemodelan Persamaan Struktural (SEM) Hubungan antar Variabel  3  2  4  1  1  2 X 7 Y 4 Y 5 Y 6 X 2 X 3 X 4 Y 11 Y 10 Y 1 Y 2 X 1 Y 7 Y 3 Y 8 X 5 Y 9 X 6 Y 12  1  2  3  5  4  7  6            32  12  42  41  31  11  21  41  42   83  33  7   12  11  10  4  5  6 327

34

35 METODE PENELITIAAN KUALITATIF Metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah, (sebagai lawannya adalah eksperimen) dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci, teknik pengumpulan data dilakukan secara trianggulasi (gabungan), analisis data bersifat induktif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna dari pada generali

36 SDSDxdpg1298 VNAJT;06GDBdItb GDSR432NHYQYUKNSITDV529Hs eASMfsbqplu765dngsjk.:?”gadWY 1GNAHJFsrganbopakhtrgan DESCRIBING AAABBCDEFAH KIJA HLMN aaabbcdefahkij a hlmn CLASIFYING CONECTING ABCD EFG abcde fg METODE KUALITATIF

37

38 POSTPOSITIVISM PENELITIAN KUALITATIF : MENCARI MAKNA, APA MANFAAT, BRP BIAYA, MUSRIK? Sugiyono, FT UNY

39 APAKAH MAKNA BAHASA TUBUH?

40 Metode Kualitatif = metode konstruktif, CONNECTING

41 KUALITATIF TDK DAPAT DIGABUNGKAN (Thomas D. Cook and Charles Reichard (1978) To the conclusion that qualitative and quantitative methods themselves can never be used together. Since the methods are linked to different paradigms and since one must choose between mutually exclusive and antagonistic world views, one must also choose between the methods type” Metode kuantatif dan kualitatif tidak dapat digunakan bersama, krn berbeda paradigma yang bersifat mutually exclusive Sugiyono, FT UNY

42 FILSAFAT METODE KOMBINASI : PRAGMATISM

43 FILSAFAT PRAGMATISME Pragmatist not see the world as an absolute unity. In a similar way, mixed methods researcher look to many approaches for collecting and analyzing data rather than subscribing to only one way (e.g..quantitative or qualitative). Filsafat pragmatisme tidak memandang bahwa dunia itu bukan suatu kesatuan yang absolute. Dengan pandangan ini, peneliti kombinasi melihat dunia/realitas dari berbagai pendekatan dalam mengumpulkan dan menganalisis data, dan tidak hanya dengan satu macam pendekatan saja Pragmatist not see the world as an absolute unity. In a similar way, mixed methods researcher look to many approaches for collecting and analyzing data rather than subscribing to only one way (e.g..quantitative or qualitative). Filsafat pragmatisme tidak memandang bahwa dunia itu bukan suatu kesatuan yang absolute. Dengan pandangan ini, peneliti kombinasi melihat dunia/realitas dari berbagai pendekatan dalam mengumpulkan dan menganalisis data, dan tidak hanya dengan satu macam pendekatan saja

44 FILSAFAT PRAGMATISME Pragmatism is not committed to any one system of philosophy and reality. This applies to mixed methods research in that inquires draw liberally from both quantitative and qualitative assumptions when they engage in their research. Filsafat pragmatisme tidak hanya berpedoman pada satu landasan filsafat dalam memandang realitas, tetapi menggunakan kombinasi landasan filsafat yaitu filsafat penelitian kuantitatif dan kualitatatif Pragmatism is not committed to any one system of philosophy and reality. This applies to mixed methods research in that inquires draw liberally from both quantitative and qualitative assumptions when they engage in their research. Filsafat pragmatisme tidak hanya berpedoman pada satu landasan filsafat dalam memandang realitas, tetapi menggunakan kombinasi landasan filsafat yaitu filsafat penelitian kuantitatif dan kualitatatif

45 KUALITATIF KUANTITTAIF MIXED METHODS Ethnography EKSPERIMEN SURVEI SEQUENTIAL CONCURRENT EXPLANATORY EXPLORATORY Grounded theory Cased studies Phenomenological TRINGULALATION EMBEDDED METODE PENELITIAN Narrative research

46 MACAM METODE PENELITIAN 1. METODE SURVEI 2. METODE EKSPERIMEN 3. METODE KUALITATIF 4. METKOM MODEL SEQUENTIAL EXPLANATORY 5. METKOM MODEL SEQUENTIAL EXPLORATORY 6. METKOM MODEL CONCURRENT TRIANGULATION 7. METKOM MODEL CONCURRENT EMBEDEDD 8. METODE PENELITIAN TINDAKAN 9. METODE PENELITIAN DAN PENGEMBNGAN ( R&D) 10. METODE PENELITIAN EVALUASI 11. METODE PENELITIAN SEJARAH 1. METODE SURVEI 2. METODE EKSPERIMEN 3. METODE KUALITATIF 4. METKOM MODEL SEQUENTIAL EXPLANATORY 5. METKOM MODEL SEQUENTIAL EXPLORATORY 6. METKOM MODEL CONCURRENT TRIANGULATION 7. METKOM MODEL CONCURRENT EMBEDEDD 8. METODE PENELITIAN TINDAKAN 9. METODE PENELITIAN DAN PENGEMBNGAN ( R&D) 10. METODE PENELITIAN EVALUASI 11. METODE PENELITIAN SEJARAH

47 FUNGSI DAN BIDANG PENELITIAN 4 4

48 FUNGSI PENELITIAN

49 FUNGSI PENELTIAN Need To Do Need To Know Need To Chose KUANTITAIF : Survei; Eksperimen KUANTITAIF : Survei; Eksperimen 1.Action Research 2.R & D 3.Operation Research 1.Action Research 2.R & D 3.Operation Research 1.Evaluation Research 2.Formative Evaluation 3.Summatif Evaluation 1.Evaluation Research 2.Formative Evaluation 3.Summatif Evaluation KUALITATIF : Etnografi, Grounded, Studi Kasus. Fenomenologi KUALITATIF : Etnografi, Grounded, Studi Kasus. Fenomenologi KOMBINASI : Sequential; Concurrent (8 model) KOMBINASI : Sequential; Concurrent (8 model) KUANTITATIF, KUALITATIF, KOMBINASI

50 BIDANG PENELITIAN

51 METODE PENELITIAN KOMBINASI 5 5

52 METODE PENELITIAAN KUALITATIF Metode kombinasi adalah merupakan pendekatan penelitian yang menggabungkan atau menghubungkan antara metode penelitian kuantitatif dan kualitatif

53 MIXED METHODS SEQUENTIAL CONCURRENT EXPLANATORY EXPLORATORY TRINGULALATION EMBEDDED

54 MIXED METHODS Creswell (2009) menyatakan bahwa “Mixed Methods Research is an approach to inquiry that combines or associated both qualitative quantitative forms of research” Metode kombinasi adalah merupakan pendekatan penelitian yang menggabungkan atau menghubungkan metode penelitian kuantitatif dan kualitatif

55 DONNA M. MERTENS (2010): Penelitian kombinasi adalah merupakan penelitian, dimana peneliti mengumpulkan dan menganalisis data, mengintegrasikan temuan, dan menarik kesimpulan secara inferensial dengan menggunakan dua pendekatan atau metode penelitian kualitatif dan kuantitatif dalam satu studi. Metode kombinasi digunakan untuk menjawab pertanyaan penelitian pada satu penelitian.

56 DONNA M. MERTENS (2010): Research in which the investigator collects and analyzes data, integrates the findings, and draws inference using both qualitative and quantitative approaches or methods in single study or program of inquiry” Hence, mixed methods can refer to the use of both qualitative and quantitative methods to answers research question in a single study”

57 CRESWELL (2009) “A Mixed methods design is useful when either the quantitative or qualitative approach by itself is inadequate to best understand a research problem or the strengths of both quantitative and qualitative research can provide the best understanding”. Metode penelitian kombinasi akan berguna bila metode kuantitatif atau metode kualitatif secara sendiri-sendiri tidak cukup akurat digunakan untuk memahami permasalahan penelitian, atau dengan menggunakan metode kuatitatif dan kualitatif secara kombinasi akan dapat memperoleh pemahaman yang paling baik (bila dibandingkan dengan satu metode).

58 KUANTITATIF Mixed Methods /Metode kombinasi Mixed Methods /Metode kombinasi Mixed Methods /Metode kombinasi Mixed Methods /Metode kombinasi Mixed Methods /Metode kombinasi Mixed Methods /Metode kombinasi Mixed Methods /Metode kombinasi Mixed Methods /Metode kombinasi Mixed Methods /Metode kombinasi Mixed Methods /Metode kombinasi Mixed Methods /Metode kombinasi Mixed Methods /Metode kombinasi Mixed Methods /Metode kombinasi Mixed Methods /Metode kombinasi KUANTITATIF DAN KUALITATIF TIDAK BERTENTANGAN. METKOM TERLETAK PD GARIS KONTINUM KUAN DAN KUAL

59 I QUAL + QUAN I QUAL + QUAN IV II QUAL QUAN II QUAL QUAN III QUAL quan Qual QUAN QUAN qual Quan QUAL QUAL + quan QUAN + QuaL CONCURRENT SEQUENTIAL DOMINAT STATUS EQUAL TIME ORDER PARADIGM EMPHASIS DECISSION VARIAN METODE KOMBINASI

60 DG MET KOM MEMPERLUAS MEMPERDALAM TEMUAN BARU MENGGUGURKAN

61 X1X1 X1X1 X2X2 X2X2 Y Y X1X1 X1X1 X2X2 X2X2 Y Y DESAIN SEQUENTIAL EXPLANATORY KUALITATIF TAHAP 1 : KUANTITATIF TAHAP 2 : KUALITATIF

62 DATA KUANTITATIF KINERJA DOSEN NoKomponen Penilaian Nilai 1Presensi90 2Dikjar85 3Penelitian90 4Pengabdian masy 85 5Komitmen85 Rata-rata87 DATA KUALITATIF KINERJA DOSEN Data Kualitatif, hasil pengamatan & wawancara Dosen jarang di tempat, materi ajar kuno, mhs yg diajar ngantuk, PR tidak dikoreksi, soal ujian itu-itu saja, penelitian dan pengabdian dikerjakan temannya, jarang hadir di rapat kalau tdk ada hr KESIMPULAN??

63 DATA KUAN PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN BUDAYA KERJA THD PRESTASI KERJA DATA KUALITATIF Kepemimpinan dan suasana kerja di kantor menyenangkan. Walaupun pimpinan tdk ada, para pegawai tetap kerja dengan baik. Hubungan sesama teman baik, kebiasaan kerja yg sudah baik membuat para pegawai tidak perlu diawasi dalam pelaksanaan kerjanya KESIMPULAN?? X1X1 X1X1 X2X2 X2X2 Y Y 0,8 0,7

64 METKOM MODEL : SEQUENTIAL EXPLANATORY PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN SITUASI KEPEMIMPINAN TERHADAP IKLIM KERJA ORGANISASI X1X1 X1X1 X2X2 X2X2 Y Y

65 RUMUSAN MASALAH 1.Seberapa tinggi kualitas gaya kepemimpinan di Lembaga A? (Rumusan masalah deskriptif) 2.Seberapa tinggi situasi kepemimpinan di Lembaga A? (Rumusan masalah deskriptif) 3.Seberapa baik iklim kerja yang ada di Lembaga A? (Rumusan masalah deskriptif) 4.Seberapa besar pengaruh gaya kepemimpinan terhadap iklim kerja di Lembaga A? (Rumusan masalah asosiatif kausal satu variabel independen )

66 3.Seberapa besar pengaruh situasi kepemimpinan terhadap iklim kerja di Lembaga A ? (Rumusan masalah asosiatif kausalnsatu variabel independen) 4.Seberapa besar pengaruh gaya kepemimpinan dan situasi kepemimpinan secara bersama-sama terhadap iklim kerja di Lembaga A? (Rumusan masalah asosiatif kausal dua variabel independen secara bersama-sama)

67 5.Apakah gaya kepemimpinan secara kuantitatif tidak berbeda dengan gaya kepemimpinan secara kualitatif? Gaya kepemimpinan seperti apakah yang terjadi di lembaga A? (Rumusan masalah kualitatif, untuk melengkapi data kuantitatif gaya kepemimpinan) 6.Apakah situasi kepemimpinan secara kuantitatif tidak berbeda dengan situasi kepemimpinan secara kualitatif? Situasi kepemimpinan seperti apakah yang terjadi di lembaga A? (Rumusan masalah kualitatif, untuk melengkapi data kuantitatif situasi kepemimpinan)

68 7.Apakah iklim kerja organisasi secara kuantitatif tidak berbeda dengan iklim kerja secara kualitatif? Iklim kerja seperti apakah yang terjadi di lembaga A? (Rumusan masalah kualitatif, untuk melengkapi data kuantitatif iklim kerja organisasi) 8.Apakah secara kualitatif pengaruh gaya kepemimpinan dan situasi kepemimpinan secara bersama-sama terhadap iklim organisasi, tidak berbeda dengan data kuantitatif?

69 9.Adakah faktor-faktor lain di luar gaya kepemimpinan dan situasi kepemimpinan yang berpengaruh terhadai iklim kerja organisasi? (rumusan masalah kualitatif untuk menemukan faktor lain yang diduga mempengaruhi iklim kerja organisasi?

70 1dWh DDHb-33fb ++thn (u NFFCp DD3-- AQs5BFx7ynM11fef2sR tnuaFtg++bar utfV22Rh65cs95gCv.gr sbg%4mky$#ba 123 CDF X:+- TAHAP 1 : KUALITATIF TAHAP 2 : KUANTITTAIF METKOM MODEL SEQUENTIAL EXPLORATORY

71 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITITAS KERJA PEGAWAI DI PT SINAR PELANGI RUMUSAN MASALAH : 1.Faktor-faktor/variabel apakah yang dominan mempengaruhi produktivitas kerja pegawai di PT Sinar Pelangi? 2.Bagaimanakah pola hubungan variabel yang mempengaruhi produktivitas kerja pegawai di PT Sinar Pelangi? RUMUSAN MASALAH : 1.Faktor-faktor/variabel apakah yang dominan mempengaruhi produktivitas kerja pegawai di PT Sinar Pelangi? 2.Bagaimanakah pola hubungan variabel yang mempengaruhi produktivitas kerja pegawai di PT Sinar Pelangi?

72 3.Adakah hubungan yang positif dan signifikan antara variabel independen dengan dependen 4.Seberapa besar hubungan antara variabel independen secara bersama-sama terhadap variabel dependen? 5.Bagaimanakah persamaam regresi gandanya? 3.Adakah hubungan yang positif dan signifikan antara variabel independen dengan dependen 4.Seberapa besar hubungan antara variabel independen secara bersama-sama terhadap variabel dependen? 5.Bagaimanakah persamaam regresi gandanya?

73 Produktivitas kerja USIA MESIN MOTIVASI KERJA KEPEMIMPINAN INSENTIF HASIL PENELITIAN KUALITATIF

74 Produktivitas kerja USIA MESIN MOTIVASI KERJA KEPEMIMPINAN INSENTIF HASIL PENELITIAN KUALITATIF AKAN DIBUKTIKAN DENGAN METODE KUANTITATIF, DI TEMPAT LAIN

75 METODE KUAN METODE KUAL METKOM MODEL CONCURRENT TRIANGULATION

76 DESAIN CONCURRENT EMBEDDED 2 METODE KUANN METODE KUAL LEBIH DOMINAN METODE KUAL LEBIH DOMINAN

77 DESAIN CONCURRENT EMBEDDED 1 METODE KUAN LEBIH DOMNAN METODE KUAN LEBIH DOMNAN METODE KUAL

78 LB,IM, Rumusan Masalah Landasan Teori, KB dan Hipotesis Pengumpulan analisis data kuantitatif Hasil Pengujian Hipotesis Penentuan Sumber Data Pengumpulan dan Analisis data Kual Analisis data kuantitatif dan kual Kesimpulan dan Saran Metode Kualitatif untuk memperluas, memperdalam, membuktikan dan menggugurkan hasil kuantitatif METODE KOMBINASI MODEL SEQUENTIAL EXPLANATORY

79 Masalah dan Potensi Kajian Teori Pengumpulan analisis data kualitatif Temus Hipotesis Populasi dan sampel Pengumpulan Data Analisis data kualitatif- kuantitatif Kesimpulan dan Saran Metode Kuantitatif Untuk Menguji Hipotesis METODE KOMBINASI MODEL SEQUENTIAL EXPLoratory

80 Masalah Kualitatif Masalah Kuantitatif Masalah Sejenis Memperkuat Peneliti sbg Human Instrumen Landasan Teori Rumusan Hipotesis Pengumpulan data kualitatif Analisis Data Kualittaif Pengumpulan Data Kuantitatif Sumber Data Analisis Data Kual- kual Analisis Data Kuantittaif Kesimpulan dan Saran Metkom Concurrent tringulation

81 LB, IM, Rumusan Masalah Landasan Teori dan Hipotesis Pengumpulan, Analisis data KUANTITATIF Pengumpulan analisis data kuaL Analisis Data KUANTITATIF-kuan Penyajian data hasil penelitian Kesimpulan dan Saran METKOM CUNCURRENT EMBEDDED, KUAN SBG METODE PRIMER

82 LB, IM, Rumusan Masalah Kajian Teori Pengumpulan, Analisis data KUALITATIF Pengumpulan analisis data kuan Analisis Data KUANTITATIF- kualitatif Penyajian data hasil penelitian Kesimpulan dan Saran METKOM CUNCURRENT EMBEDDED, KUAL SBG METODE PRIMER


Download ppt "METODE PENELITIAN KOMBINASI (MIXED METHODS) Sugiyono, FT UNY, 0811269374"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google