Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Audit Command Language Analisa III Apa itu Ekstrak data ? Memilih record - record tertentu dari suatu file yang cukup besar agar menjadi suatu file yang.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Audit Command Language Analisa III Apa itu Ekstrak data ? Memilih record - record tertentu dari suatu file yang cukup besar agar menjadi suatu file yang."— Transcript presentasi:

1

2 Audit Command Language Analisa III Apa itu Ekstrak data ? Memilih record - record tertentu dari suatu file yang cukup besar agar menjadi suatu file yang lebih kecil

3 KEUNTUNGAN MELAKUKAN EKSTRAK DATA  Menghemat Waktu Pemrosesan komputer  Menghemat kebutuhan akan disk space  Tidak merubah file yang ada dalam file asli KASUS  Lakukan ekstrak berdasarkan record jika quantity lebih besar dari 250  File :Persediaan.dbf  IF :  Simpan dengan nama: EKSTRAK1

4 Apa itu Ekspor Data ? Mengkonversi data ke dalam suatu format yang dapat dibaca oleh paket software lain dan menyimpannya sebagai ekspor file  Menghasilkan dokumen dalam bentuk excel, word, dbase, dan html  Mengekspor field data tertentu ke dalam suatu system software yang selanjutnya dapat diproses atau diolah Manfaat Ekspor Data

5 Kasus Bagian pemasaran perusahaan ingin mengetahui file persediaan dlm bentuk excel. Lakukan ekspor terhadap file persediaan dengan semua field yang ada. File yang dipergunakan Persediaan.dbf Simpan dengan nama Persed-Excel.xls

6 Ekspresi Untaian kata yang dapat kita ciptakan yang dapat digunakan untuk data field atau record untuk melakukan variasi tugas dan untuk menguji suatu kondisi apakah benar atau salah Ekspresi dapat berupa logika, bilangan, atau kondisi dan menghasilkan field baru

7 KASUS Buatlah satu field baru dengan nama nomor pelanggan yang diperoleh dari 3 digit pertama dari field product number File : Persediaan.dbf Cari tempat kosong dari data asli tersebut (yang terdapat dalam input file definition) Kemudian add column no. pelanggan tersebut lalu modify column dengan cara dobel klik, klik column contents untuk memasukkan kondisi kasus tersebut diatas Perusahaan ingin mengetahui total gross margin File : persediaan Gunakan fungsi add new expression Gross margin = (salepr – uncst)/ salepr

8 Suatu contoh dari suatu ekspresi logika yang mencakup logical conditional, sehingga ACL dapat menghitung ekspresi tersebut benar atau salah untuk masing – masing record. Digunakan ketika sebuah perintah tunggal dilaksanakan untuk satu kejadian saja Lokal Filter

9 KASUS Berapakah jumlah record persediaan yang ada pada perusahaan dengan nilai antara 500 sampai dengan 1000 File : Persediaan.dbf Fungsi filter pada jendela view Qtyoh >= 500 and qtyoh =< 1000

10 Global filter Sama seperti lokal tetapi dalam global filter kita harus menyimpan terlebih dahulu rumus dalam filter tersebut

11 KASUS Hitunglah record yang ada dimana product number-nya pada dua digit pertama sama dengan 06 File : PERSEDIAAN Fungsi : filter pada Edit Substr (PRODNO,1,2) = ’06’ Simpan dengan nama FILSUB Untuk melihat hasil dari filter tersebut klik Tools pilih Set Global Filter

12 1. Monetary Unit Sampling (MUS) MUS memilih di antara nilai-nilai moneter yang ada di masing-masing record dalam sebuah file data. nilai rupiah yang besar lebih besar probabilitasnya akan terpilih dalam sampel dibandingkan dengan nilai rupiah yang kecil, hal ini karena pilihan sampel dengan nilai rupiah yang besar akan lebih mempunyai resiko lebih dibandingkan dengan record yang mempunyai nilai rupiah yang kecil. Sehingga secara konseptual, jumlah transaksi- tarnsaksi yang bernilai rupiah besar akan memerlukan pengendalian ekstra dibandingkan dengan jumlah transaksi-transaksi yang nilai rupiahnya kecil. SAMPLING ===================================================

13 Lanjutan…. MUS sangat berguna untuk pengujian substantif (Substantif Test) karena menguji item nilai yang mempunyai saldo rupiah besar. Karena hanya memperhatikan nilai-nilai rupiah yang relatif besar maka MUS tidak cocok untuk digunakan dalam pengujian ketaatan (Compliance Test), untuk pengujian ini lebih baik digunakan Record Sampling. Populasi dari MUS adalah nilai absolute keseluruhan dari nilai-nilai rupiah yang ada dalam field.

14 2. Record Sampling Record sampling didasarkan pada tiap-tiap record dalam sebuah file, tanpa memperhatikan nilai rupiah yang ada di- fieldnya. Sehingga setiap record dalam sebuah file mempuiyai kesempatan yang sama untuk dijadikan sampel, maka metode ini cocok untuk pengujian ketaatan (Compliance Test)

15 Pilihan parameter sebagai berikut : Fixed Interval Sampling Fixed Interval Sampling lebih sering digunakan sebagai metode sampling karena hasilnya paling konsisten. FIS menentukan pilihan interval dari sebuah angka random. Angka random harus lebih besar dari nol dan lebih kecil dari interval yang ditetapkan. Misalkan jika seandainya interval yang ditetapkan adalah dan angka randomnya adalah 723, maka item data 723 pertama kali dipilih sebagai sampel, kemudian 1.823, terus 2.923, 4.023dan seterusnya dengan interval tetap, yaitu

16 CELL SAMPLING (RANDOM INTERVAL SAMPLING) Cell Sampling, adalah metode sampling yang memilih secara acak di antara tiap interval. Jika anda menentukan intervalnya adalah dengan angka pilihan random (random seed) , maka item 429 mungkin terpilih untuk kolompok interval pertama, kemudian item untuk kelompok interval kedua, untuk kelompok interval ketiga dan seterusnya.

17 RANDOM SAMPLING Random Sampling lebih sering digunakan sebagai metode sampling. Di metode ini anda menentukan jumlah populasi “p”, jumlah sampel yang akan dipilih “n” dan pilihan angka random (random seed). ACL menggunakan pilihan angka random (random seed) untuk membuat nomor acak yang berurutan yang akan dipilih sejumlah n item mulai dari nol sampai p. Sebagai contoh jika jumlah populasi 100 dan dipilih sampel sejumlah 5 dengan random seed 1234 maka 5 sampel tersebut mungkin akan memilih item 144, 231, 342, 432 dan 441 secara acak.

18 Perintah di menu bar Sampling terdiri dari Size, Sample dan Evaluate. Sub-menu Size digunakan untuk menentukan jumlah atau ukuran sampel yang akan digunakan terhadap record atau monetary unit sampling. Sub-menu Sample digunakan untuk menghasilkan item-item yang dijadikan sampel. Sub-menu Evaluate di gunakan untuk mengevaluasi hasil sampling.

19 Sample Size Contoh akan ditentukan sample size field amount dari file ar. Lakukan perintah statistik terhadap field amount Total amount Jumlah record keseluruhan

20 Materiality adalah jumlah atau tingkat materialitas yang anda pertimbangkan dari total keseluruhan populasi. Disini berarti diperkirakan tingkat kesalahan material yang dapat diterima adalah kurang dari12000

21 Klik calculate, maka :

22 Sample Items

23 Hasil : Top stratum cutoff relates only to monetary unit samples that use one of the two interval sampling methods. If a monetary-unit interval sample is selected, before sampling, ACL automatically stratifies the population into a “top stratum” and a “bottom stratum,” based on the absolute value of the field.

24 Record Sampling Untuk melakukan sampling dengan berdasarkan record dari suatu file, langkahnya adalah sebagai berikut: 1.Bukalah Project, kemudian input file pilih: ar 2.Pilih menu bar Sampling dan pilih sub menu Sample. 3. Di bagian Sample Type pilih Record (bukan MUS). 4. Di area Sample Parameter klik Random. Maka ACL akan menampilkan otomatis populasi sejumlah record yang ada pada file ar.fil, yaitu 772 dan tampak sebagai berikut:

25

26

27

28

29


Download ppt "Audit Command Language Analisa III Apa itu Ekstrak data ? Memilih record - record tertentu dari suatu file yang cukup besar agar menjadi suatu file yang."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google