Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

FISIOTERAPI JANTUNG PARU PADA ANAK PERNAFASAN ANAK BERBEDA DNG DEWASA. BERBEDA ANATOMI DAN FISIOLOGI UNSUR TUMBUH KEMBANG BAYI- ANAK SHG MEMPENGARUHI PEMERIKSAAN,

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "FISIOTERAPI JANTUNG PARU PADA ANAK PERNAFASAN ANAK BERBEDA DNG DEWASA. BERBEDA ANATOMI DAN FISIOLOGI UNSUR TUMBUH KEMBANG BAYI- ANAK SHG MEMPENGARUHI PEMERIKSAAN,"— Transcript presentasi:

1 FISIOTERAPI JANTUNG PARU PADA ANAK PERNAFASAN ANAK BERBEDA DNG DEWASA. BERBEDA ANATOMI DAN FISIOLOGI UNSUR TUMBUH KEMBANG BAYI- ANAK SHG MEMPENGARUHI PEMERIKSAAN, ANALISA DAN FT NYA.

2 PERBEDAAN ANAK DAN ORANG DEWASA 1. CARA KOMUNIKASI / INFORMASI SANGAT TGT PENGASUH/IBUNYA 2. PENDEKATAN PADA BAYI/ ANAK PUNYA CARA TERSENDIR : PEMERIKSAAN, TINDAKAN DLL 3. SELALU MENIMBULKAN MASALAH. 4. ANAK PERLU PENGHARGAAN 5. PERLU MELIBATKAN PENGASUH 6. PERBEDAAN USIA SANGAT BERBEDA PERLAKUANNYA 7. PERKEMBANGAN REFLEK DAN RESPON SANGAT PENTING BAGI FISIOTERAPI ANAK.

3 PERBEDAAN ANATOMI DAN FISIOLOGI ANAK & DEWASA 1. anatomi jalan nafas bag atas dipengaruhi keadaan dada s/d umur 3-4 bln: bernafas lewat hidung  mukus, bila lewat mulut cenderung sesak nafas. 2. jaringan lymphe (adenoid dan tonsil) besar, pangkal lidah besar  jalan nafas sempit.

4 LANJUTAN 3. JARINGAN MUKOSAL MASIH BESAR  JALAN NAFAS SEMPIT 4. CARTILAGO BRONCHIAL BELUM TUMBUH SEMPURNA  BRONCHUS SEMPIT 5. ALVEOLI TUMBUH BELUM SEMPURNA  FUNGSI MAKSIMAL. 6. PERTUBUHAN : BRONCUS,ALVEOLI LAMBAT MEMUNGKINKAN KOLAP, DAN RR CEPAT MEMUNGKINKAN VAGAL REFLEK.

5 LANJUTAN 7. TULANG RUSUK MASIH HORIZONTAL  GERAKAN BERNAFAS SEMPIT  OTOT INTERCOSTALIS KERJA BERAT  LEKAS LELAH, DIAPRAGMA BELUM AKTIF. 8. SUDUT GERAKAN TULANG RUSUK RENDAH DIBEBANKAN KE GERAKAN CARTILAGO TG RUSUK VENTILASI TIDAK EFISIEN.  INSPIRASI TERHAMBAT.

6 FISIOLOGI. 1. PARU BAYI COMPILN LEMAH. 2. POLA NAFAS TIDAK TERATUR  APNOE 3. PENINGKATAN VULUME PARU TAK TERLAKSANAN  RR NAIK / DEEP BREATHING. 4. NEONATUS TIDUR 20 JAM DLM 24 JAM.

7 FISIOLOGI LANJUTAN 5. FUNGSI DIAPRAGMA BAYI / ANAK 10-25% (DEWASA 50-65%). RR MENCAPAI 110/MIN. OTOT PERNAFASAN MUDAH LELAH. 6. BASAL METABOLISME ANAK TINGGI  OKSIGEN TIDAK TERPENUH  HYPOKSIA  JUSTRU BRADIKARDIA HR KURANG DARI 100/MIN. 7.

8 FISIOLOGI LANJUTAN 7. PENINGKATAN VENTILASI LOKAL ( THORAKAL) TIDAK TERATUR  KELELAHAN  PENYAKIT PARU BAGIAN ATAS. 8. BAGI BAYI YG BESAR  VOLUME PARU TERBATAS  RESIDUAL VULUME TINGGI, JALAN NAFAS RELATIF KECIL  VOLUME UDARA RENDAH  SESAK NAFAS.

9 PEMERIKSAAN FT 1.BACA & OBSERVASI CATATAN MEDIK 2. PEMERIKSAAN MELIPUTI: A. RIWAYAT KEHAMILAN B. HR, RR, SUHU DLL C. MASALAH PERNAFASAN: TONUS OTOT PERNAFASAN, REFLEK OTOT, WARNA KULIT, PERTUMBUHAN, IRRITABILITAS DLL

10 PEMERIKSAAN FT LANJUTAN D. DISKUSI DENGAN PARA MEDIS LAIN TENTANG STABILITAS, PROBLEM APA YANG ADA, NADI RENDAH BERAPA LAMA BAGAIMANA PEMULIHANNYA, POLA MAKAN: PERORAL, SONDE. BAGAIMANA KETENANGAN BAYI SAAT ISTIRAHAT.

11 PEMERIKSAAN FT LANJUTAN E. OBSERVASI CATATAN. 1. INDIKASI INFEKSI JALAN NAFAS DLL 2. TEMPERATUR > 36,5 3. TACHI CARDIA KAH BERAPA LAMA, SEPSES, OBAT-OBATAN. 4. APNEO, SPIROMETRI DISTRES 5. OKSIGENASI, MAKAN DLL

12 PEMERIKSAAN FT LANJUTAN F. PERNAFASAN DAN JANTUNG. 1. PENURUNAN FUNGSI PERNAFASAN. 2. NASAL PHARING, TACHIPNEO, RR 3. CYANOSIS 4. HR,BP 5. SIKAP : NECK, HEAD, EXTREMITAS 6. GERAK DAN FUNGSI: EXTREMITAS DAN KEPALA, BADAN DLL.

13 FAKTOR MENURUNNYA FUNGSI PERNAFASAN. FAKTOR: INSPIRATORKAH/ EKSPIRATOR JARINGAN LUNAK PANGKAL LIDAH. NASAL PHARING DELATASI  LUMENT SEMPIT. OTOT NASOPHARING LELAH. OTOT PERNAFASAN LELAH. SKREET, TAHANAN JALAN NAFAS NAIK

14 SKEMA RR/HR DAN BP UMURHR/MINRR/MINBPmmHg. 0-3 BL / BL / TH / TH /60

15 Perpustakaan.


Download ppt "FISIOTERAPI JANTUNG PARU PADA ANAK PERNAFASAN ANAK BERBEDA DNG DEWASA. BERBEDA ANATOMI DAN FISIOLOGI UNSUR TUMBUH KEMBANG BAYI- ANAK SHG MEMPENGARUHI PEMERIKSAAN,"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google