Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PROSES PERNAPASAN OLEH : OLEH : IDA RIANAWATY, S.Si. M.Pd. Ida Rianawaty.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PROSES PERNAPASAN OLEH : OLEH : IDA RIANAWATY, S.Si. M.Pd. Ida Rianawaty."— Transcript presentasi:

1 PROSES PERNAPASAN OLEH : OLEH : IDA RIANAWATY, S.Si. M.Pd. Ida Rianawaty

2 Mekanisme Respirasi Meliputi proses : Meliputi proses : –Inspirasi : yaitu pemasukan udara ke paru-paru –Ekspirasi : yaitu pengeluaran udara dari paru-paru Proses inspirasi dan ekspirasi melibatkan kontraksi relaksasi otot-otot tulang rusuk dan otot diafragma. Proses inspirasi dan ekspirasi melibatkan kontraksi relaksasi otot-otot tulang rusuk dan otot diafragma. Ida Rianawaty

3 Tulang rusuk terangkat karena kontraksi otot antar tulang rusuk Udara masuk Diaphragma berkontraksi (turun) Inspirasi Inspirasi – Pemasukan udara ke dalam paru-paru Mekanisme Inspirasi : Otot-otot interkostal berkontraksi akibatnya tulang rusuk terangkat. Kontraksi otot interkostal diikuti oleh kontraksi otot diafragma. Akibat kontraksi kedua otot ini, rongga dada menjadi membesar. Rongga dada yang bertambah besar menyebabkan tekanan udara di paru-paru menjadi kecil. Akibatnya udara masuk ke dalam paru-paru. Ida Rianawaty

4 Tulang rusuk turun karena otot interkostal berelaksasi Udara keluar Diaphragma berelaksasi (naik) Ekspirasi Ekspirasi – Pengeluaran udara dari dalam paru-paru Mekanisme Ekspirasi : Otot-otot interkostal berelaksasi akibatnya tulang rusuk turun. Relaksasi otot interkostal diikuti oleh berelaksasinya otot diafragma. Akibat relaksasi kedua otot ini, rongga dada menjadi menjadi mengecil. Rongga dada yang mengecil menyebabkan tekanan udara di paru-paru menjadi besar. Akibatnya udara keluar dari dalam paru-paru ke lingkungan. Ida Rianawaty

5 Mekanisme Pernapasan Mekanisme pernapasan dada.Mekanisme pernapasan perut. Ida Rianawaty

6 Pernapasan Dada  Pernafasan dada adalah pernafasan yang melibatkan /disebabkan otot antar tulang rusuk berkontraksi & relaksasi.  Mekanismenya dapat dibedakan sebagai berikut. 1. Fase inspirasi Terjadi ketika otot antar tulang rusuk berkontraksi, rongga dada membesar, udara masuk. 2. Fase ekspirasi Terjadi ketika otot antar tulang rusuk relaksasi, rongga dada mengempis, udara keluar. Ida Rianawaty

7 Pernapasan perut  Merupakan pernafasan yang mekanismenya melibatkan aktivitas otot-otot diafragma yang membatasi rongga perut dan rongga dada.  Mekanisme pernafasan perut dapat dibedakan menjadi dua tahap yakni sebagai berikut : 1. Fase inspirasi otot-otot diafragma berkontraksi 2. Fase ekspirasi otot-otot diapragma relaksasi. Ida Rianawaty

8 Mekanisme pernafasan perut Ida Rianawaty

9 Udara pernapasan pada manusia dibedakan menjadi enam macam, yaitu : 1. Udara pernapasan biasa (volume tidal) --> UP Merupakan udara yang masuk dan keluar paru-paru pada saat pernapasan biasa. Volume udara yang masuk dan keluar sebanyak 500 ml 2. Udara cadangan inspirasi (udara komplementer) --> UK Merupakan udara yang masih dapat dimasukkan ke dalam paru-paru secara maksimal, setelah melakukan inspirasi normal. Besarnya udara komplementer adalah 1500 ml 3. Udara cadangan ekspirasi (udara suplementer) --> US Merupakan udara yang masih dapat dikeluarkan dari paru- paru secara maksimal setelah melakukan ekspirasi biasa. Besarnya udara suplementer adalah 1500 ml Ida Rianawaty

10 4. Udara residu --> UR Merupakan udara yang tersisa di dalam paru- paru, yang berfungsi untuk menjaga agar paru- paru tetap dalam keadaan mengembang. Besarnya udara residu adalah 1000 ml. 5. Volume udara pernapasan Volume udara pernapasan berkisar ml Dari 500 ml udara yang dihirup, hanya 350 ml yang sampai di alveolus, sisanya hanya sampai saluran pernapasan. Jumlah oksigen yang diperlukan sehari untuk tiap individu sebesar 300 cc. Ida Rianawaty

11 6. Kapasitas paru-paru 1. Kapasitas vital Paru paru : KVP Merupakan kemampuan paru-paru mengeluarkan udara secara maksimal setelah melakukan inspirasi secara maksimal. Kapasitas paru-paru dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut: KVP = UP + UK + UC Berdasarkan rumus di atas kapasitas vital paru-paru adalah sebesar 4750 ml 2. Kapasitas Total Paru parul --KTP Merupakan udara yang dapat tertampung secara maksimal di paru-paru secara keseluruhan. Kapasitas total paru-paru dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut: VTP = KVP + UR Berdasarkan rumus di atas dapat dihitung kapasitas total paru-paru adalah sebesar 4500 ml Ida Rianawaty

12 Kapasitas Volume Paru-Paru Volume tidal : banyaknya udara yang masuk dan keluar paru-paru selama pernafasan normal (500 ml) Volume tidal dipengaruhi Berat badan seseorang Jenis kelamin Usia Kondisi fisik Ida Rianawaty

13 Pertukaran Gas Oksigen dan Karbondioksida Alveolus memiliki O 2 lebih tinggi dari pada O 2 di dalam darah. O 2 masuk ke dalam darah melalui difusi melewati membran alveolus Di dalam darah, O 2 sebagian besar (98%) diikat oleh Hb yang terdapat pada Eritrosit menjadi Oksihemoglobin (HbO 2 ). Selain diikat oleh Hb, sebagian kecil O 2 larut di dalam plasma darah (2%). Setelah berada di dalam darah, O2 kemudian masuk ke jantung melalui vena pulmonalis untuk diedarkan ke seluruh tubuh yang membutuhkan. A. Pengikatan O 2 Di dalam Alveolus, udara yang mengandung oksigen dipertukarkan ke dalam darah. Sedangkan karbondioksida di dalam darah dikeluarkan ke alveolus. Ida Rianawaty

14 Pengeluaran CO 2 Di jaringan, CO 2 lebih tinggi dibandingkan yang ada di dalam darah. Ketika O 2 di dalam darah berdifusi ke jaringan, maka CO 2 di jaringan akan segera masuk ke dalam darah. Ketika CO 2 berada di dalam darah sebagian besar (70%) CO 2 akan diubah menjadi ion bikarbonat(HCO 3 –) 20% CO 2 akan terikat oleh Hb pada Eritrosit. Sedangkan 10% CO 2 lainnya larut dalam plasma darah. Di dalam darah, CO 2 di bawa ke jantung, kemudian oleh jantung CO 2 dalam darah dipompa ke paru-paru melalui arteri pulmonalis. Di paru-paru CO 2 akan dikeluarkan dari tubuh melalui ekspirasi. Ida Rianawaty

15 Kontrol Pernafasan 1.Respirasi normal antara 12–15 kali per menit. 2.Pada kondisi tertentu frekuensi respirasi dapat meningkat atau menurun bergantung kondisi. 3.Yang menaikkan atau menurunkan kecepatan respirasi adalah medulla oblongata dan pons. Pons Medulla Otak Pusat pengaturan pernafasan Neuron motorik Otot interkostal Diafragma Jantung berdenyut lebih cepat / berdenyut lebih lambat Pusat pengaturan pernafasan adalah medulla oblongata dan pons. Ida Rianawaty

16 Berikut adalah beberapa contoh gangguan pada sistem pernapasan manusia. Emfisema, merupakan penyakit pada paru-paru. Paruparu mengalami pembengkakan karena pembuluh darahnya kemasukan udara. Asma, merupakan kelainan penyumbatan saluran pernapasan yang disebabkan oleh alergi, seperti debu, bulu, ataupun rambut. Kelainan ini dapat diturunkan. Kelainan ini juga dapat kambuh jika suhu lingkungan cukup rendah atau keadaan dingin. Ida Rianawaty

17  Pneumonia, suatu peradangan dinding alveolus yang diakibatkan oleh bakteri Diplococcus pneumoniae. Akibat peradangan tersebut terjadi penurunan area alveolus untuk pertukaran gas oksigen dan karbondioksida.  Pleuritis, suatu peradangan pada selaput pembungkus paru-paru. Akibat peradangan ini terdapat cairan yang berlebihan pada selaput paru-paru (pleura) sehingga penderitanya akan merasa nyeri dada ketika bernapas.  d. Tuberkulosis (TBC), terbentuk bintil-bintil di dalam alveolus sehingga mengurangi area alveolus untuk pertukaran gas. TBC disebabkan oleh bakteri tuberculosis. Ida Rianawaty

18 Kelainan / Penyakit pada Sistem Respirasi  Penyempitan bronkiolus yang dipicu oleh zat alergen.  Zat alergen dapat berupa debu, serbuk sari, asap, cuaca dll.  Biasanya penderita asma akan mengalami kesulitan bernafas, serta disertai suara saat menarik nafas. 1. Asma Ida Rianawaty

19 2. Kanker Paru-paru akibat Rokok Kerusakan pada paru-paru yang mengakibatkan kanker atau terbakarnya paru-paru. Kerusakan karena asap yang masuk ke paru-paru sangat panas. Selain itu karena senyawa toksik lain yang terkandung di dalam rokok (ada 4000 senyawa toksik pada rokok). Paru paru Jantung Ida Rianawaty

20 3. Pneumonia Pneumonia adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus atau bakteri patogen pada alveolus yang mengakibatkan radang paru-paru. Biasanya alveoli berisi cariran dan sel darah merah. Penyebab penyakit Pneumonia antara lain : - Bakteri ( paling sering menyebabkan Pneumonia pada dewasa ) : - Streptococcus pneumonia - Staphylococcus aureus - Legionella - Hemophilus influenza - Virus : Virus influenza, chicken-pox ( cacar air) - Organism mirip bakteri : Mycoplasma pneumonia ( terutama pada anak-anak dan dewasa muda )

21 Ida Rianawaty 4. TBC ( Tuberkulosis ) TBC adalah penyakit paru-paru yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Bakteri tersebut menimbulkan bintil- bintil pada dinding alveolus. Jika penyakit ini menyerangdan dibiarkan semakin luas,dapat menyebabkan sel-sel paru-paru mati. Akibatnya paru-paru akan kuncup atau mengecil. 5. Pleuritis Pleuritis merupakan radang pada pleura (selaput paru-paru ) Gejala penyakit Pleuritis bisa berupa Nyeri pada dada yang diperburuk oleh bernapas, Sesak Napas, dan Perasaan “ditikam”.

22 Ida Rianawaty


Download ppt "PROSES PERNAPASAN OLEH : OLEH : IDA RIANAWATY, S.Si. M.Pd. Ida Rianawaty."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google