Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

NEGARA NEGARA DI ASIA TENGAH : I. REPUBLIK KAZAKHSTAN Di zaman Uni Soviet, Kazakhstan adalah negara terbesar ke 3 setelah Rusia dan Ukraina. Dan saat ini,

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "NEGARA NEGARA DI ASIA TENGAH : I. REPUBLIK KAZAKHSTAN Di zaman Uni Soviet, Kazakhstan adalah negara terbesar ke 3 setelah Rusia dan Ukraina. Dan saat ini,"— Transcript presentasi:

1 NEGARA NEGARA DI ASIA TENGAH : I. REPUBLIK KAZAKHSTAN Di zaman Uni Soviet, Kazakhstan adalah negara terbesar ke 3 setelah Rusia dan Ukraina. Dan saat ini, Kazakhstan adalah negara terbesar ke 9 di dunia. Luas Wilayah : Km2 (setara dengan Eropah Timur).Batas Wilayah : Sebelah utara dan barat (Rusia) ; timur (Mongolia dan China) ; selatan (Uzbekistan, Turkmenistan, dan Kyrgyzstan).

2 Komposisi Penduduk : Jumlah Penduduk sekitar (Juli 2005), dengan tingkat kemajemukan yang tinggi. Etnis Kazakh (Qazaq) = 53,4 % ; Rusia = 30 % ; Ukraina = 3,7 % ; Uzbek = 2,5 % ; Jerman = 2,4 % ; Tatar = 1,7 % ; Uygur = 1,4 %. Sisanya, 4,9 % terdiri dari Armenia, Yahudi, Mongolia, Korea, Yunani, Bulgaria, Polandia. Penduduk Kazakhstan berbahasa Kazakh (64 %) dan bahasa Rusia. Agama : Muslim (47 %) ; Kristen Orthodox (44 %) ; Protestan (2 %) ;lain-lain (7 %). Ibukota : Almaty ; kota-kota lain : Astana, Karaganda, Shymkent

3 Sejarah Kazakhstan : Suku-Suku Awal : Suku Kaganate (Turki) pertama kali mendiami Kazakhstan. Abad 8 dan 9, bangsa Arab menaklukkan Kazakhstan selatan. Invasi Jenghis Khan tahun Bangsa Mongol menguasai Kazakhstan di bawah Mongolian Golden Horde, sebuah cabang dari dinasti Mongolia. Pemimpin bangsa Kazakh pertama adalah Khan Kasym ( ) yang berhasil menyatukan suku-suku Kazakh ke dalam satu suku bangsa besar. Secara umum, Kazakh kala itu terdiri dari 3 kelompok besar.

4 Masa Pendudukan Rusia : Wilayah Timur Laut Kazakhstan digabungkan dengan Rusia tahun 1840 yang menandai penguasaan seluruh Kazakhstan oleh Rusia. Dua distrik administratif dibentuk Rusia yaitu Turkistan dan Steppe District. Kehidupan tradisional bangsa Kazakhs hancur karena Rusia mulai menggarap lahan-lahan subur tanah Kazakhstan antara sebagai salah satu program reformasinya. Akhir penguasaan Rusia atas Kazakhstan ditandai dengan munculnya semangat nasionalisme dan semangat identitas untuk mengusir penjajahan Rusia.

5 Masa Pendudukan Uni Soviet : Republik Soviet Sosialis Kazakh pada awalnya bernama Republik Soviet Sosialis Kyrgyz. Keduanya (Kazakh dan Kyrgyz) dulu disebut dengan Kyrgyz karena untuk menghindari persamaan sebutan antara ‘Kazakh’ dengan ‘Cossack’ (petani Rusia dan Ukraina yang menghindar dari pajak). Pada 1936, seluruh teritorial menjadi wilayah Uni Soviet sepenuhnya. Banyak penduduk Soviet (Eropah) dan industri Soviet dipindahkan ke Kazakhstan selama PD II untuk menghindari serangan Jerman , pendatang non-Kazakh masuk ke sana.

6 Kemerdekaan dan Kedaulatan : Juni 1990, Moscow mendeklarasikan kedaulatan pemerintah pusat terhadap Kazakhstan. Pernyataan itu lalu disahkan pada Oktober Selama musim semi dan panas 1991, Nursultan Nayarbayev tetap bersikukuh menjalankan kebijaksanaan Uni Soviet. Ia juga memaksa para pemimpin republik lainnya untuk menandatangani revisi pakta persatuan (Union Treaty) yang pernah dikemukakan oleh Gorbachev sebelumnya. Nayarbayev di satu pihak tetap “setia’ secara ekonomi pada Gorbachev, di lain pihak, ia bersiap-siap untuk menerima kebebasan yang lebih besar bagi Kazakhstan. Pengurus Communist Party of Kazakhstan (CPK) mengizinkan Nayarbayev mengontrol ekonomi Kazakhstan.

7 Sistim Pemerintahan : Setelah memperoleh kemerdekaan dari Uni Soviet 16 Desember 1991, Kazakhstan menganut sistim Republik Konstitusional (Republik Kazakhstan) dengan kekuasaan presiden yang sangat kuat. Sebelumnya, bernama Kazakh Soviet Socialist Republic. Kazakhstan terdiri dari 14 wilayah propinsi (Oblysy atau Oblast) dan 3 kota besar (Qalasy). Pemerintah Kazakhstan juga mengangkat utusan presiden yang mengepalai tiap-tiap Oblysy/Oblast tersebut (hakim). Pemerintah Kazakhstan memindahkan ibukota negara dari Almaty ke Astana pada 10 Juni 1998.

8 Parlemen (Legislatif) Parlemen Republik Kazakhstan menganut sistim bikameral, yang terdiri dari Senate (Upper House) dan Mazhilis (Lower House). 1. Senat : Terdiri dari perwakilan yang berjumlah 39 kursi. Senator dipilih oleh presiden, dan sisanya dipilih berdasarkan perwakilan di setiap wilayah oblysy (setiap oblysy diwakili 2 senator), serta 4 senator lainnya dari Astana dan Almaty. Anggota Senat berlangsung selama 6 tahun. Pemilihan terakhir berlangsung pada Desember 2005.

9 2. Mazhilis : Terdiri dari 77 kursi perwakilan ; 67 di antaranya dipilih secara langsung lewat sistim elektoral distrik berdasarkan wilayah/geografis. Sedangkan 10 lainnya dipilih dari anggota partai-partai yang menang pemilu. Keanggotaan Mazhilis selama 5 tahun. Pemilihan terakhir dilakukan pada bulan Oktober 2004, dan akan diselenggarakan lagi pada bulan September 2009 yad.

10 Kekuasaan Parlemen (Legislatif) : Memprakarsai dan mengajukan seperangkat aturan hukum dalam ruang lingkup kewenangannya. Memiliki hak untuk mengajukan mosi tidak percaya terhadap pemerintah. Bila parlemen menolak 2 kali terhadap penunjukan perdana menteri oleh presiden, maka presiden dapat membubarkan parlemen. Parlemen juga berhak mengganti presiden bila terjadi kasus penghianatan atau penyelewengan kekuasaan oleh presiden.

11 Eksekutif : Berdasarkan konstitusi 1995, seorang Presiden Kazakhstan memegang kekuasaan eksekutif yang sangat besar. Kekuasaan dan perannya identik dengan kekuasaan seorang Presiden Rusia. Di Kazakhstan, seorang Presiden adalah seorang Kepala Negara, perancang berbagai kebijakan, dan dapat menjadikan sebuah maklumat sebagai sebuah hukum yang biasanya merupakan keputusan terakhir seandainya terjadi pertikaian antara pihak legislatif dengan pihak eksekutif.

12 Kekuasaan Presiden (Eksekutif) : Article 40 : 1.Presiden Republik Kazakhstan menjabat juga sebagai Kepala Negara yang merupakan jabatan tertinggi dalam menentukan arah kebijakan domestik dan politik luar negeri serta mewakili Kazakhstan dalam hubungan internasional. 2.Presiden menjadi simbol dan pelindung dari kesatuan rakyat dan kekuatan negara, serta hak- hak dan kebebasan individu dan masyarakat.

13 Article 41 : Presiden dipilih oleh rakyat melalui pemilihan umum yang bersifat rahasia untuk masa jabatan 5 tahun. Article 42 : Apabila presiden telah terpilih selama 2 periode berturut-turut, maka selanjutnya ia tidak dapat dipilih kembali.

14 Article 44 : 1.Presiden Republik Kazakhstan juga menjabat sebagai Panglima Tertinggi Angkatan Perang. 2.Mengangkat atau mengusulkan calon PM, dan dengan persetujuan parlemen memberhentikan PM dari jabatannya, menentukan struktur kabinet/pemerintahan atas usulan PM, dan menerima sumpah dari anggota kabinet. 3.Mengangkat Kepala Bank Nasional Kazakhstan dengan persetujuan parlemen dan memberhentikannya dari jabatan. 4.Mengangkat Ketua Komite Keamanan Nasional Republik Kazakhstan dengan persetujuan Senat (Parlemen), dan memberhentikannya. 5.Mengangkat/memberhentikan kepala perwakilan diplomatik. 6.Membentuk Dewan Keamanan, Dewan Kehakiman yang lebih tinggi, serta Dewan Penasehat lainnya.

15 Kekuasaan Eksekutif di Republik Kazakhstan dilakukan oleh Pemerintah Republik Kazakhstan (The Government of the Republic of Kazakhstan) yakni bertindak sebagai pengatur kekuasaan eksekutif. Bawahan Presiden atau yang menjalankan pengelolaan pemerintahan sehari-hari adalah kabinet dan komisi-komisi negara. Para Menteri ditunjuk oleh Presiden dan mendapat persetujuan dari PM. Pemimpin para menteri adalah PM yang bertanggung jawab soal pertahanan dan keamanan, komunikasi, transportasi, kebijakan bidang industri, dan kesejahteraan rakyat. Tiap badan di parlemen (Senat dan Mazhilis) berhak mendengarkan laporan dari para pejabat anggota pemerintahan

16 Presiden dan PM Kazakhstan Presiden Kazakhstan saat ini dijabat oleh Nursultan Abishuly Nayarbayev (mantan pemimpin Partai Komunis Kazakhstan tahun 1989) yang terpilih sebagai presiden sejak PM Kazakhstan adalah Daniyal K. Akhmetov yang menjabat sejak sedangkan deputi PM Kazakhstan adalah Karim Masimov. Dalam Konstitusi Kazakhstan disebutkan bahwa seorang Presiden tidak didampingi oleh seorang Wakil Presiden.

17 Apabila seorang Presiden Kazakhstan meninggal dunia, atau tidak dapat menjalankan tugasnya karena alasan kesehatan, mengundurkan diri, dipecat, maka yang bertugas untuk menggantikannya adalah Ketua Senat (Parlemen). Jika Ketua Senat tidak dapat menggantikan kedudukannya, maka jabatan dialihkan kepada Ketua Mazhilis. Apabila Ketua Mazhilis juga tidak dapat menggantikannya, barulah jabatan itu diserahkan kepada Perdana Menteri.

18 Partai Politik dan Pemilu : Sesuai dengan konstitusi yang menyatakan bahwa pemilu diselenggarakan hari Sabtu pertama di bulan Desember, maka pada tanggal 4 desember 2005 y.l. Kazakhstan menyelenggarakan pemilu keempat kalinya, dan Nayarbayev kembali memenangkan pemilihan. Nursultan Nayarbayev (Otan Party) = 91,01 % ; Zharmakan Tuyakbai (For a Fair Kazakhstan Movement) = 6,64 % ; Alikhan Baimenov (Ak Zhol Democratic Party) = 1,65 % ; Yerassyl Abylkassymov (Communist’s People Party) = 0,38 % ; Mels Yeleusizov (Tabigat Movement) = 0,32

19 Dari Komunisme Ke Demokrasi Sebagai salah satu bekas Negara Komunis (era Uni Soviet), Kazakhstan mewarisi ideologi itu. Kazakhstan kini ingin meninggalkan ideologi Marxisme-Leninisme (Komunisme) menuju demokrasi. Kazakhstan sekarang adalah negara yang ‘sedang’ menjadi, dan bukannya sebagai negara yang ‘telah’ menjadi. Penghalang Demokrasi : 1. Kazakhstan tidak mengenal kehidupan demokrasi (Penguasaan Turki, Mongol, Rusian Uni Soviet). 2. Kekuasaan Eksekutif terlampau besar. 3. Tidak ada Check and Balance antara kekuasaan Eksekutif dan Legislatif. 4. Gagalnya upaya pemisahan kekuasaan. 5. Parpol hanya penghias demokrasi. 6 Sistim peradilan yang lemah.

20 Menurut Nayarbayev : Kekuasaan eksekutif yang terpusat ( a strong presidential system) akan dapat mewujudkan reformasi ekonomi radikal ketimbang sistim parlementer murni. Lebih memprioritaskan sistim ekonomi pasar meskipun harus merusak prinsip-prinsip pemisahan kekuasaan negara (demokrasi). Dibutuhkan waktu ‘antara’ (di Kazakhstan) untuk mewujudkan demokrasi yang sebenarnya.

21 References : Patrick Conway, “Kazakhstan : Land of Opportunity”, Current History, Vol. 93, No. 582, April 1994, hal Kompas, Selasa, 6 desember, 2005, hal. 9. Dimitri Obolensky, The Russian Chronicle, Salamander Book, UK, 2001, hal Chaimun Lee, “Language and Ethnic Politics in Central Asia : The Case of Kazakhstan”, ournal of International and Area Study, Vol.11, No.1, 2004, hal “Kazakhstan Historical Setting : Sovereignty and Independence”, “Kazakhstan : Economic and Political Reform”, diakses 18 maret diakses 20 Januari diakses 22 maret 2006

22 II. REPUBLIK UZBEKISTAN Batas Wilayah : Kazakhstan (utara) ; Kyrgyzstan (timur) ; Tajikistan (tenggara) ; Afghanistan dan Turkmenistan (selatan) ; Rusia (barat). Ibukota : Taskhent. Penduduk : 21,6 juta, mayoritas bangsa Uzbek ; Tajik = 4,7 % ; Kazakh = 4,1 % ; Tatar = 2,4 % ; Karakalpak = 2,1 % ; yang lain = 7 %. Agama : Islam, Kristen, Yahudi, dan yang lain.

23 Sejarah Uzbekistan Uzbekistan adalah salah satu negara di Asia Tengah yang juga mengalami perjalanan sejarah yang panjang. Tahun 500 S.M. Uzbekistan termasuk salah satu bagian propinsi Persia. Sesudah kekuasaan Persia, berbagai bangsa menguasai wilayah itu. Islam menguasai Uzbekistan dalam kurun waktu yang cukup lama. Mengalami penjajahan Rusia

24 Uzbekistan dalam Kekuasaan Berbagai Bangsa Tahun 500 S.M. Uzbekistan tergabung dalam ‘satrapies’ timur (sebutan untuk propinsi di Persia yang dipimpin oleh seorang satrap. Satrapies tersebut dikenal sebagai sogdiana, bactria, dan khorezm. Alexander Agung dari Macedonia lantas menaklukkan daerah itu awal 300 S.M. sampai kematian raja Macedonia itu yakni th Abad 3 M dinasti Sasanid dari Persia memperoleh kekuasaan atas Asia Tengah.

25 Pada abad 7 dan 8, bangsa Arab menguasai wilayah Uzbekistan dan memperkenalkan Islam di sana. Bukhara dibangun sebagai pusat kebudayaan Islam. Kelompok Turki lainnya menguasai Uzbekistan sampai terjadinya penaklukan secara masif oleh Jengis Khan (Mongol). Abad 14 wilayah itu telah tergabung ke dalam Imperium Timur Lang. Selama abad 14, Turki Nomadic menyatukan suku Orda, Shiban, dan Manghit yang mendiami stepa yang kini dikenal dengan Kazakhstan.

26 Invasi Rusia ke Uzbekistan Ekpedisi pasukan Rusia ke Asia Tengah berlangsung pada Taskhent ditaklukkan tahun Tahun 1866 Bukhara ditaklukkan oleh Rusia. Pengaruh dan unsur-unsur Islam di wilayah yang ditaklukkannya, dihilangkan. Tsar melakukan subordinasi terhadap beberapa kelompok etnis/bangsa di luar bangsa Rusia. Selama Perang Dunia I, Rusia membentuk milisi atau wajib militer untuk memenuhi pertahanan pasukan Rusia di garis depan.

27 Uzbekistan Di Bawah Uni Soviet Diawali dengan Revolusi Pebruari 1917 tanggal Pebruari (dalam kalender masehi bertepatan dengan tanggal 8-11 Maret 1917) dan diakhiri dengan Revolusi Oktober (Revolusi Bolshevik) tanggal 25 Oktober (dalam kalender masehi bertepatan dengan tanggal 7 Nopember 1917), kekuasaan Tsar Nicholas II bisa dihancurkan oleh kelompok komunis (Bolshevik) pimpinan Vladimir Ilyich Ulyanov (Lenin).

28 Pemerintah Komunis menyatakan bahwa wilayah-wilayah lain yang sebelumnya termasuk ke dalam wilayah kekaisaran Rusia Raya kini menjadi wilayah dan kekuasaan mereka. Penduduk Uzbekistan dan bangsa-bangsa Asia Tengah pada umumnya mengangkat senjata melawan kekuasaan komunis dengan membentuk gerakan basmachi, sebuah kelompok gerakan nasionalis dan Islam bersenjata yang terorganisir. Basmachi ini merupakan salah satu bentuk gerakan etnonasionalisme paska Rusia.

29 5 Kelompok Etnonasional Uni di Soviet Kelompok Etnonasional Slavia Timur (Rusia, Belorussia, dan Ukraina) Kelompok Etnonasional Barat (Lithuania, Latvia, dan Estonia) Kelompok Etnonasional Kristen Kaukasia (Georgia, Armenia) Kelompok Etnonasional Islam (Kazakhstan, Uzbekistan, Kyrgyzstan, Turkmenistan, dan Tajikistan) Kelompok Etnonasional Nonteritorial

30 Uzbekistan Sebagai Republik Bagian (Uni Soviet) Runtuhnya Imperium Rusia, telah membawa perubahan di Asia Tengah termasuk Uzbekistan, dan memasukkannya ke dalam Turkistan Autonomous Soviet Socialist Republic (ASSR) di bawah Russian Soviet Federated Socialist Republic (RSFSR). Beberapa wilayah yang kini tergabung dalam Uzbekistan, saat itu masih di bawah administrasi Bukhara dan Khiva. Wilayah itu lalu menjadi Khorezmian Peoples’s Soviet Republic dan Bukharan People’s Republic.

31 Tahun 1924 ada perubahan tentang wilayah. Uzbek Soviet Socialist Republic (SSR) dibentuk dari wilayah ASSR, Bukhara, dan Khorezmian. Pada tahun yang sama, Uzbek SSR lantas menjadi salah satu republik dan bagian dari Uni Soviet. Uzbek SSR bergabung dalam Tajik ASSR sampai 1929, sampai Tajik SSR memperbarui statusnya menjadi SSR. Tajik SSR mendapat wilayah tambahan yang sebelumnya merupakan wilayah Uzbekistan sejak tahun Tahun 1930, Uzbek SSR memindahkan ibukotanya dari Samarkand ke Taskhent. Islam sebagai agama turun temurun di Uzbekistan menjadi sasaran gerakan anti agama oleh komunis.

32 Uzbekistan Pasca Uni Soviet Tanggal 31 Agustus 1991, Uzbekistan menyatakan kemerdekaannya dan bergabung dengan Persemakmuran Negara-Negara Merdeka (CIS). Harapan rakyat Uzbekistan akan kebebasan dan demokrasi masih harus dihalangi dengan Islam Karimov yang justru lebih keras menghadapi Islam di Uzbekistan. Mengumumkan konstitusi pertamanya sebagai negara merdeka tahun 1992, menggantikan konstitusi Uni Soviet.

33 Konstitusi Uzbekistan 1992 Menyatakan Uzbekistan sebagai sebuah negara republik demokratis dan sekuler yang menjamin hak-hak azasi manusia. Penduduk di atas usia 18 tahun atau telah menikah berhak untuk memilih. Pemilu legislatif dilaksanakan sekali dalam 5 tahun ; begitu pula dengan pemilihan presiden (Referendum 1992 memperpanjang masa jabatan presiden menjadi 7 tahun).

34 Kekuasaan Legislatif Uzbekistan sebelumnya memiliki Badan Legislatif yang memakai sistim satu kamar yaitu (Oly Majlis) atau Majelis Tinggi. Oly Majlis terdiri dari 250 anggota yang dipilih setiap 5 tahun. Pembubaran Majlis dan pemilihan Majlis baru hanya bisa dilakukan oleh Presiden. Tahun 2002 ada amandemen konstitusi dan membentuk Badan Legislatif yang terdiri dari 2 kamar : Majelis Tinggi (Senat) dan Majelis Rendah (Legislatif). Perobahan ini baru dilakukan pada tahun Pemilu terakhir diadakan tanggal 26 desember 2004 dan 9 Januari Pemilihan berikutnya, dijadwalkan pada bulan Desember 2009.

35 Kekuasaan Eksekutif Kepala Negara adalah Presiden yang dipilih dengan suara terbanyak. Pada Pemilihan Presiden 2000, Islam Karimov kembali terpilih dengan mengantongi 91,9 % suara (Abdul Khafiz Jalalov = 4,2 &). Presiden menjalankan kekuasaannya hanya 2 periode. Kewenangan Eksekutif Presiden sangat besar ; menunjuk PM sebagai Kepala Pemerintahan dan membentuk kabinet dengan persetujuan Badan Legislatif. Sejak Desember 2003, Shavkat Mirziyayev menjabat sebagai PM Uzbekistan.

36 Badan Peradilan Konstitusi Uzbekistan menetapkan sebuah sistim peradilan yang independen, dengan sebuah Mahkamah Agung sebagai puncaknya. Hakim MA diusulkan oleh Presiden untuk kemudian mendapat persetujuan dari Oliy Majlis. Badan Peradilan yang lainnya adalah Majelis Konstitusi dan Majelis Ekonomi. Badan Peradilan yang lebih rendah berada di tingkat wilayah, distrik, dan kota. Hakim-hakim pengadilan ini langsung ditunjuk oleh Presiden tanpa persetujuan legislatif.

37 Pemerintahan Lokal Untuk pemerintahan lokal, Uzbekistan dibagi ke dalam 12 wiloyatlar (wilayah) dan Republik Otonomi Qoraqalpogh (qoraqalpoghiston). Taskhent memiliki status istimewa sebagai pemerintahan lokal yang memiliki kewenangan wilayah untuk menjalankan pemerintahan secara independen. Presiden menunjuk gubernur untuk setiap wilayah. Sistim ini dibuat untuk memusatkan kekuatan politik pada republik. Berdasarkan konstitusi, Qoraqalpoghiston merupakan pemerintahan sendiri dan memiliki badan legislatif serta badan pemerintahan lokal lainnya.

38 Partai Politik Sebagai pengganti partai Komunis, dibentuk People’s Democratic Party of Uzbekistan (PDPU) yang berkuasa seak Sejak 1991, semua partai dilarang menggunakan simbol-simbol agama. 2 kelompok oposisi terbesar : Birlik (Persatuan) dan Erk (Kebebasan) juga dilarang melakukan aktivitas ; para pemimpinnya diasingkan ke luar negeri. Atas desakan internasional, Islam Karimov akhirnya menyetujui pembentukan partai-partai baru.

39 Partai-Partai Baru : Adolat (Justice) ; Social Democratic Party ; Democratic National Rebirth Party ; MTP ; Liberal Democratic Party of Uzbekistan (LDPU) ; People’s Democratic Party (PDP) ; Formerly Communist Party ; Self-Sacrificers Party atau Fidokorlar National Democratic Party yang bergabung bersama Self-Sacrificers Party.

40 Militer Selama zaman Uni Soviet, Uzbekistan tidak mempunyai pasukan yang terpisah dari sistim hankam Uni Soviet. Tetapi, saat ini Uzbekistan memiliki Angkatan Bersenjata yang terkuat di Asia Tengah. Th 2002, memiliki personil dan Angkatan Udara. Selain itu, ada pasukan para-militer termasuk pengawal nasional yang bertindak sebagai tentara pribadi Presiden. Th. 2005, jumlah total pasukan Uzbekistan diperkirakan lebih dari personil.

41 Pemerintah juga menyediakan sekitar 3,7 % GDP untuk militer. Sejak 1998, Uzbekistan mendapat bantuan besar dari FMF (Foreign Military Financial) dan lembaga bantuan lainnya. Pemerintah mewajibkan warga negara laki-laki yang sudah berumur 18 tahun untuk mengikuti tugas militer selama 18 bulan. Bersama Kazakhstan dan Kyrgyzstan, Uzbekistan memberikan kontribusi personil tentaranya untuk sebuah pasukan penjaga perdamaian di Asia Tengah (Misi Perdamaian PBB).

42 Uzbekistan dan Organisasi Internasional Sebagai negara bekas Uni Soviet, Uzbekistan bergabung dengan CIS yang didirikan 8 Desember Namun, tahun 1999 Uzbekistan menarik diri dari Perjanjian Keamanan Kolektif CIS. Uzbekistan mengorganisir sebuah kelompok untuk membantu menyelesaikan konflik antara Taikistan dan Afghanistan. Uzbekistan aktif dan selalu mendukung setiap kebijakan AS untuk melawan terorisme dan bergabung dalam koalisi untuk perang di Afghanistan dan Irak.

43 Segera setelah peristiwa 11 september, Islam Karimov memberikan izin kepada AS untuk memakai pangkalan udara di Kharsi-Khanabad (dekat perbatasan Uzbekistan- Afghanistan). Uzbekistan juga bergabung dengan Euro-Atlantic Partnership Council, OSCE, PFP (Partnership for Peace), OIC, SCO’s RATS (Regional Anti-Terrorist Structure) di Taskhent. Tahun 1991, Uzbekistan bergabung dalam aliansi GUUAM (Georgia, Ukraina, Uzbekistan, Azerbaijan, Moldova). Th 2001, Uzbekistan bergabung dengan Kazakhstan, Tajikistan, dan Kyrgyzstan membentuk CACO (Central Asian Cooperation Organization).

44 Uzbekistan dan Demokrasi Secara konstitusi, Uzbekistan menganut demokrasi. Namun Kenyataannya, eksekutif – terutama Presiden – memegang hampir seluruh kekuasaan. Lembaga Peradilan kurang independen. Parlemen hanya mempunyai sedikit kekuasaan untuk membuat undang-undang. Presiden berwenang besar dalam menunjuk Perdana Menteri, membentuk kabinet, dan menempatkan gubernur di tingkat propinsi. Meskipun beberapa di antaranya harus mendapat persetujuan legislatif, namun di Uzbekistan tidak ada yang benar-benar oposisi. Partai di legislatif merupakan partai pendukung Presiden.

45 References : William Fierman, “Uzbekistan”, Microsoft Encarta References Library Fadli Zon, Gerakan Etno Nasionalis : Bubarnya Imperium Uni Soviet, Pustaka Sinar Harapan, Jakarta, 2002, hal. 3. land/cu-lan 13 k.htm, diakses “Terbelenggu Rezim Berkuasa, Penderitaan Ummat Islam Uzbekistan Tak Pernah Reda”, online, rakyat.com/cetak/2005/0505/22/09.htm diakses tanggal 2 desember “Foreign Relations of Uzbekistan”, online diakses tanggal 24 November Roger D.Kangas, “Uzbekistan : Evolving Authoritarianism”, Current History, April, 1994, Dari Berbagai Sumber.


Download ppt "NEGARA NEGARA DI ASIA TENGAH : I. REPUBLIK KAZAKHSTAN Di zaman Uni Soviet, Kazakhstan adalah negara terbesar ke 3 setelah Rusia dan Ukraina. Dan saat ini,"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google