Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Nama Kelompok : Clarissa Stella Prisca Ignatius Wisnu Ardhian Kevin Renalda Molyvia Stevany Richardus Ridho Ruth Angelina Sanjaya.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Nama Kelompok : Clarissa Stella Prisca Ignatius Wisnu Ardhian Kevin Renalda Molyvia Stevany Richardus Ridho Ruth Angelina Sanjaya."— Transcript presentasi:

1 Nama Kelompok : Clarissa Stella Prisca Ignatius Wisnu Ardhian Kevin Renalda Molyvia Stevany Richardus Ridho Ruth Angelina Sanjaya

2 PENDAHULUAN Republik Maluku Selatan (RMS) adalah daerah separatis yang memisahkan diri dari NKRI. RMS diproklamasikan merdeka pada 25 April 1950.

3  Bendera RMS terdiri dari warna biru, putih, hijau, dan merah. Bendera ini pertama kali dikibarkan tanggal 2 Mei 1950 pukul Dua hari kemudian, pemerintah merilis penjelasan tentang arti bendera. Warna biru : laut dan kesetiaan Warna putih : kesucian, perdamaian, dan pantai putih Warna hijau : tumbuh-tumbuhan Warna merah : nenek moyang dan darah rakyat.

4  Penyebab munculnya Republik Maluku Selatan (RMS)  Dampak positif dan negatif adanya RMS  Cara pemerintah mengatasi RMS  Peranan Organisasi Internasional  Pendapat kelompok kami mengenai masalah RMS PEMBAHASAN

5 Penyebab Munculnya RMS Penyebab awal dari kemunculan RMS dikarenakan ketidakpuasan tokoh pendiri RMS, Mr. Dr. Ch. R. Soumokil atas keputusan KMB. Ia bingung akan status Maluku Selatan dalam NKRI. Kemudian ia menggunakan KNIL untuk mengetahui kejelasan statusnya.Akhirnya KMB membentuk Indonesia Serikat dengan RI serta “negara-negara”ciptaan van mook menjadi negara-negara bagian.Pada tanggal 24 april 1950 RMS diproklamirkan di Ambon. KNIL adalah singkatan dari kata Koninklijk Nederlands Indisch Leger.KNIL adalah badan bentukan dari Belanda.

6 Tiga alasan yang dikemukakan didalam proklamasi tersebut antara lain: 1. Masalah hubungan daerah dengan RIS. 2. Menurut mereka, dewan Maluku Selatan membenarkan gerakan separatis. 3. Negara Indonesia Timur sudah tidak sanggup mempertahankan kedudukannya sebagai negara bagian. Pada 3 November 1950, kota Ambon dapat dikuasai setelah terjadi baku tembak yang sengit antara kedua belah pihak.

7  DAMPAK RMS o Dampak Positif Dengan diterapkan penghargaan kembali dan pengembalian pedoman (orientasi) adat istiadat dan budaya Maluku di tengah masyarakat setempat. Akhirnya masyarakat Maluku menyadari pentingnya dan kokohnya adat istiadat dan kebudayaan Maluku.

8 o Dampak Negatif Akibat adanya pemberontakan dari pihak Maluku Selatan mengakibatkan adanya kerusakan fasilitas negara/ masyarakat dan menimbulkan banyak korban. Selain itu, membuat masyarakat bingung akan status kewarganegaraannya. Hilangnya kesatuan dan persatuan NKRI. Merusakkan stabilitas keamanan dan kenyamanan di wilayah NKRI.

9 Upaya pemerintah menghadapi masalah RMS Pemerintah Indonesia pada waktu itu (1950) menghadapi pemberontakan RMS dengan tiga opsi. Opsi pertama, penyelesaian secara damai dengan pembicaraan-pembicaraan.Opsi kedua bila opsi pertama tidak berhasil, dilakukan blokade laut untuk memaksa mereka bersediaberunding.Bila opsi pertama dan kedua tidak berhasil, akan dilakukan operasi militer,seperti pendaratan dan lain-lain.

10  Opsi pertama dimulai pada 27 April 1950 dengan mengirim Dr J. Leimena (menteri kesehatan waktu itu), Ir Putuhena, Pellaupessy dan Dr Rehatta.Rombongan berangkat ke Ambon dengan korvet Hang Tuah. Merapat pada 1 Mei 1950, sebuah higginboot mendatangi Hang Tuah dengan Syahbandar Ambon sebagai pengantar surat yang berisi penolakan. Rombongan akan memberi surat balasan, tetapi higginboot itu telah diperintahkan untuk segera kembali, tak boleh menunggu. Leimena menyatakan, "Kami sesalkan bahwa mereka tidak mau menerima dan berbicara dengan kami yang datang melulu untuk merundingkan hingga soal Maluku dapat diselesaikan dengan baik untuk kepentingan dan keselamatan seluruh nusa dan bangsa.Saya merasa ini sangat menyedihkan".

11  Opsi kedua, blokade laut, dilakukan pada 18 Mei sampai 14 Juli 1950.Semua perairan Maluku diawasi dan kapal-kapal pemberontak dihancurkan. Pada 14 Juli diadakan pendaratan di Pulau Buru dan kemudian di pula-pulau lainseperti Seram, Tanimbar, Kei, dan Aru. Opsi kedua ini pun tidak bisa memaksa Soumokil bersedia berunding.  Opsi ketiga, operasi militer, dilakukan di bawah kepemimpinan Kolonel Kawilarang, panglima Indonesia Timur saat itu.Operasi militer menumpas pemberontakan RMS yang terkenal dengan Gerakan Operasi Militer IV atau GOM IV.Komandan pasukan (brigade) adalah Letkol Slamet Riyadi. Rencananya: pasukan pertama didaratkan di Hitu, kemudian pasukan kedua di Tulehu, lalu pasukan ketiga di Ambon (RZ Leirissa, 1978).

12  Mengingat persenjataan, sistem transportasi dan sarana komunikasi yang belum secanggih sekarang ini, operasi berlangsung lama. Operasi itu baru bisa mulai dilakukan September, dan baru Oktober APRI menguasai jazirah Hitu.Akhirnya pada 4 November 1950 benteng Nieuw Victoria dapat direbut APRI.Sisa-sisa angkatan perang RMS lari ke gunung dan banyak yang melarikan diri ke pulau-pulau sekitar pulau Ambon. Pimpinan angkatan perang RMS tertangkap atau menyerah pada 1952.Soumokil sendiri baru tertangkap pada 1962.

13 Pada 1951 sekitar 4000 orang maluku selatan,tentara KNIL beserta keluarganya melarikan diri kebelanda yang saat itu diyakini hanya untuk sementara.RMS dibelanda lalu menjadi pemerintahan di pengasingan. Pemerintahan RI dibawah pimpinan soekarno-hatta mengultimatum semua aktivis RMS yang memproklamirkan berdirinya Republik Maluku Selatan untuk menyerahkan diri pada pemerintah RI.Sehingga semua aktivis itu ditangkap oleh pasukan pasukan militer yang dikirim dari pulau jawa.

14 Peranan Organisasi Internasional terhadap gerakan Republik Maluku Selatan Tidak ada nama organisasi luar negeri yang berperan secara pasti membantu menghadapi permasalahan RMS. Tetapi pihak luar negeri (Belanda) membantu RMS untuk mengungsikan anggota KNIL sebanyak 4000 orang.

15 PENDAPAT KELOMPOK Pendapat kelompok kami mengenai gerakan Republik Maluku Selatan adalah kurangnya perhatian pemerintah akan wilayah kesatuan Republik Indonesia. Terbukti dengan terpisahnya Republik Maluku Selatan dari NKRI.

16


Download ppt "Nama Kelompok : Clarissa Stella Prisca Ignatius Wisnu Ardhian Kevin Renalda Molyvia Stevany Richardus Ridho Ruth Angelina Sanjaya."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google