Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PETA TANTANGAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN JAKARTA SEBAGAI CENTRE OF GRAVITY NEGARA.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PETA TANTANGAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN JAKARTA SEBAGAI CENTRE OF GRAVITY NEGARA."— Transcript presentasi:

1 PETA TANTANGAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN JAKARTA SEBAGAI CENTRE OF GRAVITY NEGARA

2 Konsep Centre of Gravity o Jakarta sebagai Ibu Kota Negara dan pusat ekonomi nasional bisa disebut sebagai Centre of Gravity-nya Negara; o Bahwa gangguan keamanan yang terjadi di kota Jakarta akan berimplikasi secara luas terhadap keamanan nasional; o Keamanan Jakarta sebagai barometer keamanan nasional; o Dinamika demokrasi lokal di Jakarta dapat berpengaruh pada keamanan nasional 2

3 Konsep Centre of Gravity o Cara bangsa lain mempersepsikan bangsa Indonesia banyak ditentukan oleh bagaimana penduduk dan kehidupan Jakarta menciptakan persepsi yang baik kepada bangsa lain. o Jakarta merupakan pintu gerbang negara yang terbuka, baik bagi bangsa asing maupun bangsa sendiri untuk melakukan kegiatan apa saja, sejauh tidak melanggar peraturan perundangan yang berlaku 3

4 Keunggulan Jakarta Sebagai Center Of Gravity 4 Jumlah Penduduk: 9,6 juta jiwa (BPS 2010) Pusat Pemerintahan dan Ekonomi Pangkalan Utama Pertahanan dan Keamanan Pusat Diplomasi Internasional Pusat Informasi dan Komunikasi Nasional Pusat Industri dan Hiburan

5 Ancaman Pertahanan dan Keamanan bagi Jakarta… 5 Terorisme Pengangguran (10,4%) dan Urbanisasi Kriminalitas ( kasus ) Sentra produksi dan peredaran gelap Narkoba Ketertiban Umum (unjuk rasa, tawuran warga, dll.) Bencana alam (banjir, gempa bumi, dll.) Disiplin Lalu Lintas dan Kemacetan

6 Jumlah : Sumber : Pemprov DKI Jakarta STRUKTUR PENDIDIKAN WARGA JAKARTA TAHUN 2011

7 KEGIATAN EKONOMI JAKARTA Pertanian : 0%; Pertambangan dan penggalian : 0%

8 KEMENTERIAN PPN/ BAPPENAS 8 Hidup di kota yang anti ruang

9 o Makin sempitnya ruang  patologi sosial o Ruang gerak hanya 8m 2 /individu o Tidak ada privasi o Lahan terbuka diokupasi : perumahan & tempat usaha o Sasaran bagi masy miskin : bantaran sungai, waduk, tepi rel, kolong jembatan, SUTET o Bertolak belakang dengan konsep kota pro-ruang yang berpihak pada ketersediaan ruang terbuka luas o Ruang terbuka hijau (RTH) tinggal 9%. o Sekitar 20% hilang dalam 30 tahun 9

10 10 Hidup di kota yang anti ruang Anti Ruang Fisik Non Fisik Hilang nilai estetika Semrawut Tidak ada ciri khas Perubahan perilaku Potensi gesekan Tindak kejahatan Menata Kembali : Memecah kegiatan ekonomi Pengembangan superblok  hunian vertikal terintegrasi dengan tempat bisnis/perbelanjaan aman dan nyaman + transportasi, dan harga terjangkau

11 Kasus Kejahatan Yang Menonjol Jenis Kejahatan Pembunuhan Penganiayaan berat Pencurian dengan pemberatan Pencurian dengan kekerasan Pencurian kendaraan bermotor Roda dua Roda empat Kebakaran Judi Pemerasan/ancaman Perkosaan Narkotika Kenakalan remaja JUMLAH Sumber : Polda Metro Jaya

12 KASUS KRIMINALITAS DI JAKARTA Sumber : Polda Metro Jaya

13 Ancaman Terorisme dapat terjadi kapan saja….. Untuk ke sekian kalinya, ibukota negara yang menjadi magnet segala geliat dan dinamika kehidupan itu diguncang teror bom. Jumat pagi, 17 Juli 2009, sekitar pukul dan WIB, dua bom meledak di dua tempat yang berbeda pada saat yang hampir bersamaan, yaitu Hotel JW Marriott di kawasan Mega Kuningan dan Hotel Ritz Carlton di kawasan SBCD. Akibatnya jatuh puluhan korban luka dan beberapa korban tewas, sebagiannya adalah warga asing.

14 Jakarta Dikepung Narkoba, Konsumsi Rp10 Miliar/Hari Jumlah pengguna narkoba di Jakarta jiwa atau 1,5 % penduduk Jakarta Ekuivalen konsumsi narkoba di Jakarta mencapai Rp 10 miliar perhari. Dua kawasan saat ini diduga daerah terrawan : Kampung Ambon & Benhil Kejahatan yang terjadi di Jakarta adalah kejahatan tradisional maupun non- tradisional seperti cyber, trafficking, peredaran narkoba, dll. Kasus yang harus ditangani Polri sebanyak kasus (tahun 2010);

15 10 PERSOALAN SPASIAL KHAS IBU KOTA DAN KAITANNYA DENGAN KEJAHATAN Kota makin besar Rentang kendali kesatuan kepolisian makin panjang dan birokratis Kota makin luas Penggunaan teknologi multimedia oleh kepolisian untuk pengawasan wilayah masih amat minim Kota makin meninggi Apartement dan kondominium makin marak sebagai pilihan tempat tinggal. Teknologi peralatan kepolisian belum memadai Zona konsentrasi tumbuh tersebar, acak, dan tidak terkendali Hal ini menyulitkan dari sisi pengaturan lalulintas, pemeliharaan ketertiban dan pencegahan kejahatan Blank spot area selalu ada akibat salah perencanaan Berupa kawasan gelap, kumuh, atau tak berpenghuni. Berpotensi melahirkan kejahatan kekerasan tradisional Kota meluas seraya involutif, penuh labirin barupa gang-gang kampung Memudahkan pelaku kejahatan melarikan diri serta bersembunyi Bukannya dibatasi, segregasi kota malah diizinkan Segregasi politis menyebabkan koshesivitas masyarakat rendah Ruang terbuka hijau/tidak hijau tidak bertambah signifikan Kesesakan dan kepengapan merupakan penyebab stress bagi masyarakat Lokasi obyek vital tidak tertata. kemunculannya tidak mempertim- bangkan keamanan Konsentrasi kepolisian terpecah, Keamanan swasta mulai menjadi alternatif. Semakin banyak kawasan berfungsi tunggal Di luar fungsinya kawasan itu gelap gulita dan tidak berpenghuni. Menambah beban pengamanan Sumber : Adrianus Meliala

16 Tawuran meresahkan warga Jakarta...

17 Resiko Gangguan Politik dan Keamanan Jakarta sebagai pusat diplomasi internasional…. 17 Demo di Kedutaan Besar Malaysia, Amerika Serikat, serta pembobolan Kedutaan Portugal Jakarta-Yustisi.com, 8 Nov 2011 Jakarta Yustisi.Com, Agustus 2010 Jakarta-Yustisi.com, Agst, 2011

18 Indeks Demokrasi Indonesia PROVINSI DKI JAKARTA

19 Pelayanan Publik masih belum optimal... Jakarta, Koran Transaksi.com –Warga Kelurahan Warakas, merasa geram karena keluhan soal pelayanan buruk yang disampaikan melalui surat tak digubris Kepala Sudin Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Administrasi Jakarta Utara. (6 April 2011)

20 WartaNews-Jakarta - Layanan keliling pengurusan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) kembali dilakukan di lima wilayah Jakarta hingga pukul WIB, Kamis (30/6). Perbaikan Pelayanan Publik…

21 Masih ada PUNGLI Pos Kota, 4 April 2010

22 Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Kota Jakarta hanya 4,43. Berdasarkan survei Transparency International Indonesia (TII) dari skala 0-10 nilai Jakarta masih di bawah standar. Kota Jakarta berada di peringkat 38 dari 50 kota yang dinilai. Jakarta belum bebas dari korupsi….

23 Tingkat kekerasan terhadap perempuan di DKI Jakarta masih tinggi…. o Dalam enam bulan terakhir ini ada 395 kasus kekerasan yang terjadi di Jakarta (Komnas Perempuan, Juli 2011, Republika.co.id)) o Pengaduan terhadap Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) : – Tahun 2010 : kasus (Badan Pemberdayaan Masyarakat, April 2011) o Angka Kekerasan Terhadap Perempuan di DKI tertinggi (Komnas Perempuan, April 2011, Republika.co.id))

24 Tantangan Perubahan Iklim,persoalan keamanan lingkungan …

25 Wajah Transportasi Publik Jakarta …

26 Trans Jakarta sebuah alternatif....?

27 M A C E T.... belum ada solusi tepat mengatasi macet di Jakarta....

28 Pengemis, Anak jalanan.... JAKARTA, SABTU — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memburu para koordinator pengemis yang membawa mereka ke Ibu Kota setiap Ramadhan. Jumlah pengemis dan gelandangan bertambah sampai ribuan orang dan menjadi masalah sosial tersendiri. Para koordinator pengemis itu akan diancam kurungan sampai tiga bulan sesuai Peraturan Daerah Ketertiban Umum. (Kompas.com) IPM DKI Jakarta ranking 1, sejak (BPS, 2010) IPM DKI Jakarta ranking 1, sejak (BPS, 2010) Tingkat kemiskinan paling rendah dibandingkan dengan propinsi lainnya. Prosentase pendudukan miskin Jakarta mencapai 3,48% dari total penduduk Jakarta (BPS, 2010). Tingkat kemiskinan paling rendah dibandingkan dengan propinsi lainnya. Prosentase pendudukan miskin Jakarta mencapai 3,48% dari total penduduk Jakarta (BPS, 2010). Profil lain Jakarta: IMAGE

29 Urbanisasi ke Jakarta …. JAKARTA — Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) merangkap Kepala Bappenas Armida Alisjahbana, Jumat (23/7) mengungkapkan kekhawatirannya tentan semakin tingginya tingkat urbanisasi dari daerah ke kota Jakarta. Menurut Armida, pemerintah merasa khawatir karena tingkat urbanisasi yang tinggi itu tidak dibarengi dengan laju pembangunan perekonomian masyarakat. Hal itu diungkapkan Armida saat membuka diskusi dengan tema "Pembangunan Ibukota Jakarta Dalam Perspektif Nasional" di Jakarta, Jumat (23/7). Armida menjelaskan, dengan jumlah penduduk sekitar jiwa pada April 2010, kepadatan penduduk Jakarta mencapai jiwa per Kilometer persegi

30 Adakah tempat bermain ku yang aman..... ?

31 Polusi Udara Jakarta, persoalan keamanan lingkungan …. Jakarta yang diliputi asap dilihat dari salah satu gedung bertingkat di Jl Sudirman, Jakarta Pusat,. Sejumlah pakar lingkungan menyatakan bahwa kadar polusi di Jakarta sudah sangat parah dan 90% disebabkan oleh asap kendaraan. Ibu kota Indonesia salah satu kota dengan kadar polutan tertinggi setelah Beijing, New Delhi, dan Mexico City.

32 Jakarta, kota yang “livable”? 1 1 ZURICH 2 2 GENEVA 3 3 VANCOUVER 34 SINGAPORE 75 KUALA LUMPUR 10 9 BANGKOK 12 3 MANILA 14 0 LA PAZ 14 1 CARACAS 14 2 JAKARTA 14 3 BOGOTA Lima kriteria terpenting : 1.keselamatan/ keamanan (safety), 2.pendidikan (education), kebersihan (hygiene), 3.rekreasi, 4.stabilitas politik-ekonomi, dan 5.transportasi publik. Urutan Kota Ternyaman di Dunia Mercer, Quality of Living survey 2008

33 Strategi Pengembangan Jakarta o Strategi komprehensif yang mencakup dimensi sosial politik, ekonomi dan hankam. o Jakarta harus dibangun dan dikembangkan dalam perspektif nasional. Jakarta simbol identitas nasional. o Strategi civic engagement, berupa pemberian advokasi-mediasi sosial, pendidikan politik o Perluasan Forum Konsultasi Publik untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat sipil secara langsung dalam pembuatan kebijakan 33

34 Kegiatan Bidang Polhukhankam di Jakarta o Monitoring o Penegakan Hukum o Menjaga Ketertiban o Kesadaran masyarakat bahwa keamanan adalah tanggung jawab seluruh warga o Penjagaan Objek Vital dan Terminal- terminal pergerakan barang dan manusia 34

35 o Penguatan organisasi masyarakat sipil (OMS) dalam advokasi politik dan hukum o Penyediaan akses yang lebih mudah dan murah pada informasi publik bagi semua warga di semua tingkat 35 Kegiatan Bidang Polhukhankam di Jakarta

36 o Peningkatan kemampuan aparat (personel & peralatan); o Koordinasi antara pemangku kepentingan; o Perbaikan sistem pengamanan logistik nasional; o Persiapan sistem penanganan bencana/kerusakan lingkungan. 36 Kegiatan Bidang Polhukhankam di Jakarta

37 o Koordinasi Pemerintah- OMS dalam proses pembuatan, pelaksanaan dan pengawasan kebijakan publik o Konsultasi publik yang lebih intens dalam proses perumusan kebijakan publik di Jakarta dalam segala sektor o Aspirasi politik kelompok marginal harus menjadi prioritas 37 Kegiatan Bidang Polhukhankam di Jakarta

38 Terima Kasih


Download ppt "PETA TANTANGAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN JAKARTA SEBAGAI CENTRE OF GRAVITY NEGARA."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google