Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN DARAT KEBIJAKAN & IMPLEMENTASI DAK SUB BIDANG KESELAMATAN TRANSPORTASI DARAT.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN DARAT KEBIJAKAN & IMPLEMENTASI DAK SUB BIDANG KESELAMATAN TRANSPORTASI DARAT."— Transcript presentasi:

1 KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN DARAT KEBIJAKAN & IMPLEMENTASI DAK SUB BIDANG KESELAMATAN TRANSPORTASI DARAT

2 EVALUASI PELAKSANAAN 1.Hasil monitoring dan evaluasi kegiatan DAK Bidang Keselamatan Transportasi Darat tahun anggaran 2014 (data sementara) : a.Jumlah Propinsi/ Kabupaten/Kota yang melaporkan hasil pelaksanaan DAK dimaksud sebanyak 275 Propinsi/Kabupaten/Kota dari 468 Propinsi/Kabupaten/Kota penerima (58.76%). b.Penyerapan anggaran DAK sebesar Rp 38,806 Milyar dari total pagu sebesar Rp 235,940 Milyar (16.45%). 2.Kendala yang dihadapi yaitu :  Masih ditemukenali kurang sinkronnya prioritas pusat dengan daerah;  Masih kurangnya kepatuhan Daerah dalam penyampaian Laporan Pelaksanaan DAK khususnya Laporan pertriwulan ke Pusat. Keterangan Jumlah Propinsi/ Kota/ Kabupaten yang mengirimkan Laporan 74 Kabupaten / Kota445 Kabupaten/ Kota131 Propinsi/Kabupaten/Kota 275 Propinsi/Kabupaten/Kota Sumber DataDirektorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Bina Pengembangan Daerah, Kemendagri Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan Sekretariat Bersama DAK Direktorat Jenderal Bina Pengembangan Daerah, Kemendagri

3 Kriteria DAK yang meliputi Kriteria Umum, Kriteria Khusus, & Kriteria Teknis. Kriteria Umum ditetapkan dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan dalam APBD. (Kemenkeu) Kriteria Khusus ditetapkan dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan dan karakteristik daerah. (Kemenkeu) Kriteria Teknis ditetapkan oleh Kementerian Negara/Kementerian Teknis (K/L) KRITERIA PENGALOKASIAN DAK (Pasal 40 UU 33 tahun 2004)

4 ALOKASI DANA ALOKASI KHUSUS BIDANG KESELAMATAN TRANSPORTASI DARAT Alokasi DAK bidang Keselamatan Transportasi Darat Tahun mengalami peningkatan yang cukup besar yaitu sebesar 60,76 % untuk alokasi tahun 2012, sebesar 68,15 % untuk Alokasi tahun 2013 serta sebesar 6 % untuk Alokasi Tahun 2014 dan sebesar 7,73 % untuk Alokasi Tahun ,815,200 ALOKASI DAK

5 PETUNJUK TEKNIS DAK BIDANG KESELAMATAN TRANSPORTASI DARAT PM. 8 Tahun 2011PM. 3 Tahun 2012PM. 9 Tahun 2013PM. 96 Tahun 2013PM. 81 Tahun 2014 Dialokasikan untuk Pemerintah Kabupaten/ Kota Kegiatan: Pengadaan dan Pemasangan Fasilitas Keselamatan Lalu Lintas Jalan Dialokasikan untuk Pemerintah Kabupaten/ Kota Kegiatan : Pengadaan dan Pemasangan Fasilitas Keselamatan Lalu Lintas Jalan Dialokasikan untuk Pemerintah: a.Propinsi b.Kabupaten/ Kota Kegiatan : Pengadaan dan Pemasangan Fasilitas Keselamatan Lalu Lintas Jalan (a & b) Pengadaan, Peningkatan / Perawatan Peralatan Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor (b) Dialokasikan untuk Pemerintah: a.Propinsi b.Kabupaten/ Kota Kegiatan : Pengadaan dan Pemasangan Fasilitas Keselamatan Lalu Lintas Jalan Dialokasikan untuk Pemerintah: a.Propinsi b.Kabupaten/ Kota Kegiatan : Pengadaan dan Pemasangan Fasilitas Perlengkapan Jalan

6 ARAH KEBIJAKAN DAK 2015 Meningkatkan kualitas pelayanan terutama keselamatan bagi pengguna transportasi jalan di Propinsi, Kabupaten/Kota guna menurunkan tingkat fatalitas (jumlah korban meninggal) akibat kecelakaan lalu lintas secara bertahap sebesar 20% pada akhir tahun 2015 dan menurunkan jumlah korban luka-luka sebesar 50% hingga akhir tahun 2015.

7 TUJUAN DAK Tahun : DAK Keselamatan Transportasi Darat ditujukan untuk membantu membiayai kegiatan-kegiatan khusus di daerah tertentu yang merupakan urusan Daerah dan sesuai dengan prioritas nasional, khususnya untuk membiayai kebutuhan prasarana pelayanan dasar masyarakat yang belum mencapai standar tertentu atau untuk mendorong percepatan pembangunan daerah khususnya terkait keselamatan transportasi darat. Jangka Menengah Tahun : Mengendalikan dan mengurangi tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas jalan secara global dengan meningkatkan kegiatan yang dijalankan pada skala nasional dan regional.

8 1.Meningkatkan kualitas keselamatan lalu lintas jalan dan mengurangi kerugian materiil dan in materiil sebagai dampak dari berkurangnya angka kejadian kecelakaan; 2.Menurunkan tingkat kecelakaan terutama pada lalu lintas angkutan jalan khususnya pada jalan kab/kota; 3.Menurunkan fatalitas kecelakaan lalulintas; 4.Memeratakan pelaksanaan dan percepatan program antar wilayah. INDIKATOR KINERJA DAK

9 OUTPUT DAN OUTCOME DAK BIDANG KESELAMATAN TRANSPORTASI DARAT 2015 Output: Terpasangnya Fasilitas Perlengkapan Jalan; Outcome: 1. Menurunnya tingkat kecelakaan pada jalan provinsi dan jalan kab/kota, diukur berdasarkan rasio kecelakaan dengan jumlah kendaraan kilometer. 2. Menurunnya fatalitas kecelakaan lalu lintas, yang diukur berdasarkan : - Rasio korban mati dengan kejadian kecelakaan lalu lintas - Rasio korban luka berat dengan kejadian kecelakaan lalu lintas 3. Memeratanya pelaksanaan dan pencapaian program antar wilayah.

10 PETUNJUK TEKNIS DAK PM Nomor 81 Tahun 2014 “Petunjuk Teknis Penggunaan Dana Alokasi Khusus Bidang Keselamatan Transportasi Darat” tanggal 11 Desember 214 Kriteria Pemasangan / Penempatan : 1.Jalan yang memiliki potensi dan rawan kecelakaan; 2.Jalan yang rawan bencana; 3.Jalan yang menuju lokasi pariwisata; 4.Jalan yang dilalui angkutan umum; dan/atau 5.Jalan yang memiliki potensi kemacetan Kriteria Pemasangan / Penempatan : 1.Jalan yang memiliki potensi dan rawan kecelakaan; 2.Jalan yang rawan bencana; 3.Jalan yang menuju lokasi pariwisata; 4.Jalan yang dilalui angkutan umum; dan/atau 5.Jalan yang memiliki potensi kemacetan

11 CONTOH GAMBAR PENGADAAN & PEMASANGAN FASILITAS KESELAMATAN LLAJ

12 12 VISUALISASI RENCANA IMPLEMENTASI DAK KESELAMATAN TRANSPORTASI DARAT (1)

13 13 VISUALISASI RENCANA IMPLEMENTASI DAK KESELAMATAN TRANSPORTASI DARAT (2)

14 RANCANGAN DAK SUB BIDANG TAHUN 2016

15 LATAR BELAKANG Tahun 2014 jumlah korban akibat kecelakaan mencapai jiwa Setiap 1 (satu) jam terdapat sekitar 3-4 orang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas jalan Secara nasional, kerugian akibat kecelakaan lalu lintas jalan diperkirakan mencapai 2,9% - 3,1% dari total PDB Indonesia

16 Pertumbuhan Angkutan Umum Tidak Sebanding Dengan Kendaraan Pribadi Kend Angk Umum 17 Juta Kendaraan Pribadi Polda Metro Jaya 2014 VS

17 DRAFT PENDANAAN DAK TAHUN 2016 BIDANG TRANSPORTASI SUB BIDANG JALAN SUB BIDANG PERHUBUNGAN KEMENTERIAN PU & PERA KEMENTERIAN PERHUBUNGAN 1.Pengadaan & Pemasangan Perlengkapan Jalan 2.Pengadaan Alat Pengujian kendaraan Bermotor 3.Impelementasi Rute Aman Selamat Sekolah (RASS) & ZoSS. 4.Fasilitas Keselamatan Rambu Sungai Danau 5.Pelayanan Transportasi Perkotaan

18 RANCANGAN KRITERIA Keselamatan Transportasi Darat a.Tingkat fatalitas Kecelakaan b.Pelaporan c.Indeks Taman Uji Kendaraan d.Indeks Kepadatan Penduduk a.Tingkat fatalitas Kecelakaan b.Pelaporan c.Indeks Taman Uji Kendaraan d.Indeks Kepadatan Penduduk 2. Pelayanan Transportasi Perkotaan a.Indeks Kepadatan Penduduk b.Indeks Aksesibilitas c.Indeks Load Factor (LF) Angkutan Umum d.Kelembagaan Angkutan Umum a.Indeks Kepadatan Penduduk b.Indeks Aksesibilitas c.Indeks Load Factor (LF) Angkutan Umum d.Kelembagaan Angkutan Umum

19 Terima Kasih


Download ppt "KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN DARAT KEBIJAKAN & IMPLEMENTASI DAK SUB BIDANG KESELAMATAN TRANSPORTASI DARAT."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google