Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pengayaan Materi Resista Vikaliana, S.Si. MM. ANALISIS KASUS Kasus 1 (Pembukaan Program Studi Baru) Program sarjana sebuah STIE swasta berencana membuka.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pengayaan Materi Resista Vikaliana, S.Si. MM. ANALISIS KASUS Kasus 1 (Pembukaan Program Studi Baru) Program sarjana sebuah STIE swasta berencana membuka."— Transcript presentasi:

1 Pengayaan Materi Resista Vikaliana, S.Si. MM

2 ANALISIS KASUS Kasus 1 (Pembukaan Program Studi Baru) Program sarjana sebuah STIE swasta berencana membuka program studi baru di lingkungannya. Untuk memperkenalkan program studi baru tersebut kepada masyarakat, pihak STIE merasa perlu melakukan promosi. Untuk kepentingan itu, dibuat dua strategi. Strategi I adalah menyebarkan brosur ke masyarakat Strategi II adalah menyebarkan informasi melalui media massa

3 Permasalahannya, pihak STIE tidak memiliki informasi yang jelas mengenai animo masyarakat terhadap program studi baru tersebut, apakah animo masyarakat tinggi, sedang, rendah. Keterbatasan informasi tersebut dicoba didekati pihak STIE dengan memanfaatkan data historis sejumlah mahasiswa baru dari program studi yang sama atau sejenis di beberapa universitas yang berbeda, yang setaraf dengan STIE. Berdasarkan data tersebut, pihak STIE dapat memproyeksikan peningkatan mahasiswa atau banyaknya mahasiswa baru yang masuk ke program studi baru dan probabilitasnya (tertera pada tabel berikut).

4 Peningkatan jumlah mahasiswa dan probabilitasnya Strategi promosi manakah yang akan dipakai oleh pihak STIE? Peningkatan Mahasiswa AnimoProbabilitasStrategi IStrategi II Tinggi Sedang Rendah

5 Langkah-langkah: Memformulasikan persoalan tersebut dalam kerangka analisis keputusan / tabel analisis masalah Mencari tindakan yang optimal menurut Kriteria Maximin/ Minimax Memilih strategi yang optimal menurut kriteria Bayes

6 ANALISIS KASUS Kasus 2 (Dampak Kenaikan Harga) Kebijakan Pemerintah Indonesia untuk mencabut subsidi bahan bakar minyak/ BBM dan tarif dasar listrik/ TDL, serta menaikkan biaya telepon, ternyata bukan hanya membuat masyarakat umum resah, tetapi juga kalangan industriawan. Bagi para industriawan, kenaikan tersebut akan berdampak pada membengkaknya biaya produksi, baik akibat langsung kenaikan harga, maupun dampak tidak langsungnya, seperti meningkatnya harga bahan baku, transportasi, atau buruh menuntut penyesuaian pendapatan

7 Di balik itu, para industriawan juga menyadari bahwa dalam kondisi perekonomian Indonesia yang masih terpuruk akibat kenaikan BBM, TDL dan telepon tersebut, daya beli masyarakat diduga akan mengalami penurunan sehingga perusahaan tidak bisa serta merta menaikkan harga produk. Sebuah perusahaan makanan anak-anak yang mengalami dilema tersebut, mencoba mengambil tiga strategi berikut: – Menaikkan harga (diharapkan dalam jangka panjang terjadi perbaikan daya beli, meskipun jangka pendek daya beli masyarakat menurun) – Mengurangi kuantitas per kemasan dan harga naik sedikit – Mengurangi kuantitas dan kualitas per kemasan, sedangkan harga tetap

8 Untuk melaksanakan strategi tersebut, perusahaan mempertimbangkan penerimaan masyarakat pada keputusan tersebut 1.Sebagian besar konsumen atau pelanggan akan menerima keputusan tersebut karena menyadari tekanan yang dialami perusahaan sehingga tetap mengonsumsi produk perusahaan 2.Konsumen atau pelanggan yang menerima keputusan perusahaan tersebut berkisar antara 40%-60% 3.Sebagian besar konsumen atau pelanggan menolak keputusan tersebut sehingga tidak mau mengonsumsi produk perusahaan lagi Dalam mengambil keputusan, perusahaan menghadapi masalah belum tersedianya data penerimaan masyarakat terhadap beberapa strategi tersebut, lalu digunakan data historis perusahaan sejenis yang pernah melakukan kebijakan itu. Dari data tersebut, didapat angka probabilitas, bahwa kemungkinan sebagian besar konsumen akan menerima ketiga keputusan tersebut sebesar 50%, probabilitas yang menerima 40%-60% sebesar 30%, dan probabilitas sebagian besar konsumen menolak adalah 20%. Besarnya keuntungan terlihat pada tabel berikut

9 T1: Sebagian besar konsumen atau pelanggan akan menerima keputusan T2: 40%-60% konsumen atau pelanggan akan menerima keputusan T3:Sebagian besar konsumen atau pelanggan menolak keputusan A1: Menaikkan harga A2: Mengurangi kuantitas per kemasan dan harga naik sedikit A3: Mengurangi kuantitas dan kualitas per kemasan, sedangkan harga tetap Tindakan\KondisiKeuntungan T1T2T3 A A A Probabilitas awal

10 Gunakan Kriteria Bayes untuk mengambil keputusan yang optimal! Berapa biaya penelitian yang dapat disediakan?

11 ANALISIS KASUS Kasus 3 (Manajer Investasi) Sebagai seorang Manajer Investasi, Saudara dihadapkan pada pilihan apakah menginvestasikan dana yang Saudara kelola pada SAHAM atau OBLIGASI. Atasan saudara dapat menggalang dana segar sebesar US$ 100, yang harus Saudara investasikan seluruhnya pada salah satu pilihan saham atau obligasi (tidak boleh kedua-duanya). Annual rate of return sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi Indonesia (perkiraan pada tabel berikut)

12 Tabel Perkiraan Rate of Return Ekonomi\KondisiRate of Return (%) Tumbuh205 Resesi-1010 Depresi-5020

13 Menurut para ekonom, probabilitas ekonomi akan tumbuh, resesi, atau depresi pata tahun pertama investasi masing-masing adalah 70%, 30% dan 0%. Selanjutnya, jika tahun pertama terjadi pertumbuhan ekonomi, probabilitas tersebut berlaku juga pada tahun kedua Tetapi bila pada tahun pertama terjadi resesi, maka probabilitas bahwa ekonomi akan tumbuh, resesi, depresi di tahun kedua berubah menjadi masing-masing adalah 20%, 70% dan 10%. Gunakan pohon keputusan, cari strategi optimal yang memaksimumkan ekspektasi dana tersebut di akhir tahun kedua. Selamat Mencoba


Download ppt "Pengayaan Materi Resista Vikaliana, S.Si. MM. ANALISIS KASUS Kasus 1 (Pembukaan Program Studi Baru) Program sarjana sebuah STIE swasta berencana membuka."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google