Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ISMONAH PRODI S1 ILMU KEPERAWATAN STIKES TELOGOREJO.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ISMONAH PRODI S1 ILMU KEPERAWATAN STIKES TELOGOREJO."— Transcript presentasi:

1 ISMONAH PRODI S1 ILMU KEPERAWATAN STIKES TELOGOREJO

2  Integumen : organ tubuh pling luas  1/6 total BB  Sebagai barier plindung orgnsme pnybab sakit  Organ sensorik u/ nyeri, suhu & sntuhan  Pensitesis vit. D

3

4

5

6

7

8 Dua prinsif bagian : epidermis Luar, tipis Terdiri epitelium dermis dalam, tebal Terdiri jaringan ikat Lapisan subkutaneous Penyimpanan lemak Pembuluh darah Pacinian corpuscles (sensitive to tekanan)

9  Epidermis (avascular) beirisi 4 tipe sel:  Keratinocytes (90% of epidermal cells) – memproduksi keratin and penahan air / (dari lamellar granules)  melanocytes - produksi melanin  Langerhans cells - macrophages ; immune response  Merkel cells - touch sense

10 Dermis terdiri :  superficial papillary layer  deeper reticular layer

11 Papillary layer: Areolar connective tissue Many fine elastic fibres highly vascular dermal papillae;proyeksi Form epidermal ; tapak tangan dan kaki Contain: capillary loops Meissner’s corpuscles (touch) Free nerve endings Warm, cool, pain, tickle, Reticular (net) layer connective tissue; tidak teratur dan padat Sebaceous (oil) glands Hair follicles Saluran pada sudoriferous (sweat) glands Striae or regang Meissner’s corpuscles and Pacinian corpuscles

12 1. Proteksi 2. Sensori 3. Absorbsi 4. Ekskresi 5. Thermoregulasi 6. Metabolisme 7. Komunikasi sosial

13 Luka : struktur & fungsi anatomis normal rusak akbt proses patologis in/eksternal & kena orgn tertentu Luka perlu ada klasifikasi  brdsar status integritas kulit, penyebab, keparahan dsb Klasifikasi luka  m’mudahkan prwat m’mahami resiko yg b’hubungan dg luka dan implikasi kep.nya

14 Aktivasi sistem imun Vaskularisasi Pembentukan kembali jaringan ikat Granulasi Epitelisasi Remodelling Respons Vaskular Koagulasi Darah Inflamasi Faktor plasma Dengan pelepasan faktor jaringan vasokonstriksi diikuti dengan vasodilatasi Pembentukan jaringan baru

15 Status Integritas Kulit  Luka terbuka  robekan pada kulit/m’bran mukosa (trauma bnda tjam/tumpul)  Luka tertutup  tanpa robekan kulit (terpukul benda tumpul)  Luka akut  M’alami proses pnyembuhan sesuai thap & wktu normal  Luka kronik  prbaikan gagal ≠ tahap & waktu normal

16 Penyebab  Luka disengaja  cause terapi (luka insisi)  Kecelakaan tdk disengaja  tjd tnpa diharapkan (luka bakar) Tingkat Keparahan  Luka permukaan  kena lap.epidermis (luka bakar I, luka cukur)  Penetrasi  lapisan epidermis, dermis dan jar.lebih dlm rusak (luka tembak, tusuk)  Perforasi  penetrasi akbt bnda asing msuk & keluar dri orgn dlam

17 Kebersihan  Luka bersih  tdk m’ngandung orgnsme ptogen  Terkontaminasi-bersih  kondisi aseptik & m’libatkan rongga tbh yg scr normal ada mkrorgnsme  Terkontaminasi  pd kndisi yg mungkin ada mikrorgnisme (lk.bedah tnp aseptik yg baik)  Terinfeksi  ada bakteri pd luka (tmpk tnda infeksi)

18 Kualitas Deskriptif  Laserasi  jar.tubuh robek dg sisi yg tdk b’raturan  Abrasi  luka p’mukaan (luka ptong & lecet)  Kontusio  lk. Tertutup krn pukulan bnd tumpul (bengkak, perubahan wrn kulit & nyeri)

19

20

21

22

23

24 PROSES PENYEMBUHAN LUKA Melibatkan integrasi proses fisiologis Sifat p’nyembuhan sama trgntung lokasi, k’parahan & luasnya cedera Luka dng jar. Hilng spt insisi bedah  p’nyembuhan primer  low infection risk Luka dng jar.hilang  luka bakar, luka tekan yg prh  p’nymbuhan sknder  long time  high infection risk

25 Tahap p’nyembuhan luka ( Doughty,1992 ): Fase Inflamasi (reaksi) :  Reaksi tubh thdp luka yg dimulai stlh bbrp mnit – 3 hri stlh cedera  Proses p’baikan tdr dr : hemostasis,mengirim drh sel ke area yg cidera (inflamasi), epitelialisasi  Trombosit  bekuan drh  fibrin  krngka p’baikan sel  Jar. Rusak & sel mast  histamin  vasodilatasi kapiler  serum & leukosit……so merah, edema, hangat, nyeri  Leukosit yg b’peran : neutrofil, monosit  makrofag

26 1. Fase inflamasi Luka jar. lunak Respons vaskuler Respons seluler Tujuan : stop perdarahan dan membersihkan luka p.darah rusak Tutup vaskuler Tutup endotel Keluarkan Subst. vasokonstriksi Kapiler vasokonstriksi platelet Proses hemostasis ( 5 – 10 menit)

27 LANJUTAN..... Kapiler konstriksi Permeabel vena meninggi Kapiler dilatasi * plasma masuk ke luka (eksudasi) oedema dan acidosis * migrasi lekosit /netrofil (fagositosis) berlangsung 3 hari * netrofil diganti makrophag Hist. Prostaglandins & histamine secreted by mast cells, serotonin dan sitokin

28 Fungsi makrophag 1.Fagositosis 2.Sintesa kolagen 3.Bentuk jar. Granulasi + fibroblast 4.Bentuk growth factor untuk re-epitelialisasi 5.Bentuk kapiler baru = angiogenesis Parameter fase inflamasi sukses dan berpindak ke fase proliferasi : luka bersih, tidak terdapat kuman / infeksi terbentuk makrophag dan fibroblast Tanda klinis : eritema, hangat, oedema dan rasa sakit berlangsang sampai hari ke 3 atau ke 4

29 Fase Proliferasi  Fase regenerasi  3-24 hri  Isi luka dg jar. Penyambung/jar.granulasi yg baru dan menutup atas luka (epitelisasi)  Makrofag  fibroblast  sintesis kolagen  tutup luka…….fibroblast butuh vit B, C, O2 & as.amino  Kolagen  berikan kekuatan & integritas struktur pd luka  Proses rekonstruksi  elastisitas meningkat & ruptur luka turun  Gx. Proses p’sembuhan……..usia, anemia, hipoproteinemia, defisiensi zat besi

30 Proliferation Epithelial cells Migrate to the sides of edges Endothelial cells Angiogenesis Fibroblasts ECM formation Granulation tissue

31 LANJUTAN Kegiatan seluler: Proliferasi sel 2.Peran fibroblast: Persiapan pembentukan struktur protein u/ rekonstruksi jaringan Aktif bergerak dan mengeluarkan substansi kolagen, elastin. hyaluronic acid fibronectin dan proteoglycans 3. Pembentukan jar. granulasi dari makrophag, p.darah dan fibroblast. Proses sintetik fibroblast disebut fibroplasia dengan respons : proliferasi, migrasi, deposit jaringan matriks dan kontraksi luka 4. Angiogenesis ; proses pembetukan kapiler didalam luka - Upaya respons untuk oksigenisasi dan nutrisi - 3 dan 4 merupakan proses yang ter-integrasi dan dipengaruhi oleh platelet dan makrophag yang mengeluarkan growth factor 5. Epitelialisasi, antara lain : Fibroblast keluarkan KGF (Keratinocyte), stimulasi mitosis sel epid. Keratinasi mulai dari pinggir ketengah, Dengan sintesa kolagen, kwalitas dermis disempurnakan, Struktur fibroblast berubah menjadi myofibroblast – kontraksi.

32 Epithelialising wound

33 Maturasi (Remodeling)  Tahap akhir proses p’sembuhan luka…….1 tahun  Jar.parut kolagen  reorganisasi  kuat…bbrp bln  Sblm bentuk normal  remodeling oleh serat kolagen  Jar.parut punya sdkit melanosit  lbh terang drpda warna kulit normal

34 Fase maturasi - Mulai mg ke 3 sampai bulan ke 12 - Sasaran : penyempurnaan jar. baru yang kuat dan bermutu - Perubahan fibroblast : * keluar dari jar. Granulas * kolagen + fibrin >> - Minggu ke 10 pembentukan jar. parut yang kuat Kolagen dibentuk Kolagen dipecah (e. Kolagenase) Kolagen muda Kolagen matang/kuat Proses re-modelling Proses keseimbangan

35 Lekosit Fase peyembuhan luka

36 Normal Wound Healing 05ds 30ds 100ds Inflammation ProliferationRe-modelling

37 Impaired Wound Healing 05ds 30ds 100ds Inflammation ProliferationRe-modelling

38 Lanjutan..... Wound dependent Host dependent

39 Lanjutan..... Wound dependent Local hypoxia Hematoma/edema Increased bacterial load Desiccation Maceration Foreign body Friction/shear

40 Lanjutan..... Host dependent Underlying disease (DM, etc) Anemia Poor nutritional status Hypoalbuminemia Medications Sepsis

41 Penyembuhan sekunder o Waktu lama o Luka t’buka besar  bnyk keluar cairan o Inflmasi b’sifat kronik o Jar.granulasi>banyak drpda kolagen o Epitel&granulasi tdk dpt menutup luka  kontraksi luka (p’gerakan dermis dan epidermis) o Sel yg mndorong kontraksi  miofibroblast o Kontraksi luka  jar.skitar luka m’nipis

42 FAKTOR-FAKTOR M’PNGARUHI P’NYEMBUHAN LUKA Penuaan  perubahan vaskuler Malnutrisi  berikan kalori dan cairan adekuat Obesitas Merokok  Hb turun Obat2an  steroid, antiinflamasi, antibiotik Diabetes Stress luka

43 Type Luka ( dalam dan luas ) Superfisial – batas epid. Partial thickness Full thickness – sampai fasia Deep (dalam) – sampai otot

44 Luka sembuh Pengertian : Terciptanya kontinuitas lapisan kulit serta adanya kekuatan jar. parut yang mampu melakukan fungsi / aktifitas yang normal Outcome tergantung : - kondisi biologik - lokasi luka - luas luka

45


Download ppt "ISMONAH PRODI S1 ILMU KEPERAWATAN STIKES TELOGOREJO."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google