Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

AUDIT INTERN. PENGERTIAN AUDIT INTERN Pemeriksaaan yang dilakukan oleh bagian audit intern perusahaan terhadap laporan keuangan dan catatan keuangan perusahaan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "AUDIT INTERN. PENGERTIAN AUDIT INTERN Pemeriksaaan yang dilakukan oleh bagian audit intern perusahaan terhadap laporan keuangan dan catatan keuangan perusahaan."— Transcript presentasi:

1 AUDIT INTERN

2 PENGERTIAN AUDIT INTERN Pemeriksaaan yang dilakukan oleh bagian audit intern perusahaan terhadap laporan keuangan dan catatan keuangan perusahaan mengenai ketelitian (accuracy); dapat dipercaya (reliability);efisiensi dan pengendalian intern pada perusahaan

3 Pemeriksaan intern (internal audit)  pemeriksaan yang dilakukan oleh bagian internal audit perusahaan, baik terhadap laporan keuangan dan catatan akuntansi, maupun ketaatan terhadap kebijakan manajemen puncak yang telah ditentukan, peraturan pemerintah dan ikatan profesi yang berlaku Menurut Institute of Internal Auditor (Boynton, 2001:980)  internal auditing is an independent, objective assurance and consulting activity designed to add value and improve an organization’s operation. It helps an organization accomplish its objectives by ringing a systematic, disciplined approach to evaluate and improve the effectiveness of risk management, control and governance processes Menurut Milton Stevens Fonorrow (1989)  internal auditing is an appraisal, by trained company employees, of the accuracy, reliability, efficiency and usefulness of company records and internal control (suatu penilaian, yang dilakukan oleh pegawai perusahaan yang terlatih, mengenai ketelitian, dapat dipercayainya efisiensi dan kegunaan dari catatan (akuntansi) perusahaan dan pengendalian intern yang terdapat dalam perusahaan

4 DEFINITION of INTERNAL AUDITING (IIA) It is an independent, objective assurance and consulting activity designed to add value and improve an organization’s operations. It helps an organization accomplish its objectives by bringing a systematic, disciplined approach to evaluate and improve the effectiveness of risk management, control, and governance processes.

5 DEFINITION  “Internal Audit" is an independent examination of a quality system  It measures the effectiveness of an organisation's quality management system.  It is a documented and systematic tool  It should be done periodically by independent and qualified people  “Audit" itself is a checking system, NOT a quality assessment  As a communication tool of management policies. All personnel have to understand and do their jobs well

6 TUJUAN AUDIT INTERN Membantu menajemen dalam melaksanakan tanggung jawabnya dengan memberikan analisa, penilaian, saran dan komentar mengenai kegiatan yang diperiksanya.

7 KEGIATAN YANG DILAKUKAN AUDITOR INTERN 1.Menelaah dan menilai kebaikan, memadai tidaknya dan penerapan sistem pengendalian manajemen, pengendalian internal dan pengendalian operasional, mengembangkan pengendalian yang efektif dengan biaya yang murah 2.Memastikan ketaatan terhadap kebijakan, rencana dan prosedur yang telah ditetapkan manajemen 3.Memastikan pertanggungjawaban harta perusahaan dan perlindungan dari kemungkinan adanya pencurian, kecurangan dan penyalahgunaan 4.Memastikan pengelolaan data organisasi dapat dipercaya 5.Menilai mutu pekerjaan setiap bagian 6.Menyarankan perbaikan operasional dalam rangka meningkatkan efisiensi dan efektifitas

8 BENEFITS OF IA  Tells you the health of a quality system  Identify the root of a problem and plan for corrective and preventive actions with timeline  Achieve better allocation of resources  Able to avoid potentially big problem  Learn what an auditors look for  Continuous improvement

9 HAL YANG HARUS DILAKUKAN AUDITOR INTERN 1.Menelaah dan menilai kebaikan dan memadai tidaknya penerapan sistem pengendalian manajemen, SPI, dan pengendalian operasional lainnya 2.Memastikan ketaatan terhadap kebijakan, prosedur dan rencana yang ditetapkan manajemen 3.Memastikan seberapa jauh harta perusahaan dipertanggungjawabkan dan dilindungi 4.Memastikan pengelolaan data dapat dipercaya 5.Menilai mutu pekerjaan tiap bagian 6.Menyarankan perbaikan operasional dalam rangka meningkatkan efisiensi dan efektifitas

10 KODE ETIK INSTITUTE OF INTERNAL AUDIT (IIA) Tujuan Kode Etik IIA  memperkenalkan budaya etis dalam profesi internal auditing 2 Komponen kode etik : a.Principles –Berkaitan dengan profesi dan praktik internal auditing b.Rules of Conduct –Menjelaskan norma perilaku seorang internal auditor –Alat bantu untuk menginterpretasikan principles kedalam praktek dan dimasukkan sebagai pedoman perilaku etis internal auditor

11 INSTITUTE of INTERNAL AUDITORS ETHICAL PRINCIPLES Integrity Objectivity Confidentiality Competency

12 BAGAIMANA MEMILIKI DEPARTEMEN AUDIT INTERN YANG EFEKTIF ? a.Audit intern harus memiliki kedudukan yang independen dalam organisasi perusahaan b.Departemen Audit Intern harus mempunyai job description c.Departemen Audit intern harus mempunyai internal audit manual d.Harus ada dukungan dari top manajemen e.Departemen Audit Intern harus memiliki orang orang yang profesional, capable, bersikap obyektif, mempunyai integritas dan loyalitas yang tinggi f.Audit intern harus dapat bekerja sama dengan akuntan publik

13 RELATIONSHIP of INTERNAL and EXTERNAL AUDITORS The external auditor is responsible to financial statement users. The external auditor is responsible to financial statement users. The internal auditor is responsible to management. The internal auditor is responsible to management.

14 Competency Objectivity Methodology Audit risk model RELATIONSHIP of INTERNAL and EXTERNAL AUDITORS

15 PERSAMAAN AUDIT INTERN dan AUDIT EKSTERN 1.Latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja dibidang akuntansi, keuangan, perpajakan, manajemen dan komputer 2.Membuat audit plan dan program audit secara tertulis 3.Prosedur audit dan hasil audit didokumentasikan dalam kertas kerja 4.Staf audit melakukan Continuing Professional Education (Pendidikan Profesi Berkelanjutan) 5.Mempunyai Audit Manual (pedoman pelaksanaan pemeriksaan), Kode Etik dan Sistem Pengendalian Mutu

16 TEMUAN AUDIT (Audit Finding) dan LAPORAN INTERNAL AUDIT TEMUAN AUDIT  memberitahukan manajemen mengenai kelemahan pengendalian internal (jika dibiarkan dapat menimbulkan terjadinya kecurangan -fraud & collusion- yang merugikan perusahaan) LAPORAN dari IAD: Objective Clear (jelas) Concise (singkat tapi padat) Constructive (membangun) Timely (tepat waktu)

17 MAJOR DEFICIENCY FINDINGS –Kelemahan SPI perusahaan yang mengakibatkan hambatan bagi organisasi untuk mencapai tujuan yang ditetapkan MINOR DEFICIENCY FINDINGS –Kelemahan dalam SPI perusahaan, walaupun tidak menghambat tujuan perusahaan tapi bila tidak diperbaiki dapat merugikan perusahaan TEMUAN AUDIT (Audit Finding) dan LAPORAN INTERNAL AUDIT

18 KRITERIA DEFICIENCY FINDING YANG HARUS DILAPORKAN Cukup significant Didukung oleh fakta Objective Relevan dan masuk akal Menurut Lawrence B. Sawyer (1996), Deficiency Finding adalah :  suatu hal yang salah, atau yang akan menjadi salah (secara intrinsik tidak salah, tetapi memerlukan perbaikan)

19 PENGEMBANGAN TEMUAN AUDIT oHasil pemeriksaan internal auditor disimpulkan dan didokumentasikan dalam: List of Findings oKesimpulan  berupa masalah/kelemahan yang ditemukan atau hal yang memerlukan perhatian manajemen: oFindings Positif  tidak ada masalah yang ditemukan, atau menyebutkan kebaikan pengendalian intern yang perlu diterapkan dibagian lain oFindings Negatif  memberitahukan kepada menajemen masalah yang ditemukan yang memerlukan tindakan perbaikan dari manajemen untuk mencegah kerugian

20 FINDING YANG BAIK CRITERIA: Ukuran/standar yang diikuti (kondisi yang seharusnya ada) STATEMENT of CONDITION: Kenyataan/kondisi yang terjadi di perusahaan EFFECT: Akibat dari kenyataan yang terjadi di perusahaan (efek negatif berupa penyimpangan, efek positif berupa hasil yang lebih baik dari standar yang ditentukan) CAUSE: Penyebab terjadinya kondisi tsb. di perusahaan dan bagaimana terjadinya

21 PENGEMBANGAN REKOMENDASI dari TEMUAN oRecommendation  menjelaskan apa yang harus dilakukan untuk mengatasi kelemahan/masalah yang diuraikan dalam findings oKendala menyusun laporan : Audit supervisor menyusun kembali konsep laporan yang telah dibuat oleh auditor in-charge, dengan gayanya sendiri Auditor in-charge sengaja menyusun laporan seadanya (mengandalkan perbaikan dari audit supervisor dan audit manager) Terlalu banyak waktu untuk menyusun laporan Kualitas konsep laporan yang buruk oMenurut Sawyer, 3 cara untuk memperbaiki report writing process : Menentukan standar minimum yang dapat diterima Komunikasikan standar tersebut kepada staf melalui training Melakukan pengeditan oleh bagian independen atau perbandingan laporan dengan standar

22 Rekomendasi yang efektif harus memenuhi prinsip: 1. Komprehensif 2. Spesifik 3. Disusun yang baik 4. Mudah dijalankan 5. Beralasan PENGEMBANGAN REKOMENDASI dari TEMUAN

23 HAL PENTING DALAM MENYUSUN REKOMENDASI YANG BAIK 1.Clear 2.Simply 3.Understandable & economical 4.Complete 5.Brief & concise 6.Coherent 7.Forceful 8.Variety

24 STANDAR PELAPORAN Ikatan Akuntan Indonesia belum mengeluarkan standar pelaporan bagi auditor intern, oleh karena itu laporan auditor intern harus mengacu pada standar of reporting yang diterbitkan oleh The Institute of Internal Auditor (IIA)

25 LAPORAN AUDIT INTERN Semua hasil pekerjaannya harus dilaporkan pada manajemen mengenai hal penting apa yang terjadi yang memerlukan perbaikan dari manajemen Auditor Intern harus menyampaikan laporan yang: Objective Clear (jelas) Concise (padat) Constructive (membangun) Timely (tepat waktu)

26 Laporan Informal (Informal Report) oDisampaikan secara lisan (tapi tetap didukung oleh data/bukti/ catatan ringkas) atau tertulis, jika internal auditor menemukan hal penting yang perlu dilaporkan kepada manajemen agar dilakukan tindakan perbaikan oInformal Report secara tertulis:  Bentuk pendek (memo 1 halaman)  Bentuk panjang (summary report dengan penjelasan detail) (Contoh) Laporan Internal Auditor, mencakup: oSummary oForeword oPurpose oScope oOpinion oFindings, kriteria  Summary, Standard, Facts, Effect dan Cause oRecommendation oJelas, mudah dimengerti, logis dan menarik

27 MANAGING IA

28 FLOW CHART OF IA

29 RESOURCES FOR IA Considerations should be given to the following: Resources Audit techniques Processes to achieve and maintain the competency of auditors and to improve their performance Competency and availability of auditor Available time for auditing

30 The planning of IA consists of : IA PLANNING Establishing IA program  Objectives  Responsibility  Procedure and guidance Authority for administering the IA program OBJECTIVES

31 The implementation of IA program consists of : IA IMPLEMENTATION Scheduling audit Implementation of audit program Audit record and report

32 Implementation of audit program should be monitored at appropriate intervals and reviewed to assess whether its objectives have been met and identified opportunities for improvement. IA MONITORING Auditing findings should be reported to the management.

33 AUDITING ACTIVITIES

34 OVERVIEW OF AUDIT ACTIVITES Planning and scheduling audit Conducting document review Conducting audit Prepare audit report Conducting follow-up Preparing for on-site activities

35 Forming an audit team and assign roles and responsibility and agreed on the scope Conducting document review Preparing for the on-site audit activities Review documents (SOPs, audit findings, corrective action/preventive action, etc.), check the integrity of the quality system and various controls are effective Preparing audit plan Assigning work to the audit team Preparing work documents (eg. audit checklists, sampling plans, forms for recording information; questionnaires) AUDIT ACTIVITIES

36 AUDIT DOCUMENTATION Audit report is an official document to report the audit findings Audit plan should be sent to auditee prior to audit activity findings from the last audit should be also mentioned Audit note should include an audit questionnaire all records and comments during the audit

37 EXAMPLE OF AN AUDIT CHECKLIST General format for an audit checklist

38 EXAMPLE OF AN AUDIT CHECKLIST

39 INTERNA: AUDIT QUESTIONAIRES Area audited : ______________________ Date: __________________ Question (QSR-GMP Reference)Response 1. Does the company have a work instruction to operate the machine? 2. How is the machine being cleaned and maintained? 3. Are personnel trained to use the machine? 4.How often is the equipment being calibrated and cleaned? 5. When is the last breakdown of the machine? Are there any product being affected? IA MONITORING

40 AUDITING ACTIVITIES (1) Conducting on-site audit activities Interviews with different personnel Carry out both horizontal and vertical audits. Focus on safety and quality of product. Use “Trace-back” method  Conduct opening meeting  Good communication during the audit  Roles of escort and observer  Steps in conducting on site audit:

41 Generating audit findings Either conformity or non-conformity Sort out isolated or systemic deficiencies Isolated deficiency: Tends to happen randomly; no meaningful pattern; rarely happens Systemic deficiency: Could be connected to a particular process, product, material, person or organisation; shows pattern; happens more than once AUDITING ACTIVITIES (2)

42 ISOLATED VERSUS SYSTEMIC DEFICIENCY NON CONFORMANCE DEFICIENCIES ISOLATEDSYSTEMIC Latex gloves ripSOP contains an error Wrong expiration date written on a reagent bottle Batch record is poorly written so instruction can be confusing Operator or lab technician spills a sample Area management does not reinforce requirement to continually record information properly Pressing machine of eye shadow burns out Preventive maintenance program does not include liquid filling machine motor

43 The audit finding can be classified into 2 groups: 1.Compliance : a.Satisfactory /Adequate b.Outstanding 2.Non-compliance : a.Critical deficiency b.Major deficiency c.Minor deficiency AUDIT MONITORING

44  Objectives  Audit scope  Identification of audit team leader and members  Date and place where the on-site audit activities were conducted  Audit criteria and findings  Conclusions AUDIT REPORT

45 Various formats can be used depending on auditee (vendors, management or auditee) Usually include name and location of auditee, date of audit, audit plan, audit observations, classification of non-compliances, recommendations or expectations Should write against a standard Focus on deficient conditions and not people Include any positive observations Keep the audit report simple and clear AUDIT REPORT

46 NoGMP.RefFindings of IAGradingLocationAuditeeAuditor Production and QC departments are headed by the same person CriticalHuman Resources AbasBudi 2.4.3Monitoring of temperature in a warehouse Major or Minor WarehouseTutiMay Lin 311.1Inadequate control over sub-contractor Major or Minor ProductionHermanIda AUDIT REPORT: AN EXAMPLE

47 CONCLUSIONS Nobody likes to be audited……….. It is a means to have continuous improvement


Download ppt "AUDIT INTERN. PENGERTIAN AUDIT INTERN Pemeriksaaan yang dilakukan oleh bagian audit intern perusahaan terhadap laporan keuangan dan catatan keuangan perusahaan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google