Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

1 Pertemuan 5 TAHAPAN STUDI DAERAH IRIGASI Matakuliah: S0462/Irigasi dan Bangunan Air Tahun: 2005 Versi: >

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "1 Pertemuan 5 TAHAPAN STUDI DAERAH IRIGASI Matakuliah: S0462/Irigasi dan Bangunan Air Tahun: 2005 Versi: >"— Transcript presentasi:

1 1 Pertemuan 5 TAHAPAN STUDI DAERAH IRIGASI Matakuliah: S0462/Irigasi dan Bangunan Air Tahun: 2005 Versi: >

2 2 Learning Outcomes Pada akhir pertemuan ini, diharapkan : Mahasiswa dapat menghasilkan rancangan letak bangunan utama dan bangunan ukur berdasarkan peta topografi

3 3 Outline Materi Materi 1: Materi 2: Materi 3: Materi 4: Materi 5: Materi 6: Materi 7:

4 4 TAHAPAN STUDI DAERAH IRIGASI Studi awal  Ide pengembangan DI & luas DI  Potensi pengembangan sungai Studi identifikasi  Identifikasi nama & luas proyek  Garis besar skema irigasi alternatif  Koordinasi dengan Instansi terkait & berwenang  Melakukan pekerjaan teknik dan perencanaan pertanian

5 5 Studi pengenalan  Tinjauan kelayakan teknis  Merumuskan komponen & aspek multi sektor  Penjelasan aspek aspek yang belum dapat dipecah-kan pada taraf identifikasi.  Penentuan ruang lingkup studi lebih lanjut  Pekerjaan lapangan & kantor sesuai dengan tim ahli  Perbandingan proyek-proyek alternatif dengan B/C rasio  Studi lebih lanjut proyek yang dipilih.  Penentuan pengukuran & penyelidikan yang di-perlukan

6 6 Studi kelayakan  Analisis teknis dan ekonomis  Menentukan batasan /-definisi proyek dan me-netapkan prasarana yang diperlukan  Mengajukan program pelak-sanaan  Ketepatan yang disyaratkan untuk aspek- aspek teknik serupa dengan yang ditetapkan taraf perencana-an pendahuluan.  Studi kelayakan membutuh-kan pengukuran topografi, geoteknik dan kualitas tanah secara ekstensif sebagaimana perencanaan pendahuluan

7 7 Perencanaan pendahuluan  Foto udara (kalau ada), pengukuran peta topografi dan penelitian kecocokan tanah.  Tata letak dan pe-rencanaan pendahuluan bangunan utama, saluran dan  Perhitungan neraca air (water balance )  Kegiatan kantor dan pengecekan secara insentif

8 8 Perencanaan detail akhir  Pengukuran dan pe-nyelidikan detail  Tentang topografi, geo-teknik (geologi dan mektan) dan penyelidikan model hidrolis  Pengukuran trase saluran  Laporan akhir berisi gambar-gambar, tata letak saluran dan bangunan dalam detail, BOQ, RAB, program dan metoda pe- laksanaan, pembuatan dokumen tender dan pe-laksanaan termasuk rincian O & P.

9 9 Daur / Siklus Proyek

10 10 Rencana Wilayah / Induk Keputusan Kegiatan Perencanaan Proyek Hasil kegiatan atau keputusan ( garis yang lebih tebal menun jukkan urutan persiapan pokok)

11 11 A b Gambar 3.2 Urutan urutan kegiatan proyek SA : Study awal SI : Studi identifikasi

12 12

13 13

14 14

15 15

16 16 Perekayasaan-Uraian tentang sumber air dan tanah yang dapat -Identifikasi proyek lain yang mungkin (berdasarkan ke-8 kriteria dari Dirjen Pengairan) dengan sketsa perencanaan garis besar beserta alternatifnya -Tipe jaringan irigasi Aspek geoteknikKumpulkan peta geologi menilai kecocokan daerah untuk pelaksanaan pekerjaan berdasarkan peta dan foto udara yang ada -klasifikasi tanah di lapangan di lokasi yang sudah ditentukan dan formasi geologi -pelajari geologi wilayah Hidrologi tersedianya air -peta hujan rata rata -aliran min./maks -menilai tersedianya air dari segi jumlah, kualitas, jika mungkin -kumpulkan data lapangan mengenai banjir, penggenangan dan aliran rendah -kunjungi & periksa tempat tempat pengukuran -menilai kebutuhan air Tanah pertanianKumpulkan dan tinjau peta tanah, peta tata guna tanah dan laporan- laporan -kumpulkan informasi tentang tata guna tanah dan praktek pertanian yang ada -menilai pasa ran untuk barang prod. Pertanian -menilai ke mampuan tanah Lokasi topografi -peta daerah aliran sungai 1 : dengan selang kontur 10m atau peta pada skala terbesar yang ada -Foto udara, jika ada -tak ada survey dalam Tahap Study -seperti pada a -survey visual pada keadaan topografi a. study awalb. study identifikasi

17 17 Sa mb un g ke TA BL E 4 Derajat ketelitian - 40 – 50 % Kesimpulan rekomendasi -jika pengembangan layak dari segi teknis, lanjutkan dengan studi identifikasi -jika ekonomi penting, lanjutkan dengan studi pengenalan -jika ekonomi tak penting, lanjutkan dengan perencanaan pendahuluan -kumpulan data tambahan untuk kegiatan berikutnya Produk akhir -usulan pengembangan irigasi -program pelanjutan study -tipe irigasi sistem & alternatif sumber air -potensi daerah yang akan dikembangkan -daftar skala prioritas pengembangan -program taraf berikutnya -perkiraan biaya kasar untuk taraf berikutnya Aspek multisektor -informasi tentang lingkungan -informasi tentang penduduk, makanan dan penggunaan air -rencana daerah mengenai bahan pangan, produksi transmigrasi & industri -hubungan dengan pemerintah setempat -menilai latar belakang sosial politik -hambatan pengembangan a. Study awalb. Study identifikasi

18 18 Perekayas aan - buat garis besar perencanaan dengan sketsa tata letak dan uraian pekerjaan dengan skala 1 : atau lebih -rencana pendahuluan tata letak saluran, bangunan -tipe bangunan dengan tipe tipe perencanaannya -kapasitas rencana -cek trase saluran & elevasi saluran setiap 400 m -rincian volume & biaya pendahuluan & perkiraan biaya Aspek goeteknis -seperti b tapi lebih detail -parameter peren canaan geolo gi teknik pen dahuluan un tuk stabilitas pondasi & le reng ( tanpa pemboran) -menilai terse dianya bahan bangunan -penyelidikan geoteknik pa da lokasi bangunan ba ngunan de ngan pem boran -pengambilan contoh tanah sepanjang tra se saluran dan lokasi bangunan -bahan bangunan, daerah sumber galian bahan, penyelidikan tempat galian bahan -uji lab untuk contoh contoh pilihan guna mengetahui sifat sifat teknih tanah Hidrologi tersediany a air -analisis frekwensi banjir dan kekeringan -perkiraan sendimen, limpasan air hujan, erosi -neraca air pendahuluan -seperti pada c -studi perimbangan air sungai -studi simulasi mengenai kebutuhan dan tersedianya air pada proyek Tanah pertanian -seperti b tapi lebih detail -pastikan kecocokan tanah untuk pertanian irigasi -buat garis besar rencana pertanian -peta kecocokan tanah berskala 1 : penelitian tanah semidetail dan kemampuan tanah dengan peta skala 1 : rencana pertanian -studi tanah pertanian Lokasi Topografi -seperti pada b -pengukuran topografi untuk peta 1 : pengambilan foto udara dengan skala 1:10.000, jika belum tersedia atau peta topografi berskala 1: dari daerah irigasi; persyaratan pengukuran seperti untuk perencanaan detailnya -peta situasi untuk bangunan bangunan besar c. Pengenalan studyd. Study kelayakan

19 19 Derajat ketelitianRekayasa : 60% Biaya : 70% Rekayasa : 75% Biaya : 90% Kesimpulan rekomendasi -teruskan dengan study kelayakan -kumpulkan data tambahan untuk studi kelayakan -dengan tata letak jaringan irigasi dan kelayakan yang telah terbukti, lanjutkan dengan perencanaan detail -kumpulkan data data tambahan untukperencanaan detail -siapkan pengukuran & penyelidikan detail Produk akhir -isi laporan studi pengenalan -lokasi alternatif bangunan utama -trase saluran -tersedianya air -dampak terhadap lingkungan -kebutuhan air luas daerah irigasi tanaman dan jadwal tanam -program pelaksanaan -program pengukuran dan penyelidikan -skala prioritas dan perkiraan biaya -program survey topografi -analisis Cost-Benefit Ratio dan Economic Internal Rate of Return -kebutuhan air -daerah yang bisa diairi -tata letak jaringan irigasi perencanaan pendahuluan saluran dan bangunan tipe bangunan -rincian volume dan biaya (BOQ) Cost-Benefit Ratio dan Economic Internal Rate of Return -analisis dampak proyek terhadap lingkungan Aspek multisektor-seperti pada b tapi lebih detail -identifikasi komponen proyek multisektor dengan instansi instansi yang berwenang -dampak terhadap lingkungan - seperti pada c dengan studi kelayakan detail untuk komponen proyek multisektor c. Pengenalan studyd. Study kelayakan

20 20 Dalam hal-hal khusus studi pengenalan dapat diikuti dengan studi pra-kelayakan. Sambung ke TABEL 6 Perekayasaan -perencanaan tata letak akhir saluran dan bangunan -tipe bangunan dan tipe perencanaannya -kapasitas rencana -cek trase dan elevasi saluran setiap 400 m -Rincian volume dan biaya dan perkiraan biaya(awal) -Rumus penyelidikan model, jika perlu -penyelidikan model hidrolis (jika perlu) tinjau dan modifikasi perencanaan pendahuluan menjadi perencanaan akhir -perencanaan detail, gambar perencanaan -Rincian volume dan biaya dan Dokumen Tender -Laporan perencanaan -Biaya dan metode pelaksanaan Aspek geoteknik -penyediaan geoteknik terbatas lokasi bangunan bangunan besar dengan pemboran -pengambilan contoh sepanjang trase saluran dan lokasi bangunan -bahan bangunan, penyelidikan sumber bahan galian dan timbunan -uji lab contoh contoh yang dipilih guna mengetahui sifat sifat teknik tanah -rumuskan program penyelidikan detail -penyelidikan geoteknik detail dengan pemboran, jika perlu untuk lokasi bangunan utama, saluran, bangunan, sumber bahan galian/timbunan -parameter perencanaan geoteknik yang dianjurkan -perhitungan akhir untuk laporan perencanaan Hidrologi tersedianya air -pengukuran lapangan -pengumpulan data tambahan  perhitungan neraca air  kebutuhan air  tersedianya air  kebutuhan rotasi -kebutuhan pembuang -banjir rencana - perhitungan akhir untuk laporan perencanaan Tanah pertanian -pengukuran tanah dan semidetail dan penelitian pencocockan tanah dengan peta 1: rencana pertanian -pola tanam -kebutuhan penyiapan lahan  persemaian  pengolahan -pola tanam akhir (definitif) Lokasi topografi -foto udara dengan skala 1: atau peta topografi 1:5.000 dari daerah irigasi dengan garis garis kontur -peta lokasi bangunan utama dan bangunan bangunan besar -pengukuran trase saluran dan bangunan bangunan pelengkap -Laporan akhir


Download ppt "1 Pertemuan 5 TAHAPAN STUDI DAERAH IRIGASI Matakuliah: S0462/Irigasi dan Bangunan Air Tahun: 2005 Versi: >"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google