Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

SURVIVAL KIAT - KIAT DAN TIPS. BIODATA N a m a:ANGGIT M.SATOTO, SS Tempat / tgl lahir:Blora, 26 Agustus 1970 Diklat / kursus:Latdas SAR 2000Jakarta SAR.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "SURVIVAL KIAT - KIAT DAN TIPS. BIODATA N a m a:ANGGIT M.SATOTO, SS Tempat / tgl lahir:Blora, 26 Agustus 1970 Diklat / kursus:Latdas SAR 2000Jakarta SAR."— Transcript presentasi:

1 SURVIVAL KIAT - KIAT DAN TIPS

2 BIODATA N a m a:ANGGIT M.SATOTO, SS Tempat / tgl lahir:Blora, 26 Agustus 1970 Diklat / kursus:Latdas SAR 2000Jakarta SAR AdministratorSingapura GMDSSJakarta SAR PlanningJakarta SAR Mission CoordinatorDenpasar Basic Safety TrainningMalaysia Pengalaman operasi:Gempa Yogyakarta KM Senopati NusantaraSemarang Garuda Yogyakarta Lion Air Surakarta

3 K A S U S GUNUNG SLAMET (3.428 m dpl), 11 Pebruari Turniyadi alias Dodo, pecinta alam UGM ditemukan tewas karena tersesat dan terjebak cuaca buruk. Demikian juga 4 pendaki lain (dari total 24 pendaki). Mad Rizal (18) tewas menghirup gas Kawah Ratu di Gunung Salak Bogor 6 Oktober Solichin dan Wibisono hanyut di Sungai Ciandong Bogor, 18 Desember 2001

4 ’’ Because it is there ’’ ( George Leigh – Mallory ) Kesiapan mental sangat penting untuk meminimalisasi disorientasi medan, tetap berpikir jernih, serta ada kemauan keras untuk mampu bertahan hidup

5 PENILAIAN Pendaki ulung biasanya mengenal medan, cuaca, ilmu dan teknik keterampilan mendaki, matang dalam persiapan, perbekalan dan peralatan. Pendakian karena hasrat mengagumi keagungan alam, menguji fisik dan mental, atau sekadar berekreasi cenderung abai faktor – faktor di atas ( under estimate ). JANGAN PERNAH SEPELEKAN ALAM !!!

6 MENGHADAPI MUSIBAH / TERSESAT Tips Survival S ( Stop and seating ) Jika merasa mengalami musibah, usahakan berhenti dan duduk di suatu tempat yang nyaman

7 MENGHADAPI MUSIBAH / TERSESAT Tips Survival T ( Thinking ) Berpikirlah tentang apa yang telah Anda alami. Bagaimana awalnya hingga Anda sampi di tempat itu.

8 MENGHADAPI MUSIBAH / TERSESAT Tips Survival O ( Observe / Pengamatan ) Amati keadaan di sekitar, apakah ada yang Anda kenali? Atau, amati dan ingat-ingatlah keadaan sekitar sehingga bisa Anda jadikan patokan jika Anda berpindah tempat. Amati juga keadaan sekeliling yang bisa Anda gunakan untuk melakukan tindakan lebih lanjut.

9 MENGHADAPI MUSIBAH / TERSESAT Tips Survival P ( Planning / Perencanaan ) Buatlah rencana untuk melakukan tindakan selanjutnya, memanfaatkan alat yang dibawa atau bahan yang ada di alam, misalnya membuat bivak, mencari makanan, membikin perapian. Jangan lupa carilah pertolongan.

10 SATU TIM TERSESAT? Apa yang harus dilakukan? 1.Koordinasikan anggota kelompok 2.Lakukan pertolongan pertama kepada anggota yang membutuhkan 3.Merinci kemampuan anggota 4.Observasi dan orientasi medan 5.Penjatahan logistik / makanan yang tersisa 6.Membuat rencana tindakan disertai pembagian tugas

11 7.Lakukan kontak / komunikasi dengan dunia luar. Jika punya peluit tiup sekencang-kencangnya dan berulang – ulang. 8.Buatlah jejak, dan amati. 9.Selalu mengingatkan semua anggota untuk terus memantau keadaan sekeliling

12 MEMBUAT BIVAK Bivak atau tempat perlindungan sementara merupakan salah satu yang penting dalam survival. Selain sebagai tempat beristirahat, bivak berfungsi sebagai sarana berlindung dan mempertahankan suhu tubuh agar tetap hangat. Bikin bivak senyaman mungkin!

13 SYARAT BIVAK Jangan mendirikan bivak pada daerah yang berpotensi banjir, baik karena hujan atau air pasang. Misal di aliran sungai, di tepi pantai, dll. Jangan mendirikan bivak di bawah daerah / benda- benda yang berpotensi bahaya / runtuh. Misla di bawah pohon kelapa, di bawah batang yang lapuk / membusuk. Periksa daerah sekitar, apakah merupakan sarang nyamuk atau serangga lain ( misalnya lebah, dsb). Bahan bivak harus yang kuat dan hangat / nyaman. Bahan-bahan itu seperti ponco (jas hujan), flysheet (lembaran plastik), ijuk, daun rumbia, palem, dll.

14 Jangan membuat bivak menghadap arah angin, atau usahakan terlindung dari serangan angin, hujan atau panas. Jika terpaksa menghadap arah angin, bikin dinding pemisah di pintu masuk sehingga angin tidak langsung menerpa ke dalam bivak dan tidak mengganggu pembuatan api unggun dalam bivak.Jangan membuat bivak menghadap arah angin, atau usahakan terlindung dari serangan angin, hujan atau panas. Jika terpaksa menghadap arah angin, bikin dinding pemisah di pintu masuk sehingga angin tidak langsung menerpa ke dalam bivak dan tidak mengganggu pembuatan api unggun dalam bivak. Apabila (terpaksa) berlindung di gua, lekukan tebing atau lubang di bawah tanah, pastikan tempat tersebut bukan sarang satwa, tidak beracun, tidak mudah longsor, atau tidak terancam banjir sungai bawah tanah. Cara mudah menengarai ada tidaknya gas beracun, manfaatkan api / obor. Jika di dalam api mati, maka dipastikan ada gas beracun.Apabila (terpaksa) berlindung di gua, lekukan tebing atau lubang di bawah tanah, pastikan tempat tersebut bukan sarang satwa, tidak beracun, tidak mudah longsor, atau tidak terancam banjir sungai bawah tanah. Cara mudah menengarai ada tidaknya gas beracun, manfaatkan api / obor. Jika di dalam api mati, maka dipastikan ada gas beracun.

15 CARA MEMBUAT BIVAK Bahan ponco / flysheet. Ikatkan ujung - ujung (biasanya sudah ada lubangnya) sedemikian rupa sehingga terbentuk semacam atap atau tenda. Bahan alami Jangan merusak alam! Itu hal pertama yang harus diingat sebelum mengambil / memanfaatkan bahan- bahan dari alam. Ambil cabang / ranting yang sudah mati / jatuh, serta ambil daun berpenampang lebar sebagai atap seefisien mungkin.

16 MENCARI AIR Air sangat penting peranannya dalam survival. Tanpa air manusia hanya mampu bertahan 3 – 4 hari. Cara mendapatkan air : Menampung air hujan dengan ponco, daun berpenampang lebar, dll. Menampung embun dengan cara yang sama. Mencari tanaman rambat yang batangnya berongga, seperti rotan. Potong bagian pangkal, air yang menetes bisa langsung diminum. Untuk batang pisang, airnya harus dimurnikan dulu (dengan tablet pemurni air)

17 Mencari air yang terdapat pada bunga (misalnya bunga kantung semar) dan lumut. Menggali di bawah bebatuan pada sungai yang mengering (masak atau murnikan dahulu). Menggali pasir di pantai (minimal 5 meter di bawah batas pasang surut), atau di pinggir sungai / danau yang diduga beracun (harus dimurnikan dahulu). WASPADAI AIR BERIKUT : Air dari sungai besar Air sungai yang tergenang Air yang berwarna tertentu

18 MENCARI MAKANAN Carilah makanan yang biasa dimakan kera / primata Hati-hati terhadap buah yang berwarna mencolok, biasanya beracun Hindari buah yang berbuih, atau bergetah putih, biasanya beracun (kecuali sawo, nangka, cempedak) Hindari buah dan tumbuhan yang terlalu asam atau pahit Untuk mengetahui beracun / tidaknya buah atau tumbuhan, coba oleskan di tangan, lengan, bibir atau lidah. Jika menimbulkan efek gatal, sakit atau tidak nyaman, berarti tidak aman untuk dimakan.

19 Hindari makan jamur, kecuali jamur merang dan jamur kayu. CIRI – CIRI JAMUR BERACUN Baunya tidak sedap Warna mencolok Mudah hancur bila terkena sesuatu Bercawan pada pokok batangnya Tumbuh di atas kotoran hewan Mengeluarkan getah putih Bila dimasak dan dicampur akan menguningkan bahan makanan lain atau menghitamkan logam wadahnya.

20 Tumbuhan Yang Dapat Dimakan 1.Batang (bag dalam) - pisang - pakis - sagu - bambu muda (rebung) - tebu 2. 2.Daun - melinjo - rasamala muda - singkong - (tangkai daun) talas

21 3.Akar & umbinya - kaktus - umbi – umbian - ketela / singkong - talas 4. 4.Buahnya - pisang - mangga - asam - juwet - arbei - dll

22 5.Dapat dimakan seluruh bagian tanaman - jamur kayu - jamur merang

23 Hewan yang dapat dimakan Jenis – jenis belalang Jenis – jenis ikan Jenis – jenis burung Jangkrik Cacing tanah Laron Larva lebah dan madu Siput Ekor dan tubuh bagian belakang kadal Bagian tengah tubuh ular Binatang herbivora dan berkaki empat lainnya

24 Hewan yang tidak bisa dimakan Hewan yang mengandung bisa, seperti lipan dan kalajengking Mengandung racun, seperti penyu laut, ikan kembung Berbau khas, seperti sigung

25 MEMBUAT API UNGGUN Selain untuk memasak, api sangat penting untuk menghangatkan tubuh dan mengusir binatang buas. Hindari membuat api unggun yang besar. Lebih baik membuat beberapa api unggun kecil di beberapa tempat, karena panas / hangatnya lebih merata

26 CARA MEMBUAT API Menggunakan lensa / kaca pembesar / suryokontho / lup Fokuskan titik apinya pada benda yang mudah terbakar, seperti kertas, daun kering, dll. Gurdikan sesama kayu keras dengan bantuan busur (bisa terbuat adari tali sepatu / tali lain). Jika timbul asap, dekatkan bahan – bahan yang mudah terbakar. Jika tidak ada busur, gesekkan dua buah kayu keras hingga timbul panas dan asap. Dengan cara yang sama dekatkan bahan-bahan yang mudah terbakar.

27 Membuat Api Dari Kayu Basah Susun kayu / ranting yang basah / lembab dengan membentuk rongga di dalamnya. Taruh ranting / daun kering ke dalam rongga. Bakarlah daun / ranting tersebut. Usahakan api tidak terlalu besar namun bisa mengeringkan kayu lembab / basah di atasnya. Selanjutnya kayu – kayu tersebut bisa dijadikan api unggun.

28 MENGATASI GANGGUAN BINATANG Jangan sepelekan gangguan binatang sekecil apapun dalam kondisi survival. Walaupun kecil bisa mengganggu, bahkan memperburuk ketahanan tubuh 1.GANGGUAN NYAMUK –Gunakan obat nyamuk buatan –Bakar bunga pohon kluwih –Buat asap, misalnya dengan membakar kain lap kotor lalu matikan –Gosokkan sedikit garam pada bekas gigitan nyamuk

29 2.GANGGUAN LARON Gantunglah beberapa cabe di sekeliling kita, maka laron akan pergi dengan sendirinya. 2.GANGGUAN / SENGATAN LEBAH - Tempelkan bekas sengatan lebah pada tanah liat /basah, atau sebaliknya ; tempelkan tanah liat yang selalu basah pada bekas sengatan lebah. - Tempelkan bekas sengatan lebah pada genteng yang panas, atau sebaliknya ; tempelkan genteng yang panas pada bekas sengatan lebah. - Oleskan air bawang pada bekas sengatan lebah - Hindari memijit bekas sengatan.

30 4.GANGGUAN LINTAH Untuk melepaskan gigitan lintah yang masih menempel : - teteskan air tembakau - taburkan garam - teteskan air jeruk - taburkan abu rokok

31 5.GANGGUAN SEMUT - Letakkan cabe merah pada lintasan / jalan semut - Atau, letakkan sobekan daun sirih pada posisi yang sama - Gosokkan obat gosok pada bekas luka gigitan

32 6.GANGGUAN LIPAN DAN KALAJENGKING -Taburkan garam di sekeliling tempat tinggal / bivak -Pijatlah daerah sekitar luka sehingga bisa keluar -Ikatlah pangkal bagian anggota tubuh yang tergigit -Tempelkan lumatan asam di atas luka -Oles dan taruh serbuk lada dan minyak goreng pada luka -Jika terpaksa, gunakan urine (air kencing) yang diguyurkan di daerah luka untuk menetralisir racun.

33 7.GANGGUAN ULAR Ular berbisa merupakan hewan yang sangat berbahaya. Pertolongan darurat bisa dilakukan dengan menghentikan aliran darah yang terhubung dengan luka. Biasanya diikat dengan kencang pad posisi di atas luka (yang mengarah ke pusat aliran darah/ jantung). Jangan terlalu sering terjadi pergerakan pada daerah yang terluka. TIDAK DISARANKAN MENGHISAP DENGAN MULUT BISA ULAR YANG TELANJUR MASUK KE BAGIAN TUBUH !!!!

34 MENGATASI SERANGAN ULAR - Hindari ular yang kepalanya berbentuk segitiga atau kulit berwarna cerah, sebagian besar berbisa -Hindari pokok kayu yang lapuk dan lembab, karena lebih banyak menjadi sarang / singgahan ular -Perkebunan kopi dan teh sering menjadi lingkungan yang ideal bagi ular ( berbisa )

35 MENGATASI CUACA PANAS Minum sebanyak – banyaknya, lebih baik yang asin daripada manis Kurangi aktivitas Kenakan pakaian yang longgar Lakukan aklimatisasi (penyesuaian tubuh dengan udara sekitar yang panas Hal – hal di atas tidak bisa maksimal apabila Anda : Menderita demam, atau bahkan penyakit akut / kronis Baru sembuh dari sakit Baru mendapatkan vaksinasi Kurang tidur, kelelahan, dehidrasi Baru minum minuman beralkohol Kegemukan ( selalu merasa haus )

36 Tips Mengatasi Serangan Panas TETAP TENANG Dalam keadaan mental yang merosot, tegang, panik, usahakan tetap tenang, berpikir positif, dan optimis KERACUNAN Saat keracunan, minumlah air garam, atau minum air sabun mandi panas, atau minum teh pekak, atau tohok anak tekaknya sehingga muntah KELETIHAN Makan makanan yang berkalori tau mengurangi kegiatan KEDINGINAN Makan makanan berkalori, dekati sumber panas, sering bergerak, gunakan pakaian tebal dan tidak longgar, sering menggesekkan anggota tubuh

37 MEMBACA JEJAK Mencari dan membaca jejak sangat diperlukan untuk mengetahui posisi saat itu dan mencari pertolongan. Kemampuan ini juga bisa digunakan untuk meberburu dan menghindari ancaman binatang buas. JEJAK DIBAGI 2 : Jejak buatan ( bikinan manusia ) Jejak alami ( jejak binatang, aliran air, dll) Jejak alami (binatang) biasanya bisa diketahui jenis, ukuran, dan kecepatan geraknya. Jejak ini bisa berupa jejak kaki, kotoran, ranting patah, sisa makanan, dll.

38 ORIENTASI DENGAN TANDA ALAM Orientasi medan adalah cara untuk menentukan arah dan mengethui posisi kita di medan sebenarnya. BEBERAPA ALAT BANTU ORIENTASI MEDAN : 1.Peta 2.Kompas Arah utara peta dan kompas yang ditunjukkan oleh penanda tertentu atau jarum dan huruf N (north) memudahkan orang mengetahui posisi dan arah pergerakannya. Dua alat di atas bisa digunakan sendiri – sendiri, atau sebaliknya akan lebih efektif bila digunakan bersama - sama

39 3.Matahari pergerakan matahari dari arah timur ke barat membantu manusia mengetahui posisi dan arah pergerakannya. 4.Rasi bintang Beberapa rasi bintang menunjukkan arah tertentu. Rasi bintang orion menunjukkan arah timur – barat, sedangkan rasi bintang pari menunjukkan arah selatan

40 5.Tumbuhan dan binatang Tumbuhan merambat biasanya menuju arah matahari terbit ( ke timur ). Sisi batang pohon yang bnayak ditumbuhi lumut pun menunjukkan arah timur. Pada pagi hari, lintah dan pacet sering membujur ke arah timur – barat. 6.Lain – lain ( buatan manusia ) Kuburan manusia ( muslim ) menunjukkan arah atau membujur ke utara (posisi kepala). Masjid selalu menghadap ke timur.

41 SURVIVAL KITS Salah satu faktor yang memperparah kondisi darurat adalah ketiadaan alat-alat penolong. Selain itu keterbatasan pengetahuan dan keterampilan seseorang tentang alam dan material di dalamnya mengurangi kemampuan untuk bertahan hidup. BAWALAH BEBERAPA PERALATAN YANG RINGKAS, EFEKTIF DAN EFISIEN CARA MEMBAWA DAN MENGGUNAKANNYA.

42 SURVIVAL KITS 1.Ponco 2.Pisau / golok 3.Peralatan memancing 4.Korek api / batu api 5.Oksigen tabung 6.Peralatan memasak 7.Tali 8.Matras 9.Senter / headlamp, lampu badai Kompas, cermin & lensa Peluit Sleeping bag Personal aid (kotak PP) Sarung tangan Bidai lipat Tbalet penjernih air Masker dll


Download ppt "SURVIVAL KIAT - KIAT DAN TIPS. BIODATA N a m a:ANGGIT M.SATOTO, SS Tempat / tgl lahir:Blora, 26 Agustus 1970 Diklat / kursus:Latdas SAR 2000Jakarta SAR."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google