Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

EXCEPTION HANDLING BANNI SATRIA ANDOKO PEMROGRAMAN BERBASIS OBYEK.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "EXCEPTION HANDLING BANNI SATRIA ANDOKO PEMROGRAMAN BERBASIS OBYEK."— Transcript presentasi:

1 EXCEPTION HANDLING BANNI SATRIA ANDOKO PEMROGRAMAN BERBASIS OBYEK

2 TOPIK Definisi Exception Kategori Penanganan Exception Object Exception Method yang melempar Exception Membuat eksepsi sendiri Overriding method dan exception

3 DEFINISI  Exception merupakan event yang terjadi program menemui kesalahan ketika instruksi program dijalankan  Eksepsi dapat dijumpai ketika :  Membuka file yang tidak ada  Koneksi jaringan terganggu  Pemanggilan kelas yang tidak ada  Pembagian bilangan dengan 0  Pengisian / pengaksesan element array diluar ukurannya

4 CONTOH TERJADINYA EKSEPSI Java Exception : indeks array melebihi ukuran OUTPUT :

5 CONTOH LAIN TERJADINYA EKSEPSI OUTPUT : Java Exception : pembagian dengan nol

6 KATEGORI EXCEPTION  Checked / Other Exception, Eksepsi ini biasanya mengindikasikan kesalahan environment, dimana aplikasi seharusnya dapat mengantisipasi dan memperbaikinya. Contoh  File tidak ditemukan  URL invalid  Runtime Exception, mengindikasikan kesalahan implementasi atau desain dari program. Contoh  Pembagian bilangan dengan 0  Akses array melebihi batas ukuran  Error, mengindikasikan bahwa terjadi fatal error dimana proses perbaikan sangat sulit. Contoh :  Kegagalan fungsi baca hardware  Out of memory

7 BAGAN KATEGORI EXCEPTION

8 EXCEPTION YANG UMUM  ArithmeticException  Hasil dari operasi divide-by-zero pada integer  Misal: int i = 12/0;  NullPointerException  Mencoba mengakses atribut atau method suatu object padahal object belum dibuat.  Misal: Date d = null; System.out.println(d.toString());  NegativeArraySizeException  Mencoba membuat array dengan ukuran negatif.  FileNotFoundException  Mengakses file yang tidak ada  NumberFormatException  Convert dari string ke numerik,  Misal : int I = Integer.parseInt(“abs”);  ArrayIndexOutOfBoundsException  Mencoba mengakses elemen array dimana index nya melebihi ukuran array

9 CONTOH RUNTIME EXCEPTION

10 CONTOH CHECKED EXCEPTION

11 PENJELASAN CONTOH CHECKED EXCEPTION Program MyFileReader mencoba membaca file yang diinputkan. Jika file tidak ditemukan akan terdapat output :

12 JIKA TERJADI KESALAHAN DALAM EKSEKUSI PROGRAM Secara otomatis akan dilempar sebuah object yang disebut dgn exception. Exception dapat diproses lebih lanjut oleh fungsi- fungsi yang siap menangani kesalahan. Proses pelemparan exception disebut dgn throwing exception. Proses penerimaan exception disebut dengan catch exception.

13 PENANGANAN KESALAHAN Dengan menggunakan exception : try { //blok statement yang diuji } catch(ExceptionType e){ //blok statement penanganan }

14 CONTOH TRY...CATCH

15 EXCEPTION DENGAN LEBIH DARI 1 CATCH Dapat digunakan beberapa blok catch untuk satu blok try. Exception dalam satu program bisa mengatasi banyak exception. Contoh implementasi: Misal dalam satu blok try terdapat kemungkinan terjadi: – NullPointerException – IndexOutOfBoundsException – ArithmeticException

16 CONTOH : TRY...CATCH...CATCH....

17 PENGGUNAAN FINALLY  Digunakan untuk mendefinisikan kode program yang selalu dieksekusi baik ada exception yang terjadi maupun bila tidak terjadi exception sama sekali.  Format : try { //blok statement yang diuji } catch(ExceptionType e){ //blok statement penanganan } finally{ //blok statement finally }

18 CONTOH FINALLY

19 NESTED TRY...CATCH  Merupakan try...catch yang bertingkat. try { //blok statement } catch (Exception x) { //blok statement } try { //blok statement } catch (Exception x) { //blok statement } } catch (Exception x) { //blok statement }

20 OBJECT EXCEPTION Object exception yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk mengetahui lebih lanjut mengenai error atau exception yang terjadi. Exception merupakan subclass dari class Throwable.

21 METHOD – METHOD PADA EXCEPTION CLASS  getMessage(), method ini mengembalikan isi pesan untuk menggambarkan exception yang terjadi  printStackTrace(), method ini menampilkan pesan error dan stack trace ke standard error output stream yang biasanya merupakan konsol window apabila program merupakan program konsol.  printStackTrace(PrintStream s), method ini mengembalikan pesan error ke objek PrintStream yang dijadikan parameter. Apabila ingin menampilkan pesan ke konsol, anda dapat menggunakan system.out sebagai parameter.

22 CONTOH PENGGUNAAN EXCEPTION CLASS METHOD

23 MENDEFINISIKAN METHOD YANG MENGHASILKAN EXCEPTION Method tertentu dlm program mungkin akan menghasilkan error yang tidak dikenali secara otomatis oleh Java Virtual Machine. Berlaku bagi kategori exception yg bukan subclass dari RunTimeException. – Contoh: EOFException, – MallformedURLException Dengan cara membuat method yang dapat melempar exception.

24 CONTOH DEFINISI EXCEPTION METHOD SALAH Compiletime Error karena method melemparkan exception sehingga harus diletakkan dalam try..catch

25 CONTOH DEFINISI EXCEPTION METHOD BENAR Benar karena method yang melempar exception diletakkan dalam try..catch

26 MEMBUAT CLASS EXCEPTION BARU Sebuah subclass dari exception dapat dibuat sendiri oleh programmer untuk mendefinisikan sendiri secara lebih rinci tentang exception yang dapat terjadi. Class exception baru ini harus merupakan subclass dari java.lang.Exception.

27 CONTOH DEFINISI KELAS EXCEPTION BARU

28 OVERRIDING METHOD DAN EXCEPTION Overriding method hanya boleh melempar exception yang merupakan subclass dari exeption yang dilempar oleh overriden method atau sama. Overriding method boleh mendeklarasikan exception lebih sedikit dari jumlah exception kepunyaan overridden method.

29 CONTOH OVERRIDING METHOD & EXCEPTION  Class TestB1  ok karena ArithmeticException merupakan subclass dari RuntimeException  Class TestB2  error karena Exception merupakan superclass dari RuntimeException


Download ppt "EXCEPTION HANDLING BANNI SATRIA ANDOKO PEMROGRAMAN BERBASIS OBYEK."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google