Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Asuhan Kebidanan kelompok khusus Sri Wahyuni, M.Mid Jur Kebidanan Poltekkes Surakarta June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas1.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Asuhan Kebidanan kelompok khusus Sri Wahyuni, M.Mid Jur Kebidanan Poltekkes Surakarta June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas1."— Transcript presentasi:

1 Asuhan Kebidanan kelompok khusus Sri Wahyuni, M.Mid Jur Kebidanan Poltekkes Surakarta June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas1

2 Pendahuluan  Langkah proses askeb kelompok khusus sama dengan tk individu, keluarga maupun masyarkat  Beda:  Sasaran  Permasalahan dilihat dari sisi kelompok, tapi bila menyangkut permasalahan gangguan sistem tubuh penangannya secara individu June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 2

3 Langkah - langkah Langkah 1: Melakukan Pengkajian Langkah 2. Melakukan Analisa data Langkah 3: Melakukan Rumusan masalah dan Prioritas masalah Langkah 4. menegakkan Diagnosa kebidanan kelompok Langkah 5: membuat Perencanaan kebidanan Langkah 6. Pelaksanaan Langkah 7. Melakukan evaluasi 3

4 Langkah - langkah Langkah 1: Melakukan Pengkajian Langkah 2. Melakukan Analisa data Langkah 3: Melakukan Rumusan masalah dan Prioritas masalah Langkah 4. menegakkan Diagnosa kebidanan kelompok Langkah 5: membuat Perencanaan kebidanan Langkah 6. Pelaksanaan Langkah 7. Melakukan evaluasi 4

5 A. Pengkajian  Pengumpulan data merupakan langkah awal untuk menentukan masalah dan kebutuhan kelompok akan pelayanan kesehatan  Perlu dikaji masalah yang timbul secara kelompok  Dibutuhkan ketrampilan komunikasi yang memadai agar dapat diterima June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 5

6  Yang perlu dikaji secara mandalam adalah latar belakang yang mendorong timbulnya masalah pada kelompok tersebut  Menekankan pada aspek kebiasaan, adat istiadat & budaya, pendidikan, sosek, kesh perseorangan, lingk, perilaku dan pandangan thd kesh secara umum. June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 6

7  Bidan juga perlu menjelaskan peran dan fungsinya dalam melaksanakan asuhan kebidanan komunitas sehingga klien dapat diajak kerja sama secara optimal:  sebagai fasilitator dan motivator dalam menggerakan dinamika masyarakat untuk dapat menolong dirinya sendiri  decision maker dengan aktif melakukan lobi, negosiasi, serta advokasi terhadap apa yang telah direncanakan untuk dapat diwujudkan. June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 7

8 Pengkajian INTI KOMUNITAS SUB SISTEM KOMUNITAS June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 8

9 Pengkajian, INTI KOMUNITAS al: Identitas kelompok Masalah kesehatan Pemanfaatan fasilitas kesehatan dalam pemeriksaan kesehatan Keikutsertaan dalam upaya kesehatan Status kesehatan kelompok June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 9

10 Pengkajian INTI KOMUNITAS SUB SISTEM KOMUNITAS June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 10

11 Pengkajian, SUB SISTEM KOMUNITAS Kondisi sanitasi lingkungan tempat tinggal anggota kelompok Pendidikan Keamanan dan transportasi Politik dan pemerintah Pelayanan kesehatan dan sosial Komunikasi Ekonomi Rekreasi June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 11

12 Pengkajian, INTI KOMUNITAS al: Identitas kelompok Masalah kesehatan Pemanfaatan fasilitas kesehatan dalam pemeriksaan kesehatan Keikutsertaan dalam upaya kesehatan Status kesehatan kelompok June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 12

13 1. Identitas Kelompok, al  Besar dan kecilnya kelompok (Jumlah dalam kelompok tersebut)  Latar belakang pendidikan (dalam penggunaan bahasa yang sesuai)  Tingkat sosial ekonomi  Kebiasaan  pengertian yang paling sederhana adalah sesuatu yang telah dilakukan untuk sejak lama dan menjadi bagian dari kehidupan suatu kelompok masyarakat.masyarakat  (penderita cacar tidak boleh mandi, penggunaan minyak jelantah, Membungkus makanan panas ke dalam plastic) June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 13

14  Adat istiadat  Contoh: anak diare cepat besar, tidak boleh banyak-banyak minum)  Pekerjaan  Agama yang dianut  Kepercayaan  Lokasi tempat tinggal  Usia penduduk yang berisiko  Jenis kelamin yang berisiko June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 14

15 Pengkajian, INTI KOMUNITAS al: Identitas kelompok Masalah kesehatan Pemanfaatan fasilitas kesehatan dalam pemeriksaan kesehatan Keikutsertaan dalam upaya kesehatan Status kesehatan kelompok June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 15

16 2. Masalah kesehatan, al:  Masalah kesehatan yang sering terjadi  Besarnya anggota kelompok yang mempy masalah  Keadaan kesehatan anggota kelompok umumnya  Sifat masalah pada kelompok (yang mengancam atau telah mengancam?)  TIPOLOGI PRIORITAS MASALAH.pptx TIPOLOGI PRIORITAS MASALAH.pptx June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 16

17 Pengkajian, INTI KOMUNITAS al: Identitas kelompok Masalah kesehatan Pemanfaatan fasilitas kesehatan dalam pemeriksaan kesehatan Keikutsertaan dalam upaya kesehatan Status kesehatan kelompok June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 17

18 3. Pemanfaatan Fasilitas kesh, al  Puskesmas  Posyandu  Polindes  Pos Obat Desa June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 18

19 Pengkajian, INTI KOMUNITAS al: Identitas kelompok Masalah kesehatan Pemanfaatan fasilitas kesehatan dalam pemeriksaan kesehatan Keikutsertaan dalam upaya kesehatan Status kesehatan kelompok June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 19

20 4. Keikutsertaan Upaya kesh, al:  Sebagai kader kesehatan  Dana Upaya Kesh Masyarakat (DUKM)  Dasa Wisma  KPKIA June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 20

21 Pengkajian, INTI KOMUNITAS al: Identitas kelompok Masalah kesehatan Pemanfaatan fasilitas kesehatan dalam pemeriksaan kesehatan Keikutsertaan dalam upaya kesehatan Status kesehatan kelompok June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 21

22 5. Status kesh Kelompok, al:  Penyakit yang pernah diderita (akut, kronis & menular)  Keadaan gizi kelompok umumnya (anemia, marasmus, kwasiokor)  Imunisasi (dasar-ulangan, lengkap/tidak)  KIA (kehamilan, persalinan, nifas, perinatal, neo, bayi dan balita)  KB (akseptor/non)  Keadaan hygiene personal anggota kelompok June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 22

23 Pengkajian INTI KOMUNITAS SUB SISTEM KOMUNITAS June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 23

24 Pengkajian, SUB SISTEM KOMUNITAS Kondisi sanitasi lingkungan tempat tinggal anggota kelompok Pendidikan Keamanan dan transportasi Politik dan pemerintah Pelayanan kesehatan dan sosial Komunikasi Ekonomi Rekreasi June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 24

25 1. Keadaan sanitasi lingk,al:  Perumahan (permanen/semi, ventilasi, penerangan, kebersihan)  Sumber air minum  Pembuangan air limbah  Pembuangan sampah  Tempat pembuangan tinja  Format WINSHIELD SURVEY.doc Format WINSHIELD SURVEY.doc June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 25

26 Pengkajian, SUB SISTEM KOMUNITAS Kondisi sanitasi lingkungan tempat tinggal anggota kelompok Pendidikan Keamanan dan transportasi Politik dan pemerintah Pelayanan kesehatan dan sosial Komunikasi Ekonomi Rekreasi June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 26

27  apakah ada fasilitas dan sarana pendidikan yang dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan,  seperti: sekolah dan tempat kursus serta tingkat pendidikan masyarakat pada umumnya Sub Sistem: 2. Pendidikan

28 Pengkajian, SUB SISTEM KOMUNITAS Kondisi sanitasi lingkungan tempat tinggal anggota kelompok Pendidikan Keamanan dan transportasi Politik dan pemerintah Pelayanan kesehatan dan sosial Komunikasi Ekonomi Rekreasi June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 28

29  apakah ada fasilitas dan sarana keamanan serta transportasi yang dapat membantu masyarakat di daerah tersebut,  seperti adanya kantor polisi, pusat pemadam kebakaran, jalan yang memadai, kendaraan umum, dll yang terkait Sub Sistem: 3. Keamanan dan transportasi

30 Pengkajian, SUB SISTEM KOMUNITAS Kondisi sanitasi lingkungan tempat tinggal anggota kelompok Pendidikan Keamanan dan transportasi Politik dan pemerintah Pelayanan kesehatan dan sosial Komunikasi Ekonomi Rekreasi June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 30

31  apakah cukup menunjang sehingga memudahkan komunitas untuk mendapatkan pelayanan di berbagai bidang termasuk kesehatan  Sistem pengambilan keputusan  Keterlibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan Sub Sistem: 4. Politik dan kebijakan pemerintah

32 Pengkajian, SUB SISTEM KOMUNITAS Kondisi sanitasi lingkungan tempat tinggal anggota kelompok Pendidikan Keamanan dan transportasi Politik dan pemerintah Pelayanan kesehatan dan sosial Komunikasi Ekonomi Rekreasi June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 32

33  apakah dapat membantu terdeteksinya suatu gangguan kesehatan, memberikan perawatan dan rehabilitasi bila diperlukan.  tersedianya pasar dan tempat ibadah, sehingga memudahkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya Sub Sistem: 5. Pelayanan kesehatan dan social yang ada

34 Pengkajian, SUB SISTEM KOMUNITAS Kondisi sanitasi lingkungan tempat tinggal anggota kelompok Pendidikan Keamanan dan transportasi Politik dan pemerintah Pelayanan kesehatan dan sosial Komunikasi Ekonomi Rekreasi June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 34

35  sarana komunikasi apa saja yang terdapat dikomunitas tersebut untuk dapat meningkatkan pengetahuan komunitas tersebut yang terkait dengan kesehatan seperti tv, radio, Koran atau leafleat Sub Sistem: 6. Sistem komunikasi

36 Pengkajian, SUB SISTEM KOMUNITAS Kondisi sanitasi lingkungan tempat tinggal anggota kelompok Pendidikan Keamanan dan transportasi Politik dan pemerintah Pelayanan kesehatan dan sosial Komunikasi Ekonomi Rekreasi June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 36

37  apakah tingkat social ekonomi masyarakat sesuai UMR, sehingga anjuran konsumsi makanan sesuai dengan kemampuan keuangan komunitas setempat Sub Sistem: 7. Ekonomi

38 Pengkajian, SUB SISTEM KOMUNITAS Kondisi sanitasi lingkungan tempat tinggal anggota kelompok Pendidikan Keamanan dan transportasi Politik dan pemerintah Pelayanan kesehatan dan sosial Komunikasi Ekonomi Rekreasi June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 38

39  apakah tersedia sarana menurunkan stress dan apakah biaya terjangkau Sub Sistem: 8. Rekreasi

40 Langkah - langkah Langkah 1: Melakukan Pengkajian Langkah 2. Melakukan Analisa data Langkah 3: Melakukan Rumusan masalah dan Prioritas masalah Langkah 4. menegakkan Diagnosa kebidanan kelompok Langkah 5: membuat Perencanaan kebidanan Langkah 6. Pelaksanaan Langkah 7. Melakukan evaluasi 40

41 B. ANALISA DATA Data terkumpul Diolah & dianalisa Untuk melihat kesenjangan dalam kelompok, yang dikaitkan dengan konsep, prinsip, teori yang relevan. Ditarik kesimpulan permasalahan dan kebutuhan kelompok June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 41 CONTOH ANALISA DATA.docx

42 Langkah - langkah Langkah 1: Melakukan Pengkajian Langkah 2. Melakukan Analisa data Langkah 3: Melakukan Rumusan masalah dan Prioritas masalah Langkah 4. menegakkan Diagnosa kebidanan kelompok Langkah 5: membuat Perencanaan kebidanan Langkah 6. Pelaksanaan Langkah 7. Melakukan evaluasi 42

43 C. PERUMUSAN & PRIORITAS MASALAH  Berdasarkan analisa data kelompok  Ditentukan permasalahan yang dialami kelompok  Masalah tidak hanya satu, ada beberapa masalah yang muncul sekaligus  Sehingga perlu prioritas masalah:  Sifat masalah ( actual, resiko, potensial )  Tingkat bahaya yang mengancam (kehidupan, kesehatan) June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 43

44 C. PERUMUSAN & PRIORITAS MASALAH  Kemungkinan masalah utk dpt diatasi (mudah, sebagian, tidak dapat) mengacu pada sumber daya yang ada  Berat ringanya masalah (tinggi, cukup, rendah), mengacu pada waktu, kelompok yang bermasalah, persepsi kelompok  Sumber daya yang dimiliki June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 44

45 Langkah - langkah Langkah 1: Melakukan Pengkajian Langkah 2. Melakukan Analisa data Langkah 3: Melakukan Rumusan masalah dan Prioritas masalah Langkah 4. menegakkan Diagnosa kebidanan kelompok Langkah 5: membuat Perencanaan kebidanan Langkah 6. Pelaksanaan Langkah 7. Melakukan evaluasi 45

46 D. DIAGNOSA/MASALAH KELOMPOK  Didasarkan pada:  Masalah kesh yang dijumpai kelompok, dg mempertimbangkan faktor resiko dan potensial terjadinya masalah/penyakit  Kemampuan kelompok dalam pemecahan masalah dilihat dari sumber daya kelompok (finansial, pengetahuan, dukungan kelg masing2 anggota kelpk)  Disusun dg melibatkan anggota kelompok June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 46

47  Diagnosa komunitas merupakan gambaran kebutuhan atau respon komunitas terhadap masalah kesehatan yang dihadapinya.  Dengan mengacu kepada upaya pelayanan kesehatan promotif dan preventif,  rumusan diagnose komunitas harus merefleksikan pendekatan promotif dan preventif June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 47

48 rumusannya berisi :  Resiko terjadinya…  (kebutuhan/respon komunitas terhadap masalah kesehatan)  Pada masyarakat (target/sasaran)  Sehubungan dengan (data primer dan sekunder)  Contoh: Potensial terjadi mastitis pada ibu-ibu nifas sehub dengan malas melakukan perawatan payudara seperti yang telah diajarkan June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 48

49 Contoh diagnosa pada kelompok:  Tingginya angka kesakitan anak dg Tetanus neonatorum sehub dg kurangnya pengetahuan dan kemampuan ibu dalam perawatan tali pusat, yang ditandai dengan 5 dari 8 orang bayi usia kurang dari seminggu tali pusatnya kotor dan basah June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 49

50 Langkah - langkah Langkah 1: Melakukan Pengkajian Langkah 2. Melakukan Analisa data Langkah 3: Melakukan Rumusan masalah dan Prioritas masalah Langkah 4. menegakkan Diagnosa kebidanan kelompok Langkah 5: membuat Perencanaan kebidanan Langkah 6. Pelaksanaan Langkah 7. Melakukan evaluasi 50

51 E. PERENCANAAN  Dibuat berdasarkan diagnosa, mencakup:  Tujuan yang ingin dicapai  Rencana tindakan yang akan dilakukan  Kriteria keberhasilan June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 51

52 HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN 1. Keterlibatan pengurus & anggota kelpk dlm menyusun perencanaan 2. Keterpaduan dg pelayanan kesh lainnya (tenaga, biaya, sarana, waktu) 3. Kerjasama lintas program & sektoral shg pelayanan bersifat menyeluruh 4. Aman dan sesuai dengan keadaan klien June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 52

53 HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN 5. Dapat dicapai dengan sumber daya yang ada 6. Sama dengan kehendak, nilai dan keyakinan klien 7. Tidak bertentangan dengan terapi yang lain 8. Berdasarkan pengetahuan dan pengalaman kebidanan atau pengetahuan dari ilimu yang relevan 9. Dalam batas standart yang ditetapkan hukum, asosiasi profesi dan kebijakan institusi/ pemerintah June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 53

54 Langkah- langkah 1. Menentukan keberadaan tingkat permasalahan pada level/kelompok yang pasti sehingga memudahkan intervensi 2. Merencanakan intervensi sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. 3. Intervensi dapat berfokus pada tingkatan prevensi yaitu primer, sekunder dan tersier June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 54

55 Langkah- langkah  Prevensi primer, meliputi promosi kesehatan dan proteksi spesifik  Membantu mengidentifikasi tum-bang anak pada sekelompok ibu yang punya anak balita  Membantu perencanaan diet sesuai dengan keterbatasan dana  Membantu memberikan imunisasi June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 55

56 Langkah- langkah  Prevensi sekunder, mencakup diagnosis awal dan pengobatan dini  Mengirim/konsultasi pada tim kesehatan apabila dibutuhkan  Membantu penyesuaian pola makan pada keluarga sebagai bagian dari terapi  Prevensi tersier  Kontrol dan pengobatan serta dietnya  Membantu perawatan dirumah termasuk pemberian obat dan perawatan sehari – hari  Membantu mengidentifikasi alternative lain yang berkaitan dengan penyakit dan pengelolaan kesehatan June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 56

57 Langkah- langkah 3. Validasi kembali perencanaan yang telah dibuat agar tetap sesuai dengan ketersediaan sumber daya 4. Susun jadwal kegiatan yang dapat melibatkan kelompok 5. Tidak menutup kemungkinan adanya konsultasi dengan pihak professional kesehatan yang lain akan hasil yang maksimal June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 57

58 Hal – hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan konsultasi yaitu 1. Identifikasi masalah yang jelas 2. Kumpulkan data yang relevan dan lengkap 3. Pilih konsultan yang dikenal mempunyai ketrampilan dan pengetahuan yang diperlukan 4. Komunikasikan dengan jelas dan lengkap, serta sumber daya yang dapat mendukung pemecahan masalah dalam kelompok tersebut June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 58

59 Hal – hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan konsultasi yaitu 5. Diskusikan hasil rekomendasi 6. Paparkan hasil rekomendasi ke klien dan setelah dilaksanakan lakukan evaluasi June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 59

60 Langkah - langkah Langkah 1: Melakukan Pengkajian Langkah 2. Melakukan Analisa data Langkah 3: Melakukan Rumusan masalah dan Prioritas masalah Langkah 4. menegakkan Diagnosa kebidanan kelompok Langkah 5: membuat Perencanaan kebidanan Langkah 6. Pelaksanaan Langkah 7. Melakukan evaluasi 60

61 F. PELAKSANAAN  Merupakan realisasi renc tindk yang telah ditetapkan bersama dg kelompok.  Hal yang perlu diperhatikan:  Tindk dapat dilakukan oleh nakes., petugs/pengurus, kader kesh sesuai kewenangan yang diberikan  Dilakukan dlm rangka alih tehnologi dan ketrampilan  Diinstitusi panti lebih ditekankan kpd penghuni, pengelola/pengurus dan lingk.  Dimasy ditekankan kpd anggota kelompok, kader kesh, pengurus kelompok dan kelg. June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 61

62 Hal yang perlu diperhatikan, lanjt…  Bila ada masalah yg tak tertanggulangi dilakukan rujukan  Adanya keterpaduan pelayanan dengan sektor lain  Dicatat dalam catatan yang telah ditetapkan June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 62

63 PELAKSANAAN  Dalam melaksanakan implementasi ini dapat dibagi dalam 2 kegiatan, yaitu:  fase persiapan: what, who, why, when, where, dan how  fase tindakan. June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 63

64 Isi format  Prioritas masalah  Tujuan  Strategi  Aktifitas  Penanggung jawab  Waktu dan Tempat  Biaya  Standar/Kriteria  Keterangan June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 64

65 Fase Persiapan  untuk mengklarifikasi rencana asuhan dan berbagai fasilitas yang diperlukannya.  implementasi asuhan kadang perlu fleksibilitas dan penyesuaian terhadap hal-hal yang tidak dapat diantisipasi sebelumnya June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 65

66 Fase tindakan merupakan serangkaian tindakan yang dilakukan untuk 1. Mengaplikasikan teori yang tepat ke dalam tindakan yang dilaksanakannya. 2. Menolong memfasilitasi dalam menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pengimplementasian rencana asuhan 3. Mempersiapkan masyarakat untuk menerima pelayanan kesehatan 4. Memonitor dan mendokumentasikan perkembangan dari implementasi June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 66

67 Langkah - langkah Langkah 1: Melakukan Pengkajian Langkah 2. Melakukan Analisa data Langkah 3: Melakukan Rumusan masalah dan Prioritas masalah Langkah 4. menegakkan Diagnosa kebidanan kelompok Langkah 5: membuat Perencanaan kebidanan Langkah 6. Pelaksanaan Langkah 7. Melakukan evaluasi 67

68 F. EVALUASI  Ditetapkan berdasarkan kriteria yang sudah ditetapkan, melalui:  Membandingkan hasil tindk dg tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya  Menilai efektifitas proses mulai dari pengkajian, perencanan dan pelaksanaan. June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 68

69 Evaluasi…  merujuk kepada pengukuran dan penetapan dari efektifitas dalam pencapaian tujuan yang ditetapkan.  merupakan tindakan penyelidikan yang mengaitkannya dengan standar dan kriteria keberhasilan.  juga dilakukan untuk mengukur mutu pelayanan (quality of services ), program, dan penampilan June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 69

70  Pedoman Pengisian Askeb Kelompok.rtf Pedoman Pengisian Askeb Kelompok.rtf June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 70

71 PELAPORAN  Pendahuluan.  berisi latar belakang,  potensi dan permasalahan  Pelaksanaan  Memuat hasil askeb kelompok khusus (dari pengkajian s/d evaluasi)  Penutup.  Kesimpulan: memuat kesimpulan kegiatan  Saran: Berisi masukan terhadap pihak yang terkait June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 71

72 DATA KELOMPOK ANAK SD :  8 % murid yang tidak mencuci tangan sebelum makan  37% murid tidak mencuci kaki sebelum tidur  25% murid tidak biasa pakai alas kaki  53% murid tidak biasa potong kuku  8% murid yang mempunyai kebiasaan mandi 1 kali sehari  86 % gigi murid bermasalah  42 % murid yang tidak menggosok gigi June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 72

73  Sebagian besar murid SD tidak mengetahui manfaat gosok gigi  Sebagian murid tidak mengetahui personal hygiene  Sebagain murid mengalami masalah gigi  Potensial cacingan  Orang tua dan murid tidak memperhatikan PHBS June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 73

74 ANALISA MASALAH:  Kurangnya perawatan diri pada murid SD  Resiko terjadinya karies gigi pada murid SD  Kurangnya pengetahuan tentang pentingnya kebersihan diri berdasarkan pada Kurangnya perawatan gigi June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 74

75 RUMUSAN MASALAH: Kurangnya perawatan diri pada murid SD berhubungan dengan Kurangnya pengetahuan tentang pentingnya kebersihan diri ditandai dengan:  8 % murid yang tidak tidak mencuci tangan sebelum makan  37% murid tidak mencuci kaki sebelum tidur  25% murid tidak biasa pakai alas kaki  53% murid tidak biasa potong kuku  8% murid yang mempunyai kebiasaan mandi 1 kali sehari June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 75

76 Resiko terjadinya karies gigi pada murid SD berhubungan dengan kurangnya perawatan gigi ditandai dengan:  86 % gigi murid bermasalah  42 % murid yang tidak menggosok gigi June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 76

77 PRIORITAS MASALAH ? June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 77

78 PERENCANAAN Prioritas Masalah PerencanaanPJ TujuanRencanaKriteriaWaktuTempatSumberStrategi June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 78

79 KELOMPOK BUMIL  5 % Hb ibu rendah  10 % Lila < 23.5 cm  10 % ibu belum tahu tanda2 persalinan  5 % ibu hmail primi muda  40 % ibu belum tahu tanda bahaya  20 % ibu hamil yang masuk sasaran belum imunisasi TT  40% tidak minum Fe June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas 79


Download ppt "Asuhan Kebidanan kelompok khusus Sri Wahyuni, M.Mid Jur Kebidanan Poltekkes Surakarta June 8, 2015 D IV Kebidanan Komunitas1."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google