Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Teknologi Pada Sistem Sirkulasi Darah Addiena Saniscara(01) Nida Ulhusna(17) Vernanda Dwi Shelviana(21)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Teknologi Pada Sistem Sirkulasi Darah Addiena Saniscara(01) Nida Ulhusna(17) Vernanda Dwi Shelviana(21)"— Transcript presentasi:

1 Teknologi Pada Sistem Sirkulasi Darah Addiena Saniscara(01) Nida Ulhusna(17) Vernanda Dwi Shelviana(21)

2 EKOKARDIOGRAFI Ekokardiografi merupakan suatu teknik untuk mengetahui struktur internal dan gerakan jantung serta pembuluh darah yang besar tanpa memasukan alat ke dalam tubuh pasien. Caranya : Gelombang ultrasonik di arahkan ke dada pasien mengunakan transduser. Kemudian transduser bertindak sebagai penerima pantulan balik gelombang ultrasonik (echo) untuk membentuk bayangan.

3 Model lama Model baru pada ponsel

4 INTERFERON Interferon adalah hormon berbentuk sitokina berupa protein berjenis glikoprotein yang disekresi oleh sel vertebrata karena akibat rangsangan biologis, seperti virus, bakteri, protozoa, mycoplasma, mitogen, dan senyawa lainnya. Struktur interferon alfa pada manusia

5 Terdapat tiga kelas interferon yaitu, alfa, beta, dan gamma : 1.Interferon-α dihasilkan oleh leukosit yang digunakan untuk perawatan penderita hepatitis B dan hepatitis C. 2. Interferon-β dihasilkan oleh fibroblas dan dapat bekerja pada hampir semua sel di dalam tubuh manusia. 3. Interferon-γ dihasilkan oleh limfosit sel T pembantu dan hanya bekerja pada sel-sel tertentu, seperti makrofag, sel endotelial, fibroblas, sel T sitotoksik, dan limfosit B.

6 Manfaat Interferon 1.Interferon alfa-2b disetujui untuk perawatan dari hairy cell leukemia, malignant melanoma, condylomata acuminata, AIDS-related Kaposi's sarcoma, hepatitis C kronis, dan hepatitis B kronis. 2.Ribavirin dikombinasikan dengan interferon alfa-2b, interferon alfacon-1 (Infergen), pegylated interferon alfa- 2b, atau pegylated interferon alpha-2a, disetujui untuk perawatan dari hepatitis C kronis. 3.Interferon beta-1b (Betaseron) dan interferon beta-1a (Avonex) disetujui untuk perawatan dari multiple sclerosis. 4.Interferon gamma-1B (Actimmune) disetujui untuk perawatan dari penyakit granulomatous kronis, dan osteopetrosis yang parah dan berbahaya.

7 Penggunaan Interferon Penggunaan interferon pengobatan memang dibatasi karena adanya efek samping berupa demam, kelelahan, dan nyeri otot, diare, mual, dll. Selain itu, interferon juga bersifat toksik atau beracun terhadap hati, ginjal, sumsum tulang, dan jantung.

8 HEMODIALISA (CUCI DARAH) Hemodialisa adalah salah satu terapi pengganti ginjal yang paling banyak dipilih oleh para penderita gagal ginjal. Pada prinsipnya terapi hemodialisa adalah untuk menggantikan kerja dari ginjal yaitu menyaring dan membuang sisa – sisa metabolisme dan kelebihan cairan, membantu menyeimbangkan unsur kimiawi dalam tubuh serta membantu menjaga tekanan darah. Terapi dibutuhkan apabila fungsi ginjal seseorang telah mencapai tingkatan terakhir (stage 5) dari gagal ginjal kronik.

9 Gb. Proses hemodialisasi

10 Mesin Dialog+ ß- Braun Germany

11 ANTIBODI MONOKLONAL Antibodi monoklonal adalah antibodi monospesifik yang dapat mengikat satu epitop saja. Antibodi monoklonal ini dapat dihasilkan dengan teknik hibridoma. Sel hibridoma merupakan fusi sel dan sel.

12 Manfaat Antibodi Monoklonal Para ilmuwan berharap dapat menggunakan antibodi monoklonal dalam pengobatan kanker. Beberapa jenis sel kanker membuat antigen yang berbeda dengan protein yang dibuat oleh sel-sel sehat. Dengan teknologi yang ada, dapat dibuat antibodi monoklonal yang hanya menyerang protein dan menyerang sel-sel tanpa mempengaruhi sel-sel yang sehat.

13 Pembuatan Antibodi Monoklonal Pembuatan sel hibridoma terdiri dari tiga tahap utama yaitu : 1) Imunisasi dapat dilakukan dengan imunisasi konvensional, imunisasi sekali suntik intralimpa, maupun imunisasi in vitro. 2)Fusi sel ini menghasilkan sel hibrid yang mampu menghasilkan antibodi seperti pada sel limpa dan dapat terus menerus dibiakan seperti sel myeloma. Frekuensi terjadinya fusi sel ini relatif rendah sehingga sel induk yang tidak mengalami fusi dihilangkan agar sel hasil fusi dapat tumbuh. 3) Kloning

14 Tahap-tahap pembuatan : 1.Langkah pertama adalah dengan menginjeksikan antigen ke dalam tubuh tikus/kelinci percobaan, kemudian limpanya dipisahkan. 2.Sel-sel pembentuk antibodi pada limpa dilebur ( fusi ) dengan sel-sel mieloma ( sel kanker ) 3.Sekitar 1% dari sel limpa adalah sel plasma yang menghasilkan antibodi, sedangkan 10% sel hibridoma akhir terdiri dari sel-sel yang menghasilkan antibodi 4.Setiap hibridoma hanya dapat menghasilkan satu antibodi. 5.Teknik seleksi kemudian dikembangkan untuk mendidentifikasi sel tersebut, kemudian dilakukan pengembangan atau pengklonan berikutnya 6.Klona yang diperoleh dari hibridoma berupa antibodi monoklonal. Antibodi monoklonal dapat disimpan beku, kemudian dapat diinjeksikan ke dalam tubuh hewan atau dibiakkan dalam suatu kultur untuk menghasilkan antibodi dalam jumlah yang besar.

15 CERAGEM Alat ini dirancang secara khusus untuk dipusatkan pada tulangbelakang dengan menggunakan inframerah karena tulang belakang merupakan pusat susunan saraf. Tulangbelakang memproduksi darah sehingga penggunaan alat ini dipercaya dapat meningkatkan fungsi saraf, mempelancar peredaran darah ke seluruh tubuh,dan meningkatkan antibodi secara alamiah.

16 Manfaat Ceragem Sinar inframerah jauh yang dapat menembus tubuh akan bergetar dan mengeluarkan panas sehingga dapatmengurangi keluhan akibat penyakit dalam tubuh, melancarkan peredarandarah, dan mengurangi rasa sakit.

17 Alat ceragem

18 Jantung Buatan Jantung buatan adalah protesis untuk menggantikan fungsi jantung pintas jantung- paru, yang bekerja di luar tubuh manusia.

19 Jantung Buatan

20 Angioplasti Angioplasti adalah prosedur medis, di mana balon digunakan untuk membuka pembuluh darah jantung (arteri koroner) yang menyempit atau tersumbat. Angioplasti dapat dilakukan untuk mengobati: 1. Nyeri dada yang terus-menerus (angina) 2. Penyumbatan salah satu arteri koroner atau lebih 3. Sisa penyumbatan di arteri koroner setelah serangan jantung

21 Angioplasti

22


Download ppt "Teknologi Pada Sistem Sirkulasi Darah Addiena Saniscara(01) Nida Ulhusna(17) Vernanda Dwi Shelviana(21)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google