Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PROMOSI KESEHATANASTRID NOVITA 1 DASAR-DASAR KOMUNIKASI.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PROMOSI KESEHATANASTRID NOVITA 1 DASAR-DASAR KOMUNIKASI."— Transcript presentasi:

1 PROMOSI KESEHATANASTRID NOVITA 1 DASAR-DASAR KOMUNIKASI

2 Pengertian Komunikasi Komunikasi adalah proses penyampaian gagasan, harapan, dan pesan yang disampaikan melalui lambang tertentu, mengandung arti, dilakukan oleh penyampai pesan ditujukan kepada penerima pesan (Edward Depari) Komunikasi adalah proses penyampaian gagasan, harapan, dan pesan yang disampaikan melalui lambang tertentu, mengandung arti, dilakukan oleh penyampai pesan ditujukan kepada penerima pesan (Edward Depari) Komunikasi adalah suatu usaha untuk mengadakan persamaan dengan oranglain (Wilbur Schramm) Komunikasi adalah suatu usaha untuk mengadakan persamaan dengan oranglain (Wilbur Schramm)

3 Unsur-Unsur Komunikasi 1. Sumber 2. Komunikan 3. Komunikator 4. Pesan 5. Saluran atau media 6. Hasil/Efek

4 UNSUR-UNSUR KOMUNIKASI 1. Sumber ?? 2. Komunikator 1. penampilan 2. penguasaan masalah 3. penguasaan bahasa 3. Pesan : keseluruhan dari apa yang disampaikan oleh komunikator, dimana inti pesan (tema) yang sebenarnya menjadi pengarah di dalam usaha mencoba mengubah sikap dan tingkah laku komunikan

5 Bentuk Pesan ► Informatif : bersifat memberikan keterangan- keterangan (fakta-fakta), kemudian komunikan mengambil kesimpulan dan keputusan sendiri. Dalam situasi tertentu pesan informatif justru lebih berhasil daripada persuasif. ► Persuasif : berisikan bujukan, yakni membangkitkan pengertian dan kesadaran manusia bahwa apa yang kita sampaikan akan memberikan perubahan sikap, tetapi perubahan ini adalah kehendak sendiri ( bukan dipaksakan). Perubahan tersebut diterima atas kesadaran sendiri

6 Bentuk Pesan ► Koersif Penyampaian pesan yang bersifat memaksa dengan menggunakan sanksi-sanksi apabila tidak dilaksanakan. Bentuk yang terkenal dari penyampaian model ini adalah agitasi dengan penekanan- penekanan yang menimbulkan tekanan batin dan ketakutan di kalangan publik (khalayak). Koersif dapat berbentuk perintah-perintah, instruksi, dan sebagainya.

7 Unsur-Unsur Komunikasi 4. Saluran/Channel a. Media Umum b. Media Massa c. Pers d. Radio e.Televisi 5. Efek a. Personal Opinion b. Public Opinion c. Majority Opinion

8 Proses Komunikasi Proses Komunikasi Menurut Cutlip dan Center, komunikasi yang efektif harus dilaksanakan dengan melalui empat tahap, yaitu : Menurut Cutlip dan Center, komunikasi yang efektif harus dilaksanakan dengan melalui empat tahap, yaitu : 1. Fact Finding menyarikan dan mengumpulkan fakta dan data sebelum seseorang melakukan kegiatan komunikasi. 2. Planning Berdasarkan fakta dan data itu dibuatkan rencana tentang apa yang akan dikemukakan dan bagaimana mengemukakannya.

9 Proses Komunikasi 3. Communicating Setelah Planning disusun maka tahap Setelah Planning disusun maka tahap selanjutnya adalah berkomunikasi. selanjutnya adalah berkomunikasi. 4. Evaluation Penilaian dan analisis kembali diperlukan untuk melihat bagaimana hasil komunikasi tersebut. tersebut.

10 1. JELAS 2. DUA ARAH 3. TIDAK ADA PENGURANGAN PESAN ANTARA YANG DIBERIKAN DAN DITERIMA KOMUNIKASI YANG BAIK 

11 KOMUNIKASI NON VERBAL 1.Kontak badan bersentuhan  berjabat tangan, dll 2.Proksimitas Kedekatan antar orang  tapi tidak menggangu “ruang pribadinya” 3.Orientasi tata ruang  kursi terpisah depan dan belakang : seseorang mendominasi dan mengendalikan pertemuan 4.Tingkat umumnya komunikasi lebih nyaman bila orang memiliki tingkat yang sama 5.Postur cara orang berdiri, duduk atau berbaring  mencerminkan tekanan dan kecemasan

12 6. Penampilan fisik semua pesan dapat disampaikan dengan penampilan fisik  baju yg rapi. Seragam dapat menimbulkan kesan yang otoriter dan tidak ramah 7. Ekspresi wajah menunjukkan perasaan seperti senang, sedih, marah, dll 8. Gerakan tangan dan kepala kepalan tangan dan meremas tangan  menunjukkan stres dan tekanan. Memainkan rambut, menggosok-gosok dahi, mengelus- elus jenggot  menunjukkan kelelahan mental (bingung dan khawatir) 9. Arah pandang dan kontak mata

13 JENIS-JENIS PERTANYAAN 1. Pertanyaan tertutup pertanyaan yang memerlukan jawaban singkat. Tidak disarankan bila anda ingin mendorong orang lain agar berbicara  ”apakah alamat ini benar?” 2. Pertanyaan terbuka memberi kesempatan mendapatkan jawaban lengkap  ”bagaimana perasaan anda saat membawakan topik tidak merokok di sebuah Pub?”

14 3. Pertanyaan bias menunjukkan jawaban yang diinginkan penanya  ”tentu saja anda tidak akan melakukannya, bukan?” 4. Pertanyaan ganda berisi lebih dari satu pertanyaan.”apakah anda tahu yang anda lakukan atau anda ingin menjelaskannya lagi kepada saya?”

15 Bentuk-bentuk Komunikasi Komunikasi Interpersonal (face to face communication) Komunikasi yang paling efektif Pesan atau informasi dapat langsung direspon pada saat itu juga. Komunikator dapat langsung bertatap muka dengan komunikan, baik secara individual maupun kelompok Bila terjadi ketidakjelasan pesan atau informasi, dapat dijelaskan langsung oleh komunikator Komunikasi antar pribadi dapat efektif apabila memenuhi tiga hal dibawah ini yaitu : a. Empathy, yakni menempatkan diri pada kedudukan orang lain b. Respect, terhadap perasaan dan sikap orang lain. c. Jujur dalam menanggapi pertanyaan orang lain yang diajak berkomunikasi

16 Metode Komunikasi antar pribadi yang paling baik adalah konseling  klien dapat lebih terbuka dalam menyampaikan masalah/keinginannya, karena tidak ada pihak ketiga yang hadir. Proses konseling dapat diingin secara mudah dengan akronim : G: Greet client warmly A: Ask clients about themselves T: Tell clients about their problems H: Help clients solve their problem E: Explain how to prevent to have the same problem R: Return to follow - up Bentuk-bentuk Komunikasi

17 Komunikasi Massa Komunikasi dengan menggunakan saluran massa  berkomunikasi melalui media massa Kurang efektif bila dibandingkan dengan komunikasi interpersonal, meskipun lebih efisien Untuk negara berkembang  kendala utama adalah tingkat pendidikan dan kecerdasan masyarakat masih rendah. Media yang paling digunakan : media cetak, media elektornik, billboard, radio spot, dll. Media tradisional Bentuk-bentuk Komunikasi

18 Adalah usaha yang sistematis untuk mempengaruhi secara positif perilaku kesehatan masyarakat, dengan menggunakan berbagai prinsip dan metode komunikasi, baik menggunakan komunikasi interpersonal maupun komunikasi massa. Tujuan utama komunikasi kesehatan adalah perubahan perilaku kesehatan masyarakat. Perubahan perilaku tersebut akan berpengaruh kepada meningkatnya derajat kesehatan masyarakat. Di dalam pelayanan kesehatan, komunikasi antar pribadi terjadi antara petugas kesehatan (health provider) dengan clients ataupun kelompok/anggota masyarakat. Komunikasi antar pribadi merupakan pelengkap komunikasi massa. Komunikasi Kesehatan

19 1.Analisis, mencakup 2 aspek : epidemiologi dan aspek perilaku 2.Desain Komunikasi, dalam merancang program komunikasi kesehatan, hal-hal yang perlu dilakukan antara lain : a. Menentukan khalayak sasaran b. Menentukan tujuan spesifik c. Menentukan isi pesan dan media d. Menentukan strategi e. Menyusun rencana tindakan (POA) Proses komunikasi dalam Pelayanan Kesehatan

20 3. Pengembangan Media, langkah-langkah yang harus dilakukan dalam pengembangan media ini adalah : a. Membuat desain media b. Uji coba media c. Revisi dan finalisasi media 4. Implementasi, monitoring, dan assessment : a. Pelatihan petugas b. Peluncuran c. Pemantauan proses d. Pengukuran dampak program komunikasi terhadap masyarakat (jangka pendek, menengah, dan panjang) 5. Telaah (review) : merupakan feedback dan input bagi program selanjutnya. Proses komunikasi dalam Pelayanan Kesehatan


Download ppt "PROMOSI KESEHATANASTRID NOVITA 1 DASAR-DASAR KOMUNIKASI."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google