Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

SOSIALISASI KEBIJAKAN UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2014/2015.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "SOSIALISASI KEBIJAKAN UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2014/2015."— Transcript presentasi:

1 SOSIALISASI KEBIJAKAN UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2014/2015

2 MATERI Kebijakan Ujian Nasional Penyelenggaraan Ujian Nasional Pelaksanaan Ujian Nasional 2 3 Uji Kompetensi SMK 4 Tanggal Penting 5

3 Kebijakan Ujian Nasional

4 1.Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. 2.Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan sebagaimana diubah lagi dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan 3.Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2015 tentang Kriteria Kelulusan Peserta Didik dari Satuan Pendidikan dan Penyelenggaraan Ujian Sekolah/Madrasah/Pendidikan Kesetaraan dan Ujian Nasional 4.Peraturan Badan Standar Nasional Nomor 0031/P/BSNP/III/2015 tentang Prosedur Operasional Standar Penyelenggaraan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2014/2015 DASAR HUKUM

5 SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL BERBASIS STANDAR (UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003) 5 perbandingan UN untuk pengendalian mutu Standar untuk penjaminan mutu

6 ISI KEBIJAKAN BERDASARKAN POS UN 1.Dasar Hukum 2.Tujuan dan Manfaat Ujian Nasional 3.Kriteria Kelulusan 4.Perbandingan UN 2014 dan UN Persyaratan Peserta UN 6.Penyelenggara dan Pelaksana UN 7.Peran Perguruan Tinggi 8.Pelaksanaan UN a.Kisi-Kisi UN b.Jadwal UN c.Ujian Kompetensi SMK/MAK d.Penggandaan dan Pendistribusian Bahan UN e.Biaya Pelaksanaan UN f.Pelanggaran dan Sanksi g.Penjaminan Kredibilitas UN 9.Pusat Informasi UN

7 UJIAN NASIONAL merupakan amanat UU No. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Evaluasi peserta didik, satuan pendidikan, dan program pendidikan dilakukan oleh lembaga mandiri secara berkala, menyeluruh, transparan, dan sistemik untuk menilai pencapaian standar nasional pendidikan Pasal 58 ayat (2) TUJUAN: Menilai pencapaian standar kompetensi lulusan secara nasional pada mata pelajaran tertentu. (PP 19/2005 yang telah diubah dengan PP No. 32/2013 dan PP 13/2015) UJIAN NASIONAL

8 KEBIJAKAN MAKRO (STRATEGIS) KEBIJAKAN MIKRO (TEKNIS) Ujian Nasional BUKAN untuk penentuan kelulusan UN dengan metode CBT 1.Revisi PP 19/2005  PP 13/ Revisi Permendikbud 144/2014  Permendikbud No. 5/2015 POS UN SHUN Kategori Nilai UN Pemerintah & BSNP BSNP KEBIJAKAN UJIAN NASIONAL 2015

9 Pasal 67 (1) Pemerintah menugaskan BSNP untuk menyelenggarakan Ujian nasional yang diikuti peserta didik pada setiap satuan pendidikan jalur formal pendidikan dasar dan menengah, dan jalur nonformal kesetaraan. (1a)Ujian nasional untuk satuan pendidikan jalur formal pendidikan dasar sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikecualikan untuk SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang sederajat. (2) Dalam penyelenggaraan Ujian nasional BSNP bekerja sama dengan instansi terkait di lingkungan Pemerintah, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dan satuan pendidikan. (3) Dihapus (Ketentuan mengenai ujian nasional diatur lebih lanjut dengan Peraturan Menteri). PERUBAHAN PP 19/2005 TENTANG UN 2015

10 Pasal 68 Hasil Ujian Nasional digunakan sebagai dasar untuk: a. pemetaan mutu program dan/atau satuan pendidikan; b. pertimbangan seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya; c.dihapus; dan d.pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upayanya untuk meningkatkan mutu pendidikan. PERUBAHAN PP 19/2005  PP 13/2015 TENTANG UN 2015

11 Pasal 69 (1)Setiap Peserta Didik jalur pendidikan formal pendidikan dasar dan menengah dan jalur pendidikan nonformal kesetaraan berhak mengikuti ujian nasional dan berhak mengulanginya sepanjang belum dinyatakan memenuhi kriteria pencapaian kompetensi lulusan. (2)Setiap Peserta Didik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib mengikuti satu kali ujian nasional tanpa dipungut biaya. PERUBAHAN PP 19/2005  PP 13/2015 TENTANG UN 2015

12 Pasal 72 (1) Peserta Didik dinyatakan lulus dari satuan/program pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah setelah: a. menyelesaikan seluruh program Pembelajaran; b. memperoleh nilai sikap/perilaku minimal baik; dan c. lulus Ujian satuan/program pendidikan; d. dihapus (1a)Dihapus. (PP 32 Tahun 2013 tentang SD/MI/SDLB) (2) Kelulusan Peserta Didik dari satuan/program pendidikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan oleh satuan/program pendidikan yang bersangkutan. PERUBAHAN PP 19/2005  PP 13/2015 TENTANG UN 2015

13 Hasil ujian nasional digunakan sebagai salah satu pertimbangan untuk: a.pemetaan mutu program dan/atau satuan pendidikan; b.dasar seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya; c.penentuan kelulusan peserta didik dari program dan/atau satuan pendidikan; d.pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upayanya untuk meningkatkan mutu pendidikan. PERAN BSNP Berdasarkan PP 19/2005 tentang SNP yang telah diubah dengan PP 32/2013 dan PP 13/2015, peran BSNP adalah sebagai Penyelenggara UN Panitia UN Tingkat Pusat ditetapkan dengan SK Mendikbud PERUBAHAN UN 2015

14 1.Hasil UN tidak digunakan untuk penentuan kelulusan siswa dari satuan pendidikan. 2.Kelulusan Siswa dari satuan pendidikan ditentukan oleh masing-masing satuan pendidikan. 3.Kriteria kelulusan peserta didik dari Ujian Pendidikan Kesetaraan untuk semua mata pelajaran ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi. 4.Kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan kesetaraan ditetapkan Dinas Pendidikan Kab/Kota melalui rapat pleno dengan melibatkan perwakilan dari satuan pendidikan nonformal. 5.Setiap siswa wajib mengikuti UN MINIMAL satu kali. 6.UN Perbaikan khusus SMA sederajat bagi peserta didik yang memperoleh hasil UN katagori kurang pada mata pelajaran tertentu. UN Perbaikan dilaksanakan tahun Setiap peserta UN menerima Sertifikat Hasil Ujian Nasional (SHUN). BEBERAPA CATATAN PENTING TENTANG UN 2015

15 8.Listening Comprehension Bahasa Inggris menggunakan Compact Disk atau CD (tidak ada lagi dalam bentuk kaset) 9.Simbol dalam Braille menggunakan simbol versi terbaru. Contoh, versi lama: Kg2, versi baru: 2kg. 10.Pelaksanaan UN untuk SMAK dan SMTK dilakukan secara terintegrasi dengan UN untuk SMA sederajat. 11.Setiap peserta UN akan menerima Sertifikat Hasil Ujian Nasional (SHUN) 12.Siswa dinyatakan lulus dari satuan pendidikan setelah: a.menyelesaikan seluruh program pembelajaran; b.memperoleh nilai sikap/perilaku minimal baik; dan c.lulus Ujian S/M/PK. 13. Kelulusan peserta didik ditetapkan setelah satuan pendidikan menerima hasil UN peserta didik yang bersangkutan. BEBERAPA CATATAN PENTING TENTANG UN 2015

16 PENYELENGGARAJENIS UJIAN HASIL Satuan Pendidikan Pemerintah Ujian Sekolah/Madrasah/ PK Ijazah Ujian Nasional SHUN Ulang Kelas IX atau XII UN Perbaikan Lulus? Nilai kurang, Perbai- kan? Ya Tidak Ya Selesai

17 Hasil UN: 1.Peserta didik menerima SHUN (nilai, kategori, dan capaian kompetensi) 2.Satuan pendidikan, Pemda dan Pemerintah menerima hasil pemetaan dan analisis lain yang relevan HASIL UN 2015

18 Katagori hasil UN : a.Sangat Baik (85 < N ≤ 100) b.Baik (70 < N ≤ 85) c.Cukup (55 < N ≤ 70) d.Kurang (0 ≤ N ≤ 55) Siswa SMA sederajat yang belum mencapai kompetensi lulusan (Kurang, 0 ≤ N ≤ 55) dapat mengikuti UN Perbaikan tahun berikutnya (2016). KATEGORI HASIL UN 2015

19 HASIL UN 2015 UNTUK PESERTA DIDIK

20 1.Diberikan kepada SETIAP peserta UN 2.Menyatakan KATEGORI capaian mata pelajaran, BUKAN kelulusan 3.Informasi dalam SHUN: a.Identitas Peserta UN (nama, tempat tanggal lahir, sekolah, jurusan, NISN, No Peserta Ujian, NPSN) b.Capaian Siswa dalam mata pelajaran UN c.Informasi analisis kompetensi, capaian siswa terhadap rata-rata nilai UN sekolah dan nasional 4. Informasi untuk siswa dan orang tua: Nilai tes Kategori dan deskripsi Peta sub kompetensi untuk perbaikan SERTIFIKAT HASIL UJIAN NASIONAL (SHUN)

21 Draf SHUN

22 Capaian Kompetensi Siswa

23 Contoh Deskripsi Kategori Capaian Siswa NoLevel/KatagoriDeskripsi Kompetensi Bahasa Indonesia SMP 1Sangat BaikPada kompetensi membaca, peserta didikmampu menafsirkan informasi tersirat pada bacaan sastra/nonsastra, sedangkan pada kompetensi menulis, peserta didik mampu menyusun berbagai bentuk paragraph dengan memperhatikan ejaan dan tanda baca 2BaikPada kompetensi membaca, peserta didik mampu menafsirkan informasi tersurat pada teks sastra/nonsastra, sedangkan pada kompetensi menulis, peserta didik mampu menggunakan kalimat sesuai ilustrasi 3CukupPada kompetensi membaca, peserta didik mampu mengidentifikasi informasi tersurat pada bacaan/iklan/denah, sedangkan pada kompetensi menulis, peserta didik mampu menggunakan kata/kalilmat pada teks sastra/nonsastra 4KurangSiswa mampu mengindentifikasi informasi yang sangat sederhana dan tersurat dari sebuah wacana non teks sederhana. Siswa memiliki keterbatasan dalam menggunakan kata/frasa pada teks sastra/nonsastra Deskripsi kompetensi memberikan makna dan penjelasan lebih pada siswa, orang tua, dan guru tentang angka yang dicapai di setiap mata pelajaran UN. Hal ini bermanfaat untuk mengetahui apa yang diperlukan siswa dalam proses belajar selanjutnya dan bagaimana guru merencanakan kegiatan mengajar juga latihan apa yang dapat didukung oleh orangtua di rumah

24 HASIL UN 2015 UNTUK SATUAN PENDIDIKAN DAN PEMERINTAH

25 Informasi untuk satuan pendidikan, Pemerintah Daerah, dan Pemerintah : Konteks: posisi satuan pendidikan/kabupaten/provinsi terhadap satuan pendidikan dan daerah lain maupun nasional untuk pemetaan dalam rangka pengendalian mutu. Informasi rata-rata capaian terhadap SKL mata pelajaran sebagai salah satu SNP. ANALISIS HASIL UJIAN NASIONAL

26 PEMANFAATAN HASIL UJIAN NASIONAL UNTUK SELEKSI KE JENJANG LEBIH TINGGI Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah Lulus UN digunakan sebagai syarat untuk diterima jenjang berikutnya Nilai UN digunakan sebagai syarat untuk diterima jenjang berikutnya Relatif tetap - mapan

27 PEMANFAATAN HASIL UJIAN NASIONAL UNTUK SELEKSI KE JENJANG LEBIH TINGGI Hasil UN digunakan sebagai syarat untuk diterima melalui SNMPTN Gabungan pembobotan nilai rapor dan nilai UN murni digunakan sebagai dasar seleksi SNMPTN Proporsi nilai UN ditentukan oleh masing-masing perguruan tinggi Digunakan sebagai pertimbangan dalam seleksi SNMPTN Ketentuan penggunaan nilai UN SMA sederajat ditentukan oleh Panitia SNMPTN dan masing- masing PTN Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)

28 1.Pada tahun 2015 bersifat “rintisan” 2.Jenjang SMP, SMA/MA, dan SMK (ada proses verifikasi kelayakan) 3.Rasio komputer ( PC) dan siswa adalah 1:3 dan cadangan 10% dari jumlah PC yang ada 5.Memiliki UPS yang memadai untuk PS server dan client 6.Diutamakan memiliki genset. CBT 1.Proktor 2.Teknisi

29 NoLangkahPICKeterangan 1Asesmen AplikasiPustekkom 2 minggu 2Finalisasi Juknis UN CBTPuspendik dan Pustekkom 3Buku Panduan UN CBTPembuat Aplikasi 4Verifikasi Sekolah & uji coba instalasi offline Pustekkom, Puspendik,24-28 Februari 5Latihan ujian offlinePustekkom, Puspendik,1-30 Maret 6Pelatihan ProktorPuspendik dan Pustekkom17-20 Maret 7Pelatihan TeknisiPuspendik dan Pustekkom17-20 Maret 8Risk Management (Security System) Puspendik dan Pustekkom 9Help Desk UN CBTPuspendik dan Pustekkom Langkah-langkah Kegiatan CBT

30 ALUR KERJA UJIAN NASIONAL SESUAI DENGAN POS 2015

31

32 PEMINDAIAN LJUN JENJANGPEMINDAI SMA/MA/SMAK/SMTK dan SMK Perguruan Tinggi Negeri PAKET CDinas Pendidikan Provinsi SMP/MTs dan PAKET BDinas Pendidikan Provinsi SMALB dan SMPLBDinas Pendidikan Provinsi SMK - Teori KejuruanDinas Pendidikan Propvinsi

33

34

35 Hasil UN

36 Penyelenggaraan Ujian Nasional 2

37 Tingkat Pusat: Penyelenggara dan Pelaksana Pelaksana Tingkat Provinsi Pelaksana Tingkat Kabupaten/Kota Pelaksana Tingkat Satuan Pendidikan PANITIA UN UN Luar Negeri SK Mendikbud SK Gubernur SK Bupati/ Walikota SK Ka Dinas Pendidikan Rincian tugas ada di dalam POS

38 PERBEDAAN UN 2014 DAN 2015 NoAspekUN 2014UN 2015Ket 1 Kisi-kisi UN Kisi-Kisi kisi-kisi (Bisa diakses di Website BSNP) Sama 2 Fungsi UN 1.Pemetaan 2.Seleksi jenjang lebih tinggi 3.Kelulusan 4.Pembinaan 1.Pemetaan 2.Seleksi jenjang lebih tinggi 3.Pembinaan Beda 3 Teknologi (Pelaksanaan) Paper Based Test (PBT) PBT dan Computer Based Tes (CBT). CBT Diterapkan secara bertahap (status rintisan) Beda 4 Peran BSNPPenyelenggara Sama 5 Peran Instansi Terkait Pelaksana Sama

39 PERBEDAAN UN 2014 DAN 2015 NoAspekUN 2014UN 2015Ket 6 Peran PTN Koordinator Pengawasan UN SMA sederajat dan Pemindaian LJUN Koordinator Pemindaian LJUN Pemantau di tingkat Kab/Kota Beda 7 Proses lelang dan Pencetakan bahan UN Sistem regional (8 region) Ditangani masing-masing provinsi (17 percetakan) Beda 8 Waktu Pelaksanaan UN SMA sederajat (PBT) April (3 hari)13-15 April (3 hari)Sama 9 Waktu Pelaksanaan UN SMP sederajat 5-8 Mei (4 hari)4-7 Mei (4 hari, Senin-Kamis)Sama 10 UNPK Paket A, B, C Dua kali setahun Tahap I: Mei Tahap II: Agustus Tidak ada UNPK Susulan Satu kali dilaksanakan bersamaan UN Formal Beda 11 Soal UN yang telah digunakan Disimpan di sekolah untuk digunakan dalam pembelajaran Disimpan di sekolah selama 1 bulan kemudian dimusnahkan disertai Berita Acara Beda

40 Pelaksanaan Ujian Nasional 4

41 Jadwal UN Paper-Based Test (PBT)

42 No Hari dan Tanggal Pukul SMA/MA UN Utama UN Susulan Program IPAProgram IPSProgram Bahasa 1. Senin, 13 April 2015 Senin, 20 April Bahasa Indonesia KimiaGeografiSastra Indonesia 2. Selasa, 14 April 2015 Selasa, 21 April Matematika BiologiSosiologiAntropologi 3. Rabu, 15 April 2015 Rabu, 22 April Bahasa Inggris FisikaEkonomiBahasa Asing Jadwal UN PBT – SMA/MA

43 SMK Jadwal UN PBT – SMK No Hari dan Tanggal PukulMata pelajaran UNUN Susulan 1.Senin,13 April 2015 Senin, 20 April Bahasa Indonesia 2.Selasa,14 April 2015 Selasa, 21 April Matematika 3.Rabu,15 April 2015 Rabu, 22 April Bahasa Inggris 4.Kamis, 16 April 2015 Kamis, 23 April Ujian Teori Kejuruan (SMK)

44 No Hari dan Tanggal Pukul Program Keagamaan UN Utama UN Susulan MA Program Keagamaan Sekolah Menengah Agama Katolik Sekolah Menengah Teologi Kristen 1. Senin, 13 April 2015 Senin, 20 April Bahasa Indonesia HadisKitab SuciAlkitab 2. Selasa, 14 April 2015 Selasa, 21 April Matematika Fikih Doktrin Gereja Katolik dan Moral Kristiani Etika Kristen 3. Rabu, 15 April 2015 Rabu, 22 April Bahasa Inggris TafsirLiturgiSejarah Gereja Jadwal UN PBT – SMA Keagamaan

45 NoProgram Hari & Tanggal PukulMata Ujian UN UtamaUN Susulan 1.IPS Senin, 13 April 2015 Senin, 20 April Bahasa Indonesia Geografi Selasa, 14 April 2015 Selasa, 21 April Matematika Sosiologi Rabu, 15 April 2015 Rabu, 22 April Bahasa Inggris Ekonomi Kamis, 16 April 2015 Kamis, 23 April Pendidikan Kewarganegaraan 2.IPA Senin, 13 April 2015 Senin, 20 April Bahasa Indonesia Kimia Selasa, 14 April 2015 Selasa, 21 April Matematika Biologi Rabu, 15 April 2015 Rabu, 22 April Bahasa Inggris Fisika Kamis, 16 April 2015 Kamis, 23 April Pendidikan Kewarganegaraan Jadwal UN PBT – Program Paket C

46 No Hari dan Tanggal PukulMata pelajaran UNUN Susulan 1 Senin, 4 Mei 2015Senin, 11 Mei Bahasa Indonesia 2 Selasa,5 Mei 2015Selasa, 12 Mei Matematika 3 Rabu, 6 Mei 2015Rabu, 13 Mei Bahasa Inggris 4 Kamis, 7 Mei 2015Jumat, 15 Mei Ilmu Pengetahuan Alam Jadwal UN PBT – SMP Sederajat

47 Jadwal UN Computer-Based Test (CBT)

48 Jadwal UN CBT – SMA/MA NoHari & TanggalJamMata pelajaranSesi 1 Senin, – Bahasa Indonesia Sesi – 12.30Sesi – 16.00Sesi-3 2 Selasa, – Kimia/Geografi/Sastra Indonesia Sesi – 12.30Sesi – 16.00Sesi-3 3 Rabu, – Matematika Sesi – 12.30Sesi – 16.00Sesi-3 4 Kamis, – Biologi/Sosiologi/Antropologi Sesi – 12.30Sesi – 16.00Sesi-3 5 Senin, – Fisika/Ekonomi/Bhs Asing Sesi – 12.30Sesi – 16.00Sesi-3 6 Selasa, – Bahasa Inggris Sesi – 12.30Sesi – 16.00Sesi-3

49 NoHari & TanggalJamMata pelajaranSesi 1Senin, – 09.30Bahasa IndonesiaSesi – 12.30Kimia/Geografi/SastraSesi-2 2Selasa, – 09.30MatematikaSesi – 12.30Biologi/Sosiologi/AntropologiSesi-2 3Rabu, – 09.30Fisika/Ekonomi/Bhs AsingSesi – 12.30Bahasa InggrisSesi-2 Jadwal UN CBT susulan – SMA Sederajat

50 NoHari & TanggalJamMata pelajaranSesi 1Senin, – Bahasa Indonesia Sesi – 12.30Sesi – 16.00Sesi-3 2Selasa, – Matematika Sesi – 12.30Sesi – 16.00Sesi-3 3Rabu, – Bahasa Inggris Sesi – 12.30Sesi – 16.00Sesi-3 4Kamis, – Teori Kejuruan Sesi – 12.30Sesi – 16.00Sesi-3 Jadwal UN CBT – SMK

51 NoHari & TanggalJam Mata pelajaran Sesi 1Senin, – Bahasa Indonesia Sesi – 12.30MatematikaSesi-2 2Selasa, – 09.30Bahasa InggrisSesi – 12.30Teori KejuruanSesi-2 Jadwal UN CBT susulan – SMK

52 Jadwal UN CBT – SMP Sederajat NoHari & TanggalSesi/JamMata pelajaran 1Senin, Sesi 1: – Bahasa Indonesia Sesi 2: – Sesi 3: – Selasa, Sesi 1: – Matematika Sesi 2: – Sesi 3: – Rabu, Sesi 1: – Bahasa Inggris Sesi 2: – Sesi 3: – Kamis, Sesi 1: – Ilmu Pengetahuan Alam Sesi 2: – Sesi 3: – 16.00

53 Jadwal UN CBT susulan – SMP Sederajat NoHari & TanggalJamMata pelajaran 1Senin, Sesi 1: – 09.30Bahasa Indonesia Sesi 2: – 12.30Matematika 2Selasa, Sesi 1: – 09.30Bahasa Inggris Sesi 2: – Ilmu Pengetahuan Alam

54 Uji Kompetensi Keahlian SMK 4

55 Ujian Teori Kejuruan (UTK) = 30 % PBT & CBT 16 April 2015 Ujian Praktik Kejuruan (UPK) = 70% 16 Feb-31 Maret PERAN : 1.Direktorat Pembinaan SMK 2.Dinas Pendidikan Provinsi/Kab/Kota 3.Dunia Usaha / Dunia Industri 4.Satuan Pendidikan PERAN BSNP: Permendikbud dan POS UN TUJUAN: untuk sertifikasi kompetensi siswa sebagai bukti pengakuan atas kompetensi yang dimiliki sesuai dengan bidang keahliannya. Pedoman Penyelenggaraan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) SMK TP 2014/

56 Tanggal Penting UN

57 TANGGAL PENTING UN 2015 A.PENGUMPULAN DATA PESERTA UN SMA SederajatSMP Sederajat Pengumpulan dan Entri data1 Nov 2014 – 14 Feb Nov Feb 2015 Pencetakan Daftar Calon Peserta (DCP)1 Nov Feb Nov 2014 – 21 Feb 2015 Pengiriman data peserta dari Sekolah Indonesia Luar Negeri ke Panitia UN Tingkat Pusat. Cetak, Validasi dan Verfikasi Daftar Nominasi Sementara (DNS) 1 – 28 Feb 2015 Cetak & Distribusi Daftar Nominasi Tetap (DNT)Paling lambat 8 Mar 2015Paling lambat 15 Mar 2015 Cetak & Distribusi Kartu Peserta UjianPaling lambat 8 Mar 2015Paling lambat 15 Mar 2015

58 TANGGAL PENTING UN 2015 UJIAN NASIONAL SMA SederajatSMP Sederajat UN UtamaSMA: Apr 2015 SMK: Apr – 7 Mei 2015 UN SusulanSMA: Apr 2015 SMK: Apr Mei 2015 UN CBTSMA: 13 – 16, Apr 2015 SMK: Apr – 7 Mei 2015 UN CBT SusulanSMA: 27 – 29 Apr 2015 SMK: Apr Mei 2015 UN Praktek Keahlian KejuruanSMK: 16 Feb-31 Maret

59 B. BAHAN UNSMA SederajatSMP Sederajat Serah Terima Master Soal ke Percetakan 27 Feb Mar 2015 Distribusi Bahan UN dari Percetakan ke Provinsi untuk daerah terluar, tertinggal, dan terdepan (3T). 23 – 28 Mar April 2015 Distribusi Bahan UN dari Percetakan ke Provinsi (di luar daerah 3T) 29 Mar April 2015 TANGGAL PENTING UN 2015

60 C. JADWAL PENGUMPULAN NILAI SEKOLAH SMA SederajatSMP Sederajat Sekolah ke Kab/Kota16 Mar – 1 Apr3 Apr – 17 Apr Kab/Kota ke Provinsi23 Mar – 3 Apr5 Apr – 23 Apr Provinsi ke Pusat3 Apr – 7 Apr21 Apr– 27 Apr TANGGAL PENTING UN 2015

61 D. JADWAL UN DAN PENGOLAHAN LJUNSMA SederajatSMP Sederajat Pemindaian Apr Mei 2015 Pengiriman hasil pemindaian dari PTN ke Panitia UN Pusat April Mei 2015 Pengiriman Data dari Provinsi-Pusat 26 April Mei 2015 Skoring 27 Apr – 1 Mei Mei -4 Jun 2015 Pengiriman Data Hasil UN ke Panitia SNMPTN2 Mei Pengiriman Data Hasil UN ke Provinsi6 Mei Jun 2015 Pengumuman Kelulusan dari Satuan Pendidikan 15 Mei Jun 2015

62 PUSAT INFORMASI UN Pusat Informasi dan Humas (PIH) Kemdikbud: Call Center: 177 HP: SMS: Telepon: Fax: Puspendik: ,HP: , BSNP: Telp: , fax: , HP: ,

63 Mari kita bangun bersama Ujian Nasional yang Jujur dan Berprestasi TERIMA KASIH


Download ppt "SOSIALISASI KEBIJAKAN UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2014/2015."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google