Permintaan Agregat I: Membangun Model IS-LM Oleh: Muhammad Iqbal Wati Nursila.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
MODEL KESEIMBANGAN SINTESIS KLASIK-KEYNESIAN (MODEL IS-LM)
Advertisements

IS-LM Ekonomi Makro II.
Aggregate Demand - I Model IS - LM.
Pasar Uang dan Kurva LM.
PASAR UANG & PASAR BARANG (Keseimbangan Kurva IS-LM)
Oleh : Tanti Novianti, MSi
KESEIMBANGAN AD-AS.
AGGREGATE DEMAND II Applying IS - LM.
Pengaruh Kebijakan Moneter dan Fiskal Terhadap Aggregate Demand
Bab 11 PERMINTAAN AGREGAT 2.
MAKROEKONOMI, edisi ke-6.
PERMINTAAN AGREGATIF ( Permintaan Barang dan Jasa Total Dalam Perekonomian )
Tutoriasl PowerPoint MAKROEKONOMI, edisi ke-6.
MODEL KESEIMBANGAN SINTESIS KLASIK-KEYNESIAN (MODEL IS-LM)
AGGREGATE DEMAND (PERMINTAAN AGREGAT)
Keseimbangan ekonomi dua sektor
TEORI EKONOMI MAKRO ISLAM
PASAR BARANG DAN PASAR UANG : MODEL IS - LM
Permintaan dan Penawaran Agregat (AD – AS)
26 Permintaan Agregat, Penawaran Agregat, dan Inflasi
Prinsip-prinsip Ekonomi
PERMINTAAN & PENAWARAN AGREGAT
KESEIMBANGAN AD-AS.
Sri Sulasmiyati, S.Sos., MAP
PERMINTAAN & PENAWARAN AGREGAT
Pertemuan 13 Analisa Permintaan – Penawaran Agregatif (IS – LM)
Tutoriasl PowerPoint MAKROEKONOMI, edisi ke-6.
KESEIMBANGAN PEREKONOMIAN TIGA SEKTOR
Matrikulasi PENGANTAR EKONOMI MAKRO Dosen: Dr. Ir
TEORI EKONOMI MAKRO ISLAM
26 Permintaan Agregat, Penawaran Agregat, dan Inflasi
PENGANTAR FLUKTUASI EKONOMI
Matrikulasi PENGANTAR EKONOMI MAKRO Dosen: Dr. Ir
Kombinasi Kebijakan Fiskal dan Moneter
MODUL MAKROEKONOMI MANKIW
SHORT-RUN FLUCTUATION
Menganalisis Model Keseimbangan Sintesis Klasik-Keynesia
Prinsip-prinsip Ekonomi
Teori Ekonomi Klasik dan Keynes
MAKROEKONOMI, edisi ke-6.
MAKROEKONOMI, edisi ke-6.
Permintaan dan Penawaran Agregat
Tutoriasl PowerPoint MAKROEKONOMI, edisi ke-6.
MAKROEKONOMI, edisi ke-6.
SHORT RUN FLUCTUATION DAVID ROMER
AGGREGATE DEMAND (PERMINTAAN AGREGAT)
KESEIMBANGAN AD-AS.
KESEIMBANGAN IS-LM.
PERMINTAAN DAN PENAWARAN AGREGAT
Pertemuan ke-3 Teori Ekonomi Makro I
Matrikulasi PENGANTAR EKONOMI MAKRO
AGGREGATE DEMAND (PERMINTAAN AGREGAT)
MEMBANGUN MODEL IS-LM NAMA KELOMPOK :
Sri Sulasmiyati, S.Sos., MAP KESEIMBANGAN AD-AS. ANALISIS AD-AS ? AD  aggregate demand (permintaan agregat), yang berarti sebagai tingkat pengeluaran.
KESEIMBANGAN IS-LM Danang Wijayanto, SE., MM. 19/09/2018
Kebijakan Fiskal dan Moneter dalam Model IS-LM
ANALISIS KESEIMBANGAN KURVA IS-LM KELOMPOK 7. Model IS-LM The Power of PowerPoint | SLIDE 2 teori Keynes  Model IS-LM adalah interpretasi.
MAKROEKONOMI, edisi ke-6.
Tutoriasl PowerPoint MAKROEKONOMI, edisi ke-6.
AGGREGATE DEMAND (PERMINTAAN AGREGAT)
AGGREGATE DEMAND (PERMINTAAN AGREGAT)
Kombinasi Kebijakan Fiskal dan Moneter
PASAR UANG & PASAR BARANG (Keseimbangan Kurva IS-LM) WEEK Wilma Cordelia Izaak, S.E,. M.M.
Pertemuan ke-3 Teori Ekonomi Makro I
PERMINTAAN & PENAWARAN AGREGAT
Kombinasi Kebijakan Fiskal dan Moneter
Bab 3 Teori Ekonomi Klasik dan Keynesian
Uang, Tingkat Suku Bunga, dan Output: Analisis dan Kebijakan
- PENGANTAR EKONOMI MAKRO -
Chapter Ten1 BAB 10 Permintaan Agregat 1: Membangun Model IS-LM ® Tutoriasl PowerPoint  Untuk mendampingi MAKROEKONOMI, edisi ke- 6. N. Gregory Mankiw.
Transcript presentasi:

Permintaan Agregat I: Membangun Model IS-LM Oleh: Muhammad Iqbal Wati Nursila

Keynesian Apa yang menyebabkan pendapatan berubah dalam jangka pendek ketika tingkat harga tetap? Apa yang menyebabkan kurva permintaan agregat bergeser? Jangka pendek >>> harga bersifat kaku >>> permintaan agregat mempengaruhi pendapatan Great Depression >>> permintaan agregat rendah

Pergeseran permintaan agregat Dalam jangka pendek harga bersifat tetap, fluktuasi pendapatan disebabkan karena pergeseran kurva permintaan agregat

Model IS-LM I-SL-M Investasi – TabunganLikuiditas – Uang Kurva I-SKurva L-M Apa yang terjadi pada pasar barang dan jasa Apa yang terjadi pada penawaran dan permintaan terhadap uang Tingkat Bunga

Pasar Barang dan Kurva IS Kurva IS menyatakan hubungan antara tingkat bunga dengan tingkat pendapatan yang muncul di pasar barang dan jasa Perpotongan Keynesian Dalam The General Theory, Keynes mengatakan: “Pendapatan total perekonomian dalam jangka pendek sangat ditentukan oleh keinginan rumah tangga, perusahaan dan pemerintah untuk membelanjakan pendapatannya”. Semakin banyak org ingin membelanjakan uangnya semakin banyak pula brg dan jasa yg dpt dijual oleh perusahaan Semakin banyak perusahaan bisa menjual barang, semakin banyak pula pilihan output yg akan diproduksi, dan semakin banyak pula TK yg akan dipekerjakan Masalah selama masa resesi dan depresi: Pengeluaran yang tidak cukup Perpotongan Keynesian berupaya membuat model dari pandangan tersebut.

Perpotongan Keynesian Pengeluaran yang direncanakan (planned expenditure) adalah jumlah uang yang akan dikeluarkan rumah tangga, perusahaan, dan pemerintah atas barang dan jasa. Pengeluaran aktual (actual expenditure) adalah jumlah uang yang dikeluarkan rumah tangga, perusahaan, dan pemerintah, jumlah ini sama dengan GDP/produk domestik bruto. Menggambarkan perbedaan antara pengeluaran aktual (actual expenditure) dan pengeluaran yg direncanakan (planned expenditure) serta menunjukkan bagaimana pendapatan Y ditentukan utk tingkat investasi yg direncanakan I dan kebijakan fiskal G dan T.

Perusahaan berada dalam investasi persediaan yang tidak direncanakan karena penjualan yang tidak sesuai harapan Ketika perusahaan menjual lebih sedikit produk yang direncanakan, maka stok persediaan meningkat Ketika perusahaan menjual lebih banyak produk yang direncanakan, maka stok persediaan menurun Stok persediaan diperhitungkan sebagai investasi yang dikeluarkan oleh perusahaan maka pengeluaran aktual bisa berada di atas atau dibawah pengeluaran yang direncanakan Pengeluaran Aktual ≠ Pengeluaran yang Direncanakan

Determinan Pengeluaran Direncanakan PE = C + I + G PE = pengeluaran yang direncanakan C = jumlah konsumsi I = investasi yang direncanakan G = belanja pemerintah C = C(Y – T) Fungsi Konsumsi (bergantung pada disposable income) PE = C(Y – ) + Ῑ + Ḡ Dengan asumsi I = Ῑ (faktor eksogen) kemudian G dan T tetap (Ḡ, ), Asumsi perekonomian tertutup

Pengeluaran yang direncanakan sebagai fungsi pendapatan Pendapatan yang lebih tinggi menyebabkan konsumsi yang lebih tinggi yang merupakan bagian dari pengeluaran yang direncanakan

Perekonomian dalam Ekuilibrium Pengeluaran Aktual = Pengeluaran yang direncanakan Y = PE

Bagaimana perekonomian mencapai ekuilibrium? Persediaan perusahaan berperan penting dalam proses penyesuaian Persediaan perusahaan diperhitungkan sebagai investasi yang dikeluarkan oleh perusahaan Perubahan persediaan tidak direncanakan dalam perusahaan mendorong untuk mengubah tingkat produksi Perubahan produksi mempengaruhi pendapatan dan pengeluaran total yang menggerakkan ke arah ekuilibrium

Penyesuaian Menuju Ekuilibrium dalam Perpotongan Keynesian Y=PE PE=C(Y-T)+I+G Perpotongan Keynesian menunjukkan bagaimana pendapatan Y ditentukan untuk tingkat investasi yang direncanakan tertentu I dan kebijakan fiskal G serta T

Kebijakan Fiskal dan Pengganda: Belanja Pemerintah Kenaikan belanja pemerintah sebesar ∆G meningkatkan pengeluaran yang direncanakan lebih tinggi untuk semua tingkat pendapatan. Ekuilibrium bergerak dari titik A ke titik B, dan pendapatan meningkat dari Y 1 ke Y 2 Bahwa kenaikan dalam pendapatan ∆Y melebihi kenaikan belanja pemerintah. Jadi, kebijakan fiskal memiliki dampak pengganda terhadap pendapatan.

Kenaikan Belanja Pemerintah dalam Perpotongan Keynesian

Mengapa kebijakan fiskal mengakibatkan multiplier effect? Contoh: MPC = 0,6 ∆Y/ ∆G = 1/(1 - 0,6) = 2,5 Artinya kenaikan sebesar $1 dalam belanja pemerintah akan meningkatkan pendapatan ekuilibrium sebesar $2,5 Perubahan awal dalam belanja pemerintah=∆G∆G Perubahan pertama dalam konsumsi=MPCX∆G∆G Perubahan kedua dalam konsumsi=MPC 2 X∆G∆G Perubahan ketiga dalam konsumsi=MPC 3 X∆G∆G ∆Y = (1 + MPC + MPC 2 + MPC 3 + …. ) ∆G ∆Y/ ∆G = (1 + MPC + MPC 2 + MPC 3 + …. ) ∆Y/ ∆G = 1/(1 - MPC)

Penurunan pajak sebesar ∆T akan menaikkan disposable income Y – T sebesar ∆T  Konsumsi naik sebesar MPC x ∆T ∆Y/ ∆T = - MPC/(1 - MPC) Contoh: MPC = 0,6 ∆Y/ ∆T = - 0,6/(1 - 0,6) = -1,5 Artinya pemotongan pajak sebesar $1 akan meningkatkan pendapatan ekuilibrium sebesar $1,5 Kebijakan Fiskal dan Pengganda: Pajak

Pengurangan Pajak dalam Perpotongan Keynesian

Tingkat Bunga, Investasi dan Kurva IS Perpotongan keynesian menunjukkan bagaimana rencana pengeluaran rumah tangga, perusahaan dan pemerintah menentukan pendapatan perekonomian Perpotongan keynesian membuat asumsi yang menyederhanakan bahwa tingkat investasi yang direncanakan I adalah tetap. Investasi yang direncanakan tergantung pada tingkat bunga r dan hubungan diantara keduanya dapat ditulis: I = I(r) Kenaikan tingkat bunga menyebabkan investasi yang direncanakan turun, sebaliknya menyebabkan pendapatan turun, maka kurva IS miring ke bawah.

Derivasi Kurva I-S

Kebijakan Fiskal Menggeser Kurva IS Kurva IS menunjukkan tingkat bunga berapapun, tingkat pendapatan yang mendorong pasar barang menuju ekuilibrium. Tingkat pendapatan tergantung pada kebijakan fiskal (G dan T) Kurva IS menujukkan kombinasi dari tingkat bunga dan tingkat pendapatan yang konsisten dengan ekuilibrium dalam pasar uang dan pasar jasa. Kurva IS digambar untuk kebijakan fiskal tertentu. Kebijakan fiskal yang meningkatkan permintaan terhadap barang dan jasa menggeser kurva IS ke kanan. Kebijakan fiskal yang mengurangi permintaan terhadap barang dan jasa akan menggeser kurva IS ke kiri

Kenaikan Belanja Pemerintah Menggeser Kurva I-S ke Kanan