KONSEPSI KEWARGANEGARAAN

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Apakah arti warga negara dan kewarganegaraan?
Advertisements

NEGARA, BANGSA, NEGARA-BANGSA
Pendidikan Pancasila Dosen: Drs.Mudjiyana, M.Si
Prof. Dr. Dasim Budimansyah, M.Si.
PERSPEKTIF DALAM EKONOMI POLITIK INTERNASIONAL
Materi kuliah Pemilu dan Perilaku Politik
DADANG SUNDAWA JL. GEGERASIH
HAK DAN KEWAJIBAN WN Apakah arti warga negara dan kewarganegaraan?
HAK ASASI MANUSIA.
Pendidikan Kewarganegaraan
Masyarakat Madani (Civil Society)
Nama Dosen : Bpk Mujiyono
ide-ide kosmopolitanisme
HUKUM PERDATA (Pengertian, Asas, Hak-hak Keperdataan Warga Negara, dan Hak-hak Masyarakat Hukum Adat) Oleh Sudi Prayitno Disampaikan dihadapan.
Universal Declaration of Human Rights; Convenant on Civil and Political Rights; Convenant on Economic,Social and Cultural Rights Andrie Irawan, SH., MH.
DAMPAK GLOBALISASI TERHADAP GOVERNANCE DI INDONESIA
Multikulturalisme dan Tantangan Global Masa Depan
HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA INDONESIA
HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA
Hak Dan Kewajiban.
DISUSUN OLEH: MISNANI. S.Ag. M.Pd. I
KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB
Pemahaman tentang bangsa, negara, hak dan kewajiban warga negara
KERAGAMAN DAN KESETARAAN
SELAMAT DATANG MAHASISWA BARU UNJ 2016
BAB 3 HAK DAN KEWAJIBAN WN
Wawasan nusantara (Lecture 5 & 6)
PANCASILA SEBAGAI PARADIGMA PEMBANGUNAN
Kurikulum PKN dan Agama
Peranan Koperasi Dalam Pembangunan Sosial dan Ekonomi Indonesia
Pendidikan Kewarganegaraan
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN “Hak Dan Kewajiban Warganegara”
HAK DAN KEWAJIBAN WN Apakah arti warga negara dan kewarganegaraan?
Latar Belakang, Konsep, Implementasi dan Tantangan
INSTRUMEN HAM INDONESIA
Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan
PENGANTAR HUKUM INDONESIA
GLOBALISASI DAN HUBUNGAN INTERNATIONAL
Pendidikan Kewarganegaraan
Budaya Demokrasi. Budaya Demokrasi Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 2.Menganalisis budaya demokrasi menuju masyarakat madani Kompetensi Dasar 2.1.
TINJAUAN UMUM TENTANG KONSTITUSI
PELAKSANAAN HAK ASASI MANUSIA (HAM) DALAM RELASI HUKUM DAN KEKUASAAN SERTA DALAM MENGHADAPI ISU-ISU GLOBAL Kelompok 10 Anesta Ebri Dewanty
ANDRIAS DARMAYADI, M.SI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
ANDRIAS DARMAYADI, M.SI PENGANTAR ILMU POLITIK
assalamu’alaikum wr.wb
PENGANTAR Perkembangan budaya Politik masyarakat bergantung pada pendidikan kewargaan dalam sistem politik Ini karena dalam budaya politik terdapat norma,
MENGENAL KONSEP DASAR DAN SEJARAH HAM
DEMOKRASI DALAM KONSEP POLITIK LOKAL
Wawasan nusantara (Lecture 5 & 6)
PERSPEKTIF DALAM EKONOMI POLITIK INTERNASIONAL
Demokrasi dan Pendidikan Demokrasi
1. Konsep Masyarakat Madani Pengertian Masyarakat Madani
Budaya demokrasi menuju masyarakat madani
“DEMOKRASI “ oleh Saddam Febrian
IDENTITAS NASIONAL MASYARAKAT MADANI
INSTRUMEN HAM INDONESIA
Sejarah dan Definisi Civics
Dosen ; Tatik Rohmawati, S.IP.,M.Si.
TRANSFORMASI PENDIDIKAN PANCASILA DLM KEWARGANEGARAAN
Dosen ; Tatik Rohmawati, S.IP.,M.Si.
Pergertian Globalisasi
Dinamika Demokratisasi di Indonesia
DEMOKRASI INDONESIA DAN MASYARAKAT MADANI
BAB I, PARTISIPASI DALAM UPAYA BELA NEGARA
Keadilan dan hak hak minoritas. Negara kita yaitu Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki beragam jenis ras, suku, agama, kebudayaan, dll, hal.
Peranan Koperasi Dalam Pembangunan Sosial Dan Ekonomi Indonesia
BAB 2 WN dan KEWARGANEGARAAN
Toman Sony Tambunan, S.E, M.Si NIP
WAWASAN NUSANTARA Latar Belakang, Konsep, Implementasi dan Tantangan.
Di susun oleh: Diding Suhendi NPM:  Isitilah “demokrasi” berasal dari Yunani Kuno yang diutarakan di Athena kuno pada abad ke-5 SM. Negara.
Transcript presentasi:

KONSEPSI KEWARGANEGARAAN By : Amaliatulwalidain

Pengantar Tradisi kewarganegaraan telah ada sejak masa Yunani Kuno, konsepsi modern tentang kewarganegaraan baru muncul pada abad keduapuluh. Konsepsi kewarganegaraann modern sejak awal berbicara tentang persamaan dalam komunitas politik. Istilah warganegara atau citizen, citoyen, citoyenne merupakan peninggalan revolusi Perancis. Ia merupakan sebuah “titel” yang diadopsi oleh kaum revolusioner dalam revolusi di Perancis sebagai pernyataan simbolik terhadapan sebuah realita baru setelah revolusi. Realita yang dimaksud adalah : munculnya kesetaraan (equality) dan dan dihapuskan aristokrasi.

Teori Tentang Kewarganegaraan Ada 3 teori yang dipahami sebagai tafsir untuk menganalisis tentang kewarganegaraan : 1. Teori yang dikembangkan oleh T.H. Marshall 2. Teori pendekatan budaya sipil (civic culture) yg bersumber dari karya-karya Tocqueville dan Durkheim 3. Teori Masyarakat sipil (civil society) yg bersumber dari Gramsci dan Marx. Dilevel praksis berbagai perubahan baik, internasional maupun nasional menjadi sebab meningkatnya perhatian dan persoalan kewarganegaraan, diantaranya :

Perubahan dan pembentukan kembali batas negara (runtuhnya tembok berlin) menyatunya Jerman Timur dan Jerman Barat, muncul negara-negara baru dibekas Uni Soviet dan Yugoslavia

Implikasi gerakan-gerakan melintasi batas, seperti pencari suaka, imigrasi, perdagangan manusia, kemajemukan budaya etnis dlm banyak masyarakat, dan tuntutan pengakuan dari masyarakat adat tentang hak-hak dan kewajiban negara.

Semakin mengemukannya gagasan kewarganegaraan Eropa berkaitan dengan peningkatan itegrasi dan perluasan Uni Eropa

Isu-isu demokrasi sebagai faktor penting yang perlu diperhitungkan, dampak gelombang demokrasitisasi di negara-negara maju maupun berkembang. Tuntutan warga negara untuk memperoleh hak politik dan hak sipil.

Tantangan terhadap nilai-nilai kewarganegaraan sosial di negara kesejahteraan dengan terjadinya krisis ekonomi

Konsepsi Kewarganegaraan ( Konsepsi Kewarganegaraan Liberal) Konsepsi Kewarganegaraan Liberal : dikembangkan oleh T.H.Marshall dan yang paling umum dirujuk oleh kalangan akademisi, birokrat, dan politisi. Kewarganegaraan ini berkembang setelah PD 2 yang meliputi 2 unsur kebebasan yaitu : hak sipil abad ke 19 ( kebebasan individu utk beragama, berbicara, berpikir), hak politik abad ke 20 ( kebebasan utk berpartisipasi dalam pemilu, dipilih dan memilih), hak sosial ( mendapatkan rasa aman, kesejahteraan ekonomi). Menurut T.H. Marshall Hak sipil dan politik menjadi bermakna apabila dilengkapi oleh hak sosial. Tripartie kewarganegaraan ini memberikan peran baru kepada pemerintahan utk memberikan perlindungan dan kesejahteraan yang layak bagi wargannya. Ketiga elemen kewarganegaraan ini menjadi pilar pengembangan kehidupan kemasyarakatan dan memberikan model tentang peran negara dan warganegara serta hubungan baik antara keduanya di dalam negara.

Hak Sipil, Hak Politik Dan Hak Sosial

Konsepsi Kewarganegaraan Republik Konsepsi ini dikembangkan oleh kelompok Republik yang melihat kewarganegaraan dalam kerangka praksis dimana kewarganegaraan hanya dilihat dari keterlibatan dan partisipasi aktif warga dalam kehidupan bermasyarakat di dalam negara. Ciri khas dari konsepsi ini keterlibatan aktif warga negara diwujudkan dalam partisipasi di berbagai kegiatan baik, politik, ekonomi, sosial, budaya di dlm komunitas dimana seorang warga negara menjadi anggotanya. Sumber rujukan konsepsi republik didasarkan pada pemerintahan Yunani Kuno, yang dikemukan oleh Aristoteles, ada unsur penting yang saling terkait dalam konsepsi ini, pertama : jumlah penduduk dlm komunitas dan keterikatan dlm komunitas.

Gagasan Hak Kewarganegaraan Republik

Konsepsi Kewarganegaraan Multikultur Konsepsi ini merupakan konsep baru yang memberikan pemahaman, bahwa dari kedua konsepsi sebelumnya (liberal dan republik) tidak bisa dipakai untuk melihat persoalan tentang problem gerakan-gerakan yang berbasiskan kelompok budaya. Para ilmuwan sepakat bahwa negara modern pada saat ini umumnya bersifat multikultur (pada kenyataannya hampir tidak ada di dunia ini negara yang penduduknya homogen). Konsepsi ini bersandar pada pendekatan bahwa seorang warga negara selain merupakan individu yg otonom, jg merupakan bagian dari kelompoknya. Dengan demikian, jika kita menerapkan asas keadilan dinegara Multikultur maka akan mengacu pada dua hak, yang seharusnya dikenakan bagi individu, yaitu (hak asasi Universal dan hak asasi kelompok)

Ex : Suku – Suku Yang ada di Indonesia

Ex : Suku – Suku Di Dunia

Konsepsi Kewarganegaraan Global-Kosmopolitan Konsepsi ini didasarkan bahwa melihat sifat kekuasaan dan kondisi warga negara mengalami perubahan akibat pasar modal global dan internalisasi hubungan-hubungan produksi, dimana membatasi negara untuk menentukan kebijakan ekonomi nasional yang otonom. Globalisasi serta kompleksitas hubungan-hubungan diantara berbagai faktor ditingkat dunia sangat mempengaruhi warga negara dan pemerintah disemua negara dunia. Dalam konsepsi kewarganegaraan global ada dua hal penting yang mengikat warga negara dan negara, batas-batas negara dan kesetiaan atau loyalitas tdk terlalu penting. Seperti para aktor global maka para pendukung konsepsi ini meniadakan keberadaan batasan negara nasional dan kesetiaan pada negara dalam konsepsi mereka.

Penentu Arah Kebijakan Ekonomi Indonesia

Terima Kasih Ada pertanyaaan ???