Pendahuluan Gravitasi merupakan gaya interaksi antara benda-benda yang memiliki massa tertentu. Gaya gravitasi merupakan salah satu dari 4 gaya yang ada.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
HUKUM KEPLER Johannes Kepler (1571–1630).
Advertisements

BERDASARKAN HUKUM NEWTON
Page 1 SISTEM COPERNICUS By: Kelompok 11. Page 2 Membahas…. Nepangaten nami kulo Nicolas Copernicus “Ada beberapa 'pembual' yang berupaya mengkritik karya.
Ikhlas Berbagi Rela Memberi Ikhlas Berbagi Rela Memberi Beranda SK / KD Indikator Materi.
PETA KONSEP Listrik Statis Muatan Listrik Positif Negatif HK Coulomb
KINEMATIKA ROTASI TOPIK 1.
Tata surya ZUL QARNAIN, S.Pd.I
Karakteristik Umum Matahari
HUKUM GRAVITASI NEWTON
DINAMIKA PARTIKEL.
HUKUM GRAVITASI SEMESTA
HUKUM GRAVITASI NEWTON
AURORA Aurora adalah sebuah fenomena alam yang sangat menakjubkan yang hanya terjadi pada kutub Utara dan Selatan bumi ini. Aurora berasal dari interaksi.
4. DINAMIKA.
Interaksi Antar Planet
ATO RADIANTO, S.PD. SMA NEGERI 2 SUMEDANG GRAVITY FORCE Website :
Dinamika Partikel Lanjutan A B by Fandi Susanto.
DINAMIKA PARTIKEL.
Hukum Coulomb Coulomb ( ).
HUKUM NEWTON TENTANG GERAK
MEDAN GRAVITASI Pertemuan 19
GALAKSI dan TATA SURYA Materi kelas X. Galaksi dan Tata Surya galaksi Tata Surya KD: Mendeskripsikan tata surya dan jagad raya. Tujuan : Melalui proses.
Gerak Harmonik Sederhana (Simple Harmonic Motion)
Berkelas.
DINAMIKA BENDA (translasi)
Hukum Coulomb Coulomb ( ).
Gravitasi:Hukum KEPLER I, II dan III
Mari mencari Ilmu bukan mencari angka.
Tri Rahajoeningroem, MT T. Elektro - UNIKOM
IPA TERPADU KLAS VIII BAB 13 TATA SURYA.
MODUL PRAKTIKUM FISIKA DASAR
Statika dan Dinamika Senin, 19 Februari 2007.
Oleh : Andari Suryaningsih, S.Pd, M.M.
Teori terciptanya bumi
Standar Kompetensi Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik Kompetensi Dasar Menganalisis keteraturan gerak planet.
Dinamika Partikel dengan Gaya Gesekan
Mari mencari Ilmu bukan mencari angka.
E- LEARNING MATA KULIA : FILSAFAT ILMU DAN LOGIKA
Arina Dwi Saputri Hidayah Karmelia
GERAK MELINGKAR DAN GRAVITASI
Gravitasi Newton.
HUKUM GRAVITASI NEWTON
To Solar System By. Moh. Zulfikar A
DYNAMIC PARTICLE Hukum-hukum Newton tentang gerak menjelaskan mekanisme yang menyebabkan benda bergerak. Di sini diuraikan perubahan gerak benda dengan.
HUKUM GRAVITASI NEWTON By : Mustia Dewi Irfianti
BERDASARKAN HUKUM NEWTON
Ilmu Pengetahuan Bumi dan antariksa (ipba)
Hukum KEPLER Kelompok 5 Fadhil Sibarani Dwi Rachmi Fanny Wardani
Hukum Coulomb Coulomb ( ).
BERDASARKAN HUKUM NEWTON
GRAVITASI NEWTON Oleh : m barkah salim.
HUKUM GRAVITASI NEWTON
MEKANIKA BENDA LANGIT.
MOMENTUM SUDUT DAN BENDA TEGAR
HUKUM NEWTON GRAVITASI
HUKUM NEWTON TENTANG GRAVITASI.
Keteraturan Gerak Planet dalam Tata Surya
BAB. 12 (Medan Gravitasi) 9/16/2018.
 SK : 5. Memahami sistem tata surya dan proses yang terjadi di dalamnya  KD : 5.1 Mendeskripsikan karakteristik sistem tata surya  Indikator : 1. Mendiskripsikan.
Dinamika partikel. Dalam bab lalu telah dibahas gerak suatu benda titik atau partikel tanpa memperhatikan penyebab gerak benda tersebut melakukan gerak.
Gerak Rotasi dan Hukum Gravitasi
Radiasi Matahari, Bumi, dan Atmosfer
HUKUM GRAVITASI SEMESTA
Struktur Tata Surya (1) Komponen utama sistem Tata Surya adalah matahari, sebuah bintang deret utama kelas G2 yang mengandung 99,86 persen massa dari sistem.
HUKUM GRAVITASI SEMESTA
Apa itu gravitasi ??? GRAVITASI = gaya tarik-menarik yang terjadi antara semua partikel yang mempunyai massa di alam semesta Pada sejarahnya, Newton menemukan.
HUKUM GRAVITASI SEMESTA
BAB 7 HUKUM NEWTON KOMPETENSI DASAR 3.7Menganalisis interaksi pada gaya serta hubungan antara gaya, massa dan gerak lurus benda serta penerapannya dalam.
KOMPETENSI DASAR 3.8.Menganalisis keteraturan gerak planet dan satelit dalam tatasurya berdasarkan hukum-hukum Newton 4.8.Menyajikan karya mengenai gerak.
BAHAN AJAR FISIKA SK : Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik KD : 1.2 Menganalisis keteraturan gerak planet dalam.
Transcript presentasi:

Pendahuluan Gravitasi merupakan gaya interaksi antara benda-benda yang memiliki massa tertentu. Gaya gravitasi merupakan salah satu dari 4 gaya yang ada di alam semesta (gaya elektromagnetik, gaya kuat dan gaya lemah). Gaya gravitasi ini juga yang mempertahankan interaksi antara benda-benda di bumi dan gerak planet-planet dalam sistem tata surya.

Penelitian mengenai gaya GRAVITASI sudah dilakukan sejak dulu yaitu Ptolemy tahun 100 M dengan teori geosentris yaitu planet-planet mengelilingi bumi. Kemudian Copernicus dengan teori heliocentris yaitu planet-planet dan bumi mengelilingi matahari dalam "De revolutionibus orbium coelestium" (1543). Teori ini didukung dari analisis Tycho Brahe dan asistenya Johannes Kepler dalam karya "Astronomia Nova (1609)" yang dikenal dengan hukum Kepler yaitu orbit planet berbentuk ellips. Pada tahun 1680 Isac Newton dalam makalahnya berjudul "De motu corpo-rum in gyrum" atau gerak planet dalam orbitnya yaitu menjelaskan mengenai planet dan hukum gravitasi.

Hukum Gravitasi Umum Newton Hukum Newton tentang gravitasi Hukum Gravitasi Umum Newton Gaya gravitasi antara dua benda merupakan gaya tarik menarik yang besarnya berban- ding lurus dengan massa masing-masing Benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara keduanya Isaac Newton - 1686 m1 m2 r

GAYA GRAVITASI ANTAR PARTIKEL BERMASSA TERHADAP BUMI Rearth d m1 m2 Pusat gravitasi bukan sebagai pusat massanya

Gaya gravitasi antar partikel-partikel ataupun benda-benda dalam kehidupan sehari-hari sangat sulit diamati. Namun, gravitasi sangat penting bila kita mengamati interaksi antara benda-benda yang bermassa sangat besar, seperti Bumi, Bulan dan bintang-bintang.

Model- model gaya gravitasi Newton Model Medan gravitasi Model medan Partikel Relativitas Umum

Kuat Medan Gravitasi Kuat Medan Gravitasi pada titik apa saja dalam ruang didefinisikan sebagai gaya gravitasi per satuan massa pada suatu massa uji M

Pengukuran konstanta gravitasi (G) Pengukuran nilai konstanta gravitasi G pertama kali dilakukan oleh Henry Cavendish dan dijelaskan secara lengkap percobaannya dalam Philosophical Transactions (1798). Percobaan ini dilakukan dengan menggunakan neraca torsi yaitu dua bola yang sama (m) dihubungkan oleh batang ringan dan ditengahnya diikatkan tali penggantung dan dilengkapi oleh cermin (Sarojo, 2002). Kemudian massa m didekatkan oleh massa lain m’ sehingga terjadi gaya tarik-menarik dan menyebabkan puntiran pada torsi dan mengubah kedudukan cermin. Sudut puntiran pada torsi berhubungan dengan skala gaya tarik-menarik antara massa tsb dan memberikan nilai konstanta gravitasi sebesar G = 6.67x 10-11 Nm2/kg2

Pengukuran konstanta gravitasi (G) Pengukuran nilai konstanta gravitasi dengan neraca Cavendish

Variasi percepatan gravitasi bumi (g) Percepatan gravitasi bumi adalah percepatan yang dimiliki benda yang jatuh karena pengaruh gaya beratnya dengan m=massa benda, M=massa bumi dan R=jari-jari bumi atau jarak benda ke pusat bumi maka bentuk percepatan gravitasi dinyatakan

Jika benda tidak berada dipermukaan tetapi berada pada jarak r dari pusat bumi dengan (dg/g) = perubahan relatif dari g dan (dr/r) = perubahan relatif dari r.

Nilai percepatan gravitasi bumi atau g bervariasi secara lokal di permukaan bumi karena adanya ketidakteraturan dan batu-batuan yang memiliki massa jenis yang berbeda-beda. Bumi tidak bulat sempurna, dibagian kutub nilai R lebih kecil dibandingkan dibagian katulistiwa sehingga g di kutub lebih besar dibandingkan di katulistiwa. Variasi nilai g atau dikenal dengan anornali gravitasi, sangat kecil yaitu orde 1 bagian per 106 — 107 nilai g. Tetapi dapat diukur dengan menggunakan alat yaitu Gravitymeter yaitu dapat mengukur dalam orde 1 bagian per 108 (Giancolli, 1997). Ahli geofisika menggunakan metode gravitasi untuk menentukan struktur kerak bumi dan pada eksplorasi mineral untuk menentukan deposit mineral yang bernilai ekonomis.

THE END