UPT. BIMBINGAN DAN KONSELING UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
ANALISIS PROSES BISNIS
Advertisements

PRINSIP-PRINSIP SISTEM MANAJEMEN MUTU
Pentingnya menentukan kebutuhan pelatihan dalam layanan sektor untuk meningkatkan pemberian pelatihan dan pencapaian manfaat maksimal untuk laba atas investasi.
TRAINING and EVALUATION PHASE
MENGELOLA PERUBAHAN ORGANISASI DAN INOVASI
PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK)
MATERI-1 PRINSIP-PRINSIP PENILAIAN
PROJECT-BASED LEARNING
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING)
(RENCANA) Evaluasi Program
Pelatihan Pembuatan Ujian Online sebagai Media Evaluasi Belajar Siswa Untuk Sekolah Menengah di Kota Indralaya Ahmad Fali Oklilas, M.T, Erwin, M.Si,
Pelatihan dan Pengembangan
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN MSDM Afriyadi Cahyadi, SE, MM
PENGUKURAN HASIL BELAJAR
PENGUKURAN EVALUASI TERHADAP INPUT, PROSES, OUTPUT DAN OUTCOME
Customer Relationship Management
LATIHAN dan PENGEMBANGAN (TRAINING) Training : proses yang sistematis untuk mengubah tingkah laku dan/atau sikap tenaga kerja, dengan tujuan meningkatkan.
KOMPUTER & MASYARAKAT Pertemuan 3.
FUNGSI MONITORING DAN EVALUASI
AKTIFITAS PELATIHAN.
Inovasi dalam Pembelajaran
CRM CRM kependekan dari Customer Relationship Management. Dalam bahasa indonesia dapat kita artikan sebagai Manajemen Hubungan Pelanggan. Merupakan strategi.
Materi – 03 Sistem Kantor.
EVALUASI PELATIHAN.
Universitas Gunadarma
MENCIPTAKAN LINGKUNGAN BELAJAR
MENGELOLA PERUBAHAN ORGANISASI DAN INOVASI ( bahan ke-5 )
EVALUASI TRAINING.
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING)
MODEL PEMBELAJARAN IPA
MENGELOLA PERUBAHAN ORGANISASI DAN INOVASI
Evaluasi Pelatihan.
PERKEMBANGAN PEMBELAJARAN BERBASIS ICT TERKINI
BIMBINGAN TEKNIS IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
BY LESSON STUDY BY
Semester VII/Kelas A, B, C
Dalam mendapatkan inovasi dalam produksi
DESAIN PEMBELAJARAN ALA DICK AND CARREY
MODEL-MODEL EVALUASI IDRUS
Mustika Lukman Arief, SE., MM. PROGRAM MAGISTER MANAJEMEN STIE HAS
MEDIA PEMBELAJARAN By: Durinda Puspasari.
Problem Based Learning
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING )
CBSA DALAM PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES Kelompok IV
Penggunaan Komputer di Bidang Pendidikan
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING)
Model problem based learning
RISET PEMASARAN Adinda Nurul Huda M, MSi
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING)
PENINGKATAN PEMAHAMAN HASIL BELAJAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DI SMP PADA KONSEP PENCERNAAN MAKANAN MAKALAH OLEH Muhammad Irwandie ACD 113.
MENGELOLA PERUBAHAN ORGANISASI DAN INOVASI Perubahan yang direncanakan (Planned Change) Perubahan yang direncanakan (Planned Change) usaha sistematik untuk.
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING)
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING)
CRM CRM kependekan dari Customer Relationship Management. Dalam bahasa indonesia dapat kita artikan sebagai Manajemen Hubungan Pelanggan. Merupakan strategi.
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING)
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING)
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING)
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING)
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING)
CRM CRM kependekan dari Customer Relationship Management. Dalam bahasa indonesia dapat kita artikan sebagai Manajemen Hubungan Pelanggan. Merupakan strategi.
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING)
Evaluasi Pelatihan.
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING)
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING)
CRM CRM kependekan dari Customer Relationship Management. Dalam bahasa indonesia dapat kita artikan sebagai Manajemen Hubungan Pelanggan. Merupakan strategi.
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING)
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING)
MANAJEMEN MUTU DAN AUDIT KEPERAWATAN MARSIANA ANGGRAENI.
EVALUASI PELATIHAN ISTIANA,S.Psi.,M.Pd.
Pemetaan talenta.
Transcript presentasi:

UPT. BIMBINGAN DAN KONSELING UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG TRAINING EVALUATION UPT. BIMBINGAN DAN KONSELING UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG 2016 ALLPPT.com _ Free PowerPoint Templates, Diagrams and Charts

EVALUASI ... Evaluasi program pelatihan merupakan pengumpulan secara sistematis terhadap informasi deskriptif dan penilaian yang diperlukan untuk membuat keputusan pela-tihan yang efektif terkait dengan seleksi, adopsi, nilai, dan modifikasi aktivitas pem-belajaran yang bervariasi (Werner dan Desimon, 2006 dalam Kaswan, 2011). Proses eveluasi adalah fase terakhir dalam sistem pelatihan, yang berfungsi untuk mereview hasil yang diperoleh. Apabila terjadi kesenjangan antara harapan dan ke-nyataan, maka dapat diartikan terdapat sesuatu yang salah dalam pelaksanaan model tersebut. McDavid & Hawthorn (2006) untuk menentukan jenis atau model evaluasi yang hendak digunakan, seorang evaluator biasanya mempertimbangkan dua hal yaitu jenis program yang hendak dievaluasi dan tujuan atau untuk kepentingan apa sua-tu evaluasi dilakukan.

FUNGSI EVALUASI Menentukan tingkat kemajuan pelaksanaan pelatihan. Menemukan faktor pendorong dan penghambar pelaksanaan pelatihan. Menemukan penyimpangan atau kekeliruan pelaksanaan pelatihan. Memperoleh bahan untuk penyusunan saran perbaikan, perubahan, penghentian atau perluasan pelatihan.

TUJUAN EVALUASI Sudjana (2006) menyatakan berbagai macam tujuan evaluasi, yaitu : 1. Memberikan masukan untuk perencanaan program. Memberikan masukan untuk kelanjutan, perluasan, dan penghentian program. 3. Memberi masukan untuk memodifikasi program. Memperoleh informasi tentang faktor pendukung dan penghambat Memberi masukan untuk motivasi dan pembina pengelola dan pelaksana program. Memberi masukan untuk memahami landasan keilmuan bagi evaluasi program.

4 LEVEL EVALUASI Kirkpatrick (2005) Bagaimana perasaan peserta terhadap program pelatihan? Reaction Bagaimana tingkat belajar dari pengetahuan dan keterampilan peserta setelah pelatihan? Learning Apakah kinerja peserta meningkat setelah pelatihan? Behavior Apakah terdapat dampak program pelatihan terhadap dimensi-dimensi organisasi? Result

REACTION ► Setiap program pelatihan harus dievaluasi. ► Mengandung pengetahuan apakah peserta menyukai pelatihan tsb. ► Tidak mahal dan mudah dalam administrasi, mudah dalam interaksinya dengan peserta pelatihan, bentuk yang digunakan biasanya menggunakan kertas atau online. ► Kepuasan peserta pelatihan dapat dikaji dari beberapa aspek, yaitu materi yang diberikan, fasilitas yang diberikan, strategi penyampaian materi yang digunakan oleh instruktur, media pembelajaran yang tersedia, jadwal kegiatan sampai menu dan penyajian konsumsi yang di-sediakan. ► Alat yang biasa digunakan : Daftar evaluasi program pelatihan. Interview face to face. Komentar peserta terhadap pelatihan. Computer-based training dan web-based training. Nilai yang dipersepsikan oleh peserta pelatihan dan aplikasi dalam dunia kerja.

LEARNING ► Dilakukan sebelum (pre-test) dan setelah (post-test) pelatihan. ► Mengukur jumlah pengetahuan, keterampilan, atau pun sikap dari materi pelatihan yang didapatkan dari peserta pelatihan. ► Metodenya mulai dari self-assessment sampai pada team-assessment. ► Alat evaluasi yang digunakan adalah: Pre dan post-test individual untuk perbandingan. Asesmen berdasarkan perilaku yang didasarkan dari pembelajaran, misalnya role play. 3. Observasi dan feedback dari rekan kerja, manager, dan instruktur pelatihan.

BEHAVIOR ► Biasanya dilakukan selama 3-6 bulan setelah pelatihan. ► Evaluasi ini mempresentasikan kesejatian dari efektivitas pengukuran dalam pelatihan, tetapi membutuhkan biaya yang besar. ► Terkadang sulit untuk memprediksikan kapan perubahan perilaku itu terjadi. ► Alat yang digunakan: Pre dan post-test secara individual atau survey. Interview face to face. Observasi dan feedback dari orang lain. Focus group untuk mengumpulkan informasi dan membagi pengetahuan.

RESULTS karena peserta mengikuti suatu program. ► Evaluasi hasil dalam level keempat ini difokuskan pada hasil akhir yang terjadi karena peserta mengikuti suatu program. ► Evaluasi yang dapat dilakukan: Quality training : mengukur jumlah penurunan dalam hasil pekerjaan. Safety training : mengukur jumlah penurunan dalam kecelakaan kerja. Sales training : mengukur perubahan dalam pembelian pelanggan, volume penjualan, dan keuntungan dalam setiap penjualan setelah program pelatihan selesai dilaksanakan. 4. Management training : mengukur peningkatan dalam level engagement. Technical training : mengukur pengurangan waktu yang dibutuhkan dalam penyelesaian tugas, bentuk tugas, dan laporan.

TIPE-TIPE DATA EVALUASI YANG DIKUMPULKAN ► DATA PROSES Proses sebelum training Proses sesudah training Menempatkan semuanya bersama-sama ► DATA HASIL Hasil reaksi 5. Menyatukan bersama-sama Hasil pembelajaran 6. Relevansi training Hasil perilaku kerja 7. Bahan materi dan exercise Hasil organisasi ► MENGEVALUASI BIAYA PELATIHAN Evaluasi cost/benefit Evaluasi efektivitas biaya

THANK YOU