Teknologi minyak atsiri dan kosmetik

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
LEMAK DAN MINYAK.
Advertisements

Ekstraksi dengan Pelarut
Widelia Ika Putri, S.T.P., M.Sc.  Destilasi  Distilasi air, distilasi uap air, Hydro diffusion, distilasi air dan uap air.  Pengepresan (cold pressing)
PRINSIP PROSEDUR ANALISIS PROKSIMAT
ISOLASI CAIR Isolasi cair memiliki dua fungsi yaitu sebagai pemisah antara bagian yang bertegangan dan juga sebagai pendingin sehingga banyak digunakan.
Nama: sevtian.cristoper Nim: tugas presentasi kimia.
PENANGANAN BAHAN BAKU.
PRINSIP KERJA PROSEDUR ANALISIS PROKSIMAT
Penulis : Dyah Purwaningsih Staff Pengajar Jurdik Kimia FMIPA UNY.
KONSEP MATERI DAN PERUBAHANNYA
PEMISAHAN KIMIA DAN ANALISIS Kimia SMK
MATERI DAN PERUBAHANYA
ISOLASI MINYAK ESSENSIAL
RANGGA AGUNG PRIBADI ( ) JURUSAN TEKNIK MESIN
Widelia Ika Putri, S.T.P., M.Sc.
Keragaman metabolit sekunder
Menyari senyawa dari bahan asal
Minyak Kayu Putih (Cajuput Oil / Oleum Cajuputi)
Nama : Wa Ode Harnanti Nim : Prodi : kimia Fak : Kip
PENGARUH PENGERINGAN DAN FERMENTASI TERHADAP KUALITAS MINYAK NILAM MENGGUNAKAN TEKNIK DESTILASI WATER BUBBLE Oleh : VISIA QODRILAH ( ) PROGRAM.
EKSTRAKSI MINYAK DAUN NILAM MENGGUNAKAN METODE FERMENTASI-DESTILASI WATER BUBBLE Oleh : Mita Herliana ( ) PROGRAM STUDI KIMIA FAKULTAS MATEMATIKA.
UNSUR ,SENYAWA & CAMPURAN
HARI / TANGGAL : KAMIS MATA PELAJARAN : KIMIA
PENGENCERAN Zat kimia terdapat dalam bentuk : cairan & padatan
Metil Etil Keton (2-butanon)
ESTER.
PENGOLAHAN RUMPUT LAUT
Asam Karboksilat PERTEMUAN 9 Adri Nora S.Si M.Si Bioteknologi/FIKES.
Pemisahan campuran berdasarkan : Penyaringan / Filtrasi:
K ARANG AKTIF.
FISIOLOGI PASCA PANEN Prof. Dr. Ir. Dwiyati Pujimulyani, MP 2016.
PENGOLAHAN KELAPA.
Mengenal Lebih Dekat Minyak Buah Kelapa Sawit
Teknologi minyak atsiri
MONOTERPENOID ASIKLIK
SENYAWA HIDROKARBON Disebut Hidrokarbon : mengandung unsur C dan H
Teknologi minyak atsiri dan kosmetik
PEMISAHAN KIMIA DAN ANALISIS Kimia SMK
FAKTOR PENYEBAB KERUSAKAN OLEH KADAR AIR
Pemisahan Kimia dan Analisis
ASS. WR. WB.
Minyak, Lemak, dan Lilin Lemak dan minyak terdiri dari trigliserida dari asam-asam lemak dan sedikit sterol Lilin terdiri dari campuran heterogen dari.
EKSTRAKSI PELARUT (herbal extraction)
ILMU KIMIADASAR.
TEPUNG TELUR.
21. Al Anbiyaa' Pemisahan Campuran QS. Al Anbiyaa‘ [21] : 30.
BAHAN DAN ENERGI.
TANAMAN BERKHASIAT OBAT
PENGAWETAN DAN PENJAGAAN MUTU SIMPLISIA
ETHANOL SEBAGAI BAHAN PENGENCER PARFUM
Selamat Datang di Evaluasi
METHANOL.
SENYAWA KARBON TURUNAN ALKANA
Teknik Laboratorium Ternak Perah
Selamat Datang di Evaluasi
ESTER Written by : Widya Rahmawati NIM :
SHINTA DWI FAJRI XII IPA 3
TEKNOLOGI LEMAK DAN MINYAK
Kimia Terpenoid & Minyak Atsiri
Teknologi Fermentasi Universitas Dr. Soetomo Sutrisno Adi Prayitno
MINYAK ATSIRI GOLONGAN FENOL dan ETER FENOL
Pengolahan Kelapa Sawit Menjadi Minyak Goreng
PENGEMASAN DAN PENYIMPANAN PRODUK INDUSTRI RUMAH TANGGA PANGAN (IRTP)
DESTILASI.
UJI PESTISIDA FOSFAT-ORGANIK DALAM AIR
Koefisien Partisi Suatu zat terlarut ditambahkan kedalam campuran pelarut yang saling tidak bercampur, zat terlarut tersebut mendistribusikan dirinya sendiri.
BAHAN BAKAR CAIR AVTUR.
LEMAK DAN MINYAK.
4/26/2019Lemak dan Minyak, By Mursalin1 PENGARUH PENGOLAHAN TERHADAP KOMPOSISI MINYAK DAN LEMAK A. EKSTRAKSI Ekstraksi tidak berpengaruh thd komposisi.
PEMISAHAN KIMIA DAN ANALISIS Kimia SMK KELAS XII SMK ARINA SIDIKALANG Nama: Muhammad Arif Siti nurarfah.
Transcript presentasi:

Teknologi minyak atsiri dan kosmetik Oleh : Prof. Dr. Ir. H. Jalil Genisa, MS

ANALISA MUTU MINYAK ATSIRI Pencampuran dan pemalsuan Pengambilan contoh (sampling) & penyimpanan Analisa sifat Fisiko-Kimia

Mutu Minyak Atsiri Untuk menentukan mutu minyak atsiri, didasarkan atas kriteria atau batasan yang dituangkan di dalam standar mutu Di dalam standar mutu, dicantumkan sifat yang umum terdapat dalam minyak atsiri tersebut Dari sifat fisik, dapat diketahui keaslian dari minyak atsiri tersebut, sedangkan Dari sifat kimianya dapat diketahui secara umum komponen kimia yang terdapat didalamnya. Jumlah dan jenis komponen kimia yang terdapat di dalam minyak atsiri akan menentukan nilai (harga) dan kegunaan dari minyak atsiri tersebut.

Faktor-faktor yang mempengaruhi mutu minyak atsiri adalah sebagai berikut: Jenis tanaman dan umur panen Perlakuan bahan oleh sebelum diekstraksi System jenis peralatan dan kondisi ekstraksi minyak Perlakuan terhadap minyak atsiri setelah ekstraksi Pengemasan dan penyimpanan

Faktor-faktor yang mempengaruhi mutu minyak atsiri digambarkan menurut skema berikut: Tanaman : Umur panen, varietas/jenis, kondisi tempat tumbuh. Penanganan bahan : pengeringan/pelayuan, perajangan, penyimpanan. Pengelolaan/Ekstraksi : Metode proses, kondisi proses, macam alat, jenis pelarut. Penanganan hasil olahan : Pemurnian, pencampuran, pengemasan, penyimpanan, bahan pengawet. Pengangkutan/pengepalan : Lama transportasi, penanganan selama transportasi.

Dari skema di atas dapat dilihat bahwa mutu minyak dipengaruhi oleh: Mutu bahan olah Cara pengolahan Penanganan minyak atsiri yang dihasilkan.   Faktor terpenting yang berpengaruh langsung terhadap mutu minyak adalah: Faktor pengolahan Penanganan minyak atsiri setelah ekstraksi

Pencampuran dan Pemalsuan Minyak atsiri dapat dipalsukan dengan berbagai cara yaitu: Dengan mencampurnya menggunakan minyak atsiri yang berharga lebih murah. Menambahkan persenyawa isolate atau sintesis Pengenceran dengan bahan yang bersifat inert Jenis bahan pencampur yang berbahaya dan lebih sulit dideteksi adalah: Mencampur minyak bunga dengan bahan berupa lilin yang berasal dari bunga, lemak atau minyak, zat mudah menguap, persenyawa yang berbau wangi yang dibuat secara sintesis atau diisolasi dari minyak atsiri yang berharga lebih murah. Setiap praktek pencampuran akan menurunkan mutu minyak atsiri. 

Beberapa contoh pencampuran yang sering digunakan adalah: Persenyawa benzyl asetat., benzyl alcohol., indole dapat ditambahkan kedalam absolute melati Persenyawa fenil etil alcohol., rhadinol., sering ditambahkan kedalam absolute mawar. Persenyawa linalcol., linalcol asetat., metal anthranlist., dapat ditambahkan ke dalam absolute orange Sebelum minyak atsiri dianalisa, khususnya minyak bunga terlebih dahulu perlu dilakukan uji adanya pelarut dan alkohol.

Beberapa uji khas digunakan untuk mengetahui adanya bahan pemalsu (pencampur) dalam minyak atsiri adalah: Deteksi Uji oleum Uji schimmel Deteksi resin Deteksi terpenil asetat Deteksi minyak terpentin Deteksi asetin Deteksi etil alcohol (etanol) Deteksi metil alcohol Deteksi phtalat

Pengambilan contoh (sampling) & penyimpanan Contoh yang dipakai untuk analisa harus merupakan wakil dari seluruh bahan. Jika bahan yang diambil oleh analisis berupa minyak yang homogeny, maka pengambilan contohnya tidak terlalu sukar. Pengambilan contoh minyak atsiri Sebagian besar minyak atsiri diperoleh dengan penyulingan masih mengandung air dalam jumlah kecil, karena itu minyak atsiri yang dikemas dalam drum sering mengandung air.   Jika minyak mempunyai berat jenis < 1, maka air terdapat pada bagian bawah dari drum. Pengambilan contoh berupa padatan

Analisa Sifat Fisiko-Kimia Analisis sifat fisik Pemeriksaan pendahuluan : warna, kejernihan dan bau. Berat jenis = Berat minyak gram Berat air (gram) pada suhu 15°C Penentuan kadar air : 1. Penentuan dengan metode Bidwell-Storling 2. Penentuan dengan metode Karl Fischer Penetapan minyak atsiri dan oleoresin dalam bahan baku Putaran optic Indeks bias Kelarutan dalam alkoholTitik beku Titik cair Titik didih Sisa penguapan Titik nyala.-

Penetapan kadar alkohol : Analisis sifat kimia Bilangan asam Bilangan ester Penetapan kadar alkohol : Cara destilasi Penetapan alcohol primer Penetapan citronellol dengan cara Fermilasi Penetapan aldehid dan keton Uji logam berat Pemisahan logam berat Penetapan asam sianida Bilangan Jod.-   

TERIMA KASIH