BIODATA Bagus Kurniawan Yogyakarta, 4 Februari 1970 Reporter : www@detik.com bagus@detik.com bagusk57@yahoo.com Facebook : Bagus Kurniawan Hobi : Membaca,

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Jurnalistik dan Pers Kiat membuat Pers Release dan menjalin hubungan baik dengan pers (media massa)
Advertisements

Teknik Penulisan Berita pada Jurnalisme Online
TEKNIK PENULISAN BERITA
PENULISAN BERITA BAHASA INDONESIA Penulisan Kreatif 5.
MENULIS BERITA KRIMINAL
BERITA.
Berita.
Masmardi (XI-1) 3.2 Membacakan berita dengan intonasi, lafal, dan sikap membaca yang baik (4jp) Tujuan Pembelajaran: Siswa dapat memahami ragam wacana.
Penyajian Berita Secara umum berita bisa disajikan dalam bentuk:
Oleh Abdurrahman Universitas Indonusa Esa Unggul Jakarta Barat
KONSEP BERITA Jenis Berita dan Penulisan Berita
Oleh; Ary Kristiyani, M. Hum.
Oleh: hamluddin Phone:
JURNALISTIK MEDIA ONLINE
LANDASAN ETIKA DAN PROFESIONALISME JURNALIS Pertemuan 3 & 4 Mata kuliah: O0264 / TEKNIK WAWANCARA MEDIA Tahun : 2008 / 2009.
Pencarian Bahan Berita
Mengolah pemberitaan di website
Penulisan Jurnalistik Online dan Bahasa Jurnalistik
Penulisan Topik Khusus
TEKNIK DASAR PENULISAN BERITA
Menulis KARYA JURNALISTIK
Teknik Wawancara dan Menulis Wartawan Media Online
Cara Menulis Press Release
Manajemen radio.
Prinsip, Strategi, Tata Cara dan Media Advokasi
Etika Jurnalisme Online
CITIZEN JOURNALISM Pertemuan 12.
RISET DAN PERSIAPAN WAWANCARA Pertemuan 11 & 12
Tugas 1 Buat Biografi Anda dan masukkan ke dalam Blogger (ditulis dengan konsep penulisan Jurnalisme)
JURNALISME PENYIARAN  Agus Triyono,SSos,MSi.
Matakuliah : O Penulisan Naskah Radio dan Televisi
Berita Adalah…...
Penyajian Berita Secara umum berita bisa disajikan dalam bentuk:
JOURNALISM   Agus Triyono,SSos,MSi.
Pencarian Bahan Berita
Menulis Press Release Press release (siaran pers), ada yang menyebutnya news release adalah release yang disampaikan oleh PR kepada pers dengan harapan.
TEKNIK PENULISAN BERITA HUMAS
Matakuliah : O Penulisan Naskah Radio dan Televisi
CITIZEN JOURNALISM Pertemuan 10.
JURNALISTIK ABDUL MUNTHOLIB PIMPINAN REDAKSI JAWA POS RADAR MALANG.
Mengenal Jurnalistik.
Apa, bagaimana? Yohanes Widodo
PRESS RELEASE BY : DIANA MA’RIFAH.
Teknik Reportase Meliput berita dan menggali informasi memiliki tahapan • Lapisan pertama: Adalah fakta-fakta permukaan. Seperti: siaran pers, konferensi.
Penyajian Berita Secara umum berita bisa disajikan dalam bentuk:
Modul 9 Unsur Feature Unsur sebuah feature terdiri dari beberapa hal.
Opini dan penafsiran di tulis pada alinea berbeda
Opini dan penafsiran di tulis pada alinea berbeda
FAKTA , SUMBER BERITA Dan FORMAT BERITA TV
MENULIS BERITA KRIMINAL
UNSUR 5 W DAN 1H Kelompok 3: Ariz Muharib Nurmalia Sari Noni Mustika
Pencarian Bahan Berita
Modul 3 Bentuk Berita Pada dasarnya teknik penulisan berita mengenal dua bentuk. Piramida dan Piramida terbalik 1. Piramida Semula penulisan berita hanya.
Kampanye Public Relations
Fakta dan Sumber Berita
LAPORAN INVESTIGASI TELEVISI
ABSTRAK PENELITIAN Bahasa Indonesia 1.
Mengenal Peliputan dan Teknik Penulisan Berita
Dasar-Dasar Penulisan
PENULISAN NASKAH KOMUNIKASI
Sekilas Sejarah Citizen Journalism
Teknik Penulisan Berita pada Jurnalisme Online
Meliput Berita di Dunia Multimedia
DASAR DASAR JURNALISTIK
MENULIS BERITA, ARTIKEL, DAN FEATURE UNTUK WEBSITE PEMERINTAHAN
Dasa-Dasar Penulisan Advertorial.
MENGUMPULKAN BAHAN BERITA.
SENDI EKA NANDA, S.I.KOM.,M.M
Jurnalistik telah berkembang menjadi salah satu aspek komunikasi massa yang sering mendapat perhatian masyarakat. Jurnalistik diidentikan dengan aktivitas.
Transcript presentasi:

BIODATA Bagus Kurniawan Yogyakarta, 4 Februari 1970 Reporter : www@detik.com bagus@detik.com bagusk57@yahoo.com Facebook : Bagus Kurniawan Hobi : Membaca, Menulis dan Basket

Sifat internet Tidak Ada Periodisasi Borderless Cepat (Breaking News & Running News) Sebaran Luas Akurat 24 Jam Nonstop Interaktif

KEUNTUNGAN MEDIA ONLINE Berikut ini adalah Keuntungan Jurnalisme Online, seperti yang tertulis dalam buku Online Journalism. Principles and Practices of News for The Web (Holcomb Hathaway Publishers, 2005). 1. Audience Control. Jurnalisme online memungkinkan audience untuk bisa lebih leluasa dalam memilih berita yang ingin didapatkannya. 2. Nonlienarity. Jurnalisme online memungkinkan setiap berita yang disampaikan dapat berdiri sendiri sehingga audience tidak harus membaca secara berurutan untuk memahami. 3. Storage and retrieval. Online jurnalisme memungkinkan berita tersimpan dan diakses kembali dengan mudah oleh audience. 4. Unlimited Space. Jurnalisme online memungkinkan jumlah berita yang disampaikan / ditayangkan kepada audience dapat menjadi jauh lebih lengkap ketimbang media lainnya.

KEUNTUNGAN MEDIA ONLINE 5. Immediacy. Jurnalisme online memungkinkan informasi dapat disampaikan secara cepat dan langsung kepada audience. 6. Multimedia Capability. Jurnalisme online memungkinkan bagi tim redaksi untuk menyertakan teks, suara, gambar, video dan komponen lainnya di dalam berita yang akan diterima oleh audience. 7. Interactivity. Jurnalisme online memungkinkan adanya peningkatan partisipasi audience dalam setiap berita

Teknik penulisan berita Media Online Sebelum membicarakan mengenai teknik penulisan berita dalam media online atau cyberspace, perlu diingat lagi apa itu berita. Secara praktis berita dapat didefinisikan sebagai laporan tentang suatu peristiwa yang sudah terjadi yang dipandang penting untuk menentukan sikap serta tindakan. Tetapi semua definisi yang ada, selalu mengandung 4 unsur dalam peristiwa berita, yaitu : Peristiwa merupakan perubahan keadaan. Peristiwa yang dilaporkan selalu terjadi. Peristiwa tersebut dilaporkan manusia. Peristiwa tersebut berkaitan dengan kepentingan dan minat masyarakat.

Teknik penulisan berita Media online Kriteria berita yang baik harus memenuhi beberapa hal, yaitu Akurat, berita harus bersifat faktual, akurasi, obyektif dan berimbang. Sebagai penjabaran akurasi, muncul formula 5 W + H (what, who, when, where, why dan how). Obyektif, berita harus merupakan laporan faktual tentang suatu peristiwa seperti apa adanya, tetapi tentu saja sejauh hal ini dimungkinkan, sebab wartawan pun memilik keterbatasan. Untuk mengejar obyektifitas ini kemudian muncul laporan komprehensif dan laporan investigative. Berimbang (balanced), berita adalah laporan yang obyektif termasuk tidak memihak kepentingan kelompok tertentu. Sifat berimbang ini perlu dijaga agar berita tidak menyesatkan pembaca dan tidak digugat oleh pihak yang merasa dirugikan

Piramida terbalik Gaya penulisan berita dalam cybermedia lebih banyak menggunakan piramida terbalik. Gaya ini memulai tulisan dengan memberitahu kesimpulannya kepada pembaca, diikuti dengan informasi pendukung yang lebih penting dan diakhiri dengan memberikan latar belakang. Gaya ini sebenarnya sudah banyak dipakai oleh berbagai surat kabar. Sebab gaya piramida terbalik membuat pembaca dapat berhenti kapan saja dan masih mendapatkan bagian penting dari tulisan itu. Dengan model piramida terbalik itu, pertama akan memudahkan pembaca, pendengar atau pemirsa yang sangat sibuk untuk segera menemukan berita yang dianggapnya menarik atau penting yang sedang dicari atau ingin diketahuinya.

Piramida terbalik Kedua, memudahkan reporter, editor memotong bagian-bagian berita yang dianggap kurang atau tidak penting ketika dihadapkan kepada kendala teknis, misalnya berita terlalu panjang sementara kapling atau ruangan yang tersedia sangat terbatas. Ketiga, memudahkan jurnalis dalam menyusun pesan berita melalui rumus baku yang sudah sangat dikuasainya sekaligus untuk menghindari kemungkinan adanya fakta atau informasi yang terlewat tidak terlaporkan.

Piramida Terbalik

Rumus dan Syarat Sebuah Berita Rumus Baku Sebuah Berita 5W+1H 1. What (Apa) 2. Where (Di mana) 3. When (Kapan) 4. Who (Siapa) 5. Why (Mengapa) 6. + How (Bagaimana)

Mari Berlatih Ingat ! Dalam memilih angle berita, mana yang harus diutamakan/dipentingkan lebih dulu Unsur : Who (Siapa), What (Apa), When (Kapan) dst

Mari Berlatih Who : Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifudin When : Selasa, 16 Juni 2015, pukul 18.00 WIB Where : Kantor Kementrian Agama RI di Jakarta What : Sidang Istbat Why : Untuk menentukan 1 Ramadhan 1436 H How : Diputuskan awal ramadhan jatuh pada Kamis, 18 Juni 2015. "Hasilnya tidak ada satu pun pelaku hilal yang melihat hilal. Atas dasar itu, seluruh peserta sidang itsbat menyepakati hilal tidak bisa dilihat, tidak tampak, sehingga bulan syaban saat ini disempurnakan 30 hari, Dengan demikian 1 Ramadhan akan jatuh esok lusa Kamis 18 Juni 2015. Itu hasil sidang itsbat," kata Lukman.