VEKTOR DAN CARRIER E-LEARNING TGL 22 OKTOER 2015

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
PARASIT DAN PARASITISME
Advertisements

PENGANTAR EPIDEMIOLOGI PENYAKIT MENULAR
LIMA TAHAP PENCEGAHAN (FIVE LEVEL OF PREVENTION)
Mata Kuliah Ilmu Penyakit Parasitik (Protozoa darah unggas)
LIMA TAHAP PENCEGAHAN (FIVE LEVEL OF PREVENTION)
VEKTOR PENYAKIT Oleh : Dr. Azwar Djauhari MSc Disampaikan pada :
ETIOLOGI PENYAKIT drh.Rositawati Indrati,MP Matakuliah Epidemiologi
Balai Besar Pelatihan Peternakan Batu
PENGANTAR PARASITOLOGI
RIWAYAT ALAMIAH PENYAKIT/ PERJALANAN ALAMIAH PENYAKIT
Dr.Lasiah Susanti,MPH. Penyakit dan Infeksi Infeksi : invasi dan perkembangbiakan/ multiplikasi agents ke dalam tubuh host Ada beberapa level infeksi,
AUSTRALIA INDONESIA PARTNERSHIP FOR EMERGING INFECTIOUS DISEASES Epidemiologi Lapangan Tingkat Dasar Sesi 7 – Penularan dan penyebaran penyakit Rekaman.
Pendahuluan Penyediaan Air Bersih
Project Status Report Presenter Name Presentation Date.
Epidemiologi Lapangan Tingkat Dasar
Dasar Biologis Penyakit Menular
Menerapkan ilmu kesehatan Masyarakat
Kata malaria berasal dari bahasa Italia yaitu Male dan Aria yang berarti hawa buruk. Pada zaman dulu, orang beranggapan bahwa malaria disebabkan oleh udara.
Pertanyaan minggu ini Apa yang melatar belakangi munculnya upaya pemberantasan penyakit? Sebutkan manfaat upaya pemberantasan penyakit! Disiplin ilmu apa.
Pendahuluan Lewat makanan dan Tifus-usus halus Airborne Minuman (faeco-oral Transmission route) Airborne Disease Tifus-usus halus Polio-saraf.
KONSEP HOST-AGENT-ENVIRONMENT
KLASIFIKASI PROTOZOA Afrida Ayu Audia Dwi Fuji Hastuti br Ginting
BIOLOGI Kelas X.
EPIDEMIOLOGI MALARIA Parasit HOST ENVIRONMENT
Penyakit Kaki Gajah (Filariasis atau Elephantiasis)
Oleh : PRAYODA DERI TAMA
PENGENDALIAN VEKTOR KETIKA BENCANA
RIWAYAT ALAMIAH PENYAKIT
MALARIA.
ASSALAMUALAIKUM WR.WB.
DEMAM BERDARAH dan PENCEGAHANNYA
PENYAKIT YANG PALING MEMATIKAN DI DUNIA
Penyakit Kusta Lepra Morbus Hansen.
HIV (Human imunodeficiency virus)
Bab 4 Hubungan Sakit, Sehat & Lingkungan Hidup
MANIFESTASI KLINIK PENYAKIT MENULAR
Malaria.
Pendahuluan LEBIH dari 60 juta orang dalam 20 tahun terakhir terinfeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV). Dari jumlah itu, 20 juta orang meninggal karena.
VEKTOR PENYAKIT KELOMPOK I FITRIA ALBAAR RITHA SIAHAYA
RIWAYAT ALAMI PENYAKIT &
Oleh: Dr. Drh. Ahmad Arif Amin Fakultas Kedokteran Hewan
Pengertian ENTOMOLOGI dan Vektor Penyakit
ETIOLOGI PENYAKIT drh.Rositawati Indrati, MP Matakuliah Epidemiologi
Perasit yang disebabkan oleh lalat dan nyamuk
PARASIT PROTOZOA.
EPIDEMIOLOGI PENYAKIT MENULAR
Oleh: Istianatul khoiriyah
Pendahuluan Penyediaan Air Bersih
EPIDEMIOLOGI PENYAKIT MENULAR
Pengantar PARASITOLOGI
PENGANTAR PARASITOLOGI
Rekayasa Lingkungan Semester V Norma Puspita, ST. MT.
Manajemen Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Pada Ternak Sapi
Pengantar PARASITOLOGI
EPIDEMIOLOGI PENYAKIT MENULAR
Dinar Perbawati Abdul Aziz Azari Dian Septivita
RIWAYAT ALAMIAH PENYAKIT/ PERJALANAN ALAMIAH PENYAKIT
Ekologi Kesehatan dan Perubahan Lingkungan
Universitas Advent Indonesia JURUSAN Biologi TA.2014/2015
KERUSAKAN OLEH VIRUS YUSUP ALLAM PAMBUDI ( )
Demam Berdarah Dengue (DBD) KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA.
Vector Control (Pengendalian Vektor)
Komponen Pemberantasan Penyakit
Program Pencegahan Zoonosis
Pengantar Vektor dan Reservoir Penyakit
Konsep dasar metoda Pemberantasan Penyakit
Lili Eriska Sianturi, M.K.M Kuliah Dasar Epidemiologi
SESI 3 Komponen Proses Penyakit Menular
PENYAKIT MENULAR | KECACINGAN
EPIDEMIOLOGI PENYAKIT MENULAR Alfi Noor Istiqomah Anisah Ajeng Defriyanti Pusparini Dieni Septiawati.
Transcript presentasi:

VEKTOR DAN CARRIER E-LEARNING TGL 22 OKTOER 2015

VEKTOR DAN CARRIER Penyakit menular dapat menulari hewan yang peka dengan cara langsung atau tidak langsung. Infeksi dapat terjadi melalui alat pencernaan, alat pernafasan, kulit atau luka, alat kelamin dan oleh gigitan nyamuk, lalat, caplak dan lain-lain. Penyakit yang penularannya oleh vektor disebut Arthropode Borne Disease. VEKTOR : Ialah hewan tidak bertulang belakang (invertebrata) yang mampu memindahkan bibit penyakit dari hewan yang satu ke hewan yang lain dan jasad renik mengalami proses daur hidup (life cycle) terlebih dahulu atau tidak.

Penggolongan vektor : Vektor Mekanis = transmitter Ialah arthropoda yang mampu memindahkan bibit penyakit ke hewan lain tanpa mikroba tersebut mengalami proses daur hidup. Contoh : Lalat Tabanus memindahkan penyakit Surra (Trypanosoma evansi) Caplak Boophilus menindahkan penyakit Piroplasmosis T. Evansi diantara sel darah

Vektor Biologis = intermediate host. Ialah arthropoda yang mampu memindahkan bibit penyakit ke hewan lain setelah mikroba tersebut mengalami proses daur hidup didalam tubuh vektor. Contoh : Nyamuk Anopheles memindahkan penyakit malaria (Plasmodium vivax) Lalat Simulidae memindahkan penyakit Leucocytozoonosis. Lalat Simulium

CARRIER : Ialah hewan pembawa bibit penyakit. Jadi didalam tubuhnya ditemukan jasad renik pathogen, namun tidak menunjukkan gejala-gejala penyakit atau dapat dikatakan hewan carrier ialah hewan yang kelihatan sehat namun dapat menulari hewan lain. Penggolongan Carrier Convalescen Carrier Ialah hewan yang dapat bertindak sebagai pembawa bibit penyakit karena hewan tersebut baru saja sembuh dari sakit. Immune Carrier Ialah hewan yang dapat bertindak sebagai pembawa bibit penyakit akibat hewan tersebut kebal (karena suntikan vaksin/antisera) Contact Carrier Ialah hewan yang dapat bertindak sebagai pembawa bibit penyakit karena berhubungan langsung (bersinggungan dengan penderita).

Perbedaan vektor dan carrier Hewan vektor selalu hewan arthropoda yang termasuk hewan invertebrate, sedang hewan carrier selalu hewan vertebrata yang peka. Hewan vektor bertindak sebagai induk semang antara (intermediate host atau sebagai transmitter, sedang hewan carrier sebagai induk semang (final host atau definitive host) Didalam tubuh hewan vektor maupun carrier ditemukan mikroorganisme yang pathogen. Oleh pengaruh stress hewan carrier dapat menjadi sakit, sedang hewan vektor tidak.

Cara pengendalian penyakit : Untuk menjamin berhasilnya pengendalian penyakit, faktor-faktor yang harus diketahui diantaranya : penyebab penyakit cara jasad renik meninggalkan tubuh cara penularan cara pengebalan cara pembasmian/pengendalian.

Khusus untuk penyakit yang penularannya oleh vektor pola pengendaliannya terdiri : Pemberantasan hewan vektor atau membasmi populasi dengan cara mengusahakan sanitasi lingkungan, hygiene kandang hewan dan peralatan atau dapat juga dengan usaha pemandulan dengan radiasi. Dapat juga membunuh langsung vektornya dengan obat-obatan khemotherapeutika seperti insektisida. Pengebalan hewan dengan vaksinasi. Berikan obat-obatan khemotherapeutika atau antibiotika terhadap hewan yang sakit. Usaha pengendalian penyakit terhadap hewan carrier dapat dilakukan dengan menentukan status kesehatan hewan dengan uji serologik. Bila terdapat reaktor (hewan sakit), hendaknya segera dikeluarkan dari kandang (dipotong). Bagi hewan sakit yang dipisahkan dikandang isolasi, jangan segera dikembalikan ke kandang atau kelompok hewan yang sehat.

tugas Jelaskan tentang penggolongan vektor dan carrier Berikan masing-masing 1 (satu) contoh vektor dan carrier dan nama penyakit yang penularannya melalui vektor/carrier tersebut kirim jawaban paling lambat tanggal 30 Oktober 2015 ke mamilistisusiati@yahoo.com