NAMA KELOMPOK RACHMAD NUZULI (105030200111008) PRESI YANOGA ARTI (105030200111007) M. FINSA B (105030204111002)

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
OLEH : DIAN ARLUPI UTAMI
Advertisements

KOMUNIKASI Kepelatihan
KETERAMPILAN BERKOMUNIKASI
KOMUNIKASI DI TEMPAT KERJA
KOMUNIKASI INTERPERSONAL DAN KONSELING ( KIP/K )
Teknolgi Komunikasi Dalam Pendidikan
KOMUNIKASI KEPEMIMPINAN
TEORI KOMUNIKASI PERIKLANAN
KOMUNIKASI EFEKTIF Dirangkum oleh: ANANG HERMAWAN.
Komunikasi Kepemimpinan
Komunikasi.
BERKOMUNIKASI DI TEMPAT KERJA
oleh : Mukty Jamaludin M ( )
KOMUNIKASI PENDIDIKAN
Pertemuan 8 KOMUNIKASI KEPEMIMPINAN.
PROSES KOMUNIKASI.
MEDIA KOMUNIKASI MANAGER- SUBORDINATE
Pesan (Message) Pesan adalah sesuatu hasil karya komunikator yang dianggap dapat mewujudkan motif (maksud) komunikasinya. Pesan hasil karya komunikator.
Komunikasi Non-Verbal
CSCW dan Ubiquitous Computing
Apa Itu Komunikasi ?.
KOMUNIKASI VERBAL Program Studi Agribisnis UPN ”Veteran” Yogyakarta.
KONSEPTUALISASI & KONTEKS KOMUNIKASI
KOMUNIKASI INTERPERSONAL DAN KONSELING ( KIP/K )
PROSES KOMUNIKASI PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN
F Komunikasi Efektif Kajian Materi IPS Sekolah Dasar Kelas Tinggi.
F Komunikasi Efektif Kajian Materi IPS Sekolah Dasar Kelas Awal.
KOMUNIKASI EFEKTIF.
KOMUNIKASI KEPEMIMPINAN
KOMUNIKASI KEPEMIMPINAN
TEKNIK KOMUNIKASI EFEKTIF
KOMUNIKASI EFEKTIF.
K O M U N I K A S I Komunikasi verbal Definisi:
TEKNIK KOMUNIKASI DALAM HUMAS
PENGANTAR IlMU KOMUNIKASI
PROSES KOMUNIKASI PERTEMUAN 11.
DISTORSI PESAN dalam KOMUNIKASI ORGANISASI Pertemuan 12
KOMUNIKASI EFEKTIF.
KOMUNIKASI KEPEMIMPINAN
Media Penyiaran&Teori Komunikasi
PENGANTAR IlMU KOMUNIKASI
Memahami Komunikasi Bisnis
KOMUNIKASI EFEKTIF Dirangkum oleh: ANANG HERMAWAN.
KOMUNIKASI KEPEMIMPINAN
TEKNIK KOMUNIKASI EFEKTIF
KOMUNIKASI Ilmi A Stialani, S.Psi.
PENGERTIAN, KOMPONEN DAN PROSES KOMUNIKASI
KOMUNIKASI KEPEMIMPINAN
KOMUNIKASI EFEKTIF Nia H. Septianni, S. Psi -Pengantar Psikologi-
KELOMPOK 2 ANDRIAN SETYO HUTOMO ( )
KOMUNIKASI INTERPERSONAL
KOMUNIKASI ANTAR PERSONAL
KOMUNIKASI : Memahami komunikasi & keahlian berkomunikasi
Channel (Media Komunikasi).
KOMUNIKASI EFEKTIF Dirangkum oleh: ANANG HERMAWAN.
KOMUNIKASI KELOMPOK 4 : Anugrah Priyatna
APA YANG DIKAJI Perspektif Komunikasi Organisasional
KOMUNIKASI EFEKTIF Oleh: M. Noor Alamsyah Rain Suyati.
Memahami Komunikasi Bisnis
KOMUNIKASI.
Pertemuan Keempat Ratih Pertiwi, M. Ds
PENGERTIAN KOMUNIKASI
KOMPONEN KOMUNIKASI Kelompok 2 : Muhammad zulfikar Nurul qomariyah
Apa Itu Komunikasi ?.
Unsur-unsur komunikasi
KOMUNIKASI KEPEMIMPINAN
Muhammad Nidzomuddin, S.Sos
KEPEMIMPINAN 1 KOMUNIKASI KEPEMIMPINAN KEPEMIMPINAN 2 MENGAPA KOMUNIKASI PENTING?  BAGI KEHIDUPAN MANUSIA “mendorong kemajuan peradaban manusia” dan.
KOMUNIKASI VERBAL Program Studi Agribisnis UPN ”Veteran” Yogyakarta.
KOMUNIKASI EFEKTIF -Pengantar Psikologi-. 2 *Komunikasi adalah proses pemindahan pengertian dari si pengirim ke si penerima. *Suatu ide, tidak peduli.
Transcript presentasi:

NAMA KELOMPOK RACHMAD NUZULI (105030200111008) PRESI YANOGA ARTI (105030200111007) M. FINSA B (105030204111002)

PENGERTIAN KOMUNIKASI Definisi tentang komunikasi sebetulnya telah banyak dikemukakan oleh para ahli. Akan tetapi, mereka sepakat dengan asumsi Komunikasi adalah suatu proses yang dinamis yakni transaksi yang akan mempengaruhi pengirim dan penerima Berdasarkan asumsi diatas maka, para teoritis komunikasi ke dalam 2 aliran , yaitu Definisi berorientasi sumber dan Definisi yang berorientasi pada penerima

Definisi yang berorientasi pada sumber Definisi adalah yang berorientasi pada sumber menyatakan bahwa “komunikasi adalah kegiatan dengan nama seseorang (sumber) secara sungguh-sungguh memindahkan stimuli guna mendapatkan tanggapan” (Miller, 1996). Definisi itu cenderung berpandangan bahwa semua komunikasi pada dasarnya adalah persuasif. Dengan kata lain, komunikasi menurut pandangan ini memfokuskan perhatian pada produksi pesan-pesan yang efektif

Definisi yang berorientasi pada penerima Definisi yang berorientasi pada penerima memandang bahwa “komunikasi sebagai semua kegiatan dalam mana seseorang (penerima) menanggapi stimulus atau rangsangan (1950). Proses komunikasi menurut pandangan ini berkenaan dengan pemahaman dan arti, tidak membatasi diri pada perilaku yang bersifat intentional saja.

Definisi komunikasi, Cooley memberi rumusan komunikasi adalah mekanisme yang menyebabkan adanya hubunguan antar manusia dan mengembangkan semua lambang pikiran, bersama-sama dengan sarana untuk menyiarkannya dalam ruang dan merekamnya dalam waktu

Secara ringkas komunikasi dapat diartikan sebagai proses pemindahan atau pengaihan pengertian transference of meaning, sedangkan secara agak lengkap, istilah komunikasi dapat dirumuskan sebagai proses penyampaian pesan dari satu sumber berita kepada penerima melalui saluran tertentu dengan tujuan untuk mendapatkan tanggapan dari penerima. Golddhaber (1986) memberikan definisi komunikasiorganisasi adalah proses penciptaan dan saling menukar pesan dalam satu jaringan hubungan yang saling tergantung satu sama lain

PERAN KOMUNIKASI Yang pertama lebih memusatkan diri pada peristiwa komunikasi yang terjadi antar beberapa orang, baik yang terstruktur maupun yang tidak terstruktur, sedangkan yang terakhir lebih dinamis sifatnya. Kelompok yang sudah terstruktur dan sudah terorganisasikan secara tetap seperti tampak dalam organisasi-organisasi sosial dan lembaga kemasyarakatan, biasanya anggota-anggotanya relatif tetap dan terdaftar secara formal. Sedangkan pada kelompok yang tidak terstruktur tadi, tidak selalu terdaftar secara formal.

Message (Pesan), pesan adalah isi dari komunikasi yang memiliki nilai dan disampaikan oleh seseorang (komunikator). Pesan bersifat menghibur, informatif, edukatif, persuasif, dan juga bisa bersifat propaganda. Pesan disampaikan melalui 2 cara, yaitu Verbal dan Nonverbal. Bisa melalui tatap muka atau melalui sebuah media komunikasi. Pesan bisa dikatakan sebagai Message, Content, atau Information. Channel (Media dan saluran komunikasi), Sebuah saluran komunikasi terdiri atas 3 bagian. Lisan, Tertulis, dan Elektronik. Media disini adalah sebuah alat untuk mengirimkan pesan tersebut. Misal secara personal (komunikasi interpersonal), maka media komunikasi yang digunakan adalah panca indra atau bisa memakai media telepon, telegram, handphone, yang bersifat pribadi. Sedangkan komunikasi yang bersifat massa (komunikasi massa), dapat menggunakan media cetak (koran, suratkabar, majalah, dll) , dan media elektornik(TV, Radio). Untuk Internet, termasuk media yang fleksibel, karena bisa bersifat pribadi dan bisa bersifat massa. Karena, internet mencakup segalanya. Receiver (Penerima Pesan), Penerima adalah orang yang mendapatkan pesan dari komunikator melalui media. Penerima adalah elemen yang penting dalam menjalankan sebuah proses komunikasi. Karena, penerima menjadi sasaran dari komunikasi tersebut. Penerima dapat juga disebut sebagai public, khalayak, masyarakat, dll.

JENIS KOMUNIKASI Jenis komunikasi terdiri dari: Komunikasi verbal dengan kata-kata Komunikasi non verbal disebut dengan bahasa tubuh

1. Komunikasi Verbal Vocabulary (perbendaharaan kata-kata). Komunikasi tidak akan efektif bila pesan disampaikan dengan kata-kata yang tidak dimengerti, karena itu olah kata menjadi penting dalam berkomunikasi.

Racing (kecepatan). Komunikasi akan lebih efektif  dan sukses bila kecepatan bicara dapat diatur dengan baik, tidak terlalu cepat atau terlalu lambat. Intonasi suara: akan mempengaruhi arti pesan  secara dramatik sehingga pesan akan menjadi lain artinya  bila diucapkan dengan intonasi suara yang berbeda. Intonasi suara yang tidak proposional merupakan hambatan dalam berkomunikasi.

Humor: dapat meningkatkan kehidupan yang bahagia Humor: dapat meningkatkan kehidupan yang bahagia. Dugan (1989), memberikan catatan bahwa dengan tertawa dapat membantu menghilangkan  stress dan nyeri. Tertawa mempunyai hubungan fisik dan psikis dan harus diingat bahwa humor adalah merupakan  satu-satunya selingan dalam berkomunikasi. Singkat dan jelas. Komunikasi  akan efektif bila disampaikan secara singkat dan jelas, langsung pada pokok permasalahannya sehingga lebih mudah dimengerti. Timing (waktu yang tepat) adalah hal kritis yang perlu diperhatikan karena berkomunikasi akan berarti bila seseorang  bersedia untuk berkomunikasi, artinya dapat menyediakan waktu untuk mendengar atau memperhatikan apa yang disampaikan.

2. Komunikasi Non Verbal .Ekspresi wajah, merupakan sumber yang kaya dengan komunikasi, karena ekspresi wajah cerminan suasana emosi seseorang. Kontak mata, merupakan sinyal alamiah untuk berkomunikasi. Dengan mengadakan kontak mata selama berinterakasi  atau tanya jawab berarti orang tersebut terlibat dan menghargai lawan bicaranya dengan kemauan untuk memperhatikan  bukan sekedar mendengarkan. Melalui kontak mata  juga memberikan kesempatan pada orang lain untuk mengobservasi yang lainnya

Sentuhan adalah bentuk komunikasi personal  mengingat sentuhan lebih bersifat spontan dari pada komunikasi verbal. Beberapa pesan  seperti perhatian yang sungguh-sungguh, dukungan emosional, kasih sayang  atau simpati dapat dilakukan melalui sentuhan. Postur tubuh dan gaya berjalan. Cara seseorang berjalan, duduk, berdiri dan bergerak memperlihatkan ekspresi dirinya. Postur tubuh dan gaya berjalan merefleksikan emosi, konsep diri, dan tingkat kesehatannya. Sound (Suara). Rintihan, menarik nafas panjang, tangisan  juga salah satu ungkapan  perasaan  dan pikiran  seseorang yang dapat dijadikan komunikasi. Bila dikombinasikan dengan semua bentuk komunikasi  non verbal lainnya  sampai desis  atau suara  dapat menjadi pesan yang sangat  jelas.

Gerak isyarat, adalah yang dapat mempertegas pembicaraan Gerak isyarat, adalah yang dapat mempertegas pembicaraan . Menggunakan isyarat sebagai bagian total dari komunikasi  seperti mengetuk-ngetukan kaki atau mengerakkan tangan  selama berbicara menunjukkan seseorang dalam keadaan  stress  bingung atau sebagai upaya untuk menghilangkan stress

SEKIAN TERIMA KASIH