EVALUASI PROGRAM PENYULUHAN

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
PRINSIP-PRINSIP SISTEM MANAJEMEN MUTU
Advertisements

Adopsi Inovasi dalam kegiatan Agribisnis
AKUNTANSI MANAJEMEN SEKTOR PUBLIK
PENGEVALUASIAN STRATEGIS
Perencanaan Pembelajaran Bahasa Indonesia
PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Seminar Metode Pembelajaran dan PTK
STRATEGI KOMUNIKASI PEMBANGUNAN
LANDASAN DAN PRINSIP PENGEMBANGAN KURIKULUM
Audit Internal Mutu Akademik(AIMA) Universitas Pendidikan Indonesia
MATA KULIAH : MANAJEMEN STRATEGIS
2. Pengertian Penyuluhan
KEPEMIMPINAN DAN PENERAPAN MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH (MBS) DALAM MENUNJANG FUNGSI MANAJEMEN PENDIDIKAN Di Susun Oleh: Hadi Prana Abadi Tulus Suratno Lizza.
KOMUNIKASI PENYULUHAN
PROSES ADOPSI INOVASI Program Studi Agribisnis UPN ”Veteran” Yogyakarta.
Topik Perkuliahan 8 DIFUSI INOVASI.
PROSES ADOPSI DAN DIFUSI INOVASI
PERUBAHAN TIM MANAJEMEN.
PERILAKU DALAM ORGANISASI
J Refleksi Pembelajaran dan Tindak Lanjutnya Melalui PTK
Modul 4 : Adopsi, Difusi dan Inovasi dalam Penyuluhan Peternakan
Materi Pertemuan 8 Peran Pendidik dalam Memupuk Bakat dan Kreativitas Anak Psikologi Anak Berbakat Olivia Tjandra W., M. Si., Psi.
EVALUASI DAN PENGENDALIAN STRATEGI
DIFFUSION OF INNOVATIONS
Perubahan Organisasi.
PENGKAJIAN ULANG, PENGEVALUASIAN dan PENGENDALIAN STRATEGI
ADOPSI INOVASI.
PERENCANAAN Lecture 6 Disampaikan oleh: Dr. Ir. NUDDIN HARA.
KEGIATAN PEMBELAJARAN DAN PEMILIHAN MEDIA PEMBELAJARAN
MENGELOLA PERUBAHAN ORGANISASI DAN INOVASI
Pendidikan Administrasi Perkantoran 15 B
Modul 4 : Adopsi, Difusi dan Inovasi dalam Penyuluhan Peternakan
STRATEGI MENGAJAR HANSISWANY KAMARGA.
DIFFUSION OF INNOVATIONS
KEGIATAN PEMBELAJARAN DAN PEMILIHAN MEDIA PEMBELAJARAN
KOMUNIKASI MEDIA MASSA & ANTAR PRIBADI Buku 1 bab 10 hal
PERENCANAAN PROGRAM PENYULUHAN
Masalah-masalah BELAJAR
PENYUSUNAN Rencana On The Job Learning (ACTION PLAN)
LANDASAN DAN PRINSIP PENGEMBANGAN KURIKULUM
Semester VII/Kelas A, B, C
(Manajemen, transisi, inovasi, transformasi)
Kerangka Pikir Sasaran Faktor Intern Ekstern Sifat/Karakteristik
PTK KELOMPOK 3 6F PGSD Nama kelompok: Marisa Ulfa R ( )
Pendekatan Ketrampilan Proses
TOTAL QUALITY MANAJEMEN
KEGIATAN PEMBELAJARAN DAN PEMILIHAN MEDIA PEMBELAJARAN
LANDASAN DAN PRINSIP PENGEMBANGAN KURIKULUM
Pertemuan 9 Konsep Berubah
Oleh: Prof.Dr.Ir.Sugiyanto,MS
Penyuluhan sebagai Difusi dan Inovasi
DASAR-DASAR MANAJEMEN RS
PEMBERDAYAAN.
Teori – teori Komunikasi Massa Difusi - Inovasi
PENGENALAN DAN PENGEMBANGAN PRIBADI
Pengaruh Faktor-Faktor Non-Rasional Dalam Pengambilan Keputusan
Pertemuan 9 Konsep Berubah
KEGIATAN PEMBELAJARAN DAN PEMILIHAN MEDIA PEMBELAJARAN
Proses Manajemen Kinerja
MANAJEMEN PENYULUHAN PERTANIAN OLEH : YOPY IMENUEL ISMAEL, S.ST., MM CIPTAKANLAH RASA NYAMAN DALAM SETIAP PRIBADI DENGAN BENAR.

Perubahan Organisasi.
PROSES ADOPSI INOVASI Program Studi Agribisnis UPN ”Veteran” Yogyakarta.
BALANCED SCORECARD DAN PERKEMBANGAN NYA
PERENCANAAN PROGRAM PENYULUHAN
MATA KULIAH : MANAJEMEN STRATEGIS
Oleh: Prof.Dr.Ir.Sugiyanto,MS
DIFFUSION OF INNOVATIONS
BALANCED SCORECARD DAN PERKEMBANGAN NYA
ADOPSI - DIFUSI INOVASI
Transcript presentasi:

EVALUASI PROGRAM PENYULUHAN Pengertian Evaluasi Program Penyuluhan Jenis-Jenis/Ragam Evaluasi Kegunaan Evaluasi Prinsip-Prinsip Evaluasi Kualifikasi Evaluasi Pendekatan Dalam Evaluasi Analisis dan Intepretasi Data

PENGERTIAN EVALUASI PROGRAM PENYULUHAN Evaluasi adalah suatu tindakan pengambilan keputusan untuk menilai suatu obyek, keadaan, peristiwa atau kegiatan tertentu yang sedang diamati Pokok-Pokok Pikiran: Pengamatan Penggunaan pedoman Pengukuran Pengambilan keputusan Obyektif (data dan pedoman)

RAGAM EVALUASI Evaluasi formatif dan sumatif On-going dan ex-post evaluation Evaluasi intern dan ekstern Evaluasi teknis dan ekonomis Evaluasi program, pemantauan, dan dampak program Evaluasi proses dan evaluasi hasil

Evaluasi Formatif Dan Sumatif Evaluasi formatif adalah evaluasi terhadap atau kegiatan sebelum program dilaksanakan Evaluasi sumatif adalah kegiatan evaluasi yang dilakukan setelah pelaksanaan program

On-going Dan Ex-post Evaluation On-going evaluation adalah evaluasi yang dilaksanakan pada saat program masih/sedang dilaksanakan Ex-post evaluation adalah evaluasi yang dilaksanakan pada saat program telah selesai dikerjakan

Evaluasi Intern Dan Ekstern Evaluasi intern adalah evaluasi yang mana pengambil inisiatif dan pelaksana evaluasi adalah orang-orang yang terlibat langsung dengan program Evaluasi eksternal adalah evaluasi yang dilakukan oleh pihak luar, meskipun inisiatif dapat muncul dari pelaksana program

Evaluasi Teknis Dan Ekonomis Evaluasi teknis adalah adalah evaluasi yang sasaran dan ukuran menggunakan ukuran-ukuran fisik Evaluasi ekonomi adalah evaluasi yang sasarannya adalah pengelolaan keuangan dan menggunakan ukukuran-ukuran ekonomi, seperti: realisasi keuangan, manfaat program

Evaluasi Program, Pemantauan, Dan Dampak Program Evaluasi program adalah evaluasi yang dilakukan untuk mengkaji kembali draft/usulan program yang sudah dirumuskan Pemantauan program adlah proses pengumpulan informasi dan pengambilan keputusan selama proses pelaksanaan program Evaluasi dampak adalah evaluasi yang ditujukan untuk mengetahui dampak dari pelaksanaan program

Evaluasi Proses Dan Evaluasi Hasil Evaluasi proses adalah evaluasi yang dilakukan untuk mengetahui seberapa jauh proses pelaksanaan kegiatan sesuai dengan yang telah dirumuskan dalam program Evaluasi hasil adalah evaluasi yang dilakukan untuk mengetahui tentang seberapa jauh pencapaian tujuan, baik dalam bentuk kuantitatif maupun kualitatif

KEGUNAAN EVALUASI Tiga matra (dimensi) tujuan evaluasi: Kegunaan Operasional Kegunaan Analitis Bagi Pengembangan Program Kegunaan Bagi Kebijakan

Kegunaan Operasional Mengetahui cara yang tepat untuk mencapai tujuan Dapat melakukan perubahan atau modifikasi terhadap pelaksanaan program Dapat dikembangkan tujuan

Kegunaan Analitis Bagi Pengembangan Program Untuk mengembangkan dan mempertajam tujuan dan perumusan program Untuk menguji asumsi-asumsi yang digunakan dalam program Untuk membantu dalm mengkaji ulang proses kegiatan demi tercapainya tujuan akhir

Kegunaan Bagi Kebijakan Untuk membantu perumusan kembali strategi pembangunan, pendekatan yang digunakan, asumsi-asumsi Untuk menggali danmeningkatkan kemampuan pengetahuan tentang hubungan antar kegiatan pembangunan yang sangat bermanfaat bagi peningkatan efektivitas dan efisiensi kegiatan

DIMENSI LAIN KEGUNAAN EVALUASI Kegunaan Bagi Kegiatan Penyuluhan Kegunanaan Bagi Aparat Penyuluhan Kegunaan Bagi Aparat Pelaku Evaluasi

Bagi Kegiatan Penyuluhan Untuk mengetahui seberapa jauh tujuan kegiatan telah dicapai Untuk mencari bukti pelaksanaan kegiatan dan dampak kegiatan penyuluhan Untuk mengetahui segala masalah yang muncul terkait dengan tujuan Untuk mengetahui efektivitas dan efisiensi penyuluhan Untuk menarik simpati para aparat dan masyarakat

Bagi Aparat Penyuluhan Penyuluh merasa diperhatikan sehingga memberikan kepuasan psikologis Melakukan penilaian terhadap aktivitas atau mutu kegiatan penyuluhan Penyuluh akan selalu mawas diri agar kegiatan akandinilai baik sehngga akan mendorong penyuluh untuk tekumn dan bertanggungjawab

Bagi Aparat Pelaku Evaluasi Kebiasaan untuk mengemukakan pendapat berdasar data Kebiasaan bekerja secara sistematis Peroleh peningkatan pengetahuan dan ketrampilan untuk menggunakan dan mengembangan teknik pengukuran, pengumpulan data dan teknik analisis yang tajam

PRINSIP EVALUASI Kegiatan evaluasi harus merupakan bagian integral yang tak terpisahkan dari kegiatan perencanaan program Setiap evaluasi harus memenuhi persyaratan Setiap evaluasi harus menggunakan alat ukur yang berbeda untuk mengukur tujuan yang berbeda Evaluasi harus dinyatakan dalam bentuk data kuantitatif dan kualitatif Evaluasi harus efektif dan efisien, yakni menemukan temuan untuk peningkatan pencapai tujuan program dan evaluasi harus difokuskan pada kegiatan yang strategis

TAHAPAN EVALUASI Perumusan Tujuan Perumusan Indiator Pengukuran Indikator Metoda Evaluasi Penulisan Laporan

Adopsi Inovasi Inovasi adalah ide-ide, atau gagasan-gagasan atau praktek-praktek atau obyek-obyek yang dapat dirasakan sebagai sesuatu yang baru oleh individu atau masyarakat (Rogers dan Shoemaker, 1971). Adopsi adalah proses perubahan perilaku pada diri sasaran setelah menerima inovasi yang disampaikan oleh penyuluh. Perubahan perilaku ditandai oleh penerapan inovasi pada sebagian besar usaha peternakan

Tahapan Adopsi Awareness atau kesadaran : sasaran mulai sadar tentang adanya inovasi yang ditawarkan oleh penyuluh Interest atau minat : tumbuhnya minat pada diri sasaran yang seringkali ditandai oleh keinginan untuk bertanya atau mengetahui lebih jauh berkaitan dengan inovasi yang ditawarkan oleh penyuluh Evaluasi atau penilaian terhadap baik/buruk atau manfaat dari inovasi yang telah diketahui secara lebih lengkap

Tahapan Adopsi Tahap trial atau mencoba dalam skala kecil untuk lebih meyakinkan penilaian yang telah dikerjakan, sebelum menerapkan pada skala yang lebih besar Adoption atau menerima/menerapkan dengan penuh keyakinan berdasarkan penilaian dan uji-coba yang telah dikerjakan dan telah diamati sendiri

Kelompok Adopter Perintis (innovator) : 2.5 persen Pelopor (early adopter) : 13.5 persen Penganut Dini (early mayority) : 34.0 persen Penganut Lambat (late mayority) : 34.0 persen Kelompok Kolot (laggard) : 16.5 persen

Faktor Pengaruhi Adopsi Sifat Inovasi Sifat Sasaran Cara Pengambilan Keputusan Saluran Komunikasi Keadaan Penyuluh Ragam Sumber Informasi

Sifat Inovasi Keunggulan relatif Kompatabilitas Kompleksitas Triabilitas Observabilitas

Sifat Sasaran Luas usaha tani Tingkat pendapatan Keberanian mengambil resiko Umur sasaran penyuluhan Tingkat partisipasi ke eksternal Aktivitas mencari informasi Sumber informasi

Cara Pengambilan Keputusan Individual Kelompok Struktural birokratis

Saluran Komunikasi Media antar pribadi Media massa

Keadaan Penyuluh Upaya penyuluh Kemampuan berkomunikasi Kemampuan empathy

Ragam Sumber Informasi Media masa Teman/tetangga Penyuluh Pedagang

Difusi Inovasi Difusi inovasi adalah perembesan adopsi inovasi dari satu individu ke individu lain sebagai anggota sistem sosial Perbedaan difusi dan adopsi, jika difusi pembawa inovasi adalah anggota sistem sosial, sedangkan pembawa inovasi pada adopsi adalah dari luar sistem sosial

PERENCANAAN PROGRAM PENYULUHAN Pemahaman Perencanaan Program Penyuluhan Filosofi Program Penyuluhan Arti Penting Program Penyuluhan Ukuran Perencanaan Program Penyuluhan Langkah Pemecahan Masalah Masyarakat

Pemahaman Perencanaan Program Penyuluhan Peternakan Pengertian perencanaan program adalah suatu proses pengambilan keputusan yang berdasarkan fakta, mengenai kegiatan-kegiatan yang harus dilaksanakan demi tercapainya tujuan yang diharapkan atau yang dikehendaki. Pokok pikiran perencanaan program: Suatu proses yang berkelanjutan Dirumuskan oleh banyak orang Dirumuskan berdasarkan fakta Mencakup perumusan: keadaan, masalah, tujuan, cara mencapai tujuan dan rencana evaluasi Dinyatakan secara tertulis tentang poin (d)

Filosofi Program Penyuluhan Bekerja berdasarkan kebutuhan masyarakat Bekerja dengan landasan bahwa masyarakat ingin dibebaskan dari penderitaan dan kemiskinan Harus dianggap bahwa masyarakat ingin kebebasan Nilai dalam masyarakat harus dipertimbangkan Membantu dirinya sendiri Masyarakat adalah sumberdaya yang terbesar Program mencakup perubahan sikap, kebiasaan dan pola pikir

Arti Penting PERENCANAAN PROGRAM Memberikan acuan dalam mempertimbangkan secara seksama tentang apa yang harus dan cara melakukan Tersedianya acuan tertulis yang dapat digunakan oleh masyarakat Sebagai pedoman pengambilan keputusan terhadap adanya usul/saran penyempurnaan yang baru Memantapkan tujuan yang ingin dan harus dicapai, yang perkembangan dapat diukur dan didievaluasi Memberikan pengertian yang jelas terhadap pemilihan tentang kepentingan dari masalah insidental (yang menuntut perubahan program) dan pemantapan dari perubahan sementara

Arti Penting PERENCANAAN PROGRAM Mencegah kesalah artian tentang tujuan akhir dan mengembangkan kebutuhan yang dirasakan maupun yang tidak dirasa Memberikan kelangsungan dalam diri personel, selama proses berlangsung Membantu pengembangan kepemimpinan Menghindari pemborosan sumberdaya dan merangsang efisiensi Menjamin kelayakan kegiatan yang dilakukan di dalam masyarakat dan yang dilaksanakan sendiri oleh masyarakat setempat

Ukuran Perencanaan Program Analisis fakta dan keadaan Pemilihan masalah berlandaskan kebutuhan Jelas dan menjamin keluwesan Tujuan dan pemecahan masalah menjanjikan kepuasan Menjaga keseimbangan

Ukuran Perencanaan Program Pekerjaan yang jelas: Masyarakat sasaran Tujuan, waktu, dan tempat, Metoda yang akan digunakan Tugas dan tanggung jawab masing-masing tim Pembagian tugas atau kegiatan setiap kelompok Ukuran untuk evaluasi

Ukuran Perencanaan Program Proses yang berkelanjutan Merupakan proses belajar mengajar Merupakan proses koordinasi Memberikan kesempatan evaluasi proses dan hasil