Pertemuan Ke 8 Kegiatan Pokok Ekonomi (1)

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Usaha Manusia dalam Memenuhi Kebutuhannya created by: F
Advertisements

Keluarga dan Rumah Tangga
PELAKU-PELAKU EKONOMI
MACAM – MACAM SISTEM PEREKONOMIAN DAN CARA MEMECAHKAN MASALAH EKONOMI
Semangat Kerja Oleh : Hasbullah Jaini.
Di buat oleh : 1.Erik endrianto 2.Achmad ridwuan Klaz : X TKJ 1
TINGKAT PENDAPATAN TERHADAP KECENDERUNGAN MENGKONSUMSI BARANG.
PERILAKU KONSUMEN DAN PRODUSEN
KELANGKAAN SUMBER DAYA DAN SKALA PRIORITAS dalam MEMENUHI KEBUTUHAN
KEGIATAN EKONOMI KESEHATAN Intan Silviana Mustikawati, SKM, MPH.
TEORI KONSUMSI Pertemuan ke-4 Teori Ekonomi Makro I.
ILMU EKONOMI DAN PERMASALAHANNYA
Mengukur Pendapatan Suatu Negara
KESEIMBANGAN PENDAPATAN NASIONAL (PEREKONOMIAN TERTUTUP)
KONSEP KELUARGA SEJAHTERA
Lola Sarjayanti
Ekonomi untuk SMA/MA kelas X
Analisis Kurva Kepuasan Sama.
HUBUNGAN KELANGKAAN SUMBER DAYA DENGAN KEBUTUHAN MANUSIA
PROGRAM KERJA KOPERASI WARGA KENCANA
Ekonomi untuk SMA/MA kelas X
NAULIL MAGHFIROTUN NIHAYAH A
Materi Tutorial Tatap Muka
PRODUSE N DALAM KEGIATAN EKONOMI
Permasalahan Mendasar Ekonomi
Masalah Ekonomi dan Kaitannya dengan Kelangkaan Kebutuhan Manusia
BAB IV PEMBENTUKAN INVESTASI ( Pertemuan ke-5 )
BAB 9 KONSUMSI DAN INVESTASI
MATERI IPS (EKONOMI) SMK KELAS XII SEMESTER 5
PENGANTAR ILMU EKONOMI
Konsumen & produsen Tujuan pembelajaran :
KEGIATAN POKOK EKONOMI
Ekonomi untuk SMA kelas X
Peran Kegiatan Pelaku Ekonomi
KELANGKAAN SUMBER DAYA DAN SKALA PRIORITAS dalam MEMENUHI KEBUTUHAN
Peran perilaku kegiatan ekonomi
Perekonomian Indonesia
By EKA NUGRAHA NINGSIH A
Pertemuan ke 9 Kegiatan konsumsi barang dan jasa
BAB 1 KELANGKAAN DAN BIAYA PELUANG
PELAKU KEGIATAN EKONOMI
PERAN PELAKU EKONOMI DALAM KEGIATAN EKONOMI
KESEIMBANGAN PENDAPATAN NASIONAL
Manusia dan perilaku ekonomi
KEBUTUHAN DAN KELANGKAAN
Peran Pelaku Ekonomi dalam Perekonomian Indonesia
Oleh : Riana Lutfitasari
KEBUTUHAN DAN KELANGKAAN SUMBER DAYA
Febryana Fitri Ramadhani
OLEH: LILI MURDIASTUTI NIM A
KESEIMBANGAN PENDAPATAN NASIONAL (PEREKONOMIAN TERTUTUP)
TEORI KONSUMSI Pertemuan ke-4 Teori Ekonomi Makro I.
Perilaku Konsumen dan Produsen dalam Kegiatan Ekonomi
PRODUSE N DALAM KEGIATAN EKONOMI
Awal yang Indah, Akhir Bahagia
Masalah Ekonomi dan Kaitannya dengan Kelangkaan Kebutuhan Manusia
TEORI KONSUMSI Pertemuan ke-4 Teori Ekonomi Makro I.
PERILAKU KONSUMEN DAN PRODUSEN DALAM KEGIATAN EKONOMI
Text wrapped around cylinder
Pelaku kegiatan konsumsi
OPENING PROGRAME SITI ISRO’AH A
MATA KULIAH EKONOMI KOPERASI DAN UKM SUMBER-SUMBER PAD OLEH MUHAMMAD FAISAL.
Masalah Pokok Dalam Perekonomian dan Cara Mengatasinya
Konsep Konsumsi, Konsumen, Konsumtif Dan Konsumerisme
PENGELOLAAN KEUANGAN RUMAH TANGGA
TEORI KONSUMSI Pertemuan ke-4 Teori Ekonomi Makro I.
Undang Undang Perlindungan Konsumen UURI No
TEORI KONSUMSI Pertemuan ke-4 Teori Ekonomi Makro I.
HUBUNGAN KELANGKAAN SUMBER DAYA DENGAN KEBUTUHAN MANUSIA
MENGELOLA KEUANGAN PRIBADI
Transcript presentasi:

Pertemuan Ke 8 Kegiatan Pokok Ekonomi (1) Standar Kompetensi: Memahami Kegiatan ekonomi masyarakat Kompetensi Dasar : Mandeskripsikan kegiatan pokok ekonomi yang meliputi kegitan konsumsi, produksi, dan distribusi barang dan jasa.

Kegiatan Konsumsi Barang dan Jasa Pengertian Konsumsi Konsumsi berasal dari bahasa inggris, yaitu to consume yang berarti memaki atau menghabiskan . a. pengertian konsumsi dalam arti sempit konsumsi adalah kegiatan pemanfaatan atau penggunaan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan. b. Pengertian konsumsi dalam arti luas Konsumsi adalah kegiatan untuk mengurangi atau menghabiskan nilai guna suatu barang atau jasa, baik secara sekaligus maupun berangsur-angsur untuk memenuhi kebutuhan.

Beberapa contoh kegiatan konsumsi Setiap hari kalian memakai baju, sepatu, menggunakan pulpen untuk menulis, sepeda untuk pergi ke sekolah, dan menggunakan jasa telepon. Pada waktu sakit, kalian periksa ke dokter, hal ini adalah bentuk kegiatan konsumsi, yaitu mengonsumsi jasa dokter. Memperbaiki sepeda dibengkel, memotong rambut disalon adalah bentuk kegiatan konsumsi (menggunakan) jasa bengkel. Menonton TV sebagai bentuk konsumsi hiburan. Perusahaan membeli pakaian seragam dibagikan kepada karyawan, kegiatan tersebut merupakan konsumsi sebuah perusahaan yang membeli pakaian dan pengkonsumsi dari pakaian tersebut adalah kartyawan.

Barang dan jasa yang dikonsumsi dapat dibedakan menjadi dua macam antara lain sbb: Barang sekali pakai seperti: makanan, minuman, dan obat-obatan Barang yang dipakai beberapa kali atau tidak abis sekaligus, akan tetapi digunakan sedikit demi sedikit (bertahap) seperti: pakaian, sepatu, tas, perabot RT, komputer dan kendaraan. Orang yang memakai, menghabiskan atau mengurangi kegunaan barang atau jasa disebut konsumen. Dengan kata lain konsumen adalah orang yang melakukan kegiatan konsumsi.

2. Tujuan Konsumsi Tujuan konsumsi adalah untuk memenuhi kebutuhan dan mencapai kepuasan yang maksimal agar tercapai kemakmuran, kesejahteraan, dan kehidupan yang layak.

3. Jenis dan Jumlah Barang Konsumsi Siswa dan Keluarga Konsumsi barang dan jasa adalah kegiatan yang selalu dilakukan oleh manusia dari lahir hingga akhir hidupnya. Masing-masing individu memiliki kebutuhan yang berbeda-beda sesuai kebutuhan hidupnya sehari-hari. Oleh karena itu, jenis dan jumlah barang yang dikonsumsi siswa maupun dalam sebuah rumah tangga yang satu dengan yang lain pasti terdapat perbedaan sesuai dengan kemampuan ekonomi tiap individu, siswa, maupun keluarga.

Faktor penentu jenis kebutuhan keluarga antara lain sbb: Jumlah anggota keluarga. Umur anggota keluarga. Latar belakang sosial budaya dan agama. Tingkat pendidikan. Tingkat kemampuan perekonomian keluarga.

a. Menyusun skala prioritas Kebutuhan barang konsumsi dapat dibedakan berdasarkan waktu pemenuhan kebutuhan. Sebab ada kebutuhan yang perlu dipenuhi saat ini juga, jangka menengah,, maupun jangka panjang. Setiap pelaku konsumsi harus membuat prioritas kebutuhan, dikarenakan adanya keterbatasan barang dan jasa. Diantara sekian banyak kebutuhan, pilih mana yang harus dipenuhi terlebih dahulu dan disesuaikan dengan daya belinya (kemampuan ekonomi).

b. Mengatur ekonomi rumah tangga Untuk dapat mengelola keuangan rumah tangga dengan baik, perlu disusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Rumah Tangga (APBRT). Untuk dapat membuat APBRT dapat dilakukan dengan urutan sbb: 1) Selama satu bulan sesuai prioritas pemenuhan kebutuhan. 2) Menentukan besarnya anggaran untuk masing-masing pos perkiraan. 3) Mencatat pemasukan dan pengeluaran real untuk kegiatan konsumsi. 4) Menjumlahkan seluruh pemasukan dan pengeluaran

Manfaat menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Rumah Tangga (APBRT) antara lain, sbb: Sebagai pedoman untuk melakukan pengeluaran-pengeluaran pada bulan yang bersangkutan. Sebagai alat kontrol terhadap penggunaan uang yang diterima pada bulan yang bersangkutan. Mengetahui pos pengeluaran mana yang terlalu besar dan terlalu kecil, sebagai bahan perbaikan penyusunan APBRT bulan berikutnya. Alat untuk mendidik seluruh anggota keluarga agar berdisiplin menggunakan uang penghasilan keluarga. Alat untuk melatih kejujuran, karena seluruh kegiatan ekonomi terencana dengan bukti pencatatan.